
Dari meja yang tidak jauh dari Oscar dan Lea Jhon sedang menatap keduanya dengan intens.
BIN itu sedang menjalankan tugasnya dia kebetulan makan di sana.
Selesai menerima telpon.
Oscar mengajak Lea untuk pulang dengan alasan dia ada urusan lain.
kedekatan Oscar dengan Lea semakin akrab, terkadang Oscar mengajak Lea untuk sekedar makan malam.
Oscar yang pandai mengambil hati Lea pria itu suka memberikan Lea bunga dan hadiah hadiah kecil lainnya.
Dia juga akan dengan senang hati mengerjakan tugas tugas kampus Lea.
Kedekatan mereka tentu membuat banyak wanita di kampus ini yang merasa iri.
Terlebih lagi dengan Regina, dia sangat membenci Lea.
Hari ini dia kembali membuat ulah, setelah membuat Ban mobil Lea kempes.
"Hai perempuan kampungan?" masih banyak tuh pria di kampus ini selain Oscar" kata Regina sinis dan meremehkan.
Dia kembali menghadang langkah Lea di koridor kampus. Di saat Oscar tidak ada.
Lea hanya diam membiarkan apa yang akan di lakukan wanita itu dan dua temannya.
"Dasar murahan barang bekas, kampungan ngapain sih kamu harus gaet Oscar, masih banyak pria tampan buat lo,selain Oscar" kata sinis.
'Jeh, perempuan kota, ambil saja pria pria yang Kau sebut itu buat kamu aku tidak butuh mereka, dan Oscar larang dia agar tidak mendekati aku" ketus Lea tak kalah sinis nya.
Lea malas meladeni perempuan picik macam Regina, dia segera mendorong wanita itu dari jalan nya.
"Urusan kita belum selesai" Regina dengan cepat menarik tas Lea. hingga mengentikan langkah nya.
"Aku tidak punya urusan sama kamu ya, jangan cari masalah dengan ku" bentak Lea.
"Kalau kamu masih mau mendekati Oscar, kamu tetap akan berurusan dengan ku" ancam Regina.
'Ambil Oscar mu,larang dia jangan temui aku" Lea memutar bola matanya lalu pergi.
Lea tidak ingin berurusan dengan Regina, maladeni wanita gila ini sama saja akan seperti dirinya, sama sama gila.
Regina menatap Lea dengan tatapan sinis, dia akan membuat perhitungan dengan Lea, bila melihat Lea masih dekat dengan Oscar.
Tapi dia tidak bisa berbuat apa-apa karena Oscar melarang nya. Bahkan Oscar mengancam akan memutuskan hubungan persahabatan mereka.
"Di mana ada gula di situ ada semut" kalimat itu sangat cocok untuk mereka.Seantero kampus telah tau Lea adalah pacar Oscar.
Mungkin itu pula yang ada di hati Oscar, untuk menjadikan Lea sebagai pacarnya.
Oscar tidak peduli meskipun Lea sudah jujur padanya kalau dirinya telah menikah.
Bahkan Oscar kini ingin melamar Lea, alih alih tidak ingin melihat Lea kesepian.
"Aku akan memperkenalkan diri mu dengan orang tua ku" kata Oscar suatu hari.
Oscar pun percaya saat Lea mengatakan kalau orang tua nya tinggal di kampung.
Selama mengenal Oscar Lea selalu pulang ke kosan my LeGaCy, dengan alasan dia kost di sana.
Lea bahkan meminta dukungan Jhon untuk melengkapi sandiwara nya.
Jhon dengan senang hati mendukung Lea.
Lea tidak menyadari kalau dua pria itu sedang memainkan sandiwara nya.
Lea akan menguji sebesar apa rasa cinta Oscar pada nya. Apakah apa yang di lakukan Oscar serius atau kah hanya main main saat tau dirinya kini seorang janda.
Hari berganti bulan berlalu tidak terasa hubungan kedekatan Lea dengan Oscar berjalan dua bulan.
