Reinkarnasi Permaisuri Tangguh Menjadi Istri Terabaikan

Reinkarnasi Permaisuri Tangguh Menjadi Istri Terabaikan
Eps.80


__ADS_3

Alex dan Az sudah meninggalkan perusahaan milik Alex. Alex mengendarai mobil dengan kecepatan sedang sambil menggenggam tangan Az. Awalnya Az menolak untuk digenggam tangannya tapi Alex memohon dengan dalih untuk menampung energi selama beberapa hari tidak bertemu dengan Az.


Malas berdebat dan jengah melihat wajah memelas Alex yang sangat tidak sesuai dengan penampilan yang elegan pria itu Az akhirnya memilih untuk mengalah.


"Untuk apa kita kembali ke tempat ini?" tanya Az karena ternyata Alex membawanya ke hotel yang terdapat markas tersembunyi milik Alex yang sebelumnya pernah dia kunjungi.


"Aku harus berangkat pagi besok. Aku akan mengutus beberapa orang kepercayaan ku untuk melindungi dirimu." jawab Alex.


"Lalu, hubungannya dengan tempat ini?" tanya Az lagi.


"Semua orang berbakat dalam bertarung dan sangat aku percaya ada di sini." jawab Alex.


Sampai di sini Az paham tanpa harus dijelaskan lebih rinci tujuan mereka ada di tempat itu.


Mereka kembali memasuki lift khusus untuk membawa mereka ke markas Alex. Di sana sudah berkumpul beberapa orang pria dengan setelan serba hitam.


"Selamat siang bos." sapa Jo.

__ADS_1


"Hm." Alex hanya menyahut dengan mengangguk.


Alex membawa Az untuk duduk di kursi tidak jauh dari para pria itu berdiri.


"Aku akan mengutus 6 or.....


"Terlalu ramai. Cukup 2 orang saja." potong Az.


"Aldi dan Gibran kau ikut dengan kami." putus Alex setelah beberapa saat terdiam.


Dua orang yang namanya disebut berfikir akan mendapatkan tugas penting dan merasa senang.


"Ayo sayang kita pulang. Sudah waktunya untuk makan siang." ajak Alex sambil tersenyum menatap Az.


Beberapa anak buah Alex yang baru melihat Alex memperlakukan Az sangat lembut cukup tercengang. Sedangkan mereka yang sudah melihat Az datang sebelumnya walaupun masih tidak terbiasa mereka cukup tenang.


"Apakah itu bos Alex sungguhan?" tanya si A pada Jo.

__ADS_1


"Memang ada bos Alex yang palsu?" tanya balik Jo.


"Mengapa dia bisa dekat dengan wanita bahkan sepertinya dia masih sangat kecil untuk dijadikan kekasih?" tanya si A lagi.


"Entahlah, mungkin bos Alex sudah menemukan tembatan hatinya dan seleranya adalah gadis kecil." saut si B.


"Walaupun terlihat lemah lembut pada gadis kecil itu, bos Alex tetaplah si tangan dingin. Jangan bergunjing seperti ibu-ibu tukang gosip nanti kau bisa mendapatkan masalah." tegur Jo lalu melangkah menuju sebuah ruangan sambil membawa sebuah pisau.


...----------------...


Devan dan Mona sudah tiba di bandara dan bergegas berjalan menuju mobil dengan sopir keluarga yang sudah menunggu kedatangannya.


Sang sopir menyapa sopan lalu membantu membawakan barang bawaan keduanya. Setelah itu mobil segera melaju menuju kediaman keluarganya.


"Tenanglah, kau tidak perlu gugup. Kakek dan orang tuaku pasti akan menerima dirimu dengan baik." ucap Devan berusaha menenangkan Mona yang terlihat gelisah.


Mona hanya mengangguk dan tersenyum kaku karena masih gugup. Kendaraan memasuki gerbang kediaman yang besar dan mewah milik keluarga Gerald. Melihat kediaman yang sangat megah membuat Mona semakin gugup dan merasa ciut nyalinya.

__ADS_1


"Bagaimana mungkin keluarga sekaya ini akan menerima aku yang hanya orang miskin dan hidup sebatang kara sebagai menantu mereka." batin Mona.


Dia terjingkat kaget saat Devan meraih tangannya untuk keluar dari mobil. Pria tampan itu tanpa dia sadari sudah berada di luar mobil dan membukakan pintu untuknya.


__ADS_2