Perjalanan Cinta Seorang Idol

Perjalanan Cinta Seorang Idol
Episode 90


__ADS_3

“Gamdong-nim.. Kau memang yang terbaik.”, ucap seorang pria memuji sutradara yang bertugas untuk syuting hari itu.


Pria itu rela datang lebih awal dari siapapun demi untuk menunjukkan rasa terima kasihnya pada sang sutradara.


“Kau bisa saja. Justru aku yang seharusnya berterima kasih karena kau bersedia untuk melakukan debut dramamu di karya-ku. Aku berharap hal itu memang karena cerita dari drama yang aku sajikan ini.”, balas Gamdong-nim.


“Hah.. kau ini bicara apa. Hal itu sudah pasti dan tidak perlu diragukan lagi. Aku yang merasa bahagia bisa berpartisipasi dalam satu drama-mu.”, ucap pria itu kembali dengan senyuman yang lebar.


Pria itu adalah Min Hyuk Jae, model papan atas yang sangat terkenal di dunia permodelan. Beberapa hari yang lalu, pria itu juga telah melakukan pemotretan untuk salah satu brand produk ternama bersama dengan Jang Hyun Joo.


Sementara itu di sisi lain, Kang Daehyun baru saja tiba di lokasi syuting. Kali ini dia ditemani oleh Lee Daeun yang sudah mulai beroperasi. Daun sudah meminta waktu tambahan agar dia bisa pindahan dalam waktu minggu ini, tetapi Daehyun mengatakan dia tidak bisa terus bersama dengan manager Hyun Woo. Alhasil, Daeun harus bekerja lebih awal dari perjanjian.


“Dasar pelit. Kenapa tidak memberikan satu hari saja. Kau memang tidak suka aku senang dan menikmati pencapaianku, kan?”, ucap Daeun yang sedari tadi terus saja protes pada Daehyun.


“Pencapaianmu itu, 90% nya adalah karena diriku. Bagaimana kalau aku tidak menyelamatkanmu saat itu. Kau tidak ada disini sekarang.”, Daehyun masih saja menyebut aksi heroiknya tempo hari.


Hanya mereka dan Bokman Ahjussi yang boleh mengetahui informasi ini. Bokman sudah beberapa kali mengatakannya pada Daeun dan Daehyun agar keselamatan Daehyun bisa terjaga. Mereka tidak tahu apa yang bisa dilakukan Pisbol jika dia mengetahui orang yang menggagalkan aksinya adalah Daehyun.


‘Tetapi, malah Daehyun, pria ini yang mengatakannya terus dari mulutnya.’, ucap Daeun dalam hati memberikan tatapan datar pada tingkah Daehyun.


“Oh.. Kang Daehyun-shi?”, suara seorang pria menghentikan perdebatan antara Daehyun dan Daeun.


Keduanya lantas melirik ke arah sumber suara. Tidak hanya Daeun, saat itu adalah saat pertama juga bagi Daehyun bertemu dengan Min Hyuk Jae. Meski Daehyun seorang selebriti dan juga merambah ke dunia modelling, dia sama sekali tidak mengenal siapa itu Min Hyuk Jae.


“Ne..?”, jawab Daehyun dengan tatapan penuh tanya.


“Ah… kau mungkin tidak mengenalku. Kalau begitu perkenalkan, namaku Min Hyuk Jae. Aku memulai karirku sebagai seorang model. Hari ini adalah hari debut pertamaku menjadi pemeran pendukung untuk dramamu.”, ucap Hyuk Jae menyapa dengan sopan.


Setidaknya tampak dari luarnya terlihat sangat sopan.


“Ah.. Ne… salam kenal Hyuk Jae-shi. Semoga debut pertamamu berjalan dengan lancar. Drama ini juga menjadi debut pertama ku. Semoga kita bisa saling membantu.”, Daehyun menjawab tak kalah sopan dan mengeluarkan senyum.


Merasa tidak lagi dibutuhkan, Daeun meninggalkan keduanya sendiri dan berjalan menuju ke bagian wardrobe dan make-up untuk memastikan jadwal Daehyun. Setelah itu dia berencana untuk memasuki area tunggu dan mempersiapkan keperluan Daehyun disana.

__ADS_1


Mereka berdua saling bertemu di ruang terbuka sehingga dari arah parkiran, perawakan mereka pasti akan terlihat jelas. Tampak Daehyun dan Hyuk Jae masih saling mengobrol.


Dari kejauhan, Hyun Joo yang baru saja tiba di dalam mobil van yang tengah dalam proses parkir, melihat keduanya.


“Unni? Kenapa pria itu bisa ada disana?”, tanya Hyun Joo kaget setelah sebelumnya senyum - senyum karena memikirkan kencannya kemarin malam dengan Daehyun.


“Oh? Siapa yang kau maksud?”, tanya Yura bingung.


“Itu.”, ucap Hyun Joo.


