
Ketidak pedulian mario padanya membuat Lea tetap pada pendiriannya. Lea menjalani kehidupannya tanpa berpikir akan kembali menjalani kehidupan nya dengan Mario.
Waktu berganti hari bulan berganti tahun. Setahun berlalu Lea menjalani kehidupan nya tanpa mengenal cinta. gadis itu setiap seminggu mengadakan pertemuan di kosan My LeGaCy.
Gabby dan Cynthia yang telah memiliki anak dari perkawinan mereka. Tomy juga Dandy, mereka memberikan kebahagiaan kepada istri mereka.
Keharmonisan dan kebahagiaan mereka terasa lengkap dengan kehadiran buah hati mereka.
Gabby yang memiliki seorang putra, Cynthia yang memiliki seorang putri yang baru berusia lima bulan.
Mereka datang membawa anak anak mereka, Lea merasa sangat gemasnya dengan anak anak sahabat nya itu.
Tiga wanita itu asyik bercerita melepaskannya kerinduan mereka.
Selepas kedatangan papa Mario dulu Mario sudah tidak lagi mengusik kehidupan Lea.
Bahkan sudah tidak ada lagi kabar tentang lelaki yang pernah menjadi suaminya itu.
Lea masih di bawah pengawasan Frans kedekatan mereka kini semakin akrab. Hari ini Frans pamit di pindahkan ke kota lain di negara yang berbeda.
Frans akan pergi dari nya, tidak ada lagi sosok yang membuat nya jengkel dan juga tertawa karena Frans bukan tipe yang tegang.
"Frans makasih sudah menjagaku selama ini, sudah selalu ada untuk ku, meskipun aku tidak bisa menerima kehadiran mu di hati ku, tapi kamu tetap laki laki yang baik untuk ku ingat" tutur Lea ketika mengantar Frans ke bandara.
Bukan hanya Lea tapi masih banyak orang orang berseragam hitam, mereka turut mengantarkan Frans.
Di antaranya ada Biren pria tampan yang genit. Dia yang paling suka sama mahluk yang cantik cantik. Apalagi bekas nya Frans.
Lea kini menjadi salah satu target nya.
"By bos! gimana apa aku boleh sandar di dermaga yang satu ini?!" Biren berbisik pada Frans.
"Kalau kamu masih mau hidup dan tidak mati di tangan om Alex, jangan coba coba menyentuh nya, ku beri tahu ya, "Milea Aldrich Abraham Zie"
Kakek nya Lea adalah kakak kandung om Alex" kata Frans dengan kilatan marah.
Perempuan mana yang tidak akan takluk di tangan Frans, tapi untuk Lea Frans tidak punya nyawa cadangan.
Mendengar Lea adalah cucu nya Alex, Biren bergidik ngeri. Biren sendiri pernah melihat salah satu teman mereka yang mati dengan sadis karena menggangu istri Alex yang masih belia. Isti kedua Alex yang bernama Jelita.
"Ingat Bro masih banyak wanita di luar sana yang bisa kami goda, tebalkan iman mu untuk tidak tergoda dengan sekian banyak anak cucunya bos" Pesan Frans sambil menepuk pundak Biren.
Frans Lalu mendekati Lea, tersenyum menatap nya,wajah cantik yang sempat menghias mimpi Frans.
"Aku akan merindukanmu di sana sayang" Frans memeluknya lama. seakan berat berpisah dari nya.
Frans merasa berat untuk meninggalkan wanita yang diam diam di cintai ya ini.
Meskipun Lea tidak membalas perasaan nya, cinta tidak bisa di paksakan. Tapi sikap manis Lea padanya membuat Frans merasa senang.
Frans tidak bisa menolak untuk tidak harus pergi itu pekerjaan nya. Pekerjaan yang sudah mendarah daging.
"Sampai jumpa"
"Sayonara....!"
Perpisahan yang tidak di inginkan, Lea sendiri merasa sedih di tinggal Frans. berpisah dari Mario, Lea tidak terlalu sedih, karena tidak ada cerita yang mereka lukis.
Tidak dengan Frans Pria matang yang selalu bisa membuat Lea tersenyum, dia yang mampu membuat Lea tegar bagai karang yang kokoh.
