Reinkarnasi Permaisuri Tangguh Menjadi Istri Terabaikan

Reinkarnasi Permaisuri Tangguh Menjadi Istri Terabaikan
Eps.91


__ADS_3

Di tempatnya saat ini Alex menggelengkan kepalanya sambil menatap layar ponselnya.


"Aku merindukanmu sayang." gumamnya sambil menatap layar ponselnya yang menampilkan gambar Az.


"Tok tok tok." pintu ruangan yang dia tempati diketuk.


"Masuk." ucapnya setelah kembali menyimpan benda pipih itu di saku jasnya.


"Bos, malam ini anda ada janji temu dengan tuan Antonio di restoran xx." ucap orang yang baru masuk ke dalam ruangan itu.


"Ya." ucap Alex sambil membaca laporan dalam kertas di atas mejanya.


"Ada lagi?" tanya Alex karena orang itu masih tetap berdiri dan seolah ragu untuk mengatakan sesuatu.


"Nona Kasandra ada di lantai bawah memaksa untuk bertemu dengan anda bos. Kami sudah melarangnya namun dia memaksa tetap di sana dan membuat gaduh dengan berusaha masuk ke dalam." lapornya.

__ADS_1


"Apakah para penjaga keamanan sudah mulai kehilangan kemampuan mereka? Bahkan mengusir seorang wanita yang tidak penting saja mereka tidak berguna?" ucap Alex dingin.


"Mereka tidak berani menyentuh nona Kasandra bos. Biar bagaimanapun, dia masih kerabat jauh mendiang tuan besar." ucap anak buah Alex itu sambil menunduk takut menatap Alex.


"Aku akan melihat apa tujuannya kali ini." ucap Alex sembari menutup berkas yang dia baca lalu beranjak dari duduknya.


Alex keluar dari ruangannya diikuti oleh pria yang tadi melaporkan keberadaan wanita bernama Kasandra itu. Alex melangkah dengan wajah datar yang membuat setiap anak buahnya yang dia lewati tertunduk takut.


Alex mengernyitkan dahinya melihat di depan sana bukan hanya ada Kasandra tapi, sudah ada beberapa orang yang sepertinya berprofesi sebagai seorang wartawan.


"Mengapa kalian tidak mengijinkan aku masuk menemui kak Alex? Kalian tidak tahu siapa aku?" Alex dapat mendengar suara nyaring Kasandra yang membentak para petugas keamanan yang hanya berdiri menghadang jalan wanita itu agar tidak masuk lebih dalam ke gedung perusahaan.


"Maaf nona, lagi-lagi kami hanya bisa katakan bahwa kami tidak bisa membiarkan Anda masuk kecuali atas izin tuan Alexander langsung." ucap seorang pria yang sepertinya adalah ketua dari tim keamanan.


"Mengapa untuk bertemu dengan calon suamiku saja aku membutuhkan izin?" tanya Kasandra masih dengan suara nyaring.

__ADS_1


"Apakah nona dari keluarga Berto ini memiliki penyakit delusi yang parah?" tanya Alex dengan suara tegas dan wajah datar.


"Kak Alex, aku tidak sedang berhalusinasi. Aku memang calon istri kak....


"Tolong nona Berto memperhatikan. Kita tidak begitu akrab sehingga anda bisa memanggilku dengan sebutan seperti itu. Aku sudah menikah dan tidak berencana menambah istri lagi." ucap Alex.


"Apakah kak.... tuan Alexander belum bertemu dengan ayahku sehingga tuan belum mau mengakui status aku sebagai calon istri?" tanya Kasandra sambil tersenyum menatap penuh minat pada sosok Alex yang tampan dan tegas.


"Aku sebenarnya ingin melepaskan keluarga Berto mengingat hubungan tetua kalian dengan mendiang kakekku. Tapi, sepertinya nona dari keluarga Berto tidak sabar untuk menghancurkan keluarganya sendiri." ucap Alex.


deg


"Mengapa kak Alex jadi balik mengancam aku? Seharusnya dia tidak menolak kehadiran aku demi kelangsungan perusahaan yang didirikan oleh mendiang kakeknya ini." batin Kasandra.


"Bagaimana bisa kak, tuan Alexander mengancam keluarga sendiri seperti itu? Aku hanya mengungkapkan fakta dan ingin mengumumkan hubungan antara kita yang sebentar lagi akan.....

__ADS_1


"Fred, bawa semua bukti terkait kasus yang berhubungan dengan keluarga tidak tahu diri itu. Aku ingin dalam waktu 1 jam keluarga itu sudah tidak memiliki apapun untuk menopang hidup mereka." ucap Alex tegas mengabaikan ucapan Kasandra.


__ADS_2