Secawan Anggur di Padang Gersang

Secawan Anggur di Padang Gersang
Untung Tak Dapat Di Raih! Malang Tak Bisa Di Tolak


__ADS_3

**Rayders tersayang,,,,,?! di bab ini Author mengucapkan Turut Berdukacita yang mendalam! dengan meninggal nya Teman Author kita "Bang Jo Doang"


*


*


*


Rencana** Lea menjodohkan Via dengan salah satu bujang lapuk dari dua pria tampan Tigor dan Kornel, mulai berjalan sempurna.


Selama Oscar bertugas dua pria tampan itu selalu datang ke rumah Oscar.


Untuk menemani isteri sang pimpinan mereka, Via pun demikian.


Setelah lepas piket polwan cantik itu sehingga kerumahnya Lea.


Lea kini benar-benar menjadi nyonya dilayani oleh ketiga orang anak buah Oscar tersebut.


Semua kebutuhannya di layani oleh mereka, setelah semua keinginan terpenuhi Lea mengajak ketiga nya untuk bermain kartu Domino.


Kali ini permainan nya lebih heboh kalau saja saat ini ada Oscar, mungkin pria itu akan mengamuk seperti orang gila yang lepas dari rumah sakit jiwa melihat apa yang telah dilakukan oleh istrinya bersama tiga anak buahnya ini.


Mereka bermain dengan berpasangan dan hukuman bagi yang kalah adalah ciuman.


Siapa yang diwajibkan untuk mencium pasangannya.


Mulanya Via menolak keras hal itu tapi dia mendapatkan ancaman dari Lea dan terpaksa dia harus melakukan hal itu. Via yang berpasangan dengan Tigor dan Lea yang berpasangan dengan Kornel.


Padahal itu hanyalah akal-akalannya Lea supaya bisa mendekatkan Via dengan salah satu dari dua pria tampan itu.


Misi Lea kini berhasil Lea bersama Kornel tertawa puas. Berhasil mengalahkan pasangan via dan Tigor hingga akhirnya mereka sering berciuman itu membuat Lea dan Kornel tertawa terbahak-bahak.


Via merasa risih tapi tidak dengan Tigor, pria itu malah senang menggunakan kesempatan dalam kesempitan dalam hati dia bersorak gembira dengan ide gilanya Lea.


Tigor yang berhasil mendapatkan ciuman ciuman gratis dari Via, membuat hati nya berdesirl ada sebaris gelayar aneh di sana.


Sementara demikian pula dengan Via jantung nya berdetak dengan gemuruh yang luar bisa setiap kali Tigor mengecupnya mesra.


Dari Domino akhirnya Tigor dan Via berhasil Lea jodohkan. Kedua insan itu akhirnya di mabuk Asmara.


Suatu hari Lea mendapati keduanya sedang berciuman di dapur, saat Tigor menemani Via membuat jus Mangga untuk Lea.


Kornel yang mengetahuinya hal itu malah menggodanya "Cie,,,cie,,, yang lagi jatuh cintrong??" sambil tertawa.


Lea justru senang dengan kedekatan mereka, Oscar yang sedang dinas luar pun merasa tidak kuatir lagi dengan istri nya.


Ada Olivia yang selalu menemaninya dan juga Tigor serta Kornel. Tiga orang anggotanya itu yang bertanggungjawab atas keselamatan istri dan anaknya.


"Awas ya, sampai terjadi sesuatu pada istri dan anak ku kalian akan habis!" ancam Oscar penuh ketegasan saat video call dengan mereka hanya untuk melihat apakah Lea baik baik saja.


"Dadd,,,?! ngapain sih aku baik baik saja sayang"


"Ingat jangan lakukan apapun di saat aku tidak ada,bilang Kornel untuk tidak dekat dekat dengan istri ku" kata Oscar bernada Cemburu.


"Kamu yang suruh kami jaga istri mu, nagapain juga jodoh orang" protes Kornel.


Mereka berempat tertawa melihat sikap Oscar yang mulai merasa was was.


"Maka nya kamu pilih ke sana kemari supaya bebas melihat orang orang di luar sana, lagian enak jadi kamu, bisa lihat yang bagus bagus cuci mata terus" ledek Kornel.


"Cuci mata dengkul mu! kalian di situ enak enakan, aku yang tersiksa di sini" maki Oscar lalu mematikan sambungan nya.


Kornel tertawa melihat kedongkolan Sahabatnya yang lagi di tempat tugas nya.


Sementara Tigor sama Via asyik bermesraan dengan tidak tau malunya. Tingkah mereka membuat Kornel melempar mereka dengan bantal sofa.


"Yang sopan di rumah Orang" kata Kornel lalu mencari Lea yang sedang mengupas mangga di dapur.


