
Hari hari yang di lalui Oscar belakang terasa lain.
Pria itu selalu merengek manja meminta di belai belai sayang.
Lea sendiri menjadi bingung melihat sikap Oscar yang rada aneh. Ada ada saja bahkan terkadang dia tidak ingin Lea keluar dari kamar.
Oscar mengambil cuti seminggu sebelum sidang penangkapan mantan napi itu.
Oscar mengajak Lea ke beberapa tempat wisata yang ada di kota tempat tinggal mereka. menghabiskan masa cuti nya dengan berlibur selama seminggu.
"Anggap saja kita sedang berbulan madu" bisik Oscar.
Setelah mereka habis bercinta dengan masih Bermandi keringat,di sebuah kamar hotel tempat mereka menginap.
Seharian mereka berada di kamar hotel dengan mendengarkan musik. Oscar sengaja memutar lagu lagu romantis.
Terkadang mereka berdua bernyanyi bersama mengikuti lagu yang di putar Oscar. Benar benar romantis kebersamaan mereka.
"Aku akan mengukir cinta dan semua kenangan bersama mu di semua tempat terindah di pulau ini" bisik Oscar sambil sibuk menciumi Lea. memberikan beberapa tanda cinta kemerahan di leher putih sang istri.
Oscar baru akan mengajak Lea menyaksikan sunset di sore hari. mereka berdua berada di atas bukit dengan Oscar yang setia memeluknya dari belakang.
Kemesraan nya tidak pernah berhenti mereka mengabadikan kebersamaan itu dengan foto bersama mesra dan menggoda.
Lea yang biasanya suka akan hal hal yang menantang mengajak Oscar untuk menguji adrenalin tapi Oscar melarang nya.
"Jangan lakukan hal hal berat yang berimbas pada kandungan mu, aku ingin setelah pulang liburan, benih ku akan tumbuh subur bersemi di sini" Oscar berbisik mesra dan mengelus lembut perut Lea.
Lea dan Oscar asyik menikmati sunset sambil berpelukan. sampai akhirnya mereka benar benar takjub dengan keindahan sang matahari di ufuk sana membiaskan warna jingga saat akan terbenam.
Di remang remang malam mereka berdua melangkah pelan turun dari bebukitan menuju tempat di mana mereka menginap.
Udara dingin pegunungan mulai terasa saat kabut mulai menampakkan halimun.
Namun di sebuah kamar tidak terasa dingin malah panas dirasakan dua manusia yang asyik bercumbu tanpa busana alias telanjang.
Oscar yang sibuk mencumbui istri nya,lelaki gagah itu selalu menunjukkan keperkasaannya.
Oscar yang selalu menggila, bila di ranjang dia yang seakan tidak pernah puas, untuk mereguk manisnya madu kasih dari tubuh indah sang istri yang selalu membuat diri nya benar benar bergairah.
Tubuh mereka kini bermandikan peluh dan keringat setelah mencapai puncak kenikmatan. Capek dan kelelahan dengan nafas yang tersengal-sengal.
"Sayang aku tidak ingin berpisah dan jauh dari mu" ucap Oscar sambil mengatur pernafasan nya memeluk erat tubuh polos istri nya.
"Aku akan selalu ada di samping mu"Lea tersenyum mengelus dagu kebiruan yang selalu di cukur rapi oleh Oscar.
"Bila nanti kita tidak bisa lagi bersama jangan lupa untuk selalu tersenyum seperti ini, aku akan selalu mendekap mu penuh cinta" bisik Oscar lalu ******* bibir Lea, sebelum wanita itu melayang kan protes.
Oscar baru menghentikan ciumannya saat Lea hampir kehabisan nafas. melihat hal itu Oscar malah tertawa bila tertawa seperti ini Oscar terlihat sangat lah tampan.
"Dadd,,,?"
"Hmmm,,!"
"Kamu sangat tampan!" bisik Lea.
"Iya dong, seorang Oscar Arthur Harahap memang sangat tampan hingga Zahira Milea Alldino....Hey Milea Zahira Aldrich Albram Zie itu nama ku?!" potong Lea cepat.
"Iya iya betul dia sampai berada dalam pelukan seorang Oscar karena ketampanannya itu" ujar Oscar terkekeh.
"Pede Amat!" Lea mencebik manja.
"Nama mu cantik secantik orang nya,Tapi juga panjang seperti rel kereta api" kata Oscar sambil tertawa.
"Aku sangat mencintaimu Lea?!" Oscar menatap nya serius.
"Aku pun demikian!" Lea tersenyum manis.
"Tetaplah tersenyum seperti itu, karena kamu teramat cantik hingga aku begitu menggilai mu sayang" Oscar kembali mencumbu nya.
