Secawan Anggur di Padang Gersang

Secawan Anggur di Padang Gersang
Sore Indah Yang Hot


__ADS_3

"Bagaimana aku bisa santai, kalau dia sudah membahayakan istri dan anak anak ku?"


"Ya tuhan?" Pekik Dandy dengan mulut nya yang ternganga.


"Jangan khawatir brow! aku sudah membuat dia pergi untuk selamanya!" Dandy menyilangkan tangan nya di leher.


"Baik lah, untung saja Lea merupakan wanita yang kuat"


Apa yang di katakan Mario memang benar, Lea merupakan wanita yang kuat. Dia juga mengerti akan semua masa lalu suami nya.


Hingga kehadiran Regina dengan segala akal bulusnya sedikit pun tidak mempengaruhi Lea. Karena yang terpenting bagi Lea adalah Mario dan anak anak nya.


Apa pun yang pernah terjadi di masa lalu suaminya itu merupakan pelajaran berharga bagi mereka.


Kepercayaan dan keyakinan bahwa semua tidak akan terulang kembali. Saling percaya dan pengertian adalah sebuah pengalaman untuk masa depan dan kebahagiaan.


"Syukurlah, kalau Lea bisa memaklumi siapa Mario dulu ya, pecinta wanita, eh ngomong ngomong istri mu itu pengertian juga ya? selain keras kepala"


"Pengertian dengkul mu, apakah kamu amnesia bagaimana aku berjuang hingga hampir gila karena nya"


"Ya jangan salah kan aku yang dulu sudah berulang kali menasehati Mario agar tidak mengumbar nafsu. Kamu aja yang tidak bisa mengendalikan nafsu mu, eh apakah kamu marah marah karena tidak di kasih jatah?" cerocos Dandy.


Mario akhirnya tertawa melihat kelakuan sahabat nya yang memang berpredikat pelawak ini.


"Kamu berpeluang mengikuti acara Stand Up Komedi"


"Oh tentu saja, daftar aku ya"


Dua sahabat itu akhirnya tertawa, di dalam ruangan itu.


"Ekhem, yang lagi berbahagia" Tomy berdehem mengagetkan kedua nya.


Sepupu Mario yang tidak kalah tampan itu tiba tiba masuk. Membuat keduanya berhenti tertawa.


"Oh ya Rio selamat ya,atas kelahiran baby Triplet nya" Tomy memeluk saudara nya itu.


Mario mengajak Dandy dan Tomy untuk duduk di sofa yang ada di ruangan itu. Tiga pria tampan itu asyik berbincang di selingi tawa mereka yang sesekali terdengar.


Pagi ini mereka akan mengikuti meeting, Sebuah proyek besar yang akan di tender. Perusahaan Mario dan juga Tomy termasuk di dalamnya. Kedua nya bekerja sama dalam memenangkan tender proyek tersebut.


Selain itu ada juga perusahaan terbesar dan paling bonafit di antara nya. Ya perusahaan milik keluarga istri nya, Lawrans Grup dan sebagai pemegang saham terbesar adalah ibu mertua nya Mario.


Perusahaan Milik Mario termasuk di jajaran yang di perhitungkan. Dan bunda Ranny sudah mempersiapkan siapa yang berhak ikut andil dalam penanganan proyek itu.


Lima belas menit lagi Meeting akan segera di mulai. Semua petinggi perusahaan telah hadir. Termasuk papa Liton juga ada di sana,bersama suami kakak nya Lilian.


Wajah wajah tegas dan berwibawa serta beberapa perwakilan perusahaan lainnya juga ada mereka akan memenangkan tender nya.


Semua tergantung ketajaman gelas siapa dan Masuk kriteria yang ditetapkan nanti nya.


Sementara di kediaman Mario Lea di kaget kan dengan kehadiran Kakak iparnya yang datang membawa hadiah untuk kembar.


