
delapan bulan kemudian....
Hari teriakkan heboh di mana mana, hari Minggu adalah hari dimana Bryan akan menghabiskan banyak waktu bersama Putra dan putrinya..
Tino duduk di atas kasur dan berteriak minta turun...."Aaaaaaaaaa" teriaknya hingga membuat Bryan langsung menggendongnya...
tak Lama kemudian Tio dan Kris bangun dan tersenyum manis, kedua bayi tersebut berceloteh lucu di atas kasur...
"Eh, anak mommy pada bangun ni" Vely mengecup pipi putranya gembulnya itu..
Semua anak anaknya sudah berganti baju dengan baju santai, Mareka sedang main di atas matras di lantai bawah...
Hansel dan Cio keluar kemudian bermain dengan mareka...
"Morning..." sapa Vely, Lucio dan Hansel tentunya mendapatkan ciuman selamat pagi dari Vely...
"Sekarang tugas Abang dan kakak adalah menjaga adek adek kecil, karena mommy mau masak" keduanya menganguk serentak...
seperti biasa Bryan akan melihat laporan di labtobnya, Lucio dan Hansel mengambil bangku Kusus untuk adek adeknya...
"Uhhh beratnya" keluh Lucio sambil meletakkan adeknya di atas bangku...
namun saat akan mengambil yang satunya Tino malahan menagis karena engak mau duduk di bangku..Hansel pun mengendong adeknya lagi, momen yang sangat mengemaskan saat si gembul mengendong si gembul...
__ADS_1
Hansel Berlari ke arah lemari dapur, tentu kalian tau apa yang akan dia ambil!
"Lihatlah kudapan ini, mommy dan Daddy membelinya banyak" Hansel membaginya kepada Lucio, dan memberikan plastiknya kepada Tino yang mau meminta kudapan nya
kudapan Hansel ada tiga di sampingnya, dengan diam diam Tino memakan makanan itu, karena keasikan makan Hansel tidak menyadari kalau makanannya di makan oleh sang adik
"Loh, kok sisa dua? kemana satunya?" setelah sadar barulah Hansel kebingungan sendiri
"bang, Abang ambil ya?" selidik Hansel dengan sorot mata tajam
"Mana ada, orang aku makan yang kamu kasih kok" elak Lucio, Hansel menatap keempat adiknya yang juga menatapnya
"Kalian ya?"mata Hansel tertuju pada mulut Tino yang ada coklatnya...
"My....adek Tino makan kudapan" Vely segera pergi ke ruang bermain dan melihat kejadian di TKP...
"Makan kue ya nak" Tino hanya bergumam berbahasa pelanet..
"Ada apa ini?" Bryan yang baru keluar dari ruangan kerja nya itu menghampiri anak dan istrinya..
"Dad, adek makan kudapan ku" adu Hansel, Bryan pun mengelus kepala Hansel,
"Biarkan saja, nanti kita beli lagi" ucap Bryan menenangkan Hansel yang tidak terima makanannya di ambil sang adik
__ADS_1
tiba tiba Lucio berdiri dan berkacak pinggang, dia berlari ke kamar nya, Bryan dan Vely kebingungan melihat Tingkah Lucio
tak berselang lama Lucio kembali keluar dengan baju jas lengkap, ada kumis dan topi seperti pengencara yang ingin melakukan persidangan
"Hari ini ada kasus pencurian makanan, di duga adek bernama Kristino Abdiel Cristian..dia mengambil kudapan Mr deodory Hansel Christan...saya pengencara Lucio thedore Cristian akan memulai sidang..." Bryan pun ikutan bermain dia menduduki anak anak bayi itu di bangkunya
setelah adek adeknya sudah duduk Lucio pun mengeluarkan palu yang bisa berbunyi..
"Jika Abang pukul ini dan kalian berkedip maka kalian yang mencuri kudapan Hansel" Lucio memukul palu di hadapan Cristy, Cristy berkedip kedip kemudian tertawa,
"Oh tidak dia berkedip karena kesenangan" Lucio beralih ke Tio,
hal yang sama di lakukan, Tio berkedip dan tertawa...
"Dia juga kesenangan..." Vely dan Bryan terus mengamati tingkah Lucio yang menyidangkan kasus pencurian makanan
Dia memukul palu di hadapan Kris, Kris tersenyum dan terbahak bahak..."Oh dia juga kesenangan" kini Lucio di hadapan Tino yang masih ada coklat di mulutnya
Kini pukulan ada di hadapan Tino, setelah memukul palu itu Tino tertawa dan memperlihatkan dalam mulutnya ada coklat..
"Kau pencurinya...kau di tangkap.." ucap Lucio kemudian mengeluarkan borgol mainan, dia langsung memborgol Tino
"Et tunggu tunggu tunggu, kamu kan pengencara bukan polisi, jadi kamu pengencara dan Daddy adalah polisi nya," Bryan mengambil alih borgol itu
__ADS_1
"Jadi daddy memutuskan untuk tidak memenjarakan Tino karena dia hanya anak bayi yang lucu.." mareka tertawa bersama begitupun Vely yang melupakan makanan yang iya masak...