Lea yang terpesona dengan kelembutan Oscar, perhatian dan kasih sayangnya seakan membuat Lea mulai merindukan sosok pria itu.
Oscar yang terkesan penyayang membuat Lea ingin selalu bersamanya.
__ADS_1
Oscar yang belakangan sering sibuk di luar dengan pekerjaannya. Membuat Lea kesal bila Oscar tidak mengabarinya.
Seminggu tidak berjumpa rasa setahun bagi Lea, Oscar yang tau akan hal itu segera mengirim bunga untuk Lea.
Dengan memo, "untuk mengobati kerinduan ku pada mu My sweety"
Lea tersenyum mencium bunga yang di kirim Oscar untuk nya. ada sedikit rindu untuk dia yang menghiasi hari hari nya.
Lea merasakan kesunyian saat Oscar tidak ada di sisi nya.
Untuk melupakan rasa jenuh nya Lea memilih untuk sibuk di kantor. agar dia tidak terlalu merindukan Oscar.
Oscar yang tidak mengabarinya membuat Lea menjadi kesal. bahkan ponselnya tidak aktif kala Lea mencoba menghubungi nya.
Pekerjaan Oscar yang harus pergi ke kota lain tapi di pedalaman. membuat Lea kesulitan untuk tau sekedar kabarnya atau kabar Lea.
Mereka sampai tidak dapat berkirim kabar, karena sulit nya sarana kumonikasi.
Jhon yang melihat itu selalu memberikan semangat kepada Lea. bagi Lea Jhon adalah sosok yang pengertian.
Jhon selalu menyuruh Lea untuk tetap menghubungi Oscar. bahkan Jhon juga meminta nomor Oscar agar dia tidak kehilangan jejak Oscar.
Jhon mengembalikannya ponsel milik Lea setelah mengirim nomor Oscar ke ponselnya.
Jhon juga mengotak Atik ponsel Lea sebentar.
*
*
*
Dua Minggu pergi membuat Oscar merindukan Lea. Dia lalu pulang membuat kejutan yang membuat Lea ngambek pada nya.
Oscar sengaja mengirim bunga bunga dengan memo kerinduan yang tiada taranya.
Sampai sampai membuat Lea menangis sangking tidak kuat menahan perasaannya.
Sementara Oscar dalam perjalanan menuju kosan my LeGaCy.
Jhon yang kebetulan baru punya dia sempat membelikan beberapa jenis buah segar untuk Lea.
Dia masih beristirahat Jhon akan memberikan buah itu selesai magrib nanti rencana nya dia akan menemani Lea berbincang bincang mengenai Oscar.
Sayang Oscar datang sore ini saat dia hendak memeluk Lea dan mencium nya, Lea menghentikan langkahnya.
'Stop!" Lea mendorong dada Oscar.
"Maaf sayang aku sedang berpuasa" kata Lea lembut.
,
Oscar hanya terkekeh mendengar penuturan Lea.
Dia dengan sabar mengerti akan keadaan Lea.
" Baiklah sweety ,,,,! untuk berbuka nanti bagaimana kalau kita makan di luar" tawar Oscar sambil tersenyum.
"Oke! terserah pada mu"
"Aku sangat merindukanmu, tapi sayang kamu sedang melakukan kewajiban mu" Oscar tersenyum lembut.
"Bersiaplah kita jalan sebentar lagi, sambil tunggu waktu berbuka aku akan mengajak mu jalan jalan" ujar Oscar.
"Baiklah aku bersiap dulu"
Oscar menunggu Lea sambil memainkan ponselnya.
Tidak berapa lama Lea sudah berpenampilan rapi dan menarik.
Oscar tertegun menatap nya, andaikan Lea tidak berpuasa Oscar pasti sudah ingin memeluk nya.
"Kamu cantik sekali" puji Oscar tulus.
