Pernikahan Kontrak Ailin

Pernikahan Kontrak Ailin
Bab 25


__ADS_3

2 Jam kemudian.


"Pak Radja, jika tidak ada yang saya lakukan maka saya akan kembali berkerja." celetuk Ailin berdiri dihadapan Radja, tangannya sibuk mengancingkan kemeja Suaminya itu.


Menyentil keras jidat Ailin, "Kelak jika kita sedang berdua jangan memanggilku dengan sebutan itu!"


"Baik!" Sahut Ailin singkat sembari mengosok pelan jidatnya yang mulai terasa nyeri itu.


"Pergilah!" Sahut Radja singkat dengan menatap jidat Ailin yang mulai terlihat merah setelah habis dia sentil kasar tadi.


"Baik sayang." Ucap Ailin sembari beralih mengenakan dasi dileher Radja.


Selesai bicara Ailin segera keluar dari ruangan Radja. semua para perkerja wanita menatap nya dengan sinis mereka sangat penasaran apa yang dilakukan oleh Ailin didalam ruangan Radja selama itu.

__ADS_1


"Hei lihatlah apa yang Ailin lakukan selama kerja di sini." Ucap Kira dengan suara lantang dia sengaja agar semua perkerja mendengarkan ucapannya. Dan trik kotor itu berhasil membuat semua perkerja pria dan wanita menatap kearah Ailin dengan sorot mata seakan sesak melihat sesuatu yang menjijikkan.


"Di pagi hari dia sibuk merayu Pak Adam! Dan di siang hari dia sibuk merayu Pak Radja." Tandas Yaera sembari menatap Ailin dengan menajamkan alisnya.


"Berhentilah menggangguku!" Ucap Ailin singkat sembari menundukkan pandangannya. Ailin tidak menyukai keributan hingga dia lebih memilih untuk menghidari pertengkaran.


Ailin berjalan melewati Kira, Namun tak disangka saat Ailin hendak melewati Yaera! Tiba-tiba wanita itu langsung memajukan satu kakinya dan membuat Ailin jatuh tersungkur ke tanah dan berkas yang ada di tangan Ailin berhamburan dilantai. Dan semua perkerja yang membenci Ailin tertawa puas melihat orang yang mereka benci mendapatkan hukuman ringan.


Sani yang mengetahui akan hal itu segera membantu Ailin berdiri, Sani tak akan pernah membiarkan mereka menindas sahabat baiknya.


"Sani! Pergilah jangan mau bersahabat dengan wanita penggoda sepertinya. Pak Radja sudah menikah dan sahabatmu mencoba menggoda ya." Jelas Yaera mencoba mempengaruhi Sani agar tak berteman dengan Ailin.


"Berteman dengan kami lebih baik, dari pada kamu menjadi teman pelakor sepertinya!" Tuduh Kira yang mencoba mempengaruhi Sani agar tak menjadi teman Ailin lagi.

__ADS_1


"Berhenti bicara dan jangan ganggu Ailin lagi!" Maki Sani sembari hendak melangkah mendorong Kira namun segera dihentikan oleh Ailin.


"Biarkan saja, aku mau ceritakan suatu hal penting padamu saat istirahat nanti." Ujar Ailin sembari menarik paksa tangan Sani untuk mengikutinya.


_ _ _


Ailin dan Sani makan di kantin perusahaan Sani sibuk menghabiskan makanan dalam piringnya dan begitu pula dengan Ailin. Setelah makanan dalam piring mereka habis Ailin menceritakan pada Sani tentang pernikahan rahasianya dengan Radja awalnya Sani tidak percaya karna mengira Ailin sedang bercanda namun saat Ailin menunjukkan secarik kertas bukti sahnya pernikahannya, Sani baru percaya jika Ailin tidaklah berbohong padanya.


"Apa alasannya Pak Radja sampai menikahi mu?"


"Dia tau jika akan dijodohkan oleh ibunya dan dia memintaku menikahinya demi menghindari perjodohan itu."


"Lalu apakah kau tau siapa ibunya? Apakah kau pernah bertemu dengan orang tua Radja?" Tanya Sani mulai kepho dengan status baru sahabatnya itu.

__ADS_1


"Tentu saja aku tidak tau! Ibu Radja terkenal sangat galak jadi dia tak memperbolehkan ku untuk menemui ibunya." Jawab Ailin apa adanya.


"Ini foto Ibunda Radja." Ucap Sani sembari menyodorkan ponselnya pada Ailin namun Ailin menolak untuk melihatnya.


__ADS_2