
Daeun berjalan keluar apartemen melewati lobby bagian depan. Tidak ada yang mengetahui bagaimana wajahnya karena dia baru beberapa kali muncul bersama Daehyun. Sehingga, Daeun tidak begitu khawatir.
Lagipula, berjalan dengan cara sembunyi - sembunyi hanya akan membuat dirinya terlihat lebih mencurigakan. Lebih baik melangkah dengan penuh percaya diri. Beberapa orang wartawan sempat melirik - lirik ke arah Daeun.
Beruntungnya, mereka melakukannya pada semua orang yang keluar dari apartemen ini. Daeun mengetahuinya setelah menoleh ke belakang dan mengamati kalau mereka memang sedang mencari wajah - wajah tertentu. Wajah siapa lagi kalau bukan Daehyun.
Saat konser, press conference, dan aktivitas Daehyun atau Triple Kill lainnya, wartawan yang muncul tidaklah sebanyak ini. Tetapi, begitu Daehyun tersangkut masalah, semua mengerubuhninya seperti semut.
‘Semoga Daehyun tidak membuka sosial media, internet, atau apapun itu.’, ucap Daeun sambil mencoba membuka ponselnya kembali.
Hah, orang seperti itu bisa mendapatkan aktor rookie terbaik? Mereka pasti bercanda.
Wah.. apa semua anak band begitu? Pantas saja, agensi langsung memungut mereka dari jalanan.
Narkoba? Pelecehan? Pembullyian? Setidaknya pilih salah satu, kenapa mengambil semuanya?
__ADS_1
Aku tidak percaya dibalik wajahnya, dia bisa bersikap seperti itu
Wah.. kasihan sekali Hyun Joo. Dia kan sangat polos.
Setelah acara kemarin dia tidak menampakkan wajahnya. Mungkin dia sudah kabur.
Dia pasti tidak akan pernah bisa kembali ke dunia entertainment lagi.
Apa yang agensinya lakukan? Kenapa orang seperti itu bisa debut. Jangan - jangan dia sudah sejak masa sekolah menggunakan narkoba.
Daeun menggeleng - gelengkan kepalanya melihat berbagai jenis komentar yang ada di layar ponselnya. Semua orang menunjuk jari mereka pada Daehyun. Terlepas apakah mereka kenal sebelumnya dengan Daehyun atau tidak. Terlepas mereka tahu siapa itu band Triple Kill dan bagaimana mereka, semua nampak menjadikan Daehyun tersangka bahkan sebelum pernyataan resmi keluar dari kedua belah pihak.
Hanya dengan sebuah kabar di media dengan menggunakan satu video yang dipotong. Daehyun kini sudah menjadi headline news dimana - mana.
Daeun yang saat itu melangkahkan kakinya ke sebuah jalan besar di persimpangan, bisa melihat dengan jelas wajah Daehyun terpampang di billboard - billboard. Hal yang membuat Daeun semakin tidak percaya dengan apa yang dilihatnya adalah video itu melabeli Daehyun dengan predator.
__ADS_1
Di mini market, semua orang juga hampir mengobrolkan hal yang sama setelah melihat tayangan berita di TV yang terdapat dalam minimarket tersebut. Entah mereka kenal siapa Daehyun atau tidak, tetapi mereka sudah mengeluarkan komentar - komentar negatif dan seolah menjadi yang lebih tahu tentang siapa Kang Daehyun dibandingkan Daehyun sendiri dan orang terdekatnya.
************
Daeun kembali ke apartemen. Kali ini, dia memilih jalan masuk yang berbeda. Melihat media tidak henti - hentinya mengepung apartemen membuat Daeun kesal. Saat ini, tidak ada yang bisa melindungi Daehyun.
Pria itu bahkan tak bisa keluar selangkahpun karena khawatir ada yang berhasil masuk dan menyambangi apartemennya. Sekarang, Daehyun dan pihak agensi bukan hanya khawatir dengan media tetapi juga fans Jang Hyun Joo.
Pagi tadi saat Daeun belum menghampiri apartemen Daehyun, mereka yang berdiri di depan hanya terdiri dari media saja. Tiba - tiba sekarang, beberapa fans Hyun Joo mulai berdatangan dengan memegang spanduk yang berisi kalimat dan label menyakitkan.
Beruntung, sampai saat ini Daeun belum menemukan ada wartawan yang menyelinap masuk. Dia kembali ke unit apartemen Daehyun dengan aman. Daeun menekan bel karena dia tidak mengetahui password apartemen milik Daehyun.
Selagi menunggu Daehyun membukakan pintu, Daeun melayangkan pandangannya pada unit di seberang, apartemen milik Hyun Joo.
Tak lama pintu terbuka dan Daehyun tidak ada disana.
__ADS_1
‘Uh?’, Daeun bingung kenapa Daehyun tak ada di depan pintu. Padahal dia yang baru saja membukanya.