Secawan Anggur di Padang Gersang

Secawan Anggur di Padang Gersang
Target Operasi


__ADS_3

# Bocil di larang ngintip, yang tidak suka skip aja s@eyong#


**Rindu itu berat, menanti itu melelahkan***


Lea menatap sendu benda pipih di hadapannya, tidak ada kabar dari siapapun, mereka semua mungkin sibuk.


Hujan turun dengan derasnya membasahi bumi, Lea yang berbeda di sebuah taman yang indah dengan mawar yang bermekaran tubuh nya basah kuyup. Dia yang merasa sunyi sendirian di taman itu.


Berdiri di tengah derasnya hujan tanpa ada siapapun di sana. bahkan Lea hanya mengenakan baju tipis dan transparan, hingga bentuk tubuh indahnya terpampang jelas di balik baju yang tembus pandang itu.


Lea merasa ada seseorang yang berdiri di belakangnya sambil memegang payung. Lea menoleh ke belakang dia terkejut sosok pria tampan tersenyum untuk nya.


"Pakai ini untuk menutup tubuh mu Lea!" Pria itu memberikan selembar kain untuk nya.


Lea menatap wajah tampan dengan senyum menawan itu.


"Mario???" Lea terbangun dari tidurnya.


"Ternyata hanya mimpi!" Lea melihat sekujur tubuhnya pakaiannya masih utuh.


Lea kini termenung mengingat mimpi nya semalam, terasa sunyi, tanpa terasa air matanya menetes jatuh.


"Mengapa aku harus bermimpi tentang dia?" batin Lea sendu.


Dirinya seperti orang yang sedang patah hati, mimpinya semalam membuat Lea merasa sedih.


Sementara di luar hujan turun dengan derasnya di pagi hari.


Lea lalu turun dari tempat tidur nya menyingkap gorden. melihat hujan yang mengguyur bumi.


Lea lalu memakai sepatu dan berganti pakaian berbaju kaos dan celana pendek ketat, berbahan kaos elastis.


Lea mulai membuka pintu udara dingin menerpa kulit nya. Lea mengembuskan napasnya dalam sekali tarikan. Dia lalu berlari menerobos hujan.


Mungkin di pagi dingin ini semua orang akan menarik selimut. Tapi tidak dengan Lea, dia teringat waktu di kampung dulu, bila hujan begini dia bersama dengan teman-temannya akan kepantai untuk berenang sambil berhujan hujanan.


Entah apa arti mimpinya semalam, Lea sendiri merasa heran selama ini di tidak pernah ingat akan Mario, tapi mengapa dia tiba-tiba hari memimpikan mantan suaminya itu.


"Tuhan hapus dia dari cerita hidup ku" Lea menatap langit wajah nya nampak cantik alami di bawah guyuran hujan di pagi ini.


Lea berbalik berlari pulang, mungkin orang akan heran melihat gadis itu yang mandi hujan di pagi hari.


Setelah puas berhujan hujanan Lea segera mandi lalu bersiap untuk berangkat ke kampus.


*


*


*


Sementara Mario di rumah nya merasa ke sepian ingatannya kepada Lea tiba tiba Mario malah memikirkan sosok Lea. wanita yang dengan tegas menceraikan dirinya.


Mario kini merenungkan apakah dia harus rela melepaskan Lea. Mario sendiri pernah melihat Lea dengan seorang laki-laki.


Mario jadi berpikir mungkin sudah takdir nya, dia harus merelakan Lea untuk memilih laki laki lain.



Begitulah kira kira apa yang sedang di pikirkan Mario. saat matahari bersinar dari balik celah jendela kamarnya.


Mungkin juga Lea sudah tidak ingin kembali padanya. Dia sudah punya pilihan lain, yang lebih baik dari dirinya.


Rasa nya begitu sakit Mario berusaha menahan perasaannya. ingin rasanya dia datang menemui Lea.


Tapi itu tidak mungkin, Mario akhirnya pergi ke rumah yang baru dia bangun.


Rumah itu di bangun untuk Lea, jika suatu saat Lea mau untuk kembali pada nya.


Rasa sesal yang kadang merongrong dirinya, membuat .Mario teringat akan keberadaan Lea di hatinya kini.


Semua seakan hampa Mario ingat saat Lea hidup di apartemen bersamanya. wanita muda yang menjadi istri nya saat itu.


