Perjalanan Cinta Seorang Idol

Perjalanan Cinta Seorang Idol
Episode 39


__ADS_3

Hyun Joo benar - benar mengikuti saran Daehyun. Dia kembali dan bertemu dengan managernya. Dia juga menerima job pemotretan itu dan akan berangkat sore ini. Hyun Joo kembali memastikan pada Daehyun apakah perkataannya benar dan apakah dia memang boleh menghubunginya jika dia merasa perjalanan ini malah membuatnya dalam bahaya.


Daehyun mengiyakan. Hyun Joo tersenyum dan pergi bersama managernya.


“Aku sudah mengepack semua barang - barangmu. Tiket sudah dibeli dan penerbangan kita malam ini.”, ujar Manager Hyun Joo padanya di dalam mobil.


Seperti biasa, Hyun Joo duduk di tengah dan Managernya di sebelah kiri supir.


“Unni, kenapa kau sudah mengepack barang tanpa bertanya padaku terlebih dulu.”, protes Hyun Joo.


“Ya.. kita sudah terlambat. Kau harus ada di sana malam ini. Besok pagi sudah mulai pemotretan. Seharusnya kita berangkat siang tadi agar jadwalnya pas. Kau membuatku memohon - mohon pada galleri untuk membiarkanmu absen dari makan malam bersama. Sekarang kau protes kalau aku mengepack barang tanpa memberitahumu?”, tanya Managernya.


“Aku sudah bilang aku tidak ingin menerima proyek ini karena aku kenal siapa pria itu. Tapi kau tidak mendengarkanku dan mengatakan aku berlebihan.”, ujar Hyun Joo memakai kacamata hitamnya. Dia tidak ingin ada yang melihat mata merahnya.


“Karena itu kau pergi ke agensi Daehyun dan pergi bersamanya? Kau benar - benar sudah gila. Aku kira kau hanya menyukainya. Tidak kusangka kau hampir saja membuat skandal bersamanya.”, ujar Manager Hyun Joo.


“Lebih baik aku menciptakan skandal bersamanya ketimbang harus menciptakan skandal dengan model pria itu. Kau tahu, dia pria kurang ajar. Pokoknya, kau harus bersamaku kapanpun dan dimanapun, aku tidak mau ditinggal berdua dengannya.”, ujar Hyun Joo mengatakan ini di awal sesuai dengan saran dari Daehyun.


“Aku tidak akan meninggalkanmu. Kau selalu saja berlebihan. Sejak kejadian di lokasi syuting drama, sudah berapa kali kau kabur begini. Aku mengira kau ada di apartemen. Tak kusangka ternyata kau malah pergi bersama Daehyun. Kau tidak tahu betapa aku harus memohon - mohon pada managernya. Untung saja dia memang melihat kalian bersama. Kalau skandal muncul, kita yang akan membayar kerugiannya.”, ujar Manager itu.


“Memangnya kenapa kalau aku bertemu dengan Daehyun. Aku dan dia berteman. Memangnya selebriti wanita tidak boleh hanya sekedar berteman dengan selebriti pria?”, tanya Hyun Joo protes.


“Tergantung bagaimana fansmu menganggapnya. Begitulah dunia yang sedang kau jalani ini. Aku berharap kau dan Daehyun tidak benar - benar serius. Kalian memiliki masa depan yang sangat cemerlang. Jangan hancurkan hanya karena kalian berdua ingin bersama.”, ujar Manager itu.

__ADS_1


“Hah… kata - katamu seperti orang tua saja.”, kata Hyun Joo mengambil posisi siap untuk tidur karena perjalanan ke bandara akan memakan sedikit waktu di tengah kemacetan.


“Orang tuamu sudah menitipkanmu padaku. Jadi kau seharusnya memang menganggapku sebagai orang tuamu. Oiya.. kenapa kau tidak mengatakan kalau apartemenmu berseberangan dengan Daehyun?”, ujar Manager itu.


“Hah? Darimana kau tahu?”, Hyun Joo yang tadinya sudah mengambil posisi tidur langsung terbangun lagi. Saking terkejutnya, dia juga melepaskan kacamata hitamnya.


“Hah.. lihatlah.. Kau sangat terkejut. Selama ini bagaimana kau berusaha menutup rapat kenyataan kalau ternyata kau berada di apartemen yang sama. Atau jangan - jangan kau memang mencari tahu terlebih dahulu dimana Daehyun tinggal dan mengambil apartemen yang sama?”, ujar Manager itu.


