Salah Jatuh Cinta

Salah Jatuh Cinta
SJC2-bag. 23


__ADS_3

"Bagaimana keadaan kekasihmu itu?" tanya Satria pada Felicia sesampainya ia di kantor pihak berwajib.


"Kekasih siapa yang Tuan maksud?"


"Jelas kekasihmu, Felicia."


"Saya tidak mengerti dengan ucapan anda, Tuan!"


"Sudah lupakan saja," ucap Satria kesal.


"Bagaimana dengan wanita itu, Tuan?"


"Kami berhasil menangkapnya saat ia mencoba melarikan diri," jawab Satria.


"Apa dia mengakui semuanya?"


"Iya, walau harus dipaksa!"


Tak lama Felicia datang ke kantor tersebut, ayah Kesya datang dan menemui Satria.


"Boleh saya bicara dengan anda?" tanya Ayah Kesya.


Satria melihat Felicia dan wanita itu mengerti maksudnya, lalu ia pun pamit meninggalkan keduanya.


"Ada apa, Paman?"


"Satria, tolong lepaskan putri saya!" pintanya.


"Maaf, Paman. Kesya harus mendapatkan hukumannya," jelas Satria.


"Paman mengaku salah, tidak bisa mendidik Kesya menjadi anak yang baik. Kami akan menuruti kemauan kalian asal Kesya dibebaskan," mohonnya lagi.


"Proses harus dilanjutkan, Kesya bukan hanya meneror keluarga saya tapi ia juga mendorong teman prianya ke dalam kolam renang dan menyebabkan kehilangan nyawa," ungkap Satria.


"Apa!" Ayah Kesya tak dapat lagi menyembunyikan terkejutannya.


"Maaf, Paman. Saya tidak bisa menolong putri anda!" Satria pun berlalu.


...****************...


Keesokan paginya, Raka menemui Satria di ruangannya.


"Ada perlu apa?"


"Aku ingin minta maaf," jawab Raka.


"Untuk?"


"Aku salah telah bekerja sama dengan Kesya."


"Harusnya kau berterima kasih pada Feli, karena dia meyakinkan kami untuk tidak melaporkanmu juga," tutur Satria.


"Feli?"


"Iya."


"Terima kasih, Tuan. Sudah memaafkan saya!" Raka tertunduk malu.


"Ya, pergilah. Temui Feli sekarang, dia akan kami pindahkan!"


"Pindah?"


"Apa dia tidak bercerita padamu?"


"Tidak," jawab Raka.


"Kami akan mengirimkannya ke Kota L," ujar Satria. "Kemungkinan dia juga lebih lama di sana," lanjutnya lagi.


"Kenapa dia harus pindah?"


"Dia yang mau."


"Kalau begitu saya permisi," ucap Raka dengan cepat. Ia pun segera pergi ke apartemen Felicia.


Sesampainya di sana, Feli mempersilakan Raka masuk dan duduk lalu wanita itu membuatkan teh untuknya.

__ADS_1


"Ada perlu apa?" Feli duduk di depan Raka.


"Apa benar kamu akan ke Kota L?"


"Benar."


"Tinggal di sana?"


"Iya."


"Lama?"


"Cukup lama, sih!"


"Kenapa mau?"


"Namanya juga pekerjaan."


"Kan, bisa ditolak?"


"Aku yang mau juga."


"Kamu meninggalkanku sendiri di sini?"


"Bukankah selama ini kau memang sendiri?"


"Aku akan mengejarmu kembali!"


"Maaf, aku tidak bisa kau kejar!"


"Aku akan terus berusaha!"


"Baiklah, kalau begitu. Apa kau mau menungguku lima tahun lagi?"


"Aku siap menunggunya."


"Jika aku kembali jadi wanita manja dan cengeng. Apa kau masih mau menerimaku?"


"Aku mau!"


"Baik, siap!"


"Satu lagi, aku akan menghubungimu sejam sekali. Apa kau bersedia?" tanya Feli.


