
“Daehyun-shi, kau adalah satu - satunya yang sudah menikah di grup. Bagaimana perasaanmu?”, tanya PD-nim.
Saat ini, acara talkshow sudah memasuki segmen berikutnya dimana semua member kembali dikumpulkan dalam satu frame. Semuanya berkumpul kembali setelah diberikan jeda untuk istirahat sekitar 30 menit. Tim kreatif juga memanfaatkan waktu ini untuk mengganti setting latar agar cocok untuk tema grup.
“Ah.. bukankah kita setuju untuk tidak menanyakan hal yang bersifat pribadi?”, tanya Daehyun sambil menggaruk - garuk kepalanya yang tidak gatal.
“Kami melakukan negosiasi ulang dan managermu mengizinkannya.”, jawab PD-nim terlampau jujur.
Sekarang, pandangan Daehyun langsung mengarah pada manager mereka.
“Manager-nim? Apa kau sudah meminta persetujuanku? Kenapa kau mengubah kesepakatannya?”, kata Daehyun menunjukkan wajah marah.
“Oh.. kenapa kau tidak ingin menceritakan tentang keluargamu? Apa kau malu karena sudah menikah?”, tanya PD-nim.
“Ah.. bukan begitu, PD-nim. Wah.. kau harus hati - hati dalam berbicara, istriku akan menyaksikan acara talkshow ini juga. Aku tidak bisa pulang ke rumah jika kau mengatakannya begitu.”, balas Daehyun langsung terlihat panik.
“Ha-ha.. Memangnya kenapa? Aku penasaran. Ayo jelaskan, agar istrimu yang menonton di rumah juga tahu.”, kata PD-nim mengompori.
“Baiklah..baiklah. Pertama, aku hanya merasa kasihan dengan para member lain. Mereka pasti merasa iri karena aku sudah menikah. Mereka pasti menginginkan kehidupan pernikahan seperti itu.”, kali ini mood Daehyun tiba - tiba berubah.
Dia langsung menyombongkan dirinya di depan para member lain.
“Hyung, bukankah Hyunwoo-hyung juga akan segera menikah. Ditambah lagi, semua member sudah memiliki pacar. Jadi, tidak mungkin kami iri denganmu.”, kata Kim Ji su si mulut ember yang secara tiba - tiba membocorkan rahasia para member dalam sekali hentakan.
“Yaaaaaaa…. Kamu benar - benar. Tutup mulutnya, atau dia akan membongkar rahasia orang - orang.”, teriak Jiwon.
“Wo wo wo… ada apa ini? Apa maksudnya Hyunwoo akan segera menikah. Tunggu, Hyunwoo itu dirimu kan? Hyunwoo, si pria robot? Dia akan segera menikah? Wahhhh… tunggu, semua member punya pacar? Bukankah tadi ada yang mengatakan sedang single?”, tanya PD-nim.
“Aku tidak merasa mengatakan kalau aku single.”, Jisu berusaha melepaskan tangan - tangan yang sedang berusaha menutup mulutnya.
__ADS_1
“Yaaaa… wah.. Anak ini benar - benar.”, kata Jiwoo.
“PD-nim, please edit bagian tadi. Aku mohon.”, kata Daehyun tidak bisa lagi mentoleransi kelakukan para member Triple Kill.
Sesuai namanya, mereka memang senang melakukan ‘Triple Kill’ dan mengeluarkan sensasi - sensasi besar di dunia entertainment. Siapa lagi grup yang mengakui bahwa semua member punya pasangan. Hanya Triple Kill.
“Ha-ha.. Penggemar kalian sudah mendengar bagian itu. Aku rasa klipnya sudah menyebar kemana - mana.”, ujar PD-nim.
“Bukankah semuanya dilarang membawa ponsel mereka.”, kata Daehyun teringat pada satu fakta penting.
Meskipun para fans berkumpul di luar studio, namun sepengetahuannya, ponsel mereka dikumpulkan sebelum syuting dimulai agar fokus mereka 100% pada idol mereka.
“Ah.. kamu benar. Tidak ada satupun di antara mereka yang membawa ponsel. Kalau begitu, aku tidak bisa mengedit bagian yang tadi.”, ujar PD-nim melontarkan kembali candaannya.
“Kalau begitu, bayaran kami harus berbeda. Jika kau membayar kami dengan nominal yang fantastis, aku akan menjawab apapun pertanyaan yang kau berikan? Pacar? Istri? Rahasia yang tidak diketahui? Aku bisa mengatakan semuanya.”, kata Daehyun langsung tiba - tiba menjadi gila.
