
Lea yang sedang duduk di sebuah taman yang indah di mana bunga-bunga sedang bermekaran.
Senja matahari yang akan segera ke peraduannya.
Tiba-tiba datang seorang wanita membawa anak kecil wanita itu lalu memberikan bayi mungil itu kepada Lea.
Menitipkannya "tolong Ibu gendong anak ini, tolong berikan dia kepada papanya nanti"ucap wanita itu meminta Lea untuk memberikan bayi cantik itu kepada papanya.
Lea mengambil bayi itu menggendong nya, Lea tersenyum menatap wajah cantik sang bayi. Lea akan bertanya siapa papa bayi ini.
Lea menatap wajah wanita tua yang menatapnya
sambil tersenyum dengan wajahnya yang berseri-seri.
"Mama?" pekik Lea.
Lea mendadak terbangun dari tidurnya, Mario yang sedang memeluk tubuh istri nya itu ikut terkejut dan bangun pula.
"Sayang, kamu kenapa apakah kamu mimpi buruk?" bisik Mario lembut sambil memeluk tubuh polos istinya.
Lea menatap wajah Mario yang juga sedang menatapnya. Di remang remang cahaya lampu Lea melihat Mario yang tersenyum untuk nya.
Wajah tampan Mario membuat jantung Lea berdetak kencang. Rasa nya berdebar debar, ini untuk pertama kalinya Lea merasa berdebar di tatap mario.
Sayup sayup terdengar azan subuh, Lea teringat akan mimpinya.
"mama!" desis Lea.
Mario yang masih tersenyum menatap wajah Lea sambil mengusap lembut wajah nya yang berkeringat.
"Mimpi apa?" bisik mario serak sambil mencium pipi Lea.
Tangan nya kini melingkar di pinggang Lea. Mario merebahkan tubuhnya, menarik Lea untuk berbaring di dada nya.
"Katakan sayang? apa mimpi mu, sampai membuat mu terbangun?" Mario berkata pelan.
Perlahan Lea membuka matanya dia masih berada di atas pelukan suaminya.
Mario yang menatap wajahnya dengan dalam, tatapan yang melenakan.
"Aku bermimpi tentang mama" ucap Lea sendu.
Mario berbalik memiringkan tubuhnya, menatap serius wajah cantik Lea.
"Cerita kan pada ku" pinta Mario,dia mengecup lembut bibir Lea. tangannya masih melingkar di pinggang Lea.
Lea melepaskan tangan Mario dia lalu bangun duduk,Mario lalu bangun di pun ikut duduk sambil tetap memeluk Lea.
Mario mencium pundak Lea menghirup wangi tubuhnya yang membuat Mario bergairah.
Lea lalu menatap Mario mencerita kan mimpinya yang pernah terjadi sebelumnya.Mario serius Mendengarkan cerita Lea.
"Baik lah, besok sore pulang kantor kita ke makam mama" kata Mario pelan.
Ada kesedihan yang dia rasakan, betapa inginnya dulu mama melihat anaknya, cucu yang di berikan mario.Tapi sayang wanita yang melahirkan dirinya itu duluan di panggil yang maha kuasa.
"Aku akan segera memberikan cucu untuk mu mama" batin mario.
Mario lalu merebahkan tubuh Lea dan mulai mencumbunya. Lea yang mulai terangsang dengan aksi suaminya.
Lea pun membalas mengimbangi permainan Mario. Suaminya yang Hot seakan tidak pernah lelah.
Tubuh indah Lea seakan candu bagi nya, dari lembut hingga kasar,dari pelan hingga kuat, dari lambat hingga cepat.
Semua gaya di praktekkan Mario, rintihan dan ******* terdengar di kamar yang kedap suara itu. Irama nafas dan ******* keduanya menyabut pagi dengan bermandikan keringat.
Sebagian di skip aja
Dingin nya ruangan ber Ac itu menjadi panas sepanas aksi Mario di atas ranjang.... mereka melakukan pelepasan dengan erangan nikmat.