“Eh?”, Yura mencoba mengusap - usap kacamatanya, karena dari arah kejauhan, dia tidak bisa melihat orang yang dimaksud Hyun Joo dengan jelas.


“Cih.. kekasihmu, Kang Daehyun. Siapa lagi? Kau ingin bercanda denganku? Oh gadis satu ini. Harus aku apakan dia.”, keluh Yura saat menyadari pria itu adalah Kang Daehyun.


Yura hanya fokus pada Kang Daehyun. Sementara Hyun Joo menunjuk ke arah Hyuk Jae dimana Yura tak menyadarinya.


“Bukan Unni. Bukan Kang Daehyun. Siapa yang tidak mengetahuinya. Aku mengatakan pria itu. Pria yang bersamanya. Min Hyuk Jae. Kenapa si brengsek itu bisa ada disana?”, kata Hyun Joo dengan suara bercampur tidak suka, bingung, dan panik.


Tentu saja dia panik. Bagaimana bisa Min Hyuk Jae mendekati Daehyun seperti itu. Apa ini berkaitan dengan ancamannya tempo hari? Begitulah kira - kira pikan Hyun Joo.


“Yaaaa… kau ingin celaka? Kenapa malah turun saat mobil belum… Arghhhh..”, ucap Yura emosi.


“Oh tidak.”, kata Yura berkomentar setelah akhirnya bisa menangkap siapa pria yang sebenarnya sedang dibicarakan oleh Hyun Joo tadi.


“Min Hyuk Jae? Apa yang dilakukan pria itu disini?”, kali ini Yura yang bertanya dalam gumamnya.


“Daehyun-shi..”, panggil Hyun Joo saat menghampiri mereka.


“Oh? Hyun Joo-ah..”, balas Daehyun.


Berkat pertemuan mereka yang lebih intens tadi malam, Daehyun sudah mulai memanggil Hyun Joo dengan panggilan yang lebih akrab. Selain karena Hyun Joo tidak ingin kalah dengan Daeun (permintaan Hyun Joo pada Daehyun untuk memanggilnya seperti itu.), Hyun Joo juga meyakinkan kalau panggilan itu tidak terlalu bermasalah. Mengingat mereka adalah pemeran utama dan sudah dekat belakangan ini.


Hyun Joo tersenyum saat Daehyun memanggilnya. Namun pandangannya beralih sebentar ke arah Hyuk Jae.

__ADS_1


Hyuk Jae juga tersenyum.


“Annyeong haseyo”, sapa Hyun Joo pada Hyuk Jae.


“Oh.. lama tak bertemu. Kau sehat - sehat saja?”, tanya Hyuk Jae dengan nada ramah.


“Hn.. Daehyun-shi.. Dia adalah Min Hyuk Jae, model pria yang bekerja sama denganku dalam pemotretan beberapa waktu yang lalu.”, kata Hyun Joo seolah menekankan sesuatu pada Daehyun.


Seketika Daehyun baru sadar nama model pria yang membuat Hyun Joo tidak ingin bekerja sama beberapa waktu yang lalu.


“Ah… Oh.. Okee… begitu rupanya.”, ucap Daehyun yang hanya ber-oh-oh ria.


Betapa bodohnya dia bisa melupakan nama itu. Padahal, Hyun Joo beberapa kali mengatakan pada Daehyun kalau dia tidak ingin melanjutkan pemotretan itu karena pria ini.


“Aku akan berpartisipasi dalam drama ini sebagai peran pendukung.”, lanjut Hyuk Jae memecah keheningan yang tercipta sebentar diantara mereka.


“Ah ne…”, respon Hyun Joo.


Daehyun tersenyum karena dia sudah mengetahui hal itu tadi.


“Semoga bisa kembali bekerja sama dengan baik.”, ucap Hyuk Jae bahkan membungkuk beberapa derajat.


“Ah iya.. Semoga bisa bekerja sama dengan baik.”, balas Daehyun.


“Dia akan menjadi murid pindahan baru yang memiliki masalah dengan Do hyun, karakter yang diperankan oleh Daehyun.”, ucap Gamdong-nim yang tiba - tiba ikut bergabung dalam pembicaraan mereka.


Saat itu, Hyun Joo segera melirik ke arah Hyuk Jae. Seolah mengatakan dan memperingatkan untuk tidak membuat masalah.


“Gamdong-nim, kalau begitu aku mohon izin untuk rehearsal sebentar dengan Daehyun. Kebetulan hari ini kami memiliki banyak adegan bersama.”, ucap Hyun Joo yang segera ingin berdua saja dengan Daehyun.


Toh waktu syuting juga masih beberapa saat lagi. Dan mereka benar - benar harus melakukan rehearsal.


“Oh.. baiklah. Silahkan - silahkan.”, ucap Gamdong-nim.

__ADS_1


Hyun Joo segera menarik Daehyun untuk melipir ke tempat yang lebih tenang.


__ADS_2