Secawan Anggur di Padang Gersang

Secawan Anggur di Padang Gersang
Kemana Hati Akan Berlabuh


__ADS_3

"Apa yang kamu punya untuk Lea?"tanya papi.


"Aku tidak punya cukup harta untuk Lea, juga tidak punya kemewahan yang dapat ku berikan, tapi aku hanya punya hati yang sama seperti insan yang lainnya, yang ingin hidup bahagia dan belajar dari sebuah kesalahan.Bila papi dan bunda berkenan aku ingin membahagiakan Lea, aku juga ingin membangun sebuah rumah e


Mario tulus.


Papi masih menatapnya mendengar kesungguhan Mario. Begitu pula dengan bunda, wanita paru baya yang masih cantik dan awet muda itu tersenyum.


"Semua terserah pada Lea, keputusannya ada di tangan Lea" ucap papi.


"Kami sebagai orang tua ingin yang terbaik untuk anak nya, ingin mereka bahagia, tidak ingin memaksakan kehendak yang pada akhirnya, akan membuat terluka" kalimat bunda membuat hati Mario bagai tercubit.


Papi sadar beliau yang telah memaksakan kehendak nya agar Lea mau menikah dengan Mario. yang pada akhirnya Lea memutuskan untuk bercerai.


Lalu sekarang Mario datang dan mengatakan ingin memulai semua dari awal, kepercayaan itu sudah tidak ada lagi untuk kembali mempercayai Mario. Papi sendiri sudah tidak lagi mengulangi kesalahannya untuk memberikan kepercayaan itu kepada Mario, biarkan Lea yang memutuskan semuanya.


"Kami serahkan keputusan itu pada Lea, papi dan bunda akan menyampaikan niat baik mu" ujar papi akhirnya.


"Terima kasih Papi, bunda, maafkan atas semua salah yang telah ku buat sebelumnya" ucap Mario lalu berpamitan pulang. Mario masih memiliki seberkas harapan untuk bisa meraih kembali hati Lea.


Biar bagaimanapun Lea adalah istri sah nya, Mario akan berjuang untuk itu.


*


*


*


Dari Mall Lea dan Cynthia lalu pulang ke kosan my LeGaCy, satu personil nya mulai berkurang.


setelah makan malam Lea sempat melihat ke rumah sebelah lampu nya tidak menyala itu tanda nya penghuni rumah itu belum pulang, Jhon sedang berdinas, atau mungkin juga sedang berkencan dengan kakaknya Rilley.


Lea tersenyum lalu kembali masuk ke dalam rumah. Rasanya mulai sepi dan sunyi tanpa Gabby.


'Centil aku kangen sama Si Genit" ujar Cynthia yang bergelar ganjen.


"Mungkin juga mereka lagi belah duren' ceplos Lea.


"Duren apa nya yang mau di belah? Tomy sudah belah duren nya di Bali duluan, kali aja si genit lagi asyik menikmati jagung Kolombia" cerocos Cynthia sambil tertawa.


"Sebaiknya kita tanyakan apa yang mereka lakukan saat ini" ujar Lea lalu melakukan panggilan video.


Gabby yang barusan di serang Tomy yang kini resmi menjadi suami nya itu, terkejut melihat panggung masuk dari Lea.


Mereka masih polos tanpa busana hanya selimut yang menutupi sebagian tubuhnya.


Gaby menatap ponselnya yang terus berdering, Tomy yang melihat hal itu turut melihat siapa yang menelpon.


Begitu mengetahui Lea yang menelpon, Tomy berniat mengerjai nya. Dia lalu mengecup pipi Gabby dan menggeser tombol hijau.


"Auh,,,,!",pekik Lea sambil menutup matanya.


Pemandangan di ponsel membuat Lea memberikan ponselnya kepada Cynthia.


"Dasar sundel bolong, tidak punya akhlak, kalian menodai kesucian mata kami" seru Cynthia melotot.


Gabby malah tertawa "Ngapain sih mengganggu orang yang lagi menikmati keindahan cinta?".

__ADS_1


Lea dan Cynthia melihat pasangan yang lagi bermesraan itu. otak Cynthia mulai traveling ke mana mana.


"Makanya menikah jangan mau ketinggalan" ujar Gabby menyindir.


"Jangan Mau ketinggalan? Yamaha maksud Lo?" Cynthia memutar bola matanya.


"Oh iya Yamaha nya jangan lupa pakai pelumas" ejek Lea.


"Makanya praktek biar kalian rasakan nikmatnya" balas Gabby yang berada di dalam pelukan suaminya.


Tomy senyum senyum mendengar kegilaan istri dan teman-temannya itu.


"Selamat menikmati jagung kolombusnya ya?" ujar Lea lalu mematikan ponselnya.


Tomy dan Gabby kembali melanjutkan kegiatan panasnya yang sempat terganggu dengan kegilaan teman temannya. Maklum pengantin baru, panas nya masih membara.


Lea dan Cynthia saling pandang.Mereka berdua lalu tertawa niat hati mengerjai Gabby tapi malah Gabby dan suaminya malah balas mengerjai mereka.


"Bentar lagi kamu sama Dandy akan menikah, kosan ini akan benar benar sepi dan sunyi" ucap Lea.


