
Flashback ke 10 tahun yang lalu
Daehyun berjalan menuju kantor agensi yang menaunginya semenjak dua tahun terakhir sebelum akhirnya dia debut sekitar 8 bulan yang lalu dalam sebuah grup bernama Triple Kill. Seperti biasa, sebelum memasuki kantor agensi, sudah barang pasti akan ada sekelompok penggemar yang menunggunya.
Mereka tidak hanya terdiri dari penggemar Daehyun sendiri tetapi juga Triple Kill atau member lainnya. Tak jarang, Daehyun bertemu dengan penggemar yang sama hampir setiap hari. Kadang dia bingung apakah penggemarnya tidak memiliki pekerjaan lain selain mengikutinya atau menunggunya disini.
“Mohon maaf semuanya, mohon untuk jaga jarak amannya ya. Untuk hadiahnya seperti biasa silahkan dititipkan di meja. Terima kasih atas supportnya.”, ujar salah satu Manager Triple Kill melindungi Idolnya agar bisa masuk ke dalam kantor dengan aman.
Terkadang, kalau Daehyun sedang mood, dia akan menerima langsung pemberian dari para penggemar. Namun, lebih sering dia hanya membungkuk dan mengucapkan terima kasih. Terlebih kalau dia sedang terburu - buru.
Daehyun biasanya datang paling terakhir namun tetap tepat waktu. Semua member Triple Kill memiliki intensitas latihan yang signifikan menjelang acara - acara manggung mereka. Jika tidak ada jadwal, mereka biasanya akan beristirahat di rumah atau sebagian ada yang ke kantor untuk memanfaatkan fasilitas membuat lagu.
Tapi, sejak debut, mereka hampir tidak pernah memiliki waktu senggang. Awalnya, Triple Kill memang tidak begitu hits dan dikenal banyak penggemar seperti Idol lainnya. Tiga bulan setelah debut, semua seperti kembali seperti semula seolah Triple Kill tidak pernah ada.
Setelah mereka membawakan single kedua, tiba - tiba popularitas mereka menanjak hebat. Bahkan mereka menjadi pengisi acara paling dicari acara - acara kampus dan SMA. Mereka memang jarang muncul di televisi, tetapi hampir di setiap stasiun terpasang wajah mereka. Jadwal manggung off-air mereka sangat padat.
“Hai Daehyun. Tumben kamu ke kantor. Kalian masih ada acara manggung pekan ini?”, tanya seorang wanita yang juga merupakan selebriti naungan agenci yang sama dengan Daehyun.
Daehyun mengangguk tanpa bersuara. Dia langsung berjalan menuju lift dan naik ke atas menuju tempat latihan.
“Heh.. sombong sekali dia, padahal aku debut lebih dulu.”, ujar wanita tersebut.
“Manager-nim, apa benar Daehyun sedang dekat dengan aktris bernama Jang Hyun Joo (장현주) itu?”, tanya selebriti wanita itu pada Manager Daehyun.
Daehyun memang naik ke atas sendirian tanpa Managernya. Manager Daehyun harus mampir terlebih dahulu ke kantin untuk memesan beberapa paket makanan untuk makan siang mereka nanti.
Saat itulah selebriti wanita itu mencoba menggali informasi tentang Daehyun. Meski belum masuk ke berita, namun kabar yang beredar di antara inner circle mereka, Daehyun sedang dekat dengan seorang aktris bernama Jang Hyun Joo (장현주).
__ADS_1
Dia adalah aktris muda berbakat yang sedang naik daun lewat sebuah drama kolosal. Meski hanya menjadi pemain pendukung, namun kemunculannya mulai intens di beberapa episode terakhir sebagai seorang Putri Mahkota.
Padahal Daehyun belum pernah bertemu dengan Hyun Joo sama sekali. Namun, entah dari mana kabar itu bermula, sekarang beberapa selebriti seperti selebriti wanita tadi ikut menanyakannya.
“Jangan menyebarkan berita palsu. Kau adalah selebriti dari agensi yang sama dengan Daehyun. Sebaiknya perhatikan sikapmu dan berikan dukungan pada artis di bawah label yang sama denganmu.”, jawab Manager tersebut, lalu segera pergi menuju kantin karena dia sudah sangat terlambat.
Dia harus memesan sekarang agar makanan bisa siap tepat waktu. Daehyun memiliki alergi terhadap makanan tertentu, sehingga dia tidak bisa sembarangan mengkonsumsi makanan. Meskipun Jiwoo sangat ramah, tetapi dia paling tidak suka jika ada biji wijen di nasinya.
