Secawan Anggur di Padang Gersang

Secawan Anggur di Padang Gersang
Jangan Berkicau


__ADS_3

Mario akan berangkat ke Kalimantan, Beberapa stel pakaian sudah di masukkan ke dalam koper.


Lea menyiapkan semua kebutuhan suami nya di sana nanti. Mario akan pergi paling lambat satu Minggu.


Pekerjaan penting yang tidak bisa di wakil kan, Membuat Mario sendiri harus berangkat ke sana.


Sebelum pergi masih sempat meminta jatah seminggu, membuat Lea tidak habis pikir.


"Apakah dia tidak bisa menahan hasratnya dalam seminggu?"


Mau bagaimana lagi, itu merupakan tugas nya sebagai seorang istri, memenuhi semua kebutuhan sang suami.


Mario tersenyum melihat wajah cantik yang sedang menatapnya dengan tatapan yang berbeda.


"Hanya seminggu tidak akan lama, Sesil akan di antar jemput oleh anak buah ku" Mario memeluk Lea mengecup sekilas bibirnya.


Sebelum berangkat Mario menggendong bayi kembar nya. Para kesayangannya itu sudah harum dan wangi.


Mengecup mereka berulang kali, "Para jagoan Daddy jangan nakal bersama Mommy, Daddy pergi sebentar ya, pulang nya kita bermain bersama oke?"


ketiganya tersenyum seakan mengerti apa yang di katakan papa nya.


Dandy sudah siap menunggu di mobil, keduanya akan berangkat ke Kalimantan untuk mengurus beberapa cabang bisnisnya pertambangan nya di sana.


"Kata nya buru buru mau berangkat pelepasan nya kok lama banget sih!" omel Dandy.


Mario yang baru mau masuk ke dalam mobil menatap tajam Dandy yang masih berdiri di pintu mobil menunggu Bos merangkap sahabat nya itu.


"Masuklah kita akan terlambat" ujar Dandy lalu segera masuk dan duduk di bangku sopir.


Belum sempat duduk normal Dandy sudah langsung tancap gas. Hingga membuat Mario terkejut dan mengumpat kesal.


"Heh, apakah kamu sudah gila? aku belum sempat duduk kamu sudah tancap gas, kamu kira aku ini barang?!"


"Jangan berkicau, kita hampir terlambat, pelepasan nya lama amat!" ujar Dandy menatap lurus ke depan.


"Eh pikiran mu kotor amat ya" bantah Mario.


Dia tidak terima kalau Dandy mengatakan padanya habis melakukan kegiatan ranjang.


"Aku pamit sama istri dan anak anak ku, tidak seperti apa yang kamu pikirkan"


"Ya itulah yang aku katakan"


"Kamu katakan apa? tadi kamu bilang pelepasan, aku ini belum tuli dan pikun" Mario semakin sewot.


"Cerewet amat! maksud ku seperti itu, bukan pelepasan di tempat tidur, kamu aja yang berpikiran begitu, aku khawatir sampai sana kamu balik lagi karena ingat ingat tempat tidurmu" kata Dandy sambil terkekeh.


Tinju Mario mendarat di pundak nya, Pria itu ikut tertawa kecil. Kenyataan nya memang seperti itu,. setiap kali bepergian Mario akan cepat cepat pulang.


Dia tidak ingin lama lama meninggal kan istri dan anak anak nya. Rasa rindu nya tidak kuat untuk di bendung.


Mereka berdua kini tiba di bandara, beberapa menit lagi pesawat yang akan mereka tumpangi akan berangkat.


Buru buru Dandy melakukan Boarding pass lalu mereka segera menuju pesawat.


Dua sahabat sejati itu memilih untuk duduk di bangku bersebelahan.


Dandy yang usil segera mencolek Mario ketika dia melihat seorang pramugari cantik melewati tempat duduk mereka, dan mendapat tatapan tajam melotot dari Mario.


"Jangan gila kalau kamu masih ingat hidup" Ujar Mario.

__ADS_1


"Saya hanya ingin melihat pemandangan indah"


"Apakah istri mu di rumah kurang indah?" Mario menatap tajam padanya.


