Perjalanan Cinta Seorang Idol

Perjalanan Cinta Seorang Idol
Episode 63


__ADS_3

“Kita akan mengambil beberapa pose grup terlebih dahulu, kemudian Daehyun akan masuk bergabung.”, ujar sang fotografer kepada Daehyun dan juga model perempuan yang berasal dari Idol Group Sakura.


“Baik.”, para Idol group tersebut menjawab dengan kompak sambil memberikan ekspresi riang.


‘Hah… sampai kapan aku harus mengeluarkan ekspresi yang tidak mewakili apa yang aku rasakan. Jika aku tidak tersenyum. Para Unni ini pasti akan men strap dan mengintrogasiku selama berjam-jam.’, dibalik senyuman riangnya, Kang Byeol hanya bisa mengungkapkan perasaan sebenarnya dengan bergumam dalam hati.


Beberapa kali sepasang matanya menangkap Daehyun yang baru saja datang dari ruang gantinya mengenakan outfit ala orang kantoran lengkap dengan outer berwarna senada.


Daehyun tidak terlalu membalas tatapan mata Kang Byeol karena dia sedang sibuk berbicara dengan Daeun. Mereka masih berdebat tentang pembicaraan mereka di ruang ganti beberapa menit yang lalu.


“Kau akan mentraktirku kalau kau kalah.”, ucap Daehyun yang masih saja tidak mau kalah sambil berusaha memasangkan kancing lengan bajunya.


“Sini.”, kata Daeun menawarkan bantuan karena sedari tadi Daehyun tampak tak bisa melakukannya dengan baik.


“Aku bisa sendiri.”, Daehyun bersikap kekanak - kanakan dengan menarik kembali lengannya yang berusaha dipegang oleh Daeun.


“Sini. Sebentar lagi kau akan melakukan pemotretan. Memangnya kau memanajeri dirimu sendiri.”, Daeun sedikit menegaskan suaranya sehingga Daehyun yang terkejut tak bisa berkata - kata.


Di tangan Daeun, pekerjaan yang sudah hampir 10 menitan Daehyun lakukan langsung selesai dan rapi. Daeun juga nampak merapikan dasi kemudian memukul - mukul sedikit bahu Daehyun untuk memastikan tidak ada debu yang menempel disana.


“Sudah tampan?”, tanya Daehyun.


Dia sepertinya sudah lupa bahwa sepersekian detik yang lalu, mereka masih berdebat panjang satu sama lain.


“Cih… tadi kau mengata - ngataiku.”, ucap Daeun sambil mengeluarkan senyumnya.


“Aku bukan tipe pendendam sepertimu. Sepersekian detik aku sudah bisa melupakan pertengkaran kita. Jadi, kau tidak merasa mengetuk pintuku sebelum Kang Byeol masuk?”, tanya Daehyun sekali lagi ingin memastikan.


“Memangnya aku tidak ada kerjaan. Aku membelikanmu makanan agar kau bisa makan dengan baik tanpa harus takut tentang dietmu.”, balas Daeun.


“Hn. Baiklah kalau begitu. Oiya, tolong jaga ponselku. Jika Hyun Joo menghubungiku, langsung berikan kode. Aku harus mengangkatnya.”, ucap Daehyun memberikan perintah pada Daeun.


“Wanita itu siapa? Managernya ya?”, tanya salah satu anggota girlgroup Sakura.


“Mereka terlihat dekat sekali.”

__ADS_1


“Mungkin managernya. Wanita? Dia masih kecil. Lihat saja penampilannya. Mungkin lebih cocok disebut gadis. Bahkan mungkin dia lebih muda dari kita.”


“Tidak mungkin. Dia seusia kita, kok.”


“Terserah kau saja. Oiya, Byeol, kau mengenal Daehyun? Aku beberapa kali melihatmu berbicaya dengannya.”, tanya salah satu anggota Sakura yang lebih tua pada Kang Byeol.


‘Kenapa dia memanggilku lagi, sih. Padahal aku sudah menunjukkan ketidaktertarikanku pada pembahasan tentang Daehyun.’, ucap Kang Byeol dalam hati.


“Ha-ha.. Tidak. Aku tidak mengenal Daehyun sebelumnya. Hanya kebetulan bertemu di backstage saja. Aku juga baru - baru ini mengenalnya. Mungkin unni melihatku secara kebetulan.”, jawab Kang Byeol berusaha untuk tidak mencari masalah.


“Daehyun-shi. Apakah kau sudah siap?, tak lama fotografer langsung memanggil Daehyun untuk maju dan memulai pemotretan.


Di tema kali ini dia akan seperti model pria yang dikelilingi oleh para model wanita. Konsep ini untuk memberikan spotlight pada outer pria yang sedang dikenakan oleh Daehyun saat ini. Lebih tepatnya, model perempuan hanya aksesoris untuk memberikan eksposur yang lebih kuat pada tema outer pria.


Konsep ini juga bisa memberikan motivasi agar para pria tertarik dengan outer musim dingin ini.


“Okay, Daehyun-shi bisa duduk di tengah dan para member mengelilingi sambil berpose.”, ucap Fotografer memberikan arahan. Para stylist, make up artist dan juga asisten dengan sigap melakukan apa yang menjadi tanggung jawab mereka.


