Pernikahan Kontrak Ailin

Pernikahan Kontrak Ailin
Kalian Sudah Bercerai.


__ADS_3

     Rasa percaya diri yang tadi bertahan indah di dalam benar Rena saat ini hancur seketika saat tamparan kasar Radja mulai menyentuh pipinya, bahkan tamparan tersebut sampai


membuat wanita itu membuang paksa pandanganya. Terlihat Rena mnedengus kesal karena Radja lebih berpihak pada Ailin dari pada dirinya.


     Semua orang yang tadi sangat geram dengan apa yang wanita itu lakukan langsung menarik salah satu senyumannya mereka semua sangat puas saat Radja sendiri yang memberikan wanita murahan itu pelajara. Lihatlah itu wajah Rena terlihat memerah seperti tomat, itu menandakan jika wanita itu sangat marah dan juga malu atas apa yang


di lakukan oleh Radja.


Rena menyapu wajah semua orang yang ada dihadapannya itu satu persatu. Wajah mereka semua terlihat sangat bahagia melihat penderita yang Rena alami bahkan kebencian dari wajah Ailin dan juga Sani begitu terlihat sangat nyata saat tatapan sinis mereka membuat Rena semakin terhina dan tak memiliki harga diri lagi.


     “Mas aku istrimu, kau tega sekali melakukan ini padaku. Wanita itu masih berusaha merayu Radja.


    “Apa telingamu itu tuli, penghulunya tadi adalah palsu berarti kau bukan istriku! Wanita jalangg sepertimu tak pantas bersamaku.” Pria itu bicara dengan nada suara terdengar


lantang dan hal tersebut membuat Rena bergidik ketakutan di buatnya.


     “Tapi Mas,”


     “Pengawal usir wanita jalaang ini dari hadapanku, kelak jangan sampai wanita ini menginjakkan kakinya lagi di hadapanku!”


      Setelah mendapatkan printah dari majikannya barusan para pengawal langsung menyeret paksa Rena keluar dari rumah itu. Rena terus menyerukan nama Radja agar pria

__ADS_1


itu mau memaafkannya tapi percuma trik itu kini sudah tidak berhasil lagi.


       Kini Rena sudah pergi tinggal Radja, Wenda, Ailin, Sani, Adam dan juga Pak Ray di rumah itu karena semua pelayan sedang berada di dapur.


       Radja baru menyesali jika apa yang dia lakukan sebelumya adalah sebuah kesalahan besar yang tidak bisa di maafkan bagaiman mungkin dia bisa jatuh hati pada wanita


seperti itu. Bahkan Radja semakin menyesal saat dia mengingat kemarin malam


menampar pipi istrinya, istri yang selama ini selalu menyiapkan kebutuhannya dan istri yang begitu baik hati, telah dia sia-siakan demi waniat seperti Rena.


     Radja mendekati Ailin yang sedang menundukkan pandangannya namun Adam segera menaruh Ailin dalam dekapannya seolah pria itu tak ingin jika sampai Radja menyakiti lagi hati wanita yang dia cintai. Radja mulai menyatuhkan alisnya dia sangat


terganggu melihat istrinya di sentuh oleh pria lain.


      “Apa kau lupa dengan surat cerai yang kau sudah kau sobek tadi?” Adam bicara dengan menarik salah satu alisnya sinis. “Aku sudah pernah memberikanmu kesempatan satu kali


untuk menjaga dan selalu mencintainya namun kau sia-siakan. Sekarang biarkan


aku menjaganya dan dapat aku pastikan kebodohanmu itu tak akan pernah aku


ulangi!” Kedua pria itu saling beradu pandang sesaat mereka menatap dengan tatapan

__ADS_1


membunuh bahkan tak ada satupun dari mereka yang bergeming dari pandanganya.


       “Aku tidak bisa melepaskannya.”


    “Tapi aku tidak bisa kembali lagi padamu Mas, hatiku sudah terluka dan hancur kini tidak ada lagi yang tersisah dari hubungan kita selain rasa sakit dan juga kepedihan yang


akan selalu membekas di hatiku.”


Ailin menyambar ucapan Radja karena wanita itu tidak ingin jika kedua pria itu bertengkar.


       “Nak, biarkan Ailin hidup bahagia dengan


pilihanya karena kalian sudah resmi bercerai saat ini,” Wenda menimpali ucapan Ailin barusan.


    Sebenarnya Wenda sangat sedih namun harus bagaimana lagi karena Ailin sudah cukup terluka dan sangat tidak adil bagi wanita itu jika terus mengalah hanya demi seorang pria yang tak pernah mengangap kehadiranya.


     Pak Ray dan juga Sani masih dia dengan melihat apa yang sedang terjadi di hadapan mereka saat ini sedangkan Adam menaruh Ailin di belakang punggungnya dan tanpa menolak Ailin hanya diam saja dengan apa yang Adam lakukan, karena wanita itu tau dengan sangat yakin jika pria yang ada di hadapanya saat ini tak akan setega suaminya


yang bisa melukainya kapan saja. Sedangkan Radja semakin geram dengan apa yang di lakukan oleh Ailin karena wanita itu malah berusaha menghidarinya.


    “Menjauhlah dari istriku, Adam!”

__ADS_1


    Buukkkk. . .


__ADS_2