Tidak ada satu apapun yang dia minta, sikapnya begitu tenang dia tidak pernah bertanya tentang apa pun soal Mario.


Mario baru menyadari perasaannya, penyesalan yang kini dia rasakan, hidupnya terasa hampa, bagaikan berada di Padang gersang. di antara haus menahan dahaga, seakan pohon yang tumbuh tanpa siraman air hujan.


Sedang apa dia gerangan, apakah dia sudah bahagia dengan kehidupan nya.


"Kalau memang demikian aku harus menemuinya dan memastikan itu, agar aku tidak terlalu berharap" Mario segera mandi dan berganti pakaian.

__ADS_1


Dia akan ke kampus Lea, menjemput nya, Mario ingin berbisnis dengan nya baik baik.


kalau pun pada akhirnya Lea tetap memutuskan untuk berpisah, Mario sudah harus siap dengan segala kemungkinan.


*


*


*


Lea yang baru saja selesai dengan mata kuliahnya ia pun keluar dari kelas menuju ke parkiran untuk pulang.


Namun betapa terkejutnya Lea saat sampai di parkiran seorang lelaki tampan berdiri di hadapannya dengan senyumnya yang menawan untuk dirinya.


Lea sendiri seakan tidak percaya dihadapannya kini berdiri sosok pria tampan. Oskar dengan senyumnya yang menawan.


"Oscar,,,,?!"


Lea tidak percaya pria itu kini memeluknya membawa Lea di dadanya.


"Sweety, Miss you" bisiknya sambil mencium wajah cantik itu.


Sementara Mario yang berbeda di dalam mobilnya dapat menyaksikan semua itu dengan jelas.


Mario yang kebetulan barusan masuk dan parkir di dekat mobil Lea. dia dengan sangat kecewa melihat drama di hadapan nya.


Dia tidak sanggup menyaksikan kemesraan mereka, rasanya hampir tidak percaya.


Antara marah sakit dan kecewa, Mario menghidupkan kembali mobil nya dan pergi dari sana.


Hatinya seakan retak berkeping keping, beginikah rasanya sewaktu Lea menemui dia bersama jenny yang sedang bermesraan di kantor dulu.


Mario mengentikan mobil nya di tepi jalan, dia lalu keluar dan berteriak sekencang kencangnya.Melepaskan beban rasa di dadanya.


Wajahnya kini memerah menahan amarahnya, dia lalu memukul body mobil nya dengan kuat. Bukan nya mobil yang penyok tapi tangannya yang sakit.


Mario menuju sebuah bar dan minuman di sana sampai benar benar mabuk.


*


*


*


Setelah itu Oscar memperkirakan sebuah undangan ulang tahun kepada Lea.


Lea melihat namanya tertulis di amplop berwarna biru itu. Rupanya malam ini Regina akan ulang tahun.


Wanita itu memberikan undangan kepada Oscar dan dirinya.


Setelah makan siang mereka menuju Mall membelikan kado ulangtahun untuk Regina.


Setelah itu Lea memilih untuk pulang, dia akan beristirahat yang cukup untuk acara nanti malam.


Kebetulan acaranya malam Minggu, Lea jarang malam mingguan setelah menikah dulu sampai sekarang.


*


*


*


Malam ini Jhon ada tugas tugas penting dia berpamitan setelah mengantar Rilley ke apartemen nya.


Ada sesuatu yang ingin di katakan Jhon pada Rilley, tapi dia takut kekasih nya itu mengacaukan


rencana yang sudah di atur Jhon dengan anak buahnya.


Tidak lupa pula Jhon menyuruh anak buahnya untuk menghubungi Mario.


sore itu Mario yang masih terhuyung huyung karena mabok mendapatkan informasi dari anak buah Jhon maboknya mendadak hilang.


Target yang menjadi operasi Jhon malam ini adalah mengikuti Lea ke acara pesta ulang tahun Regina.


Karena selain pesta ulang tahun mereka juga akan melakukan transaksi narkoba dan pesta narkoba pula yang akan melibatkan Lea.


Malam ini Lea tampil cantik dengan balutan dress selutut berwarna biru menampung bentuk tubuh nya yang seksi dengan rambut nya yang di biarkan tergerai indah.


Lea datang bersama Oscar, mereka merupakan pasangan yang ost malam selain yang berulang tahun.

