
"Apakah yang asli sudah kalian temukan?" tanya Alex.
"Kami masih mencari dan beberapa orang sudah kami tempatkan untuk mengawasi pergerakan orang-orang yang telah dicurigai bos." jawab pria bernama Leon.
"Lanjutkan pekerjaan kalian dan terus pantau mereka terutama direktur pemasaran dan wakilnya itu." ucap Alex.
"Memang bos yang hebat. Dia tahu siapa saja yang kami curigai bahkan sebelum kami menyebut nama mereka." batin Leon.
"Baik bos." saut mereka bertiga lalu segera beranjak dari tempat duduknya.
"Apa lagi?" tanya Alex saat Mark kembali duduk.
"Katakan....!" ucap Alex lagi karena Mark tampak ragu mengatakan apa yang ingin dia sampaikan.
"Tuan Larri dari Larri and corp......
"Apakah harus aku sendiri menemui orang breng*ek itu?" tanya Alex.
"Beliau menolak untuk atur damai dan mengancam akan menuntut perusahaan jika anda tidak segera menemui beliau bos." ucap Mark.
__ADS_1
"Huft, biar aku yang urus orang tua licik itu." ucap Alex.
Alex terdiam cukup lama setelah 3 orang itu keluar dari ruangannya. Az hanya menatap diam pria yang tampak sedang banyak pikiran itu.
"Sayang, aku.......
"Jika kau harus pergi untuk mengurus masalah perusahaan milikmu, kau pergi saja. Jangan khawatir, aku tidak akan kenapa-kenapa di sini." ucap Az.
"Sebenarnya, jika bisa aku ingin mengajak dirimu ikut serta dalam perjalanan ini. Tapi, untuk saat ini, akan berbahaya jika orang-orang itu tahu tentang dirimu." ucap Alex.
"Orang-orang itu?" beo Az.
"Kau harus pergi jika seperti itu. Aku bisa menjaga diriku sendiri." ucap Az.
"Aku akan pergi dengan syarat, kau harus terus tinggal di rumahku dan akan ada orang yang terus menjagamu. Kau tidak boleh keluar rumah tanpa mereka selama aku pergi." ucap Alex.
"Bagaimana bi.....
"Aku lebih baik mengalami kerugian jika kau bersikeras tidak mau mengikuti pengaturan yang aku atur untuk melindungi dirimu." ucap Alex memotong pembicaraan Az.
__ADS_1
"Aku masih punya Sidney yang......
"Dia masih belum cukup untuk melindungi dirimu. Musuh yang mengincar dirimu belum ditemukan dan diatasi jadi kau harus tetap waspada." potong Alex lagi.
"Baiklah, kau bisa pergi dengan tenang karena aku akan menerima segala pengaturan mu." pasrah Az akhirnya karena malas berdebat dengan Alex yang sudah pasti tidak ada habisnya.
"Seperti itu baru baik. Besok pagi aku akan berangkat. Aku akan mengatur orang yang akan menjagamu segera sebelum aku berangkat." ucap Alex.
"Berapa lama kau akan pergi?" tanya Az.
"Mungkin 5 sampai 7 hari atau bisa lebih lama tergantung dari selesainya masalah. Aku akan usahakan lebih cepat selesai." jawab Alex.
"Tidak perlu terburu-buru. Kau urus saja masalah mu itu dengan tenang. Bukankah aku tidak akan kemana-mana dan ada yang akan menjagaku di sini?" ucap Az yang tahu dia adalah alasan Alex ingin menyelesaikan masalah perusahaan dengan lebih cepat.
"Tetap saja, aku tidak tenang jika tidak menjaga dan memastikan keselamatan dirimu langsung." ucap Alex.
"Aku bukan anak kecil Alex. Aku bahkan jauh lebih mampu untuk menjaga diriku sendiri." ucap Az.
"Aku tahu sayang. Aku hanya merasa tidak berguna jika membiarkan dirimu untuk melindungi dirimu sendiri." ucap Alex.
__ADS_1