Perjalanan Cinta Seorang Idol

Perjalanan Cinta Seorang Idol
Episode 104


__ADS_3

“Annyeong haseyo, Kang Daehyun-imnida.”, sapa Daehyun setelah Jang Hyun Joo memperkenalkan dirinya terlebih dahulu.


“Hyun Joo-shi, aku masih belum terbiasa dengan suasana yang hening seperti ini.”, ujar Daehyun kemudian.


“A-ah.. Daehyun-shi lebih terbiasa dengan keramaian di konser off-air ya.”, sahut Hyun Joo.


“Hm.. aku harus belajar darimu.”, kata Daehyun.


“Oppaaaaaaaa…”, tiba - tiba seseorang berteriak dari kursi penonton dan membuat keduanya terkejut.


Hyun Joo yang sudah terbiasa dengan suasana di ajang penghargaan tidak begitu mengacuhkannya dan hendak melanjutkan dialog dalam script untuk pembacaan nominasi malam ini.


“Omo… siapa itu? Aku harap kau berteriak untukku.”, sapa Daehyun santai.


Hampir semua tamu yang mayoritas adalah aktor dan aktris tertawa mendengar celetukan Daehyun.


“Oke… saatnya membacakan nominasi?”, tanya Daehyun polos.


“Ah.. ne.”, jawab Hyun Joo canggung karena tidak terbiasa dengan spontanitas Daehyun di atas panggung.


Meski Daehyun mengatakan kalau dia sangat canggung, tetapi dia justru lebih dulu berhasil mengusir rasa canggung itu dan lebih rileks.


“Baiklah.. Kita baca bersama - sama. 1, 2, 3”, ucap Daehyun memberikan aba - aba yang jelas hal ini tidak ada di script mereka.


“Nominasi Drama TV terbaik adalah….”, teriak mereka berdua dengan kompak.


Kemudian layar besar tak jauh dari mereka mulai menampilkan nominasi - nominasi Drama TV terbaik termasuk drama mereka yang sedang tayang. Keduanya menunjukkan wajah kaget karena seminggu sebelum ini, pihak kru tidak memberitahu sama sekali kalau drama mereka akan masuk nominasi.


Mereka hanya mendapatkan dua nominasi diantaranya Best Couple, Best Aktris dan Aktor pendatang baru di kategori terpisah.


“Oh… apa aku tidak salah lihat?”, tanya Daehyun pada Hyun Joo.


“Iya, aku juga sedikit kaget. Baiklah Daehyun-shi.. Mari kita buka pemenangnya?”, tanya Hyun Joo tidak begitu menggubris perkataan Daehyun.


“Pemenang Drama TV terbaik adalah Beautiful Village.”, teriak keduanya.


PD drama yang bertugas dan hadir di salah satu meja tamu segera berdiri dan tersenyum. Tangkapan layar besar langsung mengambil gambarnya seiring pria itu naik ke atas panggung.

__ADS_1


Daehyun dan Hyun Joo segera mundur dari area mic. Hyun Joo menyerahkan piala dna Daehyun memberikan bunga kemudian mempersilahkan PD tersebut untuk memberikan sepatah dua patah katanya.


***********


“Silahkan duduk disini.”


“Ah.. terima kasih. Kami berdua?”, tanya Hyun Joo dengan menggunakan isyarat karena takut menimbulkan suara saat atraksi seni budaya di tampilkan sebagai selingan acara.


“Annyeong haseyo.”, beberapa aktris dan aktor lain yang satu meja dengan mereka berdua memberikan senyuman tatkala Daehyun dan Hyun Joo memberi salam dan duduk.


Mereka sudah banyak yang familiar dengan Hyun Joo. Namun, tidak sama halnya dengan Daehyun. Beberapa nampak mengajak Hyun Joo berbicara sementara Daehyun menikmati suguhan tari dan musik tradisional di atas pentas.


10 menit pertama dia bisa fokus. Namun, menit - menit setelahnya, Daehyun mulai mencari apapun yang bisa membuat dirinya sibuk. Bermain ponsel hanya akan membuatnya terlihat acuh. Daeun sudah mewanti - wanti itu sejak tadi di ruang tunggu.


Awalnya Daehyun mengambil satu lembar tissue dan membuat beberapa figur dari tissue tersebut. Aktivitas yang mengingatkannya kembali pada masa - masa SMA dimana setiap jam pelajaran dia pasti bisa menghasilkan 10 figur dari kertas di bukunya.


Daehyun menaruh figur - figur kecil itu di atas mejanya. Setiap kali ada nama yang dipanggil karena berhasil memenangkan nominasi, Daehyun akan berdiri  dan bertepuk tangan bersama selebriti rookie lainnya, dan duduk kembali.