"Oh rupanya sohib ku ini sudah benar benar menjadi suami yang setia,terima kasih tuhan" Ucap Dandy menatap ke langit langit pesawat.


ucapan nya membuat Mario tersenyum dan memukul pundak nya. keduanya lalu tertawa hingga penumpang yang lain menatap ke arah mereka.


Di kediaman keluarga Zie sedang terjadi kesibukan, mereka akan mengadakan pertemuan keluarga untuk menyambut kedatangan Harsen dengan calon tunangannya.


Pria tampan nan dingin itu akan memperkenalkan wanita nya untuk keluarga besar nya.


Sore nya mereka telah siap dengan berbagai menu di meja makan.


"Hanya menyambut satu orang masakan nya banyak amat kayak memberi makan satu batalion" Celetuk Lea yang sudah ada sejak pagi bersama anak anak nya.


ibu muda itu berdecak menatap meja makan yang telah tertata rapi oleh Bunda di bantu beberapa pelayan.


"Sayang?! ini kan pertemuan keluarga,Abang mu itu akan datang bersama pacarnya. Kita patut merayakan itu. Kalian semua adik adiknya sudah pada menikah. Abang mu sudah saatnya untuk menikah, tidak harus menjadi Bujang lapuk seperti itu" Bunda berkata lembut.


Lea tersenyum mendengar nya, saat yang sama muncul kakaknya Kiki. wanita cantik berwajah lembut nan teduh itu tersenyum menatap meja makan yang sudah siap dengan segala hidangan nya.


Kakak dari Lea itu sedang menggendong Baby Zia yang sibuk menghisap jemarinya.


Anak kembar dari adiknya itu kini berusia empat bulan. Mereka terlibat imut dan sangat menggemaskan.


"Wah ini pasti sangat manis!" ucap bunda tertawa menghampiri Kiki yang sedang menggendong Zia.


Wanita yang kini berstatus nenek itu melepaskan jari baby Zia dari mulutnya. Namun si kecil yang cantik itu dengan cepat kembali memasukkan jemarinya ke dalam mulut.


mereka bertiga tertawa melihat tingkah si kecil itu.


"Anak anak mu sangat lucu dan menggemaskan, sini biar bunda menggendongnya sebentar" Bunda mengambil alih baby Zia dari Kiki.


"Sebentar lagi Harsen akan tiba dengan pacarnya. oh ya papi harap Kelian menyambutnya dengan baik" ujar papi yang tiba-tiba masuk ke dapur.


Beliau kuatir dengan mulut Lea yang suka barbar, putri bungsunya itu selalu saja bikin onar bila melihat hal yang membuat mulut nya merasa gatal untuk bicara.


"Iya Pi?! kami akan menjadi pagar hidup untuk menyambut kedatangan nya, iya kan baby Zia?" sahut Lea membuat yang lain nya tertawa.


Semua sudah berkumpul di ruang keluarga menunggu kehadiran tamu istimewa nya.


Papi serta Reno dan Kaka kembarannya Kiki, hanya Mario yang tidak hadir. suami Lea itu sedang berada di Kalimantan. para pria itu asyik bercengkerama di ruang tamu. para wanita di ruang keluarga.


mereka sibuk membicarakan banyak hal hingga pelayan mengatakan bahwa Harsen sudah tiba dengan pacarnya.


"Bawa kembar ke kamar nya dan berikan mereka susu sebelum tidur ya, seperti biasa" Kata Lea Kepada ketiga baby sister nya.


Mereka lalu bersiap untuk menerima tamu kehormatan malam ini. para wanita itu menyambut kedatangan Harsen bersama seorang wanita cantik.


wajah yang cantik dan anggun juga seksi tentu nya. Namanya Zevanna dia memang cocok dengan Harsen yang tampan.


Zevanna memeluk bunda yang di sambut pelukan hangat dari ibu yang telah melahirkan Haersen..


Senyum indah merekah di wajah cantik wanita itu, dia merasa tersanjung di perlakukan dengan baik oleh keluarga Harsen.


Tadinya dia merasa was was takut kalau kalau keluarga Harsen tidak nyaman menyambutnya.


Setelah berkenalan dengan keluarga Zie, mereka semua kini berada di ruang makan. Menikmati makan malam dengan diam.