Tapi sayang Frans tidak bisa menyelami hati nya, dia hanya bisa menjadi sahabat bagi Lea, Bodyguard yang di pilih bunda untuk menjaga putri nya, selepas dari Mario.
Sepergi nya Frans Lea kini tidak lagi di kawal dia bahkan kemana mana sendirian.
seperti hari ini Lea sendirian di Mall biasanya dia akan pergi bersama Cynthia atau juga Gabby, tapi dua sahabatnya dan sudah memiliki kehidupan nya masing-masing, mengurus suami dan anak.
Hari ini Lea pergi ke Mall membeli sebuah kebutuhan nya di apartemen.
__ADS_1
Biasanya Frans yang dengan senang hati mendorong troli nya.
Lea pun tersenyum mengingat Frans, lelaki bahkan dengan cermat sering memilih jenis buah segar kesukaan Lea .
Frans juga terkadang suka memilih sayuran hijau untuk pria karena dia tahu keluarga itu mengutamakan buah dengan sayuran hijau makanya mereka tidak pernah gendut tidak pernah berlemak.
Bahkan Papi Valen yang sudah tua itu tubuhnya terawat dengan baik, masih terlihat kekar dan kuat.
Lea pergi sendirian tanpa ada Frans, banyak barang yang di belinya termasuk beberapa jenis buah buahan.
Asyik memilih buah tiba-tiba seseorang menghampirinya.
"Hai Lea,,,,?!"Sapa pria itu tersenyum ramah.
Lea menoleh dan mengenali wajahnya, dia teman kampusnya Lea mereka berkuliah di kampus yang sama, tapi beda jurusan.
Lea sudah sering melihat pria itu nangkring di kantin kampus bersama Bebe temannya.
Bahkan di setiap acara yang di selenggarakan pasti ada dia.
"Oscar ya,,?" Lea mengingat ingat.
"Rupanya kamu mengenaliku itu berarti kamu tidak amnesia" Oscar malah tertawa.
"Siapa sih yang tidak kenal yang namanya Oscar?!" Balas Lea.
"Tumben sendirian?!" kata Oscar basa basi.
"Ya, seperti yang kau lihat!"
"Okey baikah biar aku bantu" tanpa di minta, Oscar mengambil alih troli dari Lea.
"Apa tidak merepotkan?" Lea menatapnya.
"Untuk gadis secantik kamu,aku rasa tidak. Aku malah senang bisa menemani mu" Oscar mulai menggombal.
Lea hanya menggeleng lalu melanjutkan memilih sayuran. Lea membeli beberapa jenis sayur hijau.
"Yakin ini saja yang akan di beli, ataukah masih ada lagi?" tanya Oscar
"Cukup segini" ujar Lea.
mereka lalu anti di kasir masih ada beberapa orang lagi baru tiba giliran Lea.
"Astaga maaf Lea,,,!, aku lupa beli, parfum, sekarang aku antri kamu tolong ke sana ambilkan aku parfum ku tunggu di sini"
Oscar menyebut nama parfum nya, tanpa pikir panjang Lea segera menuju tempat parfum.
Padahal itu hanya akal akalan Oscar agar Lea pergi biar dia akan membayar semua belanjaan Lea.
Oscar tersenyum cepat cepat dia menuju kasir lalu mengeluarkan semua isi troli memindahkan ke meja kasir.
Sementara Lea masih mencari parfum yang di sebut kan Oscar. Bolak balik Lea periksa semua parfum tapi merek yang di sebut Oscar tidak di temukan.
"Apa aku salah dengar tadi ya?" Lea berbalik akan bertanya apa nama parfum nya rasanya nama parfum itu agak aneh.
"Oscar? nama parfum nya apa tadi?"
"Apa tidak di temukan?" Oscar menatap nya lalu tersenyum.
"Ya sudah, mungkin habis lain kalau aku bisa membelinya nanti. Oke ini semua barang mu sudah selesai dan sudah dibayar"
'Oh semua berapa? aku akan mengganti uangmu sekarangn!" Ujar Lea cepat.