Sementara tiga member lain bisa memakan segalanya. Masalah mereka adalah mereka terlalu banyak makan, sehingga Manager sulit untuk mengontrol berat badan mereka agar tetap proporsional.
“Oh.. hyung. Kau lama sekali.”, tanya Jisu menyapa Daehyun yang baru saja masuk ke dalam ruangan.
“Kau saja yang datang terlalu cepat. Coba lihat, masih jam berapa ini. Masih 5 menit lagi sebelum waktunya untuk latihan.”, balas Daehyun.
“Dia menginap disini. Makanya datangnya bisa cepat.”, ucap Jiwoo yang baru saja selesai dari ruang ganti.
“Heh? Kenapa kamu menginap disini? Kau?”, kata Daehyun kaget dan seperti memiliki dugaan tentang mengapa Jisu bisa menginap di kantor.
“Benarkah? Jadi kau menangis semalaman disini dan menginap?”, tanya Daehyun menunjukkan ekspresi tidak percaya padahal sebenarnya sejak dia mengetahui Jisu tengah berpacaran, dia sudah tahu kalau endingnya pasti akan seperti ini.
Mereka baru saja debut selama 7 bulan. Apa yang akan penggemar lakukan jika mereka ketahuan pacaran. Mereka masih anak bawang di industri ini, jadi lebih baik tidak membuat masalah. Begitu kira - kira pesan dari agensi mereka.
“Jisu sangat mabuk sampai Manager tidak bisa membawanya pulang. Dari pada ada foto dia sedang mabuk yang keluar di berita, lebih baik mengurungnya di kantor.”, kata Hyunwoo tertawa.
“Jadi kita akan membawakan berapa lagu pada acara kali ini?”, tanya Daehyun.
“Hm… Manager memberitahukan kalau mereka menyediakan waktu sekitar 30 menit. Lebih tepatnya mereka membayar kontrak untuk performance selama 30 menit. Tentunya, mereka sangat senang kalau kita bisa melebihi waktu kontrak tersebut.
__ADS_1
“Hn.. kalau begitu 6 lagu bersama dengan perkenalan dan sedikit obrolan sepertinya sudah cukup, bagaimana?”, tanya Daehyun.
“Hm.. aku setuju. Kita hanya punya 3 lagu dan 1 single. Sisanya kita bisa mengcover lagu - lagu yang sedang hits saat ini.”, lanjut Jiwon.
“Setuju. Won-ah, kau tidak mau menunjukkan aksi bela dirimu di panggung?”, kata Jiso bercanda.
“Hyung…”, kata Jiwon memberikan tatapan tajam.
“Oke - oke ha-ha.. Jangan marah. Aku mengerti. Aku tidak akan membuat lelucon tentang karate-mu lagi?”, ujar Jisu langsung mundur teratur.
Terkadang dia bingung, sebenarnya siapa diantara mereka yang merupakan seorang maknae. Kenapa Jisu yang notabene satu tahun lebih tua dari Jiwon selalu merasa bergidik ngeri saat Jiwon mengancamnya.
“Hyunwoo, kau masih tetap akan mendekati model itu setelah melihat perjalanan cinta Jisu?”, tanya Daehyun tiba - tiba mengganti topik pembicaraan.
Mereka sudah bersiap untuk latihan di posisi masing - masing. Jiwon, Jiwoo, dan Jisu sedang mengatur instrument mereka sementara Hyunwoo sudah siap sejak tadi.
Karena itu, Daehyun memilih untuk mengajaknya bicara.
“Oh? Hyunwoo hyung sedang mendekati seorang model? Yang benar saja?”, tanya Jiwon kaget.
“Kau serius saja menyetel instrument mu.”, kata Jiwoo menyela pertanyaan Jiwon.
Alih - alih menjawab, Hyunwoo hanya mengangkat bahunya.
“Hyung, kau tidak mendekati seseorang? Aku tidak sengaja mendengar obrolan trainee, kau sedang PDKT dengan aktris bernama Jang Hyun Joo (장현주). Benarkah?”, tanya Hyunwoo.
“Eeh? Jang Hyun Joo? Aktris yang sedang naik daun itu?”, tanya Jiwon lagi - lagi merasa tertarik dengan pembicaraan para hyungnya.
__ADS_1
“Oh? Aku baru tahu kalau aku PDKT dengannya? Siapa tadi namanya?”, tanya Daehyun seperti orang yang tidak punya ide sama sekali kalau gosip tentangnya sudah beredar di antara para trainee.
“Aku dengar manajemen justru sedang membuat team khusus untuk melindungi privasi para artisnya. Kalian tidak mendengar apapun tentang berita ini?”, tanya Jiwoo melemparkan topik lain.