"Aku bersedia!" jawab Raka tersenyum. Dulu hal yang paling dibenci Raka saat bersama Feli, ia tak mau disuruh-suruh dan tak mau terus menerus di telepon padahal kekasihnya itu hanya menghubunginya sehari 3 kali tapi itu membuatnya bosan. Ia pernah membentak Feli saat wanita itu memintanya untuk menjemputnya ketika hujan deras, padahal Feli berada di toko pakaiannya seorang diri. Raka menolaknya, akhirnya Feli menjauhinya dan memutuskan hubungan mereka.


"Kalau begitu, kita berangkat sekarang!" ajak Felicia.


"Sekarang?"


"Iya."


"Aku masih ingin berlama-lama denganmu."


"Tapi, pekerjaanku mengatakan tidak."


Raka pun melakukan semua perintah Felicia. Ia mengantarkan wanita itu ke bandara sampai pesawat yang ditumpangi Felicia meninggalkan landasan.


...****************...


Janji Feli untuk menghubunginya sejam sekali tidak ia lakukan. Ia hanya menghubungi Raka sesaat sampai ke Kota L setelah itu, sekedar pesan tuk sampai di ponsel miliknya.


Dua minggu sudah Felicia tak ada kabar, dia benar-benar menghilang. Raka mencoba menghubunginya tapi tak pernah dihiraukan. Kesal dan marah menjadi satu. Tapi, ia berjanji akan menunggu wanita itu sampai lima tahun.


Raka memasuki ruangan kerjanya dan mendapati sebuah bungkusan berisi makanan terletak di meja kerjanya.


"Aku tidak ada memesan makanan," gumamnya.


Ponselnya bergetar sebuah pesan masuk, ia membacanya sambil tersenyum.


Siang harinya, ia menemui seseorang yang mengirimkan pesan kepadanya tadi pagi. Sesampainya di sana, ia harus menunggu lima belas menit.


"Maaf harus membuatmu menunggu, walau ku tahu kau tak suka melakukan itu!"


Raka tersenyum hangat. "Aku akan melakukan itu jika membuatmu senang!"

__ADS_1


"Aku harap kau tidak melanggar ucapanmu!"


"Tentunya," ucap Raka. "Aku pikir kamu akan kembali setelah lima tahun," ucapnya lagi.


"Apa kau menginginkannya?"


"Tidak," jawab Raka. "Jangan pergi lagi," ucapnya.


"Kenapa?"


"Aku membutuhkanmu!"


"Kau hanya butuh aku, tapi tidak mencintaiku?"


"Feli, aku mencintaimu!"


"Tapi, aku tidak!"


"Jadi, kamu menolak?"


"Tidak juga," jawab Felicia santai.


"Aku serius, Feli!"


"Aku juga serius!"


"Apa ada pria lain yang membuatmu jatuh cinta?" tanya Raka dengan wajah sendu.


"Tidak ada," jawabnya.


"Lalu, kenapa kamu menolak aku?"


"Harusnya kau itu melamarku!"


Raka tersenyum lalu berkata, "Jadi kamu ingin dilamar?"


Felicia mengangguk sambil tersenyum.


"Baiklah, kalau begitu!" Raka berdiri dari tempat duduknya sambil merapikan pakaiannya.


"Raka, mau ngapain?" tanya Feli.


"Felicia Hermawan, maukah kamu menikah denganku!" ucapnya dengan lantang membuat para pengunjung kafe melihat mereka.


Feli menutup mulutnya, ia melihat sekelilingnya.


"Terima, terima, terima!" teriak para pengunjung.


"Raka, tolong duduk!" pinta Felicia dengan suara pelan.


"Apakah kamu menerimaku?"


"Iya, aku menerimamu!"


Suara tepukan bergemuruh di ruangan kafe, beberapa orang berteriak mengucapkan selamat.


.


.


Selesai..


...----------------...


TERIMA KASIH DUKUNGANNYA....♥️


Jangan lupa mampir ke karyaku yang lainnya..


-Mengejar Cinta si Tampan


-Dijodohkan dengan Musuh


-Penculik Hati


-Melupakan Sang Mantan

__ADS_1


-Calon Istriku Musuhku (Judul ini lanjutan dari novel 'Salah Jatuh Cinta')


__ADS_2