Ekspresi wajah manager Triple Kill langsung panik. Tidak hanya itu, stylist dan make up artist mereka juga kebingungan dibuatnya.
“Time.. kalian tidak akan benar - benar membongkar rahasia kalian, kan?”, tanya Manager tersebut langsung.
PD-nim dan writer-nim langsung mengalihkan perhatian mereka ke arah samping.
“Hn.. kalau nominal yang dia berikan cocok, aku siap menceritakan semuanya. Termasuk yang tidak ada di berita.”, ucap Daehyun lantang dan penuh percaya diri.
Member yang lain langsung mengangguk - angguk pertanda mereka setuju dengan perkataan Daehyun.
Manager langsung tertawa lemah dengan wajah yang bingung. Dia tahu para anggota Triple Kill itu ‘gila’, tapi dia tidak menyangka mereka separah ini. Dan ini adalah acara televisi pertama mereka setelah tiga tahun hiatus dari dunia pertelevisian.
“Hahahaha… aku sendiri bingung sekarang aku sedang melakukan syuting apa. Apakah ini tidak terlalu mind blowing untuk syuting musim pertama?”, tanya PD-nim juga ikut kebingungan melihat kekacauan yang sedang terjadi.
__ADS_1
Tadinya dia mengira mereka hanya bercanda dan para anggota Triple Kill juga berhasil masuk perangkapnya tipis - tipis. Namun saat ini, dia jadi merasa sebenarnya dialah yang masuk ke perangkap ‘kegilaan’ para member Triple Kill.
“Berapa kau akan membayar kami, PD-nim? Kau tinggal menyebutkan nominal yang sesuai.”, kata Daehyun.
Para member langsung bersemangat. Para penggemar juga sangat menantikan. Meski mereka adalah penggemar Triple Kill, tetapi tetap saja mereka memiliki banyak hal yang ingin mereka ketahui. Terutama perihal kehidupan pribadi Daehyun yang sudah menikah.
Sejak kontroversi tentang kehidupan pribadi, cinta, dan pernikahannya, Daehyun dan Triple Kill mengalami masa - masa yang sulit. Meski mereka masih banyak menerima tawaran manggung dan exist secara off-air, tetapi mereka harus extra hati - hati ketika menyinggung masalah Daehyun.
Banyak yang menyebutkan alasan Triple Kill hiatus dari dunia pertelevisian selama tiga tahun adalah karena Daehyun tidak ingin masalah pribadinya diumbar oleh media. Ada juga yang mengatakan Daehyun di blacklist dan Triple Kill jadi kena imbasnya.
Sebenarnya para penggemar sangat khawatir dengan kemunculan pertama mereka melalui program televisi, namun setelah melihat interaksi dari segmen pertama dan kedua dari para member, mereka terlihat baik - baik saja.
“Hm… bagaimana kalau 50% penghasilan dari iklan? Tergantung kalian bisa menghasilkan berapa dari acara ini.”, kata PD-nim.
“Call!”, Jiwoo menjawab dengan cepat.
“Yaaaa.. Jiwoo, apa kau yakin. Bukankah 50% dari iklan itu terlalu sedikit? Bagaimana kalau acara ini tidak menghasilkan banyak iklan?”, tanya Daehyun kaget dengan kesepakatan yang sudah dibuat Jiwoo oleh PD-nim.
Para member lain juga ikut khawatir.
“Hn. Tenang saja, insting bisnisku kuat. Lihat saja siapa yang akan menangis nanti.”, kata Jiwoo penuh percaya diri.
“Wooo… uri hyungnim.”, kata Jiwon langsung bersemangat.
“Chah… PD-nim. Silahkan tanyakan apapun pada Daehyun-hyung.”, ujar Jiwoo langsung memberikan umpan yang bagus untuk PD-nim.
“Yaaaa… kenapa aku?”, tanya Daehyun langsung tahu kalau dia dijadikan umpan yang segar oleh Jiwoo.
“Kau kan vokalis, maka dari itu kau harus jadi yang pertama. Aku yakin banyak yang sudah tidak sabar mendengar pengakuan darimu.”, kata Jiwoo dengan santai.
__ADS_1
Sementara member yang lain langsung bertepuk tangan.
“Okeeee… kita akan memulai segmen yang ketiga. Daehyun-shi, bisa kau ceritakan bagaimana pertemuan pertama dengan istrimu? Apa kau langsung menyukainya? Kalian bertemu dimana?”, tanya PD-nim langsung ke poin utama yang sudah ditunggu - tunggu para penggemar.