Perjalanan Cinta Seorang Idol

Perjalanan Cinta Seorang Idol
Episode 97


__ADS_3

“Untuk apa kau mengajakku bertemu?”


Hyun Joo, gadis itu sedang berada di pelataran sebuah parkiran gedung yang saat ini sudah jarang untuk digunakan. Kenapa dia disini dan dengan siapa dia bertemu?


“Min Hyuk Jae. Aku tanya kenapa kau mengajakku bertemu di tempat ini, huh?”, teriak Hyun Joo dengan nada tinggi.


“Hm.. apakah kau yakin kalau itu adalah pertanyaan yang tepat yang bisa kau ajukan sekarang? Kau yakin tidak akan bertanya sebaliknya?”, tanya Hyuk Jae tertawa licik.


“Apa kau akan memberikannya kalau aku menanyakan tentang itu?”, tanya Hyun Joo dengan nada sinis.


“Hm.. benar juga. Tergantung kelakuanmu.”, ucap Hyuk Jae.


“Kenapa kau tiba - tiba menyerangku seperti ini? Bukankah kita sepakat untuk tidak mengusik satu sama lain?”, ujar Hyun Joo dengan nada menyerah.


“Awalnya memang begitu setelah aku mengetahui hubunganmu dengan pria itu. Huh, apa dia tahu kau dulu pernah bersamaku?”, tanya Hyuk Jae langsung masuk ke poin utama.


“Siapa maksudmu?”, tanya Hyun Joo dengan mata yang membulat.


“Siapa lagi. Tentu saja Daehyun. Kau mau aku mengatakan nama lengkapnya? Baik. KANG-DAE-HYUN, vokalis band Triple Kill. Bukankah dia adalah kekasihmu?”, ucap Min Hyuk Jae terang - terangan.


“Apa maumu?”, tanya Hyun Joo kembali ke pertanyaan awal.


“Klise. Aku ingin kau kembali bersamaku.”, ucap Hyuk Jae dengan santai.


Mendengar pengakuan pria itu, Hyun Joo tak bisa berkata - kata. Dia hanya tercengang dengan ocehan omong kosong Min Hyuk Jae. Dia merasa pria itu sudah gila.


“Aku sudah meminta perhatianmu dengan sangat baik dan sopan saat pemotretan lalu dan kau membuat aku terlihat menyedihkan. Kau terus menghindariku. Aku berpikir apa yang membuatmu jadi seperti ini dan ternyata Kang Dae Hyun? Pria itu?”, ucap Min Hyuk Jae menunjukkan kecemburuannya pada Daehyun.


“Memangnya apa bagusnya pria itu. Kau hanya belum tahu seberapa brengseknya dia. Jika kau bersamanya, kau lama - lama akan sadar kalau dia juga tak lebih baik dariku.”, lanjut Min Hyuk Jae lagi.


“Lalu, biarkanlah aku tetap bersamanya dan lihat apakah dia sama brengseknya denganmu. Jangan mengumbar apapun jika kau tidak tahu apa yang terjadi sebenarnya. Kenapa aku menyukai Daehyun? Yang jelas bukan alasan yang sama saat aku mau berhubungan denganmu.”, ucap Hyun Joo dengan nada penuh percaya diri.


“MAKANYAAAA…. MAKANYAAAA… aku ingin kau meninggalkan pria itu atau… aku akan sebarkan videomu waktu SMA. Kau juga tidak lebih baik dariku, Hyun Joo. Jadi sadarlah.”, kata Min Hyuk Jae yang emosinya mulai tersulut.


Pria itu nampak berteriak - teriak dan menendang apapun yang ada di depannya.

__ADS_1


“HENTIKAAANNN… atau aku akan melaporkanmu ke polisi.”, Hyun Joo merasa tertekan.


Dia tahu karakter Min Hyuk Jae bahkan jauh sebelum ini. Dia sudah tahu betapa brengsek pria itu. Tapi, Min Hyuk Jae sekarang sedang memegang kelemahannya. Dia memiliki kartu AS Hyun Joo yang tidak bisa dia remehkan.


Satu - satunya alasan kenapa Hyun Joo mau menemui pria ini adalah dia ingin memastikan kalau Hyuk Jae memiliki video itu. Mereka sekarang bukanlah anak SMA yang tidak punya pengaruh.


Hyun Joo, dia adalah aktris pendatang baru yang setidaknya memiliki 100ribu lebih anggota di fancafe miliknya. Min Hyuk Jae, dia adalah salah satu model senior yang merintis karir di dunia modeling dengan memegang beberapa produk sebagai brand ambassador. Hyun Joo sangat yakin pria ini tidak akan berani untuk berbuat lebih karena itu sama saja dengan menghancurkan imagenya sendiri.


“TERIMA SAJA TAWARANKU…dasar wanita keras kepala.”, ucap Hyuk Jae.


