
Mereka berangkat menggunakan 2 mobil berbeda. Az, Devan, Yuki dan Sidney menggunakan 1 mobil taksi yang Yuki beli sesuai pesanan Az dengan Devan sebagai supir. Sedangkan 2 pengacara itu berangkat menggunakan mobil taksi lainnya.
Az seperti sedang berpikir dalam perjalanan lalu menoleh ke arah Yuki yang duduk santai di kursi penumpang belakang.
"Hubungi beberapa wartawan katakan bahwa ada berita yang sangat menarik di kediaman keluarga Harris sekarang." ucap Az.
"Baik nona muda." saut Yuki.
Devan hanya melirik sekilas tanpa bertanya apapun sesuai syarat perjanjian dengan Az sebelum mengikutinya.
"Kalian bertiga jangan pernah turun dari mobil karena status kalian yang sangat terkenal di dunia bisnis itu akan mengacaukan rencana yang telah aku susun dengan sangat sempurna." ucap Az.
Mobil mereka tiba di depan kediaman keluarga Harris bertepatan dengan tuan Harris Zacki dan istrinya keluar dari pintu kediaman keluarga mereka. Tuan Zacki dan Finni menatap penuh tanya siapa orang yang datang ke kediaman mereka menggunakan taksi.
"Bukankah itu wanita ja*ang yang sudah lama menghilang itu?" tanya Finni saat melihat Az turun dari taksi itu dan tuan Zacki hanya mengangguk.
"Untuk apa dia kembali lagi di saat kehidupan kita sudah membaik dan hubungan putri kita dengan Elliot sudah semakin akrab dan bahkan sudah akan menikah? Apakah dia kembali untuk mengganggu kehidupan kita lagi?" tanya Finni.
"Aku juga tidak tahu. Tapi tenang, dia tidak memiliki apapun untuk bisa mengacaukan kehidupan kita ataupun asmara putri kita. Bukankah dia dan Elliot sudah lama resmi bercerai?" jawab tuan Zacki.
"Selamat pagi tuan... Ah aku lupa, ayah dan tante." sapa Az.
"Mengapa kau datang ke kediaman kami?" tanya Finni ketus.
"Bukankah setelah menikah dengan pria yang tidak aku inginkan atas permintaan kalian seharusnya aku sudah kembali menjadi bagian dari keluarga ini dan kediaman ini juga menjadi kediamanku?" tanya Az balik.
__ADS_1
"Heh jangan bermimpi kau untuk menjadi bagian dari kediaman dan keluarga ini lagi." ucap Finni.
"Aku juga tidak berminat untuk kembali ke keluarga Harris lagi. Aku hanya meminta hak sebagai salah satu dari keturunan keluarga Harris agar dapat hidup dengan tenang di luar sana." ucap Az sambil melirik ke arah dua pengacara yang berdiri di sebelahnya.
Beberapa reporter terlihat turun dari kendaraan dan segera menghampiri mereka. Melihat itu tuan Zacki dan istrinya semakin kesal.
"Maaf tuan Harris, kami dari surat kabar xxxx kami mendengar putri tertua anda yang telah lama menghilang kini kembali. Apakah ini ada hubungannya dengan putri kedua anda yang akan menikah dengan mantan iparnya?" tanya seorang reporter yang paling pertama tiba.
Beberapa reporter juga mendekat dan menanyakan pertanyaan yang tidak jauh berbeda dari pertanyaan sebelumnya yang belum dijawab.
"Putriku tidak merebut suami saudarinya. Mereka bersama setelah Elliot lama berpisah dengan wanita itu." bantah Finni mendengar pertanyaan dari reporter yang menyudutkan posisi putrinya.
"Beberapa bukti baru saja diunggah di internet dengan akun rahasia yang menunjukkan tuan Elliot dan nona Jasmine sering pergi bersama bahkan masuk ke dalam hotel bersama dan dari tanggalnya mereka bersama bahkan semenjak awal pernikahan tuan Elliot dan kakak perempuannya. Bagaimana anda akan menjelaskan itu semua nyonya?" tanya salah satu dari mereka.