Percintaan panas mereka kembali terulang hingga keduanya tertidur pulas setelah mencapai puncak kenikmatan.
__ADS_1
Seperti biasa bila terbangun di pagi hari Oscar sudah siap seperti biasa dengan sarapan dan susu hangat. Pria yang membuat dunia Lea begitu indah membuat wanita muda itu selalu merasa bahagia.
Punya suami penyayang lembut dan pengertian mungkin hanya seorang Oscar yang di miliki Lea.
kesabaran nya tidak terkalahkan bila bertanding.
Oscar menghendaki nya ke kamar mandi meletakkan istri nya dengan hati hati seperti porselin yang takut jangan sampai pecah.
bak sudah di isi dengan air hangat "Apa perlu ku mandikan lagi?" goda Oscar.
"Oh tidak Daddy, aku benar-benar kelelahan oleh mu, biar aku mandi sendiri" tolaknya.
Namun bukan Oscar namanya kalau tidak ikut masuk ke dalam bak itu.
"Daddy apa yang kamu lakukan?"pekik Lea.
"Mandi bersama!" jawab Oscar enteng.
Pria itu mulai sibuk dengan aksinya membuat Lea kembali tidak bisa menolak. Lea yang mulai menyukainya. Oscar yang selalu Hot, kembali menghajarnya di dalam bak mandi. ******* Rin tihan dan erangan kenikmatan terdengar syahdu. Hingga Akhirnya semua gaya mereka praktekan dengan nikmat sampai benar benar puas.
Oscar mengangkat tubuh Lea dari bak mandi mereka berdua kini berada di bawah guyuran shower. butir-butir air hangat membasahi tubuh seksi keduanya sambil berciuman.
Setelah mandi barulah mereka sarapan, susu yang di buat Oscar mulai dingin.
"Tuhkan makanan nya jadi dingin" rengek Lea.
"Sini biar ku panaskan lagi" Oscar meraih tubuh Lea membawa nya duduk di pangkuan nya.
Lea ingin berontak dan protes tapi lagi-lagi Oscar sudah membungkam bibir nya.
"Biarkan seperti ini seakan waktu hanya berhenti di sini, aku hanya ingin menghabiskan waktu ku bersamamu" bisik Oscar.
Cara makan yang unik Oscar menyuapi Lea dengan makanan dari mulutnya. mereka mengukir banyak kenangan manis dan cinta abadi keduanya.
Waktu liburan seminggu mereka lewati dengan sejuta kenangan. mereka bermesraan tidak mengenali tempat.
Sampai akhirnya Oscar kembali bertugas seperti biasanya. hari ini sidang keputusan hukuman mantan napi itu di gelar. berdasarkan bukti bukti yang ada, akhirnya hukuman mati pun di jatuhkan untuk nya.
Hari ini Lea terlihat sangat cantik dan anggun memakai setelan baju pink Bhayangkari. Mendampingi suaminya di acara dalam rangka kenaikan pangkat.
Suatu kehormatan bagi Oscar, Tigor dan Kornel.
Lea merasa bangga mendampingi suami tampangnya.
Begitu pula sama halnya dengan Oscar, pria gagah dengan balutan jas kepolisian itu merasa bangga di dampingi istri nya yang cantik.
Semua mata tertuju pada pasangan serasi itu mereka bagikan pasangan selebriti yang sedang populer. Berbagai sanjungan dan pujian terlontar dari para hadirin.
*
*
*
Lencana dan berbagai penghargaan tersusun rapi di lemari kaca di mana barang barang milik Oscar tersusun rapi di sana. Yang di anugrahi oleh negara.
Kebahagiaan yang seakan mereka rasakan meskipun mereka belum juga di karuniai anak.
Oscar merupakan kebanggaan keluarga nya. kedua orangtuanya pun turut memberikan ucapan selamat ketika mereka tiba di rumah.
Peluk cium di hadiahkan mereka Vino dan Lina ikut girang menyambut abangnya yang gagah dan tampan itu.
"kak Lea,Abang Ku hebat ya?" puji Lina saat mereka semau di meja makan saat selesai makan malam.
Oscar dan Lea yang duduk bersama tangan Oscar yang jahil mengelus paha Lea.merayap masuk ke belahan pahanya.
"Ya Abang mu memang pria yang hebat, hebat di kantor dan juga di ranjang" kata Lea sambil mencubit kuat tangan Oscar di pahanya.
mereka semua yang ada di meja makan malah tertawa melihat Oscar yang meringis kesakitan akibat di cubit kuku panjang nya Lea.