"Sini biar aku yang kupas, Natar suami mu itu ngamuk lagi kalo sampai tau istrinya kerja sendiri" Kornel mengambil mangga dan pisau dari tangan Lea.


"Aku bisa sendiri, cuman kupas mangga aja kan!" ucap Lea.


"Ini perintah dari atasan nyonya" Kornel malah tertawa mengingat Oscar yang selalu marah bila Kornel berdekatan dengan istri nya.

__ADS_1


Lea memilih untuk duduk di meja makan sambil menatap Kornel yang dengan serius mengupas mangga untuk dirinya.


"Nah selesai,,,! buah nya nyonya Oscar!" seru Kornel meletakan sepiring mangga yang baru dia kupas di hadapan Lea lalu ikut duduk.


"Terima kasih, bapak Kornel!" balas Lea becandaan.


Lea bareng Kornel di dapur mereka sengaja membiarkan Tigor berdua Via di ruang tamu. sepasang kekasih yang baru jadian itu lagi berduaan.


"Mungkin mereka sedang mempelajari bagaimana caranya berpacaran" ucap Kornel membuat Lea tertawa.


"Kamu ada aja" Lea masih tertawa.


Kornel malah melangkah ke ruang tamu di mana Tigor dan Via sedang mengobrol entah apa yang sedang mereka bahas.


Keduanya menatap Kornel yang sedang menuju ke sofa kosong di depan mereka.


"Gimana rencana selanjutnya ke KUA atau penghulu?" Kornel dengan santainya duduk hadapan mereka.


Tigor melayangkan tatapan membunuhnya kepada Kornel.


"Jangan menatap ku seperti itu,bersiaplah kita ke lapangan volley" kata Kornel santai.


Lea menghampiri mereka dengan pakaian olahraga yang melekat memperlihatkan tubuh seksinya.


"Sore ini Kita ada latihan Voli" kata Lea.


"Oh ya Bu aku pamit sebentar untuk berganti baju, kita ketemu di lapangan Voli" ujar Via beranjak pergi.


Kornel dan Tigor juga berpamitan, mereka akan bermain Voli dalam rangka hari Bhayangkara.


Aksi lapangan yang seru, Lea dengan sangat bersemangat melakukan beberapa kali Smash yang tidak dapat di patahkan lawan mereka di lapangan.


Lea dengan gesit melakukan gerakan gerakan indah membuat lawan mereka kewalahan menerima pukulan keras bola yang dia kirim kan.


Soal bermain di lapangan Voli Lea orang nya, tubuh dan postur nya yang tinggi membuat Lea dengan mudah melakukan block beberapa kali.


Tepuk tangan dan sorak Sorai kekaguman penonton dan ibu ibu terdengar riuh memenuhi lapangan.


Oscar yang baru tiba melihat kelincahan istrinya di lapangan bukan nya senang tapi justru sangat kuatir.


Lea yang di larang keras melakukan kegiatan apapun oleh dokter tidak di hiraukan.


Setelah latihan itu usai Oscar dengan tatapan tajam nya menghampiri istri nya.


"Sayang,,,!? apa yang kamu lakukan? ingat kondisi mu saat ini sangat rentan?!" Oscar memeluknya. Sambil dengan lembut menghapus sisa keringat di wajah Lea.


"Ayo pulang?" ajak Oscar.


Keduanya melangkah santai menuju rumah dengan Oscar yang menggandeng tangan istrinya.


"Ternyata mereka tidak menjagamu dengan baik" ujar Oscar.


"mereka setiap hari menemaniku Dadd"


"Ya tapi mereka telah membuat kesalahan dengan membiarkan kamu bermain voli" geram Oscar.


"Aku yang ingin berolah raga Dadd!"


"Dan itu sangat berbahaya dengan kandungan mu" jelas Oscar.


Sampai di rumah Lea memilih untuk istirahat sebentar sebelum mandi. Oscar membuat susu untuk nya.


"Nih minum susunya tadi kamu banyak mengeluh energi di lapangan, cukup hari ini kamu bermain, lain kali jangan coba coba" tegas nya.


Lea mengambilnya gelas susu yang di berikan suaminya,lalu menyesapnya pelan, sampai habis.


Baru saja susu itu berpindah ke perutnya,tiba tiba Lea merasakan perutnya kram.


Rasa sakit yang mulai terasa pelan di bagian bawah perut nya.


"Dadd?! aku pingin mandi air hangat" pinta nya.


Lea ingin mandi air hangat untuk menghilangkan rasa sakit di Perut nya. Oscar pun menyiapkan air panas untuk Lea mandi.

__ADS_1


Dengan telaten Oscar menyiapkan semua kebutuhan Lea. Setelah mandi rasa sakit di perut nya semakin mendera.