__ADS_1
"Aku merasa tersanjung! terima kasih"
"orang tua ku pasti senang memiliki menantu secantik kamu"
"oh,,,aku juga akan senang bila punya, orang tua sebaik orang tua mu"
"Tentu saja! kalau kamu sudah siap aku akan membawa mu sekarang"
"oh no! tidak untuk sekarang,aku belum siap" kata Lea panik.
Oscar tertawa melihat kepanikan Lea, dia menatap wajah cantik di sampingnya.
Kalau saja dia tidak menghormati Lea yang lagi berpuasa ingin rasanya Oscar memeluk dan mencium serta ******* bibir seksi menggoda itu.
"Oke,,! baiklah kamu sudah harus bersiap-siap mulai dari sekarang, persiapkan dirimu untuk menjadi nyonya Oscar"
"Mana mungkin aku yang seorang janda harus menikah dengan seorang laki laki sebaik kamu? masih banyak wanita, gadis gadis yang bisa kamu pilih untuk menjadi istri mu"
"Ha,,haaaa,,,,,, tidak semua wanita itu berarti gadis nona! banyak gadis yang berasa janda, dan janda rasa perawan" kata Oscar tertawa.
"Wajah Lea memerah mendengar kalimat yang di ucapkan Oscar.
Oscar melirik jam mewah di pergelangan tangannya. "Sudah hampir waktu berbuka, kita ke resto sekarang".
Mereka tiba di sebuah restoran mewah, beberapa menit lagi, Oscar lalu pesan makanan sesuai dengan selera Lea. Tidak lupa beberapa jenis buah dan jus alpukat di sertai sekotak kurma.
Saat nya berbuka, Lea terlebih dahulu minum air putih, makan sedikit kurma. Oscar benar benar memberikan kesempurnaan untuk puasanya hari ini.
Pria itu dengan penuh perhatian menyodorkan
"Terima kasih Oscar,aku banyak berhutang Budi pada mu"
"Sayang,,,?! jangan ucapkan apapuyan. Aku dengan ikhlas melakukan semua ini untuk mu" Oscar tersenyum lembut.
Kelembutan dan tulusnya perhatian Oscar membuat Lea merasa nyaman dengan keberadaan seorang Oscar di hatinya. Mungkin mulai tumbuh benih cinta di hati nya untuk Oscar.
*
*
*
*
"Teman ku akan mengadakan pesta mau kah kamu menemaniku untuk pergi kesana malam ini?" ujar Oscar ketika menjemput Lea pulang kantor.
Oscar yang semakin hari semakin dekat dengan Lea. Sejauh ini hubungan kedua baik baik saja, bahkan Oscar terkesan menghargai Lea.
Oscar selalu memberikan setangkai mawar bila mengwali pertemuan mereka. Perlakuan nya yang manis dan lembut penuh perhatian berhasil membuat Lea terpesona.
Oscar sudah seperti sopir dan pengawal pribadi nya. Bahkan Oscar pun menyatakan perasaan dan rasa cintanya kepada Lea.
Apa yang dilakukan Oscar tulus pada nya membuat Lea tidak bisa menolak kehadiran Oscar di sisi lain hati nya.
Lea baru akan pergi sendirian bila Oscar pergi untuk beberapa hari untuk menyesuaikan pekerjaan nya.
Sejauh ini Lea tidak pernah bertanya tentang apa pekerjaan Oscar.
Dia tidak terlalu masalah soal apa pekerjaan Oscar yang jelas memang Oscar punya pekerjaan yang Lea sendiri tidak tau apa sebenarnya pekerjaan itu yang membuat Oscar sering pergi bahkan ponselnya sering sampai tidak aktif.
Rasa yang tidak bisa di tahan adalah Rindu, pekerjaan yang paling berat adalah menunggu di dalam ketidak pastian.
"Benarkah aku merindukan sosok Oscar?" Batin Lea sendu.
*
*
*
****Love you All ❤️❤️❤️ jejak kalian semua jejak dari like komen, paf, tanda cinta lain nya.
Aku semakin sayang dan mencintai kalian Love ❤️❤️❤️
__ADS_1