Mario mencium perut rata istri nya mengelus lembut sambil berbisik "Papa menunggu kehadiranmu di sini sayang".
Mario setelah mengatur pernafasannya nya dan rehat sejenak. Mario menggendong Lea ke kamar mandi. meletakkan Lae ke bathtub, mengisinya dengan air hangat.
__ADS_1
Lalu Mario ikut masuk ke dalam mereka pun mandi bareng. Selesai mandi, Mario menyiapkan pakaian untuk Lea.
Biasanya istri yang menyiapkan pakaian untuk suami tapi di rumah ini terbalik suami sediakan pakaian untuk istri.
Sangking cinta nya Mario pada Lea, sampai sampai dia rela melakukan apa saja untuk istri nya itu.
Tok
tok
tok tok...
Pintu kamar Mario di ketuk bi ati, "Tuan, papa menunggu di bawah untuk sarapan" suara bi ati dari luar.
"Baik bi, kami akan segera turun" ujar Lea yang lagi membetulkan kancing baju suaminya.
"Bagaimana kancing nya akan benar kalau kamu sibuk terus mengganggu ku Badai" geram Lea.
"Aku mencintaimu" bisik Mario ******* bibir seksi Lea.
Lea pun mendorong nya. "Memory ku sudah penuh dengan ribuan kata cinta mu itu" ketusnya.
"Baguslah kalau penuh biar tidak tersisa untuk kamu mengingat Oscar lagi " Mario bersorak dalam hati.
Coba kalau Mario berani bersuara seperti itu sampai didengar Lea bisa-bisa akan terjadi perang dingin lagi.
Mereka lalu turun ke bawah menuju meja makan, di mana papa,Lian dan suaminya telah menunggu mereka.
"Pe eR nya di kerjakan cepat biar bisa jadi secepatnya" goda Lion.
Mario hanya tersenyum lalu menarik kursi untuk Lea. setelah itu barulah dirinya ikut duduk di bangku samping Lea.
Seperti biasa Mario yang akan menyiapkan makanan untuk Lea. berupa roti dengan segelas susu.
"Terima kasih" Ucap Lea tulus.
Mengambil piring dan susu yang di berikan Mario kepada nya.
Selesai sarapan mereka lalu bersiap berangkat ke kantor. Papa dengan Lion semobil.
"Baik Papa" mario mengangguk.
Setelah puas bermain sebentar dengan Alif, barulah Mario dan Lea pamit pulang.
Mereka singgah di Mall berbelanja kebutuhan mereka karena stok barang hampir habis.
Mario yang mendorong troli nya, Lea yang sibuk memilih semua kebutuhan dapur nya. Mario ikut membantu memilih sebagian.
Troli yang di dorong mario, benar benar penuh dengan berbagai jenis bahan makanan.
Mereka lalu menuju ke tempat buah, karena itu merupakan makanan pokok istri nya.
Mario juga membantu memilih beberapa buah jenis buah segar untuk Lea.
Setelah itu mereka lalu menuju ke kasir menghitung semua belanjaan mereka.
"Beberapa total semuanya?" Tanya Mario kepada kasir yang sejak tadi menatap kagum pada Mario.
Kasir itu kembali menghitam ulang belanjaan, karena tidak fokus, sibuk menata sosok Cool yang tampan dengan istri cantik nya.
Wajah tampan mario membuat para wanita menggilainya. mereka tidak akan bosan menatap sosok pria ganteng itu.
Mereka bahkan terang terangan memuji ketampanan Mario di depan Lea.
Sikap Lea biasa saja, melihat sikap Lea yang tidak ada respon saat para wanita menggoda suami nya. membuka Mario kesal.
"Kenapa dia tidak cemburu dan marah marah pada wanita wanita ganjen itu?" batin Mario kecewa. maunya Lea cemburu lalu melabrak mereka.
"Apakah kamu tidak cemburu mereka melirik dan menggoda suami mu?" tanya Mario ketika mereka sudah di perjalanan pulang.