“Oke.. bagus sekali. Iya seperti itu. Daehyun-shi bagus sekali. Oke para member Sakura, jangan malu - malu. Okay, kekiri sedikit, baik. Okay.”, fotografer sangat bersemangat mengambil foto ini karena konsepnya memang sangat fresh.


“Boleh satu orang dari member Sakura untuk menemani Daehyun? Oke kau yang disana. Maaf siapa namamu?”, tanya fotografer tersebut.


“Oh?”, respon Kang Byeol yang ternyata dialah yang ditunjuk oleh sang fotografer.


“Ya.. kamu.”, jawab fotografer tersebut.


Beberapa pasang mata dari member lainnya langsung menghiasi pemotretan tersebut.


‘Ah… kenapa aku lagi.’, ucap Kang Byeol yang sudah bisa membayangkan bagaimana respon para unni di group tersebut.


“Okay, aku akan mengambil beberapa foto kalian berdua untuk mengakhiri pemotretan hari ini.”, ucap sang fotografer.


“Bisa lebih dekat sedikit.”, lanjut sang fotografer.


“Okay, apa aku boleh?”, Daehyun tidak benar - benar memegang pinggang Kang Byeol.

__ADS_1


Dia hanya melingkarkannya sehingga seolah - olah di kamera dia sedang memegang pinggangnya. Namun, untuk hal standar seperti ini pun, Daehyun meminta izin pada Kang Byeol terlebih dahulu.


“Hn.”, ucap Kang Byeol yang sedikit tersebut dengan sopan santun dari Daehyun.


Terakhir mereka bertemu adalah saat SMA. Ketika itu, orang tua Daehyun pindah ke luar negeri dan Daehyun tidak tinggal di area apartemen yang sama dengannya lagi. Hubungan mereka sudah tidak terlalu dekat sejak memasuki usia SMA karena Daehyun berada di kelas yang berbeda.


Selain itu, dia juga sering tidak berada di sekolah. Ditambah lagi, Daehyun digandrungi banyak siswa perempuan saat itu. Kang Byeol memilih untuk tidak begitu akrab dengannya agar tidak mendapatkan masalah.


“Apa aku boleh mendekat sedikit. Sepertinya pose seperti ini lebih bagus.”, ujar Daehyun memastikan agar Kang Byeol tetap nyaman berada di dekatnya.


“Hn.”, jawab Kang Byeol singkat.


Alasan kenapa dia tidak bisa menjawab lebih dari satu kata adalah sekarang jantungnya berdetak lebih kencang dibandingkan dengan biasanya. Padahal, dia sudah mewanti - wanti dirinya agar tidak bersikap seperti itu saat melakukan pemotretan bersama Daehyun.


Dia seperti terdiri dari dua kepribadian. Segera setelah dia mendengar dari manager mereka bahkan member Sakura akan melakukan pemotretan khusus bersama salah satu member Triple Kill, Kang Byeol langsung berharap kalau orang itu adalah Daehyun.


Managernya tidak memberi tahu siapa anggota Triple Kill yang dimaksud. Kang Byeol juga tidak berniat bertanya karena itu pasti akan menarik perhatian para unni di grupnya.


Saat sampai di lokasi pemotretan dan melihat yang ada disana adalah Daehyun, dia malah langsung menghampirinya dan meminta pria itu untuk tak terlalu bersikap mengenalnya. Padahal, dalam hati dia sangat senang begini.


“Kau gugup? Tenang saja. Kau sudah cantik. Yang perlu kau lakukan hanya berpose.”, ucap Daehyun memberikan dukungan pada Kang Byeol.


Dengan jarak sedekat itu, Daehyun bisa mendengar detak jantung Kang Byeol yang cepat. Ritme nafasnya juga lebih berat dan matanya tidak memandang ke segala arah. Daehyun khawatir, Kang Byeol terkena panic attack.


Padahal, yang sejatinya terjadi adalah dia begitu gugup berada sedekat ini dengan Daehyun.


“Tidak. Aku tidak gugup.”, ucap Kang Byeol dengan sangat yakin.


“Hm.. baiklah. Kalau begitu maafkan aku.”, ucap Daehyun sebelum akhirnya memegang rambut belakang Kang Byeol dan berpose seolah akan menciumnya, padahal jaraknya tetap dia batasi agar bibir mereka tak saling bersentuhan. Selanjutnya adalah urusan editor.


“Wah.. bagus sekali. Daehyun-shi. Aku tidak menyangka selain bernyanyi, ternyata kau juga punya bakat di modelling. Apa kau belajar seperti ini saat trainee?”, tanya sang fotografer menghampiri Daehyun segera setelah pemotretan selesai.


“Ah-ha.. Tidak - tidak. Aku tidak pernah mengikuti kursus tertentu. Triple Kill juga tidak menjalani masa trainee seperti yang lain. Kami band sekolah yang langsung dikontrak.”, jelas Daehyun sambil berjabat tangan dengan sang fotografer.


“Next project, aku ingin melakukannya denganmu lagi.”, ucap Fotografer itu menawarkan.

__ADS_1


“Tentu saja. Suatu kehormatan untukku. Ah.. Kang Byeol dan member Sakura lainnya juga sudah bekerja dengan sangat keras”, ucap Daehyun.


Dia juga tidak lupa menyorot para anggota Sakura di depan sang fotografer.


__ADS_2