Pernikahan Kontrak Ailin

Pernikahan Kontrak Ailin
Part 28


__ADS_3

Keren menghentikan langkahnya tepat dihadapan Radja, "Kamu ternyata tau diri juga ya! ******* berwajah polos beraninya kamu mendekati kekasihku saat aku tidak ada!" Maki keren pada Ailin. keren terus mencecarnya dengan kata-kata makian super pedas bahkan lebih pedas dari cabe rawit.


Ailin hanya bisa menundukkan wajahnya karna malu bercampur emosi dengan makian Keren barusan, Ailin bahkan tak mencoba membela dirinya karna Keren akan semakin marah dan terus menyudutkannya dengan makian yang lebih kejam dan sadis lagi.


"Diam! Dan cepatlah duduk di sampingku sayang." Ucap Radja sembari menepuk ruang kosong yang ada disampingnya.


"Sayang, kau tidak mengajakku pergi ke Club! Tapi malah mengajak wanita tidak tau diri ini!" Sindir Keren pada Ailin, sembari melirik tajam kearah Ailin.


Adam segera duduk di samping Ailin dan Deni yang sedang merasakan kebingungan akan drama yang sedang berlangsung live dihadapannya itu.


Kenapa Radja malah menikahi Ailin wanita yang baru dia kenal? Padahal sudah jelas Radja memiliki Keren! Begitu kira-kira arti dari sorot mata Deni menatap Radja dan Ailin bergantian.

__ADS_1


"Hei, Keren apakah kamu tidak tau jika Ailin dan Radja telah menikah?" Tanya Deni yang merasa kephoo akan drama yang dia lihat sekarang.


Mata Keren seketika meloto dan dia mengarahkan pandangannya pada Ailin dengan tatapan membunuh, Ailin hanya bisa menundukkan kepalanya dia membisu seribu bahasan. Keren segera beralih menatap Radja yang terlihat tenang sembari menikmati rokok yang ada ditangannya. Radja hanya menganggukkan kepalanya saja saat Keren meminta penjelasan padanya. Dan Keren mengerti akan anggukan kepala Radja barusan Keren langsung berdiri kasar dari duduknya dan dia menjambak rambut Ailin dengan kuat hingga Ailin meringis kesakitan. Dia merasa sakit yang teramat sangat di bagian kepalanya.


"Aku sudah tau niatmu sejak awal dasar pelakor! Kau tak lebih dari wanita ****** yang hanya di buat Radja sebagai penghias ranjang dan kau akan segera dibuang ketika dia bosan!" Keren terus mencecar Ailin dengan kata-kata makian namun Ailin hanya diam tak membalas sepatah katapun.


Radja hanya diam melihat Ailin diperlakukan seperti itu, Namun Adam mencoba melerai pertengkaran yang sedang terjadi itu. Adam tidak tega melihat Ailin disiksa seperti itu. Bahkan Deni dan sahabat Radja ikut menenangkan Keren namun percuma mereka tidak berhasil melakukannya. Karna wanita yang sedang merasakan cemburu tidak bisa dipadamkan emosinya begitu saja.


Tangan Keren menyambar kasar botol anggur yang ada di atas meja itu, dia hendak memukulkannya pada Ailin.


Radja mengambil kasar botol anggur yang ada di tangan Keren dan dia segera melemparnya kelantai dan ruangan yang terlihat ramai itu seketika berubah menjadi hening Orang-orang yang tadi sibuk berpesta dan bersenang-senang itu menghentikan aktivitasnya dan menatap kearah keramaian yang ada didalam ruangan itu.

__ADS_1


"Hentikan! Jangan berani menyentuhnya lagi!" Teriak Radja pada Keren sembari menyatuhkan alisnya.


Radja mendorong tubuh Keren kasar hingga wanita itu jatuh terduduk di sofa dengan rasa tak percaya karna lagi-lagi Radja membelah Ailin dari pada dirinya. Radja menarik tangan Ailin dan menutup tubuh Ailin dengan mantel yang dia bawa. Radja merapikan rambut Ailin yang berubah menjadi acak-acakan. Radja melihat mata yang basah dan ketakutan di mata Ailin membuat hati Radja seakan tak tega melihat penderita Ailin saat itu.


"Sayang, dia merebut mu dari ku! Dasar wanita muraha,"


"Jaga bicaramu Keren! Dia istriku." Sela Radja memotong ucapan Keren. Sangat terlihat wajah Radja berubah menjadi semakin merah padam karna sikap kasar Kekasihnya itu.


"Adam, bereskan masalah ini!" Perintah Radja sembari memeluk tubuh Ailin dan dia mulai pergi meninggalkan kekacauan itu. Setelah Radja dan Ailin pergi pesta yang sempat tertunda itu akhirnya berlanjut kembali.


Keren terlihat marah dia bahkan menghabiskan anggur yang ada di gelasnya dengan satu kali tegukan saja. Keren minum begitu banyak karna dia merasa marah dengan perubahan sikap Radja yang berubah menjadi kasar padanya sejak bertemu dengan Ailin.

__ADS_1


"Jangan minum terlalu banyak keren!" Ucap Deni sembari menyambar gelas yang di pegang oleh Keren.


"Kembalikan, hanya ini yang bisa membuatku tenang." Ucap Keren sembari mengambil balik gelas yang di pegang oleh Doni.


__ADS_2