“Tidak. Meski aku menutupi kenyataan kalau apartemen kami berseberangan, tetapi itu murni ketidaksengajaan. Saat aku mengambil apartemen itu, aku belum kenal dengan Daehyun sama sekali. Kau juga tahu kalau kami saling mengenal hanya lewat pemotretan outfit camping itu.”, ujar Hyun Joo menjelaskan.


“Kali ini aku akan memegang kata - katamu. Tapi, dengan hubungan kalian yang sudah mulai dekat apalagi sudah menjadi teman. Aku sarankan kau untuk pindah apartemen. Jika fotomu bersama Daehyun semakin banyak yang tersebar, maka cepat atau lambat penggemarmu juga akan mengetahui kalau kalian tinggal bersama.


“Mereka tidak akan mengetahuinya. Keamanan apartemen itu sangat ketat. Lagipula aneh sekali. Kami tidak melakukan hal apapun. Hanya sekedar berseberangan apartemen saja, kenapa aku disuruh pindah. Lagipula, dengan adanya Daehyun disana, ketika aku membutuhkan bantuan, itu akan menjadi jauh lebih mudah.”, ujar Hyun Joo kembali pada posisinya bersender dengan nyaman.


“Kau memang benar - benar menyebalkan.”, komentar Hyun Joo lalu memilih untuk tidur ketimbang harus berdebat dengan Managernya.


**********


“Yaa… Kang Daehyun… Kau tidak mendengarku?”, tanya Seongmin.


“Apa?”, tanya Daehyun berhenti di depan parkiran mobil.


“Apa hubunganmu dengan Hyun Joo, ayo jelaskan?”, tanya Seongmin menghadang jalan Daehyun.

__ADS_1


“Hanya teman. Tidak lebih.”, jawab Daehyun singkat, padat, dan jelas.


“Lalu, kenapa dia sampai kabur bersamamu? Masih ingin mengatakan kalian hanya berteman?”, tanya Seongmin.


“Aku juga ingin menanyakan hal yang sama. Mengapa dia bisa datang kesini meminta bantuanku?”, ujar Daehyun.


Dia dihadapkan pada pertanyaan yang dia sendiri tidak tahu bagaimana cara menjawabnya.


“Hah? Kau bertanya padaku padahal kau sendiri yang membawa Hyun Joo pergi.”, Seongmin masih belum ingin pergi jika pertanyaannya tidak terjawab.


“Aku benar - benar tidak tahu. Dia tiba - tiba datang kesini meminta bantuanku. Mungkin dia merasa diantara semua teman yang dia miliki hanya aku yang dia percaya.”, kata Daehyun mencoba memberikan alasan yang mungkin.


“Kau anggap itu sebuah jawaban? Dia sampai datang kesini. Berarti kalian memiliki hubungan spesial. Lalu, kenapa kau tidak mengatakan kalau apartemenmu berseberangan dengan Hyun Joo?”, tanya Seongmin.


“Hah? Darimana kau tahu itu?”, tanya Daehyun kaget.


“See? Kau bahkan menyembunyikan kenyataan penting itu dariku. Hah.. disaat seperti ini kemana staff yang dipekerjakan oleh Bokman-hyung? Seharusnya dia mencegah skandal - skandal seperti ini.”, ujar Seongmin.


“Hyung, tidak akan ada skandal apapun. Aku dan Hyun Joo tidak memiliki hubungan apa - apa. Hanya sebatas teman. Dia khawatir pada project terbarunya dan meminta pendapat. Aku baru mengenalnya, aku tidak tahu kalau dia menganggap kami sedekat itu.”, kata Daehyun.


“Hal inilah yang aku takutkan. Pokoknya aku akan berbicara pada agensi Hyun Joo dan juga meminta salah satu staff yang ditugaskan oleh Bokman-hyung untuk mengawasi kalian. Karirmu dan juga Triple Kill baru saja naik, kau tidak boleh menyia - nyiakan kesempatan ini dengan bersikap lengah.”, kata Seongmin menasehati Daehyun.


Pria itu bahkan menepuk pundak Daehyun untuk menekankan agar Daehyun memikirkan dan mengikuti saran darinya.

__ADS_1


“Hn. Baiklah hyung.”, kata Daehyun ingin segera mengakhiri percakapan ini.


__ADS_2