Oscar yang merasa di bully istrinya malah membalas dengan sadis. Di raihnya tengkuk istri nya dan mencium bibinya dengan rakus tanpa ampun.
__ADS_1
Vino dan Lina yang melihat hal itu segera berlari pergi dari sana. begitu pula kedua orang tuanya.
Mereka menggeleng melihat ulah nakal nya Oscar.
Setelah makan malam selesai baru saja Oscar dan Lea duduk di kursi ruang tamu Oscar mendapat panggilan untuk ke kantor.
"Cekkh,,,baru juga mau senang senang ada lagi panggilan" Geram Oscar kesal.
"Ayolah sayang?!!! itu tugas mu"Lea memberikan semangat.
Oscar terpaksa bersiap untuk berangkat ke kantor. Lea mengantarkan suaminya keluar sampai di mobilnya.
Sebelum masuk ke mobil Oscar sempat memeluk tubuh Lea. mencium nya lama. kali ini terasa hangat dan lembut tidak senakal yang sudah sudah.
"Aku sangat mencintaimu bebby" bahkan aku tidak ingin berpisah dari mu walaupun sedetik saja" keluh Oscar.
"Aku mengerti sayang, pergilah tugas memanggil mu, demi negara dan bangsa ini" kata Lea lembut.
Senyum indahnya merekah menatap sosok abdi negara yang menjadi suami nya ini. Mereka kini bertatapan mata mereka bertemu sangat lama.
Tatapan Oscar yang lembut dan sendu seakan tidak ingin pergi. Kembali di pelupuk erat tubuh istrinya mengisyaratkan tidak ingin berpisah.
"Masuklah ke kamar, ingat jangan buka pintu nya kalau ada yang datang di malam hari" janji Oscar meraih jemari Lea mengecup penuh kasih sayang. Sebelum masuk ke mobil nya dan melaju pergi ke kantor nya.
Lea tertegun saat hendak masuk ke dalam rumah, bau parfum Oscar menyeruak harum memenuhi seisi rumah.
Mereka yang ada di ruang tamu saling pandang seperti ada yang aneh. "Mom,,?!! bang Oscar pergi kok baunya harum sekali" celetuk Vina adiknya.
"Biasalah Abang mu itu kalau pake parfum sangat mencolok" kata mommy lalu beranjak ke kamar.
"Istirahat lah nak" kata Daddy.
Mereka lalu masuk ke kamar masing masing dan tidur terbuai mimpi.Lea yang capek akhirnya tertidur pulas terbuai mimpi.
Lea membuka pintu nya saat terdengar bunyi ketukan di pintu. Seorang anggota polisi berpakaian seragam lengkap memberikan bendera kepada Lea.
"Ini titipan dari pak Oscar, beliau berpesan agar ibu menyimpan bendera ini dengan baik" kata polisi tersebut.
Lea dengan bingung menerima bendera itu dan membawanya masuk. saat itu pintu kembali di ketuk,Lea membuka pintu lagi dan Oscar berdiri di hadapannya dengan senyum nya yang menawan.
"Oscar,,,,???!! pekik Lea menghambur memeluk sosok yang sangat di cintainya itu.
Oscar mencium nya sangat lembut lalu berbalik pergi tanpa kata kata membuat Lea berteriak memanggil nya.
"Oscar,,,Oscaaaaar!" pekik Lea.
"Astagfirullah aku bermimpi" Lea berujar saat terbangun dari tidurnya. Lea lalu masuk ke kamar mandi membersihkan tubuhnya.
Setelah tapi berganti pakaian.Di luar terdengar suara suara riuh dan tangisan Lea menajamkan pendengaran nya.
Sepertinya suara suara itu berasal dari dalam rumah ini.
Bergegas Lea keluar dari kamar nya menuju ke depan di mana Mommy dan kedua adiknya sedang menangis histeris.
Bulu badan Lea meremang akalnya seakan hilang mendengar nama Oscar yang mereka sebut. ada seorang polisi berpakaian lengkap seperti apa yang ada di dalam mimpi Lea.
"Ada apa dengan suami ku?" Lea tanya Lea bingung mulai gemetar.
"Kak Lea?!!! bang Oscar meninggal" pekik Vina menghambur memeluk tubuh Lea.
"Innalilahi...."Ucap Lea lemas dunia seakan runtuh menimpanya. Tubuh Lea terduduk lemas dengan air mata yang membanjir.
'Oscar,,,??????!" Tangis Lea pun pecah, seakan tidak sanggup semua di rasakan bagai mimpi dalam tidur nya, semua tulang nya seakan lepas.
*
*
*
****Love you All ❤️❤️❤️ aku sangat merindukan kalian semua. Peluk sayang dari jauh ❤️❤️❤️
__ADS_1