Image yang dia berikan di luar jelas sangat berbeda dengan image asli yang dia miliki. Min Hyuk Jae, pria dengan seribu senyuman manis dan profesionalitas tinggi soal pekerjaan ternyata memiliki karakter dan kepribadian yang tidak jauh berbeda dari terakhir kali  Hyun Joo bertemu dengannya.


“Kau mau membeliku dengan video itu? Apa gunanya kalau dalam hati aku sangat membencimu?”, ucap Hyun Joo.


“Kau akan menyukaiku. Aku tidak akan bersikap seperti ini kalau kau tidak terus - terusan menjauhiku hanya untuk pria itu.”, ujar Hyuk Jae.


“Berikan video itu sekarang. Hapus atau buang. Dan aku akan memaafkanmu.”, ucap Hyun Joo kembali bersikap tenang.


“Hahhahahahaa Come on.. Apakah aku melakukan ini hanya untuk mendapatkan maafmu. Kau sedang main teater?”, balas Hyuk Jae.


“Oh?”, Hyuk Jae sedikit terkejut dengan respon Hyun Joo.


‘Benarkah? Apa dia benar - benar ingin aku menyebarkan ini pada semua orang?’, tanya Hyuk Jae dalam hati.


“Kau yakin?”, tanya Hyuk Jae kembali bertanya.


“Hn. Terserah mau kau apakan. Aku pulang.”, ucap Hyun Joo segera pergi dari sana dan kembali ke dalam mobilnya.


Dia menyetir sendiri kesini hanya untuk meladeni pria itu.


“Sh*t.”, ucap Hyuk Jae kembali menendang apa yang ada di depannya saat itu.


***********


“Kita istirahat sebentar. Semua kembali stand-by 20 menit lagi.”, teriak Gamdong-nim memberikan jeda untuk pengambilan adegan berikutnya.

__ADS_1


“Wuah…hyung.. Bagus sekali lokasi syutingnya.”, puji Kim Ji Su.


Setelah pembicaraan kemarin, dua member Triple Kill benar - benar datang ke lokasi syuting. Maknae line, Jisu dan Ji Won akhirnya datang. Diantara semua member Triple Kill, saat ini hanya mereka yang tidak memiliki banyak jadwal syuting.


“Annyeong haseyo. Senang bertemu denganmu, Jisu-shi? Ji Won-shi? Benarkan?”, begitu melihat dua member Triple Kill menghampiri Daehyun, Hyun Joo langsung mendekat ke arah mereka.


Dirinya tidak sadar jika dari kejauhan ada sepasang mata yang memperhatikannya. Hyuk Jae. Pria itu baru saja tiba sekitar satu jam yang lalu. Setelah istirahat ini, dia akan mengambil adegan dengan Daehyun.


“Wah.. kau mengetahui nama kami.”, ucap Jisu girang.


“Yaaaa… yaaa..  Bukannya kalian pernah bertemu di belakang panggung. Dia hanya hafal namamu karena kau pernah berkenalan dengannya. Kenapa segirang itu.”, ucap Daehyun protes dan membuat Hyun Joo tertawa.


Keduanya, Ji Won dan Jisu nampak saling berbalas pandang. Mereka sedang memikirkan kapan kiranya Hyun Joo datang menemui mereka di belakang panggung.


“Benarkah? Kenapa aku yang malah tidak ingat.”, kata Jisu bergaya seperti orang yang sedang berpikir.


“Waa.. kau pasti sangat dekat dengan Daehyun sampai mau menghampiri dan menyapa kami juga.”, ucap Ji Won sambil tersenyum.


“Tentu saja.. Kami kan..”, Hyun Joo hampir saja mengatakan yang sebenarnya di antara dirinya dan Daehyun.


“Kami adalah pemeran utama. Tentu saja kami harus menghapal naskah selanjutnya. Jangan salah paham. Dia kesini bukan untuk menyapamu tetapi untuk membaca naskah bersama.”, ujar Daehyun langsung memotongnya.


“Kau kenapa?”, tanya Daehyun saat melihat Jisu yang bengong saja.


“Daeun-shi?”, tanya nya saat melihat ke arah Daeun yang sibuk lalu lalang untuk memastikan sesuatu bersama para kru.


Jisu melihatnya dari tempat dia duduk sekarang.


“Kenapa dengan Lee Daeun?”, tanya Daehyun tiba - tiba merasa aneh dengan tatapan Jisu.


“Hyung.. Sejak kapan dia terlihat sangat cantik? Kenapa terakhir kali bertemu dia tidak terlihat seperti itu.”, kata Jisu.


“Eh?”, tentu saja Daehyun langsung bingung.


Terlihat ada perubahan ekspresi di wajah Hyun Joo dan Ji Won menyadarinya.

__ADS_1


__ADS_2