Beberapa Dos besar yang di bawa Lian ternyata kereta untuk kembar.


"Ini kereta untuk si kembar"


"Ya ampun terima kasih kak, seharusnya kakak tidak perlu repot-repot membawakan ini semua" Lian memeluk tubuh ramping Lea.

__ADS_1


"Tidak, ini untuk para ponakan ku sayang?! mana mungkin aku sampai tidak membawakan mereka hadiah"


"Baiklah terima kasih kak,ayo kita ke kamar kembar,sebantar lagi pengasuh dan dokter akan membawa mereka untuk berjemur di bawah Mentri pagi"


"Oh ya? ayo aku tidak sabar untuk melihat semua ponakan ku itu"


Lea mengajak kakak iparnya itu ke kamar kembar. Benar saja mereka sudah siap untuk di bawa berjemur.


Begitu masuk Harum dan bau khas parfum bayi merebak wangi di kamar itu.


"Oh tuhan, mereka tampan sekali" ujar Lian gemas. "Mario pasti sangat bangga memiliki mereka ya"


"Kalau saja tidak ada pertemuan penting hari ini dia tidak akan pergi ke kantor nya" kata Lea.


"Oh ya siapa nama putri cantik mu ini?"


"Ziandra , kak"


"Dia sangat cantik sama seperti dirimu" puji Lian.


"Kakak juga cantik pantas mereka mengikuti gen Daddy nya" Balas Lea merendah.


Mereka berdua lalu bercerita sambil melihat Kembar yang sedang berjemur. Saat Lea tanpa sadar mengikat rambut panjang nya, Lian sempat melihat tanda cinta yang banyak terlukis di leher Lea.


Lian tau itu tanda cinta yang di sematkan oleh adik nya. Senyum mengembang di bibirnya dan berucap dengan pelan agar Lea tidak tersinggung.


"Ekhemmn,,,, Lian bedehem sebelum berkata"Jangan ikat rambut mu, biarkan tergerai indah untuk menutupi bekas gigitan Daddy kembar" kata Lian tersenyum penuh arti.


Lea tersenyum dengan wajah yang memerah terang aja dia merasa malu dan melepaskan ikatan rambut nya.


Lea menyuruh pengasuh untuk membuka tiga kereta bayi hadiah yang di berikan oleh Lian.


Bayi Triplet berjemur selama tiga puluh menit baru lah mereka di beri Asi satu satu.


Zain Dan Zian memiliki mata yang tajam dengan alis tebal berbulu mata lentik. Mereka memiliki garis wajah yang tegas dengan ketampanan yang memikat.


Sedangkan Ziandra memiliki mata yang indah dengan bulu mata nya yang lentik, bibir yang seksi mereka memiliki garis wajah dari Daddy Mario.


Lea yang kini resmi menyandang status ibu dari ketiga anaknya. Empat dengan putri kecil Mario yang bernama Sesil.


Meskipun Sesil bukan lah terlahir dari rahim Lea, tapi Lea memberikan kasih sayang nya sebagaimana seorang ibu.


Gadis kecil itu terlihat sangat senang memiliki tiga orang adik. Sesil setiap hari nya tidak ingin jauh jauh dari adik adiknya.


Kalau pun orang tua Karina datang menjemput nya seperti biasa. Sesil akan memilih cepat pulang untuk bermain dengan para adik nya.


Biasanya sesil akan berada di rumah orang tua Karina selama berminggu-minggu. Tapi sajak memiliki adik dia tidak akan lama di sana.


"Sesil kelihatan nya sangat senang memiliki banyak adik" kata Lian menatap gadis kecil itu yang selalu berada di dekat Adik adiknya.


"Sejak dulu dia selalu merengek untuk punya adik, apalagi kalau pulang berlibur, Rio di buat kerepotan dengan permintaan nya untuk segera punya adik" tutur Lea.