__ADS_1


Regina menyambung Oscar dan Lea dengan wajah berseri seri. malam ini gadis itu terlihat sangat bahagia.


Regina dengan bangganya memperkenalkan Lea dengan saudara saudara sepupunya. para pria tampan yang mengagumi kecantikan Lea.


Sementara Regina asyik berbincang dengan Oscar. senyum selalu terpancar dari wajahnya.


ada beberapa wanita cantik yang datang malam ini mereka merupakan polwan-polwan cantik yang lagi menyamar menjadi tamu undangan.


Mata dan sikap mereka sangat jeli, pesta yang di suguhkan berbagai macam minuman.


Lea yang tidak menyadari ada pelayanan yang memberikan minuman padanya.


Bukan anggur bukan wine tapi rasa nya seperti strawbery. Lea yang kebetulan haus menanggak habis minumnya.


Lea masih asyik di antara sekian banyak manusia, Jhon yang tidak ingin menampakkan dirinya takut kalau Lea curiga dan mengacaukan rencana nya.


Mario yang datang bersama Dandy karena kepalanya yang masih oleng. pria itu sudah tidak sabaran takut terjadi sesuatu dengan Lea.


Sebenarnya Mario meras geram karena istri yang menjadi target operasi.


Lea yang mulai merasa dirinya pusing segera mencari Toilet. Seorang sepupu Regina yang bernama Lisa mengantarkan Lea ke toilet.


Lea yang meras kepalanya pusing dan sangat berat tiba tiba terhuyung. Si saat dirinya terjatuh dengan cepat seseorang memboyong Lea ke sebuah kamar di rumah mewah ini.


Sampai di dalam kamar pria yang membawa Lea segera membatik Lea di tempat tidur.


'Panas,,, panas,,ouuhhh' Lea mulai mendesah.


Rupanya obat perangsang yang di campurkan pada minuman Lea mulai bereaksi.


Saat Lea mendesis Pria misteri itu mercoki Lea dengan beberapa pil. memaksaea untuk menelannya dengan segelas air putih.


"Telan ini, setelah itu kamu akan merasa nikmat melayang ke surga" bisik pria itu tersenyum jahat.


"Target masuk sasaran" lapor anak buah John.


Sementara Oscar tidak menyadari di mana keberadaan Lea. Sebelum itu Oscar melihat Lea sedang berbincang dengan teman temannya.


Lea yang Merakan sekujur tubuhnya terasa panas mulai menggeliat dan melepaskan pakaiannya.


Obat yang di berikan pria itu mulai beraksi, Lea di berikan obat dalam dosis tinggi.


Obat perangsang yang membuat Lea seperti tidak mengenali dirinya sendiri.


Dalam sekejap dirinya hampir bugil, yang tersisa kini hanya bra dan ****** ***** nya.


Gadis itu menggeliat sambil meraba raba bagian sensitif tubuh nya.


Lea sudah seperti penari ular dengan pawang pria misterius itu.


Pria itu menatap tubuh Lea dengan tatapan lapar.


Dia menghampiri Lea di atas tempat tidur dan tanpa di minta Lea melepaskan kancing baju pria itu. satu persatu dengan tangan nya yang sibuk meraba raba tubuh pria yang tersenyum mengerikan.


Hasrat birahinya yang memuncak membuat Lea tidak bisa di kendalikan.


#Di skip aja....#


Brakkk....


Di saat yang bersamaan pintu kamar itu di dobrak dan terbuka. Jhon berpakaian preman bersama Oscar segera meringkus pria yang tidak lain sepupu Regina yang bernam Andi.


Mario terkejut melihat Lea yang tanpa busana, secepat dia meraih selimut menutup tubuh polos istrinya.


Mario sempat menghajar pria itu dengan pukulan di wajahnya beberapa kali. sebelum dia di bawa oleh Jhon dan Oscar.


"Segera urus istri mu dan bawa dia dari sini" ujar Jhon pada Mario


Mario menatap Lea yang sedang tersiksa dengan pengaruh obat perangsang yang sedang bereaksi.


"Sayang bertahanlah aku akan membawa mu pulang" Bisik mario.


*


*


*


**"**Love ❤️❤️❤️ segini dulu ya...tegang????

__ADS_1


Tinggal kan jejak kalian....


Salam paling sayang untuk kalian semua..❤️❤️❤️


__ADS_2