Setelah berkenalan dengan keluarga Harsen, Pria itu membawa pacar nya itu ke Apartemen milik nya. Biar lah Zevanna beristirahat di sana.

__ADS_1


"Saya akan membawa Zevanna ke apartemen untuk beristirahat" ujar Harsen.


Zevanna lebih banyak diam, dia memilih untuk tidak banyak berbicara hanya sesekali mengiyakan apa yang di katakan Bunda.


"Bunda, Zee pergi dulu, Papi!" pamit nya saat akan pergi, menyalami kedua orang tua yang sebentar lagi akan menjadi mertuanya ini.


"Ya hati hati di jalan" pesan Bunda.


Harsen tersenyum terlihat bangga memperkenalkan pacar nya yang baru dia pacari beberapa bulan yang lalu.


Harsen mengatakan kalau mereka akan menikah beberapa bulan lagi. Dia dan Zevanna sepakat untuk menikah setelah setahun pacaran.


Mereka berdua kini di mobil Zevanna terlihat sangat bahagia. Memiliki cowok Tampan dan juga kaya.


wanita itu terlihat manja kepada Harsen, saat turun dari mobil mereka bergandengan tangan menuju apartemen.


Harsen membuka akses masuk nya mempersilahkan Zevanna untuk masuk. wanita anggun itu melangkah dengan tatapan mengedar ke seluruh ruangan yang sangat mewah itu.


Wao... Harsen membelikan sebuah apartemen mewah untuk nya.


"Kamu akan tinggal di sini" ucap Harsen sambil memeluk nya dari belakang.


"Terima kasih!" Ucap Zevanna membalikkan badannya menatap wajah tampan Harsen dan tersenyum.


Senyum yang membuat jantung Harsen berdegup kencang. Dia sekarang mabuk melihat wajah cantik yang membuat nya diri nya kini telah jatuh cinta.


Tanpa aba aba Harsen menciuminya, yang di balas Zevanna dengan agresif. Zevanna yang memang bukan baru mengenal cinta. Dia pernah memiliki pacar sebelum nya.


Pernah berpacaran dengan beberapa pria sebelum akhirnya bertemu dengan Harsen di sebuah acara peragaan busana.


Malam ini milik mereka berdua Harsen tidak peduli dengan apa yang terjadi. Toh mereka akan menikah dan tubuh molek Zevanna membuat diri nya menggila.


Malam panas mereka lalui dengan sangat bergairah. Menuntaskan hasrat biologisnya, namun Zevanna memiliki komitmen menikah tapi tidak ingin mempunyai anak.


Dan Harsen pun menyetujui itu, Zevanna tidak ingin karirnya di dunia model yang baru menanjak harus terhalang oleh pernikahan dan memiliki anak.


Oh itu bukan lah tujuan hidup nya, dia masih ingin mencapai puncak ketenaran sebagai model.


Harsen yang sudah di buatkan oleh cinta seorang Zevanna tidak keberatan dengan keputusan wanita yang kini resmi menjadi pacar nya itu.


Mereka memutuskan untuk bertunangan setelah ini. Harsen akan melamar Zevanna dan akan menikah tiga bulan mendatang.


Mereka berdua bahkan merencanakan pernikahan di malam tahun baru. Sebuah kisah yang akan menggantikan masa lajang mereka seiring pergantian tahun.


Wah merupakan hal yang luar biasa bagi pasangan yang baru saja mengikrarkan cinta mereka.


Seperti apa kata pepatah bila cinta telah melekat semua terlihat indah. Zivanna yang mabuk dengan pesona seorang Harsendy.


Pria tampan yang digilai banyak wanita dan mereka harus payah hati saat Harsen memilih Zevanna pada pandangan pertama nya.


"Sayang, aku tidak mau kamu terlalu sibuk dengan urusan pekerjaan hingga melupakan waktu untuk beristirahat" kata Zevanna sambil mengusap dada Harsen.


"Hmmm,,," gumam Harsen dengan matanya yang masih terpejam. Keduanya kini berada di dalam satu selimut setelah melakukan kegiatan panas, dengan Harsen yang benar benar Hot.


*


*


*


******Love You All❤️❤️❤️ salam rindu ku untuk kalian*****

__ADS_1


__ADS_2