Rahasia Kecelakaan Tunanganku

Rahasia Kecelakaan Tunanganku
BAB 51


__ADS_3

Dirga terhenyak saat melihat seorang wanita dengan gaun tipis hampir transparan, membuka pintu apartemen untuk menyambutnya.


"Abraham?!" pekik wanita itu dengan riang.


Namun segera, saat melihat wajah asing di depannya, wanita itu kaget. "Siapa kamu?! Mana Abraham?!"


Dirga yang masih terpana dengan pemandangan di depannya, mematung beberapa saat sebelum akhirnya bisa menjawab.


"Sa-saya datang untuk menggantikan tugas dokter Abraham!" sahut Dirga kemudian. Dia adalah teman Abraham, Dirga juga seorang dokter kardiotoraks.


"Kenapa?! Abraham mana?!" tanya Zeline jutek.


"Dokter Abraham mengambil cuti mendadak!" ujar Dirga lagi, ia bingung akan menatap kemana. Meskipun ia hendak menatap mata wanita itu, namun netranya selalu terpeleset ke arah yang lainnya.


Rasanya Dirga ingin menangis. Bagaimana bisa Abraham tahan dengan godaan semacam ini selama sebulanan ini?!


"Cuti mendadak?!" Zeline mengernyit. "Itu tidak mungkin!! Kenapa dia tiba-tiba cuti?!"


"Istri dokter Abraham divonis mengalami kanker usus stadium akhir!" jelas Dirga.


"Apa?! Kanker usus stadium akhir?!" kasihan sekali..." gumam Zeline. Meski kata-katanya sarat akan keprihatinan. Namun ekspresi wajah wanita itu sangat jauh berbeda. Ia menyeringai lebar saat mengucapkannya. Seolah-olah sangat senang dengan apa yang terjadi.


Dirga tergidik ngeri. Bagaimana bisa ada seseorang yang bahagia dengan penderitaan orang lain!?


'Apa Abraham memiliki hubungan khusus dengan wanita ini?!' batin Dirga.


Sejak Abraham ditugaskan untuk menangani pasien yang satu ini, Dirga telah merasa curiga.


Alih-alih meminta dokter spesialis kanker, keluarga pasien malah meminta dokter kardiotoraks untuk memantau kondisi pasien. Dan lagi, sejak Abraham dibebankan tugas ini. Tak sekalipun Abraham terlihat senang seperti biasanya.


Awalnya Dirga kira, Abraham hanya merasa lelah sehingga ia merajuk dengan umpatan-umpatan kasar. Tapi setelah melihat apa yang terjadi di depan matanya, Dirga memahaminya kemudian.


'Wanita ini pasti penyebabnya!' batin Dirga.


Seperti apa yang Dirga pikirkan, memang Zeline menjadi penyebab dari kekesalan Abraham.


Ia tak pernah keberatan jika diperintahkan untuk memantau langsung kondisi pasien di rumahnya. Namun yang paling membuat Abraham pusing, adalah sikap Zeline yang benar-benar mencurigakan.


Tak hanya dengan mengenakan pakaian seksi, Zeline sering sekali menempel-nempel pada Abraham, dan terus merengek menyuruh Abraham untuk tinggal.


Itu benar-benar membuat Abraham merasa kesal bukan kepalang.


Meski Abraham telah menunjukkan rasa risih dan pengabaiannya terang-terangan, Zeline bergeming dan tetap melakukan hal-hal yang ia inginkan sesuka hati.

__ADS_1


Zeline sangat merindukan Abraham. Setelah hubungan mereka putus, tak sedetik pun Zeline melupakan Abraham.


Rasa ingin tahunya, membuat Zeline kehilangan cintanya selamanya.


Saat itu Zeline masih sangat muda. Ia menyukai sesuatu yang baru dan menyegarkan. Zeline selalu mengimpikan jalinan cinta yang penuh dengan hasrat yang bergelora.


Namun Abraham adalah pria yang polos, saat Zeline memintanya untuk melakukan 'hal itu', Abraham malah mengajaknya untuk menikah.


Meski senang, Zeline merasa kesal juga. Karena harus menunggu beberapa bulan hingga benar-benar bisa menghabiskan malam pertama dengan Abraham.


Di tengah rasa hausnya akan sentuhan seorang pria, sahabat Abraham datang untuk berkunjung. Disanalah awal mula perselingkuhan Zeline dan Hendra.


Berbeda dengan Abraham, Hendra adalah pria yang bebas dan sangat bergelora.


Meski mengetahui bahwa Zeline adalah calon istri dari sahabatnya, Hendra dengan berani menggoda Zeline. Awalnya hanya sebatas kata-kata, tapi karena Zeline tidak pernah terlihat marah. Hendra semakin berani melakukan tindakan-tindakan.


Bak pucuk dicinta ulam pun tiba, Zeline pun mulai terjatuh pada pesona 'nakal' Hendra.


Ia menyukai Hendra yang tak memiliki batasan dan selalu terlihat bebas. Di mata Zeline, pria itu terlihat bersinar.


