Pernikahan Rahasia Pak Guru

Pernikahan Rahasia Pak Guru
Takdir dan Karma


__ADS_3

“Berhentilah menangis ! Kenapa harus menjatuhkan harga dirimu dengan mengejar laki-laki yang sudah beristri ? Kamu memiliki banyak kelebihan yang bisa membuat pria tergila-gila padamu. Belajar untuk menerima kenyataan dan kekalahan, jangan pernah berusaha merebut milik orang lain !”


“Tapi Jojo begitu karena keadaan yang memaksanya, Dad, dia tidak punya pilihan lain apalagi setelah dituduh memperkosa Gaby.”


“Dia harus menerima karmanya karena berani mempermainkanmu,” sinis Martin.


“Tidak usah menjadi hakim atas hidup manusia lain, Martin ! Daddy tidak akan membiarkanmu lepas dari tanggungjawab setelah mendapatkan bukti kalau kamu terlibat dalam kasus kebakaran gudang mereka.”


“Jadi Daddy lebih memilih menjebloskan anak ke penjara hanya demi orang yang sudah menyakiti putri Daddy ?” suara Martin meninggi dan rahangnya mengeras karena emosi.


“Bukan demi laki-laki itu tapi istrinya. Perusahaan itu milik keluarga istrinya dan Daddy tidak akan membiarkan siapapun termasuk kalian mengganggu apalagi menyakiti Gaby.”


“Kenapa Daddy begitu membelanya ? Mommy saja baru pernah ketemu dengan gadis itu saat Maya di rumah sakit.”


“Karena dia anak Tante Anna,” sahut Daddy sambil menatap Mommy Anita,


Kedua kakak beradik itu menautkan alisnya dan ikut menatap Mommy Anita yang diam dan menundukkan wajah.


“Ingat baik-baik, ini adalah perintah bukan permintaan. Begitu Daddy tahu kalian masih menganggu Gaby termasuk perusahaan dan rumah tangganya, bukan hanya nama kalian yang dikeluarkan dari kartu keluarga dan warisan, Daddy akan membuat kalian merasakan penderitaan Gaby berkali-kali lipat.”


“Kenapa ? Kenapa Daddy begitu membela yang namanya Gaby ? Dan siapa Tante Anna ? Jangan bilang kalau perempuan itu adalah selingkuhan Daddy,” ujar Martin dengan nada tinggi dan senyuman sinis.


“Martin, jangan asal bicara,” tegur Mommy.


“Aku tahu kalau pernikahan Mommy dan Daddy penuh dengan sandiwara. Apa karena wanita bernama Anna itu Mommy suka menangis sendirian ? Benar kan, Mom ?” suara Martin makin meninggi.


”Kenapa Mommy masih berusaha melindungi dia ?” Martin yang berdiri berhadapan dengan Mommy menunjuk Daddy dengan tatapan emosi.


“Kami bukan anak-anak lagi, Mom. Jangan biarkan cinta sepihak membuat Mommy makin menderita. Lagipula aku tahu kalau dia bukan ayah kandungku. Dia hanya laki-laki yang berusaha mendekati Mommy untuk mendapatkan semua kemewahan ini !”teriak Martin.

__ADS_1


“Martin !” bentak Mommy lalu menampar Martin.


Daddy Harry hanya tersenyum tipis lalu beranjak bangun.


”Kamu memang sudah dewasa dan wajar memiliki pemikiran sendiri tapi sayangnya kamu selalu mengutamakan emosi dalam menghadapi suatu masalah. Contoh nyatanya soal kebakaran yang kamu buat di perusahaan milik keluarga Gaby untuk membalas rasa sakit hati Maya. Kamu pun menganggap kejadian satu malam dengan Leo adalah kesalahan Jonathan.”


“Kenyataannya memang begitu !” sahut Martin dengan tatapan menantang.


“Tanyakan langsung pada adikmu apa alasan Jonathan mengakhiri hubungan mereka. Jangan naif juga, satu fakta yang kita sama-sama tahu kalau adikmu belum bisa terikat komitmen dengan satu laki-laki. Keinginannya merebut kembali mantan kekasihnya bukan karena cinta tapi malu karena merasa sudah dikalahkan dengan gadis SMA yang secara fisik jauh di bawahnya. Benar begitu, Maya ?”


“Daddy, aku…” Maya terlihat ragu menjawab pertanyaan Daddy.


“Kalau kamu merasa keberadaan saya hanya bisa membuat Mommy-mu sakit hati, tidak masalah bagi saya untuk pergi dan mengakhiri hubungan ini yang sesuai dengan dugaanmu, penuh dengan sandiwara. Tapi ucapan saya soal Gaby tidak main-main, sekali lagi kalian berusaha menganggu apalagi membuat hidupnya berantakan, saya akan membuat kalian berkali lipat lebih menderita dari Gaby.”


“Mas Harry,” panggil Mommy saat melihat Daddy meninggalkan ruang keluarga dan berjalan keluar.


“Mas Harry, jangan pergi. Maafkan aku, Mas, maafkan aku,” pinta Mommy sambil memegangi tangan Daddy Harry yang sudah berdiri di pintu utama.


“Mas Harry.”