"Mengapa aku harus cemburu? toh anggota tubuh mu tidak ada yang kurang!" jawab Lea santai.
"Semisal mereka membawa lari burung mu?"
__ADS_1
"Kamu nya aja kali yang suka burung mu sampai di bawa lari mereka" Lea malah tertawa membuat Mario makin kesal.
Dia yang di goda dia sendiri yang uring uringan.
Mobil sampai di rumah mereka,Mario sibuk membawa masuk seabrek belanjaan mereka.
Setelah memasukkan semua di kulkas Mario membangun Lea untuk memasak buat makan siang mereka.
"Seharusnya kamu tidak usah masak kita makan aja di luar" ujar Mario sambil memeluk Lea dari belakang.
"Aku masih bisa masak untuk kita badai! lagian kita hanya berdua" seru Lea.
"Apakah tidak ada nama lain yang lebih indah untuk kau sematkan di nama ku selain badai mu itu?" protes Mario.
"Kalau tidak mau nama badai, aku panggil "maling" aja ya"
"Apakah aku se durhaka itu sampai sampai harus di beri nama Maling Kundang segala?" Mario semakin tidak terima di panggil maling.
Lea makin di buat tertawa dan Mario mulai serius menatap nya.
"Ayo kita masak berdebat terus aku tidak fokus masak".
"Aku semakin tidak fokus melihat kecantikan mu" Mario malah mencium nya dengan ganas. tangan nya sempat mematikan kompor di belakang Lea.
"Emmpphh,,,, Hentikan aku bisa kehabisan nafas tau"Lea mencubit pinggang Mario.
"Kamu menggemaskan" Mario tidak melepaskan pelukannya.
"Berhenti memasak untuk hari ini aku akan memesan makanan untuk kita berdua" mario membuat keributan kecil dengan memikul Lea meninggalkan dapur.
Membawa Lea naik ke kamar mereka, Mario mendudukan Lea di tempat tidur. Dia lalu membuka dompetnya mengeluarkan black card nya untuk di berikan pada Lea.
'Kartu ini sekarang menjadi milik mu" Mario meraih tangan Lea, mengecup lembut jemarinya lalu meletakkan kartu itu di tangan Lea.
"Itu milik mu, sebagai istri ku, aku pun wajib menafkahi mu, lahir batin" Mario memeluk nya mencium lembut dahi Lea.
"Aku sangat mencintaimu!' bisik nya pelan.
"Terima kasih" Lea tersenyum untuk nya.
Mario lalu duduk di sampingnya. "Mana ponsel mu?"
Mario menadahkan tangan nya.
Lea mengambil ponselnya dari dalam tas kecil nya. "Nih!" memberikan kepada Mario.
Pria itu lalu membuka dan memeriksa semua nama yang ada di daftar kontak lea.
Dia lalu memblokir dan menghapus nama Oscar yang ada di daftar kontak Lea.
"Maaf sayang aku sudah memblokir nomor kontak Oscar dan menghapusnya" ujar Mario tegas.
Dia sangat tidak suka dengan segala tentang Oscar. Apa pun yang menyangkut rival cinta nya itu.
Cemburu ni e...
Mario lalu memasang wallpaper yang di kirim dari ponselnya ke ponsel Lea. sebuah foto mesra mereka waktu di pantai.
anggap saja ya ini potret mesra nya... kalau tidak cocok kalian bisa berimajinasi sendiri ok?...
*
*
*
****Sementara Othor pakai si tampan " Mik Thongraya" si tampan negeri gajah putih, untuk visualnya. Dan yang cantik "Dhasa Taran" si cantik asal Rusia.
Tapi kalau kalian merasa tidak cocok silahkan memilih dan beritahu Thor ya? biar othor ganti dengan yang lain.
Atuakah mau othor pakai yang lebih Hot hot lagi
__ADS_1
Hot Daddy dari Italia si Tampan nan seksi Michelle Morenno?"''🤣🤣🤣 sama Anna Maria????
Silahkan pilih dan komentar nya ok...copy mocca dari kalian Love❤️ othor tunggu..****