"Benar bagaimana dengan itu tuan Harris?" banyak pertanyaan membuat kepala dua orang itu berkedut nyeri.
"Aku tidak perduli dengan mereka dan pernikahan itu. Aku hanya datang untuk meminta hak sebagai anak yang harus rela menggantikan perjodohan adiknya demi masuk kembali ke keluarga Harris lagi namun diabaikan setelahnya." jawab Az.
"Kau jangan memfitnah keluarga kami. Kau menikah dengan Elliot karena kau memanipulasi keadaan dan menggantikan posisi Jash secara diam-diam. Elliot dan Jash bersama karena mereka saling mencintai sedang dia tidak rela bercerai karena takut akan jatuh miskin jika melepaskan Elliot yang kaya raya." ucap Finni.
"Oh, lalu bagaimana bisa Jash yang aku gantikan secara paksa tetap hadir di hari itu tapi tidak menghentikan acara pernikahan itu sama sekali dan bagaimana caranya aku memasuki kediaman kalian yang pastinya dijaga ketat dengan status putri yang terbuang?" tanya Az menyudutkan Finni.
"Kau...
"Sudahlah, walaupun aku tidak kalian inginkan tapi setidaknya aku masih memiliki garis darah keluarga Harris. Jadi, serahkan hak aku agar dapat hidup tenang di luar perlindungan keluarga Harris." ucap Az.
__ADS_1
"Kau bukan keturunan keluarga Harris dan selamanya tidak memiliki hak atas harta keluarga kami." ucap tuan Zacki akhirnya mengeluarkan suaranya.
"Bagaimana bisa? Aku adalah putri dari istri sah pertama yang menjadi babu setelah istri kedua dan putrinya datang ke dalam keluarga Harris ini. Apakah alasan itu hanya agar kalian dapat mencuci tangan dari masalah yang terjadi padaku?" tanya Az semakin memprovokasi kedua orang di depannya itu.
Para reporter hanya diam merekam apa yang terjadi di depan mereka karena tanpa bertanya banyak berita yang berhasil mereka dapatkan dari perdebatan tiga orang itu.
"Bagaimana kata mu? Salahkan Ibu mu yang ja*ang itu sehingga melahirkan anak dari pria lain yang akhirnya menjadi ja*ang ju....
"Plak.... Akh." tamparan keras berhasil mendarat di pipi Finni sebelum dia menyelesaikan ucapnya.
"Jangan pernah menghina ibuku." ucap tegas Az.
"Kau berani menampar aku?" tanya Finni kesal lalu hendak menampar balik Az namun dengan mudah ditangkap Az.
"Akh, lepaskan tanganku wanita ja*ang." ucap Finni memekik kesakitan.
"Lepaskan tangannya.....! Apa yang dia katakan tidak ada yang salah. Kau memang bukan keturunan keluarga Harris ini." ucap tuan Zacki.
"Hm begitu, kalau begitu kita lakukan tes DNA dan membuktikan apa yang kalian ucapkan itu salah atau tidak. Sebelum itu aku dan tuan Harris harus menandatangani surat pemutusan hubungan keluarga karena walaupun nantinya terbukti aku adalah anak kandungnya aku tidak rela kembali pada keluarga picik ini." ucap Az.
"Apa yang akan kami dapatkan dari melakukan tes itu?" tanya Finni.
"Benar atau tidak tuduhan kalian aku tidak akan menuntut harta sepeser pun dari kalian setelah itu. Tidak ada hak ataupun kewajiban antara aku dan kalian setelah ini." ucap Az.
"Baiklah, ayo kita ke rumah sakit xxx untuk melakukan tes." ajak Finni.
__ADS_1
"Tidak, rumah sakit itu milik sepupu dari nyonya Finni yang sangat memungkinkan hasil tes dapat dipalsukan. Aku lebih ingin rumah sakit pusat yang lebih pasti keamanannya dan akan ada orang yang menjaga setiap prosesnya." tolak Az.