Lian tersenyum mendengar penuturan adik ipar nya yang cantik ini. Lea yang tampak masih sangat muda. Orang akan mengira wanita cantik itu belum menikah.


Bentuk tubuh nya yang terawat dan ramping, wajah cantik dengan bulu mata nya yang lentik. memiliki bibir yang seksi.Pantas saja kalau Mario menggilainya.


Setelah puas menengok para ponakan nya, Lian berpamitan pulang.

__ADS_1


"Oh ya kakak harus pulang sekarang, pagi ini Leo akan mendampingi papa ada meeting penting yang akan di hadiri mendampingi Papa, jadi di rumah hanya Kayla seorang" kata Lian, Lalu beranjak dari duduknya.


"Aku pergi ya, jaga mereka baik baik" pesan Lian lalu masuk ke dalam mobil nya.


"Baiklah kak, terima kasih atas hadiahnya" Lea tersenyum yang di balas lambaian tangan dari Lian.


Lea mengantar kakak iparnya sampai ke mobilnya. Setelah mobil Lian pergi barulah Lea beranjak masuk.


Setelah memberikan Asi kepada kembar Lea memilih untuk duduk di meja kerjanya yang ada di dalam kamar.


Selama menjadi istri Mario Lea bekerja di rumah secara online. Tentu saja Lea menjadi pegawai di kantor papi nya. Semua urusan kantor ia kerjakan di rumah.


Lea akan masuk kantor setelah kembar berumur empat bulan dan sudah bisa di tinggal.


Hari ini Mario pulang kantor agak terlambat, setelah meeting yang cukup menyita waktu. Masih banyak pekerjaan kantor yang harus di selesaikan.


Seperti biasa Lea akan menyambut nya dengan pelukan hangat dan ciuman mesra.


Mario yang langsung membalas ciuman nya dengan agresif.


Meskipun rasanya sangat letih ia kini bergairah setelah berada di dekat sang istri. Bau harum wangi tubuh Lea membuat sesuatu di bawah sana terasa sesak.


Mario melepaskan ciumannya dan langsung menggendong istrinya masuk ke dalam kamar.


"Daddy! turunkan aku!" pekik Lea kaget dengan tingkah Mario yang tiba tiba sudah membawanya ke tempat tidur.


Lea tidak bisa berontak ketika Mario sudah mengunci tubuh dan menghujaninya dengan ciuman panas penuh gairah.


"Daddy,,,,,????!"


Sore yang Hot dengan berolahraga ranjang, pasangan fenomenal itu sedang menikmati surga dunia.


Sementara kembar bersama baby sitter nya, Sesil asyik bermain dengan kembar meskipun mereka belum bisa cerita. hanya bergerak gerak lucu.


Sesil asyik berceloteh tentang boneka Barbie nya kepada adik baby Zian.


"Dedek baby?! tau tidak, boneka ini pemberian uncle Malik. Namun uncle nya pergi tidak kembali,kak Sesil rindu sama uncle yang baik hati itu" kata Sesil kepada adik perempuan nya, Baby Zia.


Lea yang baru masuk tersenyum mendengar perkataan Sesil yang merindukan uncle Maliknya.


Mendengar itu Lea jadi teringat akan sahabat nya Malik. Terakhir bertemu Malik memberikan hadiah perlengkapan bayi berupa mainan.


Setelah itu tidak lagi terdengar kabar beritanya. Pria tampan yang mengingatkan Lea tentang seseorang yang telah tenang di alam sana.


Tanpa sadar air mata Lea menetes jatuh entah apa yang membuat hati nya merasa sedih.


Lea menyusut butiran kristal di sudut mata nya tidak ingin Mario melihat nya menangis.


Toh dia kini memiliki kebahagiaan dengan keluarga kecil nya. Kehadiran kembar adalah anugerah terindah dalam hidup nya.


*


*


*


***** Love You All ❤️❤️❤️ salam rindu ku, K*****

__ADS_1


__ADS_2