Terlebih lagi, penghianatan yang mereka lakukan secara sembunyi-sembunyi di belakang Abraham sangatlah menantang. Sungguh memacu adrenalin dan membuat Zeline kecanduan.


Hari itu, Zeline tak menolak saat Hendra mengajaknya 'mencoba kamar pengantinnya'.


Tak tahunya, Abraham berkunjung ke rumah itu dan melihat seluruh perbuatan terlarang mereka disana.


Zeline menyadari kesalahannya saat melihat ekspresi terluka Abraham hari itu. Ia kemudian sadar bahwa Abraham lebih dari calon suami untuknya.


Menyesal atas tindakannya, Zeline pun berusaha untuk kembali pada Abraham. Namun Abraham tak pernah membuka hatinya dan menerima Zeline kembali.


Hingga akhirnya Zeline mendengar berita pernikahan Abraham!!!


Zeline yang putus asa setelah mengetahui pernikahan Abraham, Akhirnya menerima perjodohan yang diatur untuknya.


Zeline pikir, sudah tak ada lagi kesempatan baginya untuk bersama Abraham. Namun ternyata takdir memihak padanya. Suaminya yang sakit ternyata membawa Abraham kembali dekat dengannya.


Sehingga tanpa membuang-buang kesempatan, Zeline berusaha untuk menggoda Abraham. Namun Abraham benar-benar batu!!


Pria itu seakan membangun tembok pembatas yang kuat sehingga Zeline tak bisa masuk ke dalamnya.


Tapi sekarang, hal itu tak akan berfungsi lagi. Sama seperti suami Zeline, istri Abraham juga menderita kanker.


Hanya menunggu waktu saja sampai kedua orang itu pergi untuk selamanya.

__ADS_1


Jika hal itu terjadi, Abraham akan sangat terpuruk!! Dengan dalih mengalami hal yang sama, Zeline berniat mendekati Abraham. Pasti Abraham akan merasa luluh juga pada akhirnya!!


****


"Aku tidak mau menikah, Pa!!!" sentak Sagara segera setelah ayahnya datang.


Saat Agung tengah sibuk mengelola perusahaan, ia mendapat kabar dari istrinya bahwa putranya pingsan mendadak di depan rumah.


Panik dan cemas, Agung bergegas menuju ke rumah sakit tempat dimana Sagara dirawat.


Namun saat Agung datang, bukannya ia terharu melihat putranya yang baik-baik saja. Ia malah merasa dongkol luar biasa.


"Apa yang kau katakan?!" tanya Agung, ia tak mengerti kenapa tiba-tiba putranya kembali berbalik. Dan meminta untuk membatalkan pernikahan lagi,


"Apa kau G*la?!"


"Pa, aku tak mau menikahi dia! Aku tak mau pa!!" rengek Sagara.


Seketika kepalanya pening. Mendengar ocehan anaknya, membuat Agung merasa pusing. Agung kemudian menekan kuat-kuat pelipisnya yang tiba-tiba berdenyut nyeri.


Meski ia ingin sekali marah-marah, ia menghela nafasnya dalam-dalam. Berusaha kembali pada ketenangannya. Ia harus memiliki kesabaran ekstra jika ingin berbicara dengan putranya!!


"Kenapa kau tiba-tiba seperti ini?!" tanya Agung setelah ia lebih tenang.


Sebelumnya, Sagara telah sepakat untuk menikah dengan Lalita, berkat ancaman yang dilontarkan Agung dan Ria. Selama beberapa waktu, tak ada masalah yang terjadi. Sagara juga dengan patuh mempersiapkan pernikahannya. Tapi kenapa tiba-tiba dia berubah pikiran?!


'Pasti ada sesuatu yang terjadi!' duga Agung.


"Aku tidak mau menikah!" ujar Sagara, "Gara-gara aku menikah, Nawang berc*NT* dengan Cleve!!"


Mendengar penuturan anaknya, Agung naik pitam.


"Omong kosong apa lagi yang kau bicarakan?!" sembur Agung.


"Aku melihatnya dengan mata kepalaku sendiri, Pa!!! Nawang main serong dengan Cleve!" tukas Sagara, "Mereka melakukannya karena ingin balas dendam padaku dan Lalita!!"


"Jika aku membatalkan pernikahan ku, Nawang pasti kembali padaku!!" sambung Sagara. "Dia akan terhindar dari kesalahan!! Apa papa tidak mau membantu Nawang?!"


Agung pening, drama macam apalagi ini yang dilontarkan oleh anaknya?!


"Dengar, meskipun papa yakin kau hanya salah paham!! Tapi jika memang benar mereka melakukan hal itu, itu semua tak ada hubungannya denganmu!!" ujar Agung, menekan amarahnya yang siap meledak, "Lagipula mereka sama-sama lajang!! Tidak ada yang salah jika mereka menjalin hubungan!!!"


"Cukup menikah dan bertanggung jawablah pada darah daging mu!!" geram Agung kemudian.

__ADS_1


__ADS_2