Pernikahan Kontrak Ailin

Pernikahan Kontrak Ailin
Menemukan Kebahagiaan.


__ADS_3

 


"Ailin aku begitu bahagia, Terimakasih karena kau sudah mempercayakan hatimu untuk ku jaga," Adam bicara dengan mengandeng tangan Ailin.


"Kak, aku yang berterimakasih karena kau sudah menemani aku di masa yang paling sulit dalam hidupku." Ailin melangkah bersama Adam masuk ke dalam gedung.


Wajah tersipu malu mulai terlihat dari keduanya, Ailin sangat bersyukur karena menemukan pria yang baik seperti Adam. Pak Ray dan juga Saji tersenyum lebar saat melihat Adam dan juga Ailin bergandengan tangan. Bahkan Radja dan juga Holly juga ikut merasa bahagia karena akhirnya Ailin menemukan pendamping yang akan menjaganya.


 


 


"Mas lihatlah mereka sangat cocok kan? Aku tau kau masih memiliki perasaan pada mbak Ailin," ucap Holly dengan mimik wajah kelihatan bersedih.


menaruh tangannya di pundak Holly, "Tapi sekarang aku sudah memiliki kamu sebagai pendampingku." Sorot mata pria itu terlihat bersungut\-sungut saat mengucapkannya.


"Terimakasih Mas," ucap Holly dengan memeluk tubuh kekar suaminya itu.

__ADS_1


 


. Sebenarnya Radja merasa sedih dan juga cemburu karena melihat mantan istrinya bersama dengan pria lain, namun Radja merelakan semuanya karena Ailin pantas bahagia sebab Radja juga sudah memulai hidup barunya dengan Holly beberapa bulan lebih awal dari Ailin.


 


Pak Ray dan Sani berjalan mendekati Ailin dan juga Adam yang juga berjalan kearah mereka berdua.


"Sayang apa kau mencium bau sesuatu?" tanya Sani pada suaminya dengan melirik ke arah Ailin.


"Bau harum dari ruangan ini, karena sudah di semprot pengharum ruangan sebelum kita melakukan resepsi di hari ini," tanya Pak Ray dengan jujur sebab dia tidak mengerti dengan ucapan Istrinya tadi.


"Bukan bau itu, tapi bau orang sedang jatuh cinta," ledek Sani dengan mengendus\\-endus ke arah Ailin dan juga Adam bergantian.


Sani membalas apa yang di lakukan oleh Ailin saat awak dia berpacaran dengan Pak Ray. Ailin hanya bisa diam dengan tersipu malu bahkan wajah Adam juga merah seperti tomat karena penantian panjangnya akhirnya berakhir dengan indah.


Radja mengandeng tangan Holly dan ikut mendekat ke arah Ailin dan juga Adam.

__ADS_1


"Adam kau harus menjaganya, kau tidak boleh melakukan apa yang aku lakukan dulu karena aku tidak akan membiarkannya!" nada peringatan terdengar dari ucapan Radja saat itu.


"Apakah kau meragukan rasa cintaku padanya?" Adam bertanya balik.


"Tidak! Aku hanya mengingatkanmu saja," balas Radja dengan mengulurkan tangannya di hadapan Adam.


Adam menyambar tangan Radja dengan cepat mereka berpelukan sesaat. Holly memeluk Ailin dengan erat memberikan selamat karena dia sudah bisa melupakan semua kenangan pahit yang ada di kehidupannya.


 


Wartawan yang turun hadir dalam acar itu tak melewatkan satu detik lun waktu mereka merekam semua kejadian haru yang ada di depan mereka bahkan para tamu undangan yang turut hadir juga merasa bahagia karena karena akhirnya semua mendapatkan pendampingnya bahkan tanpa ada kebencian.



Jika saja Wenda akan ada di sini wanita paruh baya itu akan bahagia melihat putranya sudah menemukan pendamping ya. Dan juga melihat Ailin seorang wanita selalu dia angap sebagai anaknya sudah menemukan kebahagiaannya namun takdir berkata Lain dia sudah mengambil wanita itu sebelum melihat kebahagiaan ini terjadi.


__ADS_1


Siren sebenarnya sedih karena dia pernah mencintai Adam, namun sebagai seorang sahabat Siren merasa bahagia karena Adam mendapatkan pendamping yang sangat cocok dengannya. Karir Ailin yang begitu cemerlang saat ini di tambah dengan wajahnya yang cantik semakin membuat semua orang berdecak kagum dengan penyatuan Adam dan Ailin.


__ADS_2