
Ailin melihat Keren berdiri didepan depan pintu rumahnya. Tubuh Keren bau alkohol yang sangat pekat bahkan kondisinya sangat acak-acakan Ailin tak mengira wanita yang tadi malam memukulnya habis-habisan itu kondisinya sangat menyedihkan seperti ini. Bahkan makeup Keren terlihat berantakan dia seperti orang gila baru yang ditinggalkan oleh kekasihnya.
Ailin sampai menutupi hidungnya dengan tangan karna tak tahan dengan bau alkohol yang sangat menyengat itu seakan menusuk Indra penciumannya sedangkan satu tangannya lagi masih memegangi pintu rumahnya yang masih terbuka setengahnya saja.
"Ada apa Nona Keren anda sepagi ini datang kemari?." Tanya Ailin dengan nada suara terdengar sopan.
Namun Keren yang masih dipengaruhi alkohol itu langsung mendorong tubuh Ailin hingga Ailin menjauhi pintu. Dan Keren langsung nyelonong masuk kedalam rumah Ailin! Setelah wanita tak tau aturan itu masuk kedalam rumah Ailin.
Mata Keren langsung menyapu seisi ruangan tersebut dilihatnya rumah yang sangat indah dan juga rapi bahkan rumah tersebut memiliki barang-barang yang bisa dibilang tidaklah murah itu. Kenyataan itu semakin membuat Keren terbakar api cemburu yang sangat menyiksa bahkan Keren mulai membuang tas jinjing yang sedari tadi dibawanya di atas sofa.
"Wanita jalan**!" Pangil keren pada Ailin sembari berdiri ditengah-tengah ruang tamu.
Ailin masih berdiri tak jauh dari posisi Keren berada sekarang. Namun Ailin hanya diam menatap Keren karna dia tak merasa jika namanya sedang di panggil jadi Ailin hanya dia membisu seakan enggan menanggapi orang yang sedang mabuk itu.
__ADS_1
"Kau sudah berani mengabaikan panggilanku, hah!" Maki Keren sembari berjalan mendekati Ailin. Keren merasa tersinggung karna Ailin mengabaikan panggilannya barusan.
"Anda tidak memanggil nama saya Nona! Jadi untuk apa saya menjawab." Ucap Ailin dengan suara terdengar lembut, karna Ailin masih menghargai Keren sebagai kekasih suaminya itu.
"Kau memang tidak tau diri!" Maki Keren dengan suara lantang.
"Tolong jaga ucapamu Nona!" Ujar Ailin dengan separuh membentak. Karna Ailin merasa tidak ada yang salah dari Ucapanya itu namun hanya Keren saja uang memiliki perasaan seperti itu terhadapnya.
"hahaha! Apakah Radja menyentuhmu semalam sampai kau berani bicara padaku seperti itu Ailin!" Teriak Keren dengan berjalan sempoyongan sembari hendak menjambak rambut panjang Ailin.
Keren jatuh tersungkur dan dia melihat ada vas bunga yang ada di atas meja. Keren segera berdiri dari posisi duduknya perlahan, Keren berjalan dengan sempoyongan kesana kemari, akhirnya dia sampai juga dia dekat vas bunga itu. "Lihat bagaimana Radja mengusir mu dari rumah ini!" Ancam Keren sembari tangannya meraih vas bunga tersebut.
"Nona, apa yang mau anda lakukan?"
__ADS_1
"Hahaha! Kau takut jadi gelandangan setelah Radja mengusir mu dari sini?!"
"Kumohon Nona Keren, jangan melukai diri anda sendiri!" Pinta Ailin sembari berjalan mendekati Keren.
Ailin tau apa yang akan Keren lakukan pada vas bunga tersebut. Namun terlambat belum sempat keren meraih vas bunga tersebut Keren sudah memecahkan vas yang ada ditangannya itu. Dan Keren segera menggores tangannya dengan serpihan vas bunga yang terburai berantakan dilantai.
Darah segar perlahan mulai keluar dari tangan Keren yang tergores pecahan vas bunga tadi, namun Keren tidak panik karna dia memang dengan sengaja melakukannya. Tersirat senyuman licik dari bibir Keren pada Ailin yang kelihatan kebingungan saat melihat dara segar itu terus menetes hingga jatuh kelantai.
"Radja tolong, Radja tolong! Kumohon tolong aku. Huhuhu Hiks hiks!"
Keren Berteriak-teriak sembari diiringi tangisan modusnya. Dia memangil suara Radja dengan sangat keras hingga menggema didalam ruangan yang sepi itu. Masih pagi namun keren sudah membuat kegaduhan didalam rumah yang biasanya selalu terlihat tenang dan nyaman itu.
Sedangkan didalam kamar Radja langsung tergelak dari tidurnya saat mendengar teriakkan yang memanggil-mangil namanya beberapa kali.
__ADS_1
SETELAH BACA JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE YANG BANYAK YA SUPAYA SAYA BISA SEMAKIN SEMANGAT LAGI UNTUK UPDATE TERATUR ☺️☺️☺️.