Lea yang barusan selesai berhati pakaian berusaha untuk menahan rasa sakit nya. Oscar yang melihat perubahan wajah Lea yang cemas dan berkeringat menjadi heran.


"Sayang kamu kenapa?" tanya Oscar cemas.


"Perut ku sakit Dadd!" keluh Lea.


Lea merasakan ****** ***** nya basah dia lalu ke kamar mandi ingin buang air kecil. namun sakit yang dirasakan semakin menjadi.


Lea terkejut melihat ada noda darah di celana nya. Mau buang air saja rasa sakit nya luar biasa.


"Aaaakh,,,,!" ringis Lea kesakitan.


Oscar yang melihat istrinya masuk ke dalam kamar mandi lama tidak keluar segera menengoknya.


"Sayang???? apa yang terjadi???!" Oscar panik melihat Lea yang bersandar di dinding sambil memegangi perutnya.


"Perut ku Dadd! rasanya sakit sekali!!"


"Lea???!" Oscar langsung menggendong istri nya.


"Dadd! seperti nya aku akan mengalami keguguran" desis Lea.


Dia kembali trauma rasa sakit seperti ini pernah dia rasakan dulu sewaktu jatuh dari tangga dan mengalami keguguran. Lea pun pingsan seketika.


"Lae ,,,?Lea ,,???" sadar lah sayang?!" Oscar menepuk pipi Istri nya.


Namun Lea sudah tidak lagi membuka matanya, dengan panik Oscar melarikan Lea kerumah sakit, saat melihat darah yang mengalir di paha Lea.


Kornel yang melihat Oscar menggendong Lea sambil berlari ke mobil nya segera mengambil alih kemudi. Beberapa anggota dan ibu ibu asrama membantu Oscar.


Mereka semua terkejut melihat kondisi Lea yang tidak sadar kan diri. beramai ramai mereka membawa Lea ke rumah sakit.


"Dokter tolong selamatkan istri dan anak saya" pinta Oscar memohon dirinya nampak sangat kuatir.


"Maaf istri anda mengalami keguguran dan kami tidak dapat menyelamatkan janinnya" kata Dokter setelah selesai menangani Lea.


Mendengar apa yang di katakan dokter Oscar merasakan dunia seakan runtuh bersamanya. Impiannya untuk memiliki anak kini menjadi sirna.


Oscar terduduk lesu di kursi panjang yang ada di ruang tunggu itu. Via, Tigor dan Kornel ikut duduk di sisi kiri kanan nya.


Untung tak dapat di raih, Malang tidak dapat di tolak, itu yang kini terjadi dengan Oscar. Lea mengalami keguguran.


Oscar seakan benar benar marah tapi entah kepada siapa? ketiga anggota nya yang di tugaskan menjaga istri nya? atau kah pada diri sendiri?


Takdir yang menentukan nasib seseorang, apapun yang sudah menjadi kehendak nya kita tidak dapat melawan.


Oscar menatap kecewa kepada Tigor dan Kornel dua sahabatnya itu kian merasa bersalah.


"Maaf kan kami yang tidak bisa menjaga istri bapak dengan baik" Via memohon maaf.


"Terima kasih! toh semua telah terjadi, marah pun tidak bisa mengembalikan semua nya" Kata Oscar dengan nada terendahnya.


Oscar berusaha untuk meredam amarahnya, rasanya dia ingin membunuh saat ini. kecewa sedih dan marah berbaur menjadi satu.


Oscar menatap sendu pintu ruangan yang tertutup itu di mana di dalam sana istri nya sedang mendapat penanganan dokter.


*


*


*


**** **Love you All ❤️❤️❤️ salam sayang untuk kalian semua.


Aku turut "Berbelasungkawa" dengan berpulang nya Salah satu dari teman Author kita yang bernama. "Jo Doang".


Seuntai lantunan Alfatihah dan doa mengiring kepergian mu.😭😭😭


Semoga amal ibadah "Bang Jo Doang" di terima Allah SWT, mendapatkan tempat di Syurga Jannah di sisi kemuliaan bersama Kaum mukminin....Amin ya Rabb....


Meskipun sekilas mengenal mu lewat suport dan sekian kali dukungan mu,,,kelucuan cerita mu yang selalu membuat aku tertawa, namun pada akhir cerita mu aku harus menangis.😭😭😭

__ADS_1


Meskipun kita tidak dekat terpisah jarak waktu dan tempat namun sekilas cerita membuat ku mengenal dan mengenang mu. ya dunia Literasi kini berduka dengan kepergian mu ...


Selamat jalan Bang Jo.....Love you ❤️❤️❤️**


__ADS_2