Kebosanan Daehyun mulai meningkat sampai dia mencoba melihat ke arah penonton. Kocaknya, di luar ekspektasi Daehyun, begitu pria itu menoleh ke belakang, teriakan yang berasal dari sekelompok penonton langsung berteriak heboh.


Daehyun langsung terkejut. Awalnya dia tidak tahu kalau mereka berteriak karena dirinya. Dia kira mereka sedang memperhatikan selebriti yang dipanggil ke depan. Ketika kali ke tiga Daehyun mengedarkan pandangannya ke belakang karena ingin mencari keberadaan Daeun, mereka kembali berteriak.


Beberapa selebriti yang menyadari hal tersebut menoleh pada Daehyun untuk sekedar melihat pria itu.


“Maafkan aku.”, kata Daehyun setiap kali bersitatap dengan selebriti yang bertemu pandang dengannya.


Dia benar - benar tidak tahu kalau mereka sebenarnya berteriak karena dirinya dan merasa bersalah telah mengambil spotlight dari mereka yang memenangkan nominasi.


Saat Daehyun tengah sibuk untuk berusaha tenang dengan melanjutkan origami tissue miliknya, tiba - tiba MC memanggil namanya. Semua orang bertepuk tangan dan merasa ia kembali bertugas untuk memberikan selamat dengan berdiri dan bertepuk tangan, Daehyun kembali melakukannya.


Dia tidak sadar bahwa kali ini dialah yang berhasil memenangkan nominasi aktor pria pendatang baru terbaik.


“Oh?”, Daehyun kebingungan karena semua pandangan mengarah padanya.


“Daehyun-shi.. Selamat..”, kata Hyun Joo yang berdiri di sampingnya.


“Eh?”, Daehyun masih kebingungan.

__ADS_1


“Selamat.”, beberapa pasang mata menatap seolah mengatakan kata - kata itu padanya.


Kemudian Daehyun baru sadar apa yang terjadi saat melihat fotonya sudah terpampang di layar besar di depan panggung.


“Daehyun-shi.. Silahkan”, panggil MC kembali saat Daehyun tak kunjung juga maju ke depan.


Dengan langkah santai dan nampak beberapa kali membungkuk, Daehyun maju ke depan panggung menerima piala penghargaan dan juga bunga.


Beberapa kru drama nampak naik ke atas panggung memberikan beberapa bunga tambahan dan bahkan membentangkan spanduk di belakangnya. Hyun Joo juga ikut maju bersama dengan salah satu PD.


“Ah… aku benar - benar tidak menyangka ini akan terjadi. Kalian semua mungkin tidak percaya. Barusan aku hanya sibuk berusaha agar aku tetap tenang di kursiku, menikmati malam ini, dan pulang dengan puas. …”, ucap Daehyun mengawali pidato singkatnya.


“Oppaaaaaaaa……”, seseorang kembali.


“Aku benar - benar penasaran siapa yang berteriak. Mungkin kalian bisa menemuiku di luar gedung nanti.”, ucap Daehyun tersenyum.


Dia mengatakannya dengan sangat santai dan membuat beberapa orang disana tertawa dan heran.


“Neeeeee…”, jawab sekelompok orang itu lagi.


Daehyun tertawa kecil di depan mic sebelum melanjutkan kalimatnya.


“Aku sangat berterima kasih pada semua orang yang sudah bekerja keras untuk drama ini. PD-nim, Hyun Joo, Soo Chae, Soo Kyung, Min Jae, Lee Yoon Hoo gamdong nim, writer-nim, stylist, semua orang yang tidak bisa aku sebutkan satu persatu. Kamsahamnida.”, ucap Daehyun singkat, padat, dan jelas.


“Selamat.”, ucap Hyun Joo pada Daehyun dari samping sebelum turun ke bawah sementara Daehyun harus berjalan ke belakang panggung.


Daeun segera turun dari bangku penonton untuk menuju ke belakang panggung. Dia benar - benar tidak menyangka Daehyun berhasil memenangkan nominasi ini diantara para aktor - aktor senior.


“Daehyun Oppaaaa… selamat.. Woah… kau memengangkan nominasi ini? Kau benar - benar memenangnkannya?”, Daeun terus bertanya - tanya karena dia tidak percaya.


“Boleh aku memegangnya?”, tanya Daeun.


“Silahkan saja. Apa aku harus kembali ke sana lagi?”, tanya Daehyun pada salah satu petugas yang standby.


“Hm.. lima menit lagi kau bisa kembali kesana.”, ucap staf tersebut.


“Yaaa… Lee Daeun..”, panggil Daehyun begitu staf yang tadi keluar dari ruangan mereka.

__ADS_1


Daehyun menarik Daeun dan memeluknya singkat. Daeun langsung terdiam membeku.


__ADS_2