
Jang Hyun Joo melihat kursi Daehyun yang masih kosong. Sepertinya dia belum kembali. Hyun Joo memberikan kode pada kru seolah dia ingin permisi sebentar dari sana untuk ke toilet. Kru memberikan kode ‘Oke’ dengan jarinya. Kru kemudian memilih untuk lebih banyak menyorot ke arah lain.
“Yaa… kau mau kemana?’, tanya Yura yang sedari tadi ternyata standby di sekitar lokasi backstage lebih tepatnya menuju ke ruang tunggu.
“Daehyun-shi.. Aku ingin mengucapkan selamat padanya.”, jawab Hyun Joo.
Jawaban itu sontak membuat Yura langsung mengurut dada. Jawaban macam apa itu, pikirnya.
“Kau kan bisa mengucapkannya nanti setelah acara selesai. Apa kata senior yang lain kalau kau pergi dari tempatmu?”, kata Yura mengomeli Hyun Joo.
“Aku kan bilang mau ke toilet. Memangnya mereka harus menahanku disana jika aku harus ke toilet?”, ucap Hyun Joo melontarkan argumennya.
“Hn.. kau harus menahannya. Kau kira mereka disana juga tidak ingin ke toilet?”, kata Yura lagi.
“Tapi kru bilang boleh.”
“Kau ini memangnya baru sekali datang ke acara penghargaan? Tentu saja dia bilang boleh, memangnya dia harus apa kalau artisnya yang meminta.”, kata Yura.
“Ya sudah.. Aku sudah terlanjur disini. Aku hanya akan menemui Daehyun sebentar dan segera kembali.”, kata Hyun Joo.
‘Sepertinya gadis ini tidak mendengarkan kata - kataku sama sekali.’, ucap Yura frustasi dalam hati sambil mengacak - acak rambutnya.
Hyun Joo berjalan melangkah menuju ruang tunggu mereka. Pintunya terlihat sedikit terbuka. Awalnya Hyun Joo bermaksud untuk masuk. Namun, sebuah pemandangan unik mengagetkannya. Dia melihat Daehyun memeluk Daeun.
Seketika Hyun Joo langsung mundur teratur. Dia segera berjalan kembali sambil terus merekam adegan tadi di kepalanya dan memutarnya berulang - ulang.
Sementara itu di sisi lain, Daeun terkejut dan terdiam. Daehyun memang akrab dengannya bahkan belakangan ini lebih akrab lagi karena sudah mulai terbiasa. Tapi, Daehyun tidak pernah sampai sedekat ini padanya.
“Daehyun-oppa.”, setidaknya itu kata yang bisa keluar dari mulut Daeun.
Wajahnya masih terkejut.
“Ah… mian.. Maafkan aku. Aku hanya tidak menyangka bisa memenangkan tropi ini. Jadi aku hanya terkejut saja dan berhubung kau ada disini, aku memelukmu.”, kata Daehyun memberikan penjelasan.
‘Ah.. karena hanya aku yang sedang ada disini. Kalau disini ada Hyun Joo atau orang lain, dia juga pasti akan memeluk orang itu.’, ucap Daeun dalam hati.
Ada sedikit rasa kecewa disana yang langsung segera di pupus oleh Daeun.
__ADS_1
‘Apa yang aku lakukan. Bodoh sekali. Kenapa aku sempat - sempatnya berpikir yang aneh.’, kata Daeun.
Tok tok tok tok
“Daehyun-shi? Kau sudah bisa kembali ke kursi?”, seorang staf memanggil Daehyun dan pria itu langsung mengangguk membalasnya.
“Kau akan kembali ke kursi penonton?”, tanya Daehyun sambil berjalan keluar.
“Hn.. Ah.. oppa..”, Daeun berusaha memanggil karena ada yang lupa dia bicarakan.
Sayangnya, Daehyun sudah terlanjur melangkah jauh bersama kru yang tadi memanggilnya.
***********
“Oh, Daeun. Syukurlah kau ada disini. Bagaimana? Bisa kan?”, tanya Yura segera pada Daeun.
Seorang pria dengan name tag yang bertuliskan Visitor - Media juga ada bersama Yura.
“Ah.. aku belum sempat menanyakannya.”, kata Daeun.
“Lee Daeun-imnida.”, ucap Daeun membalas perkenalan tersebut.
“Mereka sudah siap dan tinggal melakukan beberapa setting kecil di dalam ruangan. Nanti aku akan langsung membawa Hyun Joo dan Daehyun kesini. 15 menit kan?”, tanya Yura pada Sang Sik Gija-nim.