"Eit tidak! tidak usah anggap saja ini bayaran awal pertemuan kita" kata Oscar, yang mendapat tatapan aneh dari Lea.
"Maaf! maksudnya awal persahabatan kita" Ralat Oscar sambil tersenyum manis.
__ADS_1
Tangannya masih menenteng dua kantong besar belanjaan Lea. Lea hendak mengambil belanjaannya dari Oscar, tapi pria itu menolaknya dia yang akan membawa semua barang bawaan Lea ke mobil.
Setelah memasukkan belanjaan Lea ke dalam bagasi mobil. Oskar mengajak Lea untuk makan bersama nya sebagai tanda persahabatan mereka.
"Terima kasih Oscar!"
"Maaf, bantuan ku tidak gratis, kamu harus membayar nya dengan temani aku makan, karena saat ini aku lapar" Oscar memasang wajah seakan akan dia sedang kelaparan.
Lea menatap nya sekilas lalu mengangguk "Baik lah! aku temani kamu makan".
"Iya,,,! aku hanya minta temani aku makan bukan tidur" canda nya.
Lea menatap tajam wajah Oscar,pria dengan perawakan menggoda itu malah terkekeh.
"Ayolah" menarik tangan Lea menuju restoran yang ada di Mall.
Lea tidak makan dia hanya pesan minuman jus alpukat kesukaannya.
"Bisanya kamu bareng Frans?!"
"Frans lagi ke luar negri"
"Oh,,, kirain kalin lagi marahan, jadi ceritanya kalian lagi RDL, nih" Oscar tersenyum.
Lea hanya diam tidak menanggapi ocehan Oscar.
Selesai makan Oscar mengantarkan Lea ke mobil nya.
"Thanks Le, atas waktu nya, bentar pulangnya aku tidak bisa tidur nih" seru Oscar ketika Lea sudah masuk ke mobil nya.
"Kenapa?" Lea mengeluarkan kepalanya di kaca mobil.
"Mikirin kamu"
"Gombal mu, kurang bumbu" cibir Lea,By Os, aku pergi" Lea menghidupkan mobil nya lalu pergi.
Oscar tertawa "Sampai jumpa di kampus".
Oscar masih berdiri tempat nya menatap kepergian mobil Lea yang sudah menghilang dari tatapan n nya.
"Cantik!" satu kata yang keluar dari bibir Oscar.
Oscar menuju mobilnya tujuan nya ke mall hanya membeli beberapa barang yang sudah berada di mobilnya.
Selesai meletakkan balanjaannya di mobil Oscar melihat mobil Lea yang baru masuk. Gadis itu melangkah masuk sendirian,biasa nya ada Frans yang selalu menemani nya. Di kampus dan di mana saja.
Melihat Lea sendiri Oscar lalu mengikuti nya dengan berpura pura melihat lihat barang. Saat ada kesempatan Oscar menghampirinya dan berhasil.
Oscar akhirnya berhasil mendekati Lea di tambah lagi mengetahui Frans ke luar negeri, Oscar merasa senang dia punya peluang untuk mendekati Lea.
Di kampus saat akan ke kantin Oscar mengikuti Lea yang kebetulan sendirian. sejak Gabby dan Cynthia menikah dua sahabatnya itu mengambil cuti setahun karena melahirkan.
"Lea!" Suara Oscar pelan, yang keberadaannya tidak di sadari Lea, kalau Oscar ada di belakangnya.
Lea menoleh melihat Oscar ada di belakangnya pria itu lalu mensejajarkan langkah nya di samping Lea.
"Seperti nya kita berjodoh, hari ini aku yang traktir kamu ayo" seru Oscar percaya diri.
Lea tidak dapat menolak sikap Oscar yang selalu memaksa. Mereka akhirnya makan berdua di traktir Oscar.
Oscar yang seperti mendapat lampu hijau mulai mendekati Lea yang belakangan terlihat sendiri tanpa dua temannya dan juga Frans yang di kira pacar Lea oleh Oscar.
*
*
*
__ADS_1
******Love you All ❤️❤️❤️ jejaknya ya jangan lupa
Salam sayang untuk kalian semua Love ❤️❤️❤️**