“Pakailah kesempatan ini untuk memikirkan semuanya. Aku dan Anna sama-sama berjanji untuk belajar mencintai jodoh yang sudah ditakdirkan untuk kami. Aku pun berusaha keras untuk menepati janjiku pada Anna namun sungguh semuanya itu tidak mudah bagiku. . Sekarang aku mengerti alasannya bahkan setelah 25 tahun berlalu, kamu membiarkan anak-anak kandungmu berpikir kalau aku hanya benalu di dalam keluarga ini.”


Daddy Harry menghentakkan tangan Mommy hingga terlepas lalu bergegas memasuki mobil yang biasa dibawanya. Mommy hanya bisa menangis menatap mobil yang semakin menjauh.


”Mom, maafkan aku.” Maya memeluk Mommy dari belakang lalu menyenderkan kepalanya.


“Maaf karena aku sudah membuat Daddy pergi.”


Mommy hanya diam sambil menangis namun menurut saat Maya membawanya kembali ke ruang tengah.

__ADS_1


“Dia memang bukan ayah kandungmu dan tidak bisa mencintai Mommy dengan baik tapi Daddy sudah menjadi suami dan ayah yang baik dalam keluarga ini. Jangan pernah menyakitinya dengan perkataanmu, cukup Mommy saja yang membuat Daddy terluka. Mommy menangis bukan karena Daddy menyakiti Mommy tapi karena sulit bagi Mommy memaafkan diri sendiri karena sudah membuat Daddy menderita dalam hidup perkawinan kami.”


“Apa maksud Momny ?” tanya Martin sambil mengerutkan dahi.


“Mommy menikah karena dijodohkan dengan ayahmu dan Mario saat berusia 20 tahun. 4 tahun kemudian Papamu meninggal karena serangan jantung lalu Mommy bertemu dengan Daddy dalam acara pesta ulangtahun teman Mommy. Saat itu juga Mommy langsung jatuh cinta dan mengabaikan status Mommy sebagai janda beranak 2. Mommy tidak tahu kalau Daddy sudah memiliki kekasih. Belakangan Mommy baru tahu soal Tante Anna dan teman Mommy bilang hubungan mereka tidak direstui karena Tante Anna sudah dijodohkan dengan ayah kandung Gaby,. Selain itu Daddy tidak berani melawan orangtua Tante Anna karena saat itu Daddy hanyalah orang kepercayaan di perusahaan milik opa Gaby.


Daddy sudah dianggap sebagai anak angkat dan Daddy diperlakukan sangat baik oleh orangtua angkatnya.


Mommy pun ditantang untuk menjadikan Daddy bahan taruhan. Tumbuh sebagai gadis manja yang selalu mendapatkan semua keinginannnya, Mommy pun menerima tantabgan itu dan memasang jebakan untuk Daddy hingga Mommy hamil. Opa sangat marah, menganggap Daddy sudah memperkosa Mommy lalu memaksa Daddy menikahi Mommy.


Tante Anna tidak pernah berusaha merebut Daddy kembali bahkan membantu Mommy meyakinkan Daddy untuk melepaskannya dan belajar mencintai Mommy. Sayangnya bukan berusaha membuat Daddy mu mencintai, Mommy malah melakukan banyak hal yang menyusahkan Tante Anna sama seperti yang kalian lakukan pada putrinya.


Daddy marah besar dan bilang lebih baik dihajar oleh opa karena memilih berpisah dengan Momny daripada bertahan dengan segala sifat buruk Mommy.”


Martin menghela nafas, ada sedikit penyesalan telah bersikap kasar pada pria yang ternyata memiliki andil membesarkannya serta membuatnya berhasil seperti sekarang ini


”Mommy menemui Tante Anna kembali dan ternyata dia sudah lama tidak bertemu Daddy bahkan akan menikah dengan pria yang dipilih orangtuanya.


Daddy kembali marah dan kali ini mengancam akan benar-benar meninggalkan Mommy kalau berani mengusik kehidupan Tante Anna termasuk anak-anaknya kelak. Semua janji itu tidak membuat Tante Anna ingin kembali lagi pada Daddy, tapi hati Mommy tidak pernah tenang hingga berpikir untuk menyingkirkan Tante Anna supaya tidak lagi punya peluang untuk merebut Daddy dari Mommy.”


“Seharusnya Mommy menuruti permintaan Daddy karena sudah menepati janjinya meski belum bisa mencintai Mommy sepernuh hati,” ujar Martin dengan nada penuh penyesalan. Mulutnya sudah bisa memanggil Daddy Harry dengan sebutan daddy lagi.


“Maaf, maafkan Mommy. Melihat Gaby yang begitu mirip dengan Tante Anna membuat Mommy ketakutan dan berpikir kalau pernikahannya dengan Jonathan hanyalah balas dendam untuk menyakiti Mommy dengan melukai Maya. Ternyata Gaby tidak pernah tahu siapa Mommy apalagi kejadian yang pernah ada di antara kami bertiga.”


Maya menangkup wajahnya dengan kedua telapak tangannya.


“‘Mungkin ini yang disebut karma. Dulu Mommy sudah merebut Tante Anna dari Daddy lalu sekarang kamu harus menerima kenyataan kalau pria yang kamu cintai justru menikah dengan putrinya Anna dan tidak bisa menjadi jodohmu.”


Maya masih terisak dan Martin mengusap wajahnya dengan kasar. Leo masih tetap diam, duduk menjadi penonton dan pendengar yang baik.

__ADS_1


“Apa Tante Anna meninggal karena Mommy ?” tanya Martin membuat mata Mommy langsung membola.


__ADS_2