
“Ceritakan padaku. Kau sedang berkencan dengan siapa?”, tanya Ji Woo begitu mereka sampai di dalam mobil.
Kali ini, perjalanan di sponsori oleh Ji Woo karena Daehyun memilih meninggalkan mobilnya di gedung agensi. Dia berencana untuk kembali nanti. Mereka hanya makan siang di tempat yang masih terbilang dekat. Pergi dengan dua mobil berbeda hanya akan membuang - buang tenaga saja.
“Daehyun! Kau tidak mau mengatakannya padaku? Kau juga harus mengatakannya pada member yang lain. Kita satu tim. Kau tidak bisa menyembunyikannya. Kau tidak berpikir kami kemudian akan membocorkannya ke media, kan?”, ucap Ji Woo membuat ekspresi wajah Daehyun sedikit berubah.
“Ji woo-ah.. Mana mungkin aku berpikir seperti itu. Aku hanya masih belum tahu bagaimana cara memberitahunya.”, kata Daehyun sambil tersipu malu.
Jiwoo terkejut melihatnya dan menggetarkan tubuhnya karena geli dengan ekspresi Daehyun.
“Kalau fans mu tahu kau tidak se-cool itu, mungkin mereka akan kecewa. Ha - ha.”, ucap Jiwoo tertawa terbahak - bahak.
“Jadi siapa?”, tanyanya sambil memasang seatbelt.
Mereka akan segera meluncur ke jalan untuk kembali ke agensi. Daehyun juga melakukan hal yang sama. Jiwoo membuka kaca mobilnya untuk mengucapkan terima kasih pada orang yang berjaga.
“Jang Hyun Joo.”, ucap Daehyun singkat, padat, dan jelas.
“Eh?”, Jiwoo langsung menghentikan laju mobilnya dan membuat petugas di depan kaget.
“Kau sedang bercanda? Maksudku, aku juga hanya bercanda saat mengatakan kau mungkin sedang berkencan dengan Jang Hyun Joo. Jadi, itu benar? Kau benar - benar sedang berkencan dengannya?”, tanya Jiwoo.
Dirinya tidak sadar kalau petugas sedang berjalan ke arahnya. Mereka sedang makan di salah satu tempat dimana ada banyak outlet disana. Sehingga, parkirannya juga memiliki petugas khusus karena banyaknya kendaraan yang parkir di area ini.
Tok tok tok
Pintu kaca mobil Jiwoo kemudian diketuk.
“Ahjussi. Aku minta maaf, aku akan berhati - hati. Aku hanya terkejut.”, ucap Jiwoo seolah sudah mengetahui pertanyaan apa yang akan dilontarkan oleh petugas tersebut.
“Hati - hati. Kau bisa membahayakan orang lain. Kau sedang tidak minum, kan?”, ucap pria paruh baya itu memastikan kondisi keduanya.
Banyak sekali orang mabuk yang memaksakan diri untuk tetap menyetir dan malah menimbulkan kecelakaan fatal.
__ADS_1
“Tidak.. Tidak. Kau tenang saja. Kami hanya makan dan minum soda. Tidak mengkonsumsi alkohol.”, ujar Jiwoo segera mematahkan dugaan pria tersebut.
Pria itu juga tidak mencium aroma alkohol di dalam mobil sehingga dia mengangguk dan melambaikan tangan memberikan tanda kalau Jiwoo bisa melanjutkan perjalanannya.
“Yaaa… kau sampai terkejut seperti itu. Itu kenapa aku bingung bagaimana mengatakannya pada kalian. Kau yang tenang seperti gunung es saja terkejut, bagaimana dengan member yang lain. Apalagi Jisu. Aku yakin dia akan berlari ke semua lorong agensi dan meneriakkannya. Ah.. memikirkannya saja sudah membuatku gila.”, ucap Daehyun menutup wajahnya dengan sebelah telapak tangannya.
“Tunggu. Bagaimana Daeun bisa mengetahuinya? Aku belum memberitahunya. Kami baru jadian beberapa hari yang lalu dan dia sedang tidak berada di lokasi syuting. Seharusnya yang tahu hanya aku dan Hyun Joo saja.”, ucap Daehyun.
“Bukankah kau bilang Lee Daeun adalah anak buah Bokman hyung. Mungkin saja sebenarnya dia sudah mencium atau bahkan memiliki bukti kalian berkencan.”, kata Ji Woo yang sedang menyetir memecah kemacetan.
“Aku rasa tidak. Hal ini benar - benar hanya aku yang tahu.”, gumam Daehyun.
“Terlepas dari itu semua, aku sangat menghormatimu. Bagaimana bisa kau berkencan dengan aktris muda paling hot tahun ini. Aku tidak tahu bagaimana reaksi media jika mereka mengetahuinya.”, komentar Jiwoo.
