Pernikahan Rahasia Pak Guru

Pernikahan Rahasia Pak Guru
Cerita Lalu


__ADS_3

“Jadi asisten Maya anaknya Hendri dan Gina ?” tanya Tuan Harry dengan rahang mengeras menahan emosi.


Bersama dengan Adam, Tuan Harry baru saja masuk ke dalam lift.


“Maaf saya lalai karena tidak memastikan latar belakang asisten Nona Maya.”


“Cari tahu lebih detil soal istri Jonathan dan bagaimana posisi pria itu di Yuanyang serta siapa pemilik perusahaan itu saat ini.”


“Baik, Pak.”


“Dan suruh Maya ke ruangan saya sekarang !”


“Baik Pak.”


Tuan Harry langsung menuju ke ruangannya dan menutupnya dengan keras sampai membuat 2 orang sekretaris yang duduk di ruangan itu terkejut. Adam sendiri pergi ke mejanya dan menghubungi Jihan untuk meminta Maya segera datang ke ruangan daddy-nya.


Adam menghela nafas berkali-kali. Ia merasa telah kecolongan oleh Jihan. Perempuan itu masuk lewat jalur nepotisme langsung ke Maya hingga melewati beberapa prosedur resmi di perusahaan.


Di dalam ruangannya Tuan Harry langsung duduk di kursi kerjanya, menarik laci meja paling bawah di sisi kanannya dan mengambil sebuah amplop cokelat yang sudah lama menjadi penghuni laci.


Tuan Harry mengeluarkan 3 lembar foto-foto terakhirnya dengan Anna. Di masa mudanya Harry yang berasal dari keluarga menengah menjalani hidupnya dengan bekerja sambil kuliah. Dia dipercaya Tuan Jerry untuk menjadi penjaga pribadi putri tunggalnya, Anna, yang saat itu baru kelas 3 SMP.


Terlalu sering bersama, tanpa bisa dicegah keduanya mulai jatuh cinta, tidak peduli dengan status dan beda usia yang terpaut 4 tahun. Namun sayang cinta pertama keduanya tidak akan pernah mendapatkan restu karena Anna sudah dijodohkan dengan Hendri Kesuma, kakak kelas Harry di kampus, dengan alasan hutang budi.


Harry yang patah hati mencoba menghibur diri di hari kelulusannya. Untuk pertama kalinya ia ikut pesta malam dengan teman-teman kampus hingga tanpa sadar ia masuk dalam jebakan teman-teman Anita yang menjadikannya bahan taruhan.


Harry terlibat cinta satu malam dengan wanita itu, mahasiswi cantik dan berasal dari keluarga terpandang namun harus berstatus janda 2 anak di usianya yang baru 24 tahun, 2 tahun lebih tua dari Harry. Saat itu Anita baru saja ditinggal suaminya yang meninggal karena serangan jantung di usia 38 tahun.


2 bulan kemudian Harry dihadapkan pada orangtua Anita yang memiliki bukti kalau Harry pernah meniduri putri mereka dan sekarang dinyatakan positif hamil. Harry sempat dihajar habis-habisan oleh keluarga Anita karena meminta bukti bahwa anak yang dikandung Anita adalah benihnya.


Anna yang saat itu baru saja menyelesaikan SMA dan akan meneruskan kuliah di kampus Harry, merasa terpukul mendengar kabar ini apalagi Anita sempat datang menemuinya dan meminta bantuan Anna untuk membujuk Harry agar bersedia menikahinya.


Anna, wanita lembut dan penyayang itu akhirnya memenuhi permintaan Anita dan meneruskan kuliah nya di luar negeri selama 4 tahun.


Saat itu juga, Anna melepaskan cintanya pada Harry dan menerima perjodohan dengan Hendri lalu menikah setelah selesai kuliah dan bertekad mencintai pria yang dijodohkan padanya.

__ADS_1


“Dad, daddy !” tangan Maya menepuk bahu daddy Harry yang sedang melamun sampai tidak sadar kalau putrinya sudah masuk ke ruangannya sejak beberapa menit yang lalu.


Harry buru-buru menyelipkan ketiga foto yang sedang dipandanginya ke bawah amplop coklat. Ia beranjak dari kursi dan merangkul bahu putri kandungnya dengan Anita menuju sofa.


Semenjak menikah sampai Maya lahir, Harry jarang menyentuh Anita. Ia menjalani hidupnya sebagai suami dan ayah yang baik namun tanpa cinta untuk istrinya.


Beberapa tahun kemudian, Anna sempat menemuinya sebelum menikahi Hendri. Ia meminta Harry belajar mencintai Anita dan ia sendiri akan menerima takdir dan mencintai Hendri sebagai suaminya.