“Ya.. aku hanya perlu syuting untuk durasi 15 menit. Kemungkinan akan menghabiskan 30 menit. Aku juga ada beberapa interview bersama selebriti lain untuk promosi film dan drama mereka. “, jelas Sang Sik.
“Kau dengar itu kan? Dia juga sangat sibuk. Sebaiknya kita langsung mulai setting saja.”, ujar Yura sambil menggiring pria itu dan beberapa orang dalam tim nya masuk ke ruang tunggu.
“Tapi, Eonni…”, Daeun berusaha untuk menjelaskan situasinya namun Yura mengabaikannya.
***********
Kang Dae Hyun dan Jang Hyun Joo berhasil melewati acara penghargaan ini dengan baik. Menjelang 30 menit terakhir mereka tampak menikmati berbagai sajian acara. Setelah ini biasanya akan ada after party.
Kemungkinan satu hingga dua jam dari sekarang. Daehyun berniat untuk tidak mengikuti acara after party, tetapi sudah pasti Pilsung Daepyo akan berteriak jika dia ketahuan tidak menghadiri after party.
Jika dari luar Daehyun nampak seperti orang yang berkepribadian extrovert, sebenarnya dia adalah introvert sejati. Sosialisasi terutama dengan orang - orang baru membuat dia lelah. Hari ini dia seolah sudah menggunakan semua tenaga itu.
__ADS_1
“Oh?”, Daehyun yang ingin masuk ke dalam ruang tunggu terkejut karena sudah ada beberapa setting kamera dan lighting di dalam.
Daehyun lantas melihat ke arah belakang. Berpikir mungkin ini adalah aktivitas milik Hyun Joo.
“Oh.. Kang Dae Hyun-shi? Senang bertemu denganmu. Perkenalkan aku Sang Sik Gija.. aku bekerja untuk penerbitan majalah *******. Kami juga memiliki channel online untuk interview - interview bersama para aktor dan aktris untuk drama dan film - film terbaru.”\, ucap Sang Sik langsung berjabat tangan dan memperkenalkan diri.
Daehyun langsung kebingungan tentang apa yang terjadi. Dia mengedarkan pandangannya ke segala arah namun dia tidak bisa menemukan dimana Daeun sekarang.
Daehyun cukup cerdas untuk memahami situasi apa yang sedang dia alami ini. Level kemarahannya sudah mencapai maksimal. Tetapi dia tentu saja tidak bisa menumpahkannya pada Gija-nim dan beberapa krunya.
Itu sama saja melenyapkan karirnya.
“Silahkan duduk.”, Gija-nim juga menyapa Hyun Joo.
Setelah mengobrol sebentar, mereka akhirnya memulai proses syuting singkat yang lebih mengarah pada interview.
“Daehyun-shi.. Sebelumnya selamat sudah memenangkan aktor rookie terbaik untuk drama perdana mu. Apa yang kau rasakan?”, tanya Sang Sik.
“Aku masih tidak yakin apakah ini benar - benar nyata. Aku justru mengira hanya akan datang kesini untuk mendukung berlangsungnya acara. Namun ternyata aku malah membawa tropi ini.”, ucap Daehyun.
Mereka tidak berhasil memenangkan kategori drama terbaik dan couple terbaik. Hyun Joo juga tidak berhasil memenangkan kategori aktris rookie terbaik. Sehingga kemenangan Daehyun memang menarik cukup banyak perhatian.
“Kalau boleh tahu, dimana pertama kali kalian bertemu. Apakah melalui drama ini?”
“Pertama kali bertemu dalam sebuah pemotretan. Sebelum itu, aku sama sekali tidak tahu tentang Daehyun. Akhirnya berkat project ini aku juga mengetahui lebih banyak tentang band Triple Kill dan juga Daehyun.”, jawab Hyun Joo.
“Bisa memberikan bocoran sedikit, apakah drama ini akan memiliki unsur romance di dalamnya?”, tanya Sang Sik.
“Hm… ini adalah drama remaja tentang mimpi dan persahabatan. Hmn.. ada tidak ya?”, kata Daehyun tidak ingin membocorkan cerita.
“Satu - satunya cara untuk mengetahuinya adalah dengan menyaksikannya langsung.”, kata Hyun Joo sangat baik dalam memilih kata untuk promosi.
EPILOGUE
‘Bagaimana ini. Habislah aku.. Daehyun pasti akan marah besar.’, kata Daeun sendirian di dalam toilet wanita.
Dia sudah lebih dari 10 menit disana. Bersemedi memikirkan bagaimana cara menghadapi Daehyun.
__ADS_1