“Kami memutuskan untuk berkencan diam - diam terlebih dahulu. Drama kami baru saja mulai proses syuting. Aku kira bukan waktu yang tepat untuk membuat berita kencan publik.”, kata Daehyun.
“Bukankah bagus. Kalian kan pasangan di drama itu. Kalau akhirnya kalian berkencan, bukankah makin banyak yang akhirnya nanti akan melihat drama tersebut.”, balas Jiwoo.
“Itu skenario terbaiknya. Bagaimana jika ada yang menghujatku. Mungkin saja ada yang akan mengatakan aku sedang memanfaatkan Hyun Joo untuk mendapatkan peran itu. Aku vokalis band dan kemudian tiba - tiba terjun ke drama. Lalu tertangkap berpacaran dengan pemeran utama wanita. Kau kira semua orang akan berpikir sepertimu.”, sanggah Daehyun.
***********
“Oppa, kau sedang apa?”, tanya Hyun Joo di sambungan teleponnya.
“Yaa. . bukankah terlalu cepat untukmu memanggilku dengan sebutan itu?”, ucap Daehyun sambil membuka lemari es di dalam apartemennya.
Dia menggunakan earbud agar bisa dengan mudah berbicara dengan Hyun Joo di telepon.
“Aku hanya sedang menghibur diriku sendiri.”, balas Hyun Joo.
“Menghibur diri? Memangnya kau kenapa?”, tanya Daehyun.
“Kalau aku mau, aku mungkin sudah terbang menuju unit apartemenmu. Padahal jaraknya hanya 10 cm saja.”, ucap Hyun Joo berlebihan.
__ADS_1
“Bagaimana orang bisa lewat hanya dengan 10 cm saja. Jarak unitmu denganku setidaknya 3-4 meter.”, kata Daehyun membenarkan.
“Itulah. Aku membenci Yura eonni.”, kata Hyun Joo memarahi managernya dengan mimik suara yang dibuat manis.
“Kau sudah memberi tahu Yura nuna?”, tanya Daehyun terkejut.
Sangat cepat. Pergerakan Hyun Joo sangat cepat. Padahal Daehyun jelas - jelas mengatakan untuk merahasiakannya dari siapapun.
“Aku tidak punya pilihan lain selain mengatakannya pada Yura eonni. Dia terus saja mengatakan kalau kau tidak memiliki perasaan yang sama denganku.”, kata Hyun Joo curhat.
“Hyun Joo-ah.. Apa kau juga mengatakannya pada Daeun?”, tanya Daehyun.
Seketika ekspresi wajah Hyun Joo langsung berubah. Meskipun dia sudah mendengarnya langsung dari Daeun kalau tidak ada apa - apa diantara mereka, tapi tetap saja, dia merasa terganggu dengan fakta kalau Daehyun kerap menanyakannya.
“Hn.”, jawab Hyun Joo.
“Hm.. ternyata kau yang memberitahunya.”, ucap Daehyun dengan nada datar.
“Kenapa? Apa aku membuat kesalahan?”, tanya Hyun Joo.
“Tidak, kau tidak berbuat kesalahan sama sekali.”, balas Daehyun.
Kring Kring Kring
‘Ah… laki - laki ini, kenapa dia menghubungiku lagi.’, kata Hyun Joo saat di ponselnya tertera nama Hyuk Jae.
“Daehyun-shi, kau pasti ingin istirahat. Maaf kalau aku mengganggumu. Kalau begitu sampai bertemu besok di lokasi syuting. Muach.”, ucap Hyun Joo bahkan memberikan kecupan pada ponselnya.
Mata Daehyun langsung membulat terkejut.
‘Apa dia memang se-agresif itu.’, tanyanya bingung.
Sampai sekarang, Daehyun masih bertanya - tanya mengapa dia menerima pernyataan cinta dari Hyun Joo beberapa hari yang lalu. Dia memang kagum dengan Hyun Joo sebagai seorang aktris muda yang berbakat. Apalagi dia juga sangat cantik. Dia tertarik untuk mengenal gadis itu lebih dalam dan berniat untuk berteman.
__ADS_1
Namun, siapa sangka gadis itu justru memiliki perasaan lebih padanya. Daehyun juga bukan tidak tertarik, hanya saja dia berpikir ini terlalu cepat. Tetapi, sudah saatnya dia juga menjalin hubungan dengan seseorang agar hidupnya tidak melulu soal pekerjaan. Akhirnya tanpa Daehyun sadari, dia sudah menerima pernyataan cinta gadis itu.
Di sisi lainnya, Hyun Joo menghela nafas sebentar sebelum kemudian mengangkat telepon dari Hyuk Jae. Dering telepon itu sebelumnya sempat berhenti, namun tak lama kemudian kembali.