“Foto siapa, Dad ?” tanya Maya dengan wajah penasaran.


Ia sempat melirik foto yang ada di atas meja kerja daddynya, tapi sebagian tertutup tangan hingga Maya tidak bisa melihatnya dengan jelas.


“Teman Daddy saat masih kuliah dulu, sekarang dia sudah meninggal.” Maya mengangguk-angguk dan duduk di sofa.


“Jadi asistenmu itu anak Hendri Kesuma dan Gina ?”


“Iya, Dad.”


“Pecat dia segera. Daddy kasih waktu 1 bulan untuk mencari pengganti atau daddy yang akan memilihkan asisten untukmu.”


“Apa salahnya kalau Jihan anak Om Hendri dan Tante Gina ?”


“Gabriela bukanlah adik kandung Jihan dan dia punya alasan yang kuat kenapa menginginkan perusahaan itu goyah.”


Maya langsung menceritakan semuanya pada Daddy Harry, termasuk kondisi Jonathan yang terpaksa menikahi Gaby karena alasan hutang budi.


Kenapa hidup Anna dan putrinya tidak jauh-jauh dari perjodohan, gumam Daddy Harry dalam hati.


“Apa mommy tahu masalah ini ? Tahu kalau asistenmu anak Hendri dan Gina ?”


“Tahu, Dad.”


“Keputusan Daddy tidak berubah, kamu harus memecatnya dari perushaan. Kalau kamu tetap mempertahankannya dan membiarkan dia menyakiti adik tirinya, jangan salahkan Daddy mengambil tindakan tegas padanya bahkan padamu juga !”


Maya tidak berani protes karena dari ekspresi wajah Daddy Harry, Maya tahu kalau ayahnya itu tidak main-main dengan ucapannya.

__ADS_1


“Kenapa Daddy malah membela adik tiri Jihan ? Dia itu merebut Jojo bahkan menikah dengan kekasihku, Dad.”


“Jangan tanyakan pada Daddy kenapa tapi bertanyalah pada dirimu sendiri kenapa sampai kekasihmu itu rela melepaskanmu dan memilih anak SMA untuk menjadi istrinya.”


“Jojo bilang dia tidak akan pernah bisa menjadi setara denganku sekalipun bekerja di perusahaan ini.”


“Berarti pertanyaanmu sudah dijawab, kan ? Untuk apa lagi kamu mencari tahu. Sepertinya Daddy terlalu memanjakanmu dan membuatmu tidak bisa menerima penolakan dalam hidup. Ke depannya belajarlah untuk lebih dewasa dan menerima kenyataan yang tidak sesuai dengan harapanmu.”


Daddy Harry beranjak dari sofa dan kembali ke meja kerjanya.


“Lalu bagaimana masalah perkebunan mereka, Dad ?”


“Itu urusan Daddy. Tugasmu adalah memastikan kalau asistenmu tidak akan menggganggu adik tirinya, ingat itu ! Jangan sampai dia menyesal karena berusaha melawan Daddy.”


Daddy Harry memberi isyarat supaya Maya kembali bekerja karena ia ingin bicara dengan Adam.


Dengan wajah kesal, Maya meninggalkan ruangan Daddy Harry. Ia sempat mendengus kesal sambil mengepalkan tangan saat berdiri di depan pintu.


Maya langsung mengambil handphone di kantong blazer dan mengirimkan pesan ke seseorang yang akan membantu mengatasi kekesalannya.


Senyumnya langsung mengembang saat si penerima menanggapi pesannya bahkan langsung mengiyakan ajakannya.


Kekesalannya sedikit berkurang. Rencana baru sudah memenuhi pikirannya membuat langkah kaki Maya lebih ringan saat kembali ke dalam ruangannya.


“Masuk !” perintahnya saat melihat Jihan sedang duduk di meja kerjanya.


“Duduk !”


Jihan sempat menautkan alisnya dan satu tablet sudah siap di tangannya.


“Ada sedikit perubahan rencana karena daddy minta kamu berhenti menganggu adik tirimu itu.”


“Kok bisa ?” Jihan kembali menautkan alisnya.


”Nggak tahu dan untuk sementara nggak usah terlalu dipikirin. Yang penting aku tetap akan membuat Jojo kembali menjadi milikku dan aku membutuhkan bantuanmu.”

__ADS_1


“Saya pasti akan membantu Ibu apalagi bisa membuat anak durhaka itu akhirnya terpuruk.”


Jihan menyeringai licik dan wajahnya terlihat puas membayangkan Gaby menderita.


__ADS_2