"Meskipun kami menikah percayalah kami akan tetap punya waktu untuk berkumpul di sini" ujar Cynthia dia merasakan ada kesedihan dari Kalimat Lea.


"Ya kita sepakat untuk berkumpul di sini, aku akan menempati kosan ini meskipun tanpa kalian, banyak kenangan yang indah di sini telah kita ukir bersama" tutur Lea.


Cynthia lantas memeluk nya "Kita ta akan tetap saling merindukan, apakah kamu tidak ingin untuk kembali kepada Mario?" tanya Cynthia hati hati takut Lea akan ngamuk mengingat Mario.


"Tidak aku akan menjalani kehidupan berumahtangga jika usia ku sudah matang dan aku sudah benar benar siap untuk menjalani nya,usia ku dan keputusan untuk menikah di usia ku yang masih belia membuat aku berpikir tidak ingin mengulang cerita yang sama"


"Aku tidak menyangka kita akan bertemu jodoh di usia yang masih muda, di mana masa muda kita akan di habiskan bersama para lelaki tua itu" ujar Cynthia jenaka.


"Jodoh,maut, kita tidak pernah tau semua sudah ada yang mengatur, semoga pilihan kalian merupakan calon imam kalian sampai akhir hayat, hanya maut yang memisahkan" kata Lea akhirnya.


"Centil, Maaf! andaikan si badai itu ingin kembali dan memulai semua dari awal, apakah kamu tidak akan menerima dia kembali?" tanya Cynthia hati hati dia sudah dengar dari Dandy, kalau Mario akan meminta Lea untuk kembali kepadanya.


"Aku tidak ingin mengulang cerita yang sama, mungkin aku masih perlu waktu untuk memikirkan kehidupan selanjutnya. Tidak untuk saat ini, dulu aku masih labil tidak pernah berpikir akan akhirnya seperti ini, percayalah aku akan baik baik saja" tutur Lea.


"Aku rasa berat meninggalkan kamu sendiri" kaya Cynthia pelan. Di tatapnya wajah sang sahabat sejati.


Lea tersenyum untuk nya, mereka berdua bercerita sambil berbaring di depan Tv, hingga kantuk datang menyerang.


Lea masih ingat di resepsi Gabby dan Tomy, Mario yang menyergapnya saat keluar dari toilet.


Tindakan nya itu justru membuat Lea semakin membencinya.


Semurah itu kah dia di mata Mario? begitukah cara Mario menghormatinya nya?. Rasanya Lea begitu muak mengingat nya.


Lea dan Cynthia yang sama sama mengantuk mereka mulai menguap berkali kali.


Lea memutuskan untuk tidur di ruang itu setelah mengunci pintu nya.


Mereka berdua akhirnya memilih tidur di lantai berkarpet itu.


Malam berganti pagi semua orang mulai sibuk dengan aktivitas nya.


Begitu pula dengan Lea dan Cynthia, keduanya kini mandi sarapan lalu bersiap ke kampus. Keduanya berangkat bersama bercerita dan mengukir masa masa kebersamaan mereka.


Tanpa Frans dan juga Dandy yang selalu bersama mereka belakang ini. Frans yang katanya ada tugas lain. Lea sendiri tidak tau tugas apa itu, yang dia tau Frans adalah bodyguard yang di utus orang tua nya untuk menjaga Lea.

__ADS_1


Demikian juga dengan Dandy dia sibuk menyelesaikan tugas tugas kantor agar bisa cuti dan menentukan hari pernikahannya dengan Cynthia.


Sementara Gabby yang lagi bulan madu, maklum orang lama pengantin baru.


Mereka kini memilih untuk pergi berbulan madu di salah satu daerah yang tidak ingin di ketahui oleh orang lain. termasuk teman temannya.


Tomy tidak ingin kebersamaan nya dengan sang istri di ganggu lagi, oleh keusilan my LeGaCy nya itu.


"Yang? apakah benar Mario ingin kembali membangun kehidupan rumah tangganya yang retak bersama Lea?" tanya Gabby yang sedang berjemur di pantai bersama suaminya. Keduanya kini habis berenang.Berenang di kasur dan berenang di pantai.


"Ingat Mario belum tanda tangan surat cerai nya, dia masih bisa untuk kembali rujuk dengan Lea, sayang?!" Tomy membelai wajah istrinya lalu menciumi sekujur wajah cantik itu.


"Bagiamana kalau Lea tidak ingin kembali dengan Mario?" tanya Gabby.


"Jangan pikirkan mereka, itu urusan mereka bukan kita" ujar Tomy.


'Tidak! ,aku tidak pikir Mario, tapi Lea, aku tidak ingin Mario mengkhianati nya lagi" kata Lea cepat.


"Huh ku kira sudah mengindar dan bersembunyi dari mereka, eh malah sampai sini mereka masih tetap ikut di ingatan' sungut Tomy.


"Sayang,,,?! Lea itu sahabat ku ,aku tidak ingin Mario kalian itu menyakiti nya lagi" kata Gabby jutek.


"Beb,,?!, jangan jutek gitu dong kita kesini untuk bulan madu bukan untuk bahas Mario itu.Biarkan dia dengan penyesalan nya oke,,,?!" bujuk Tomy lembut. Takut istri nya ngambek dan tidak mau menikmati jagung Kolombia nya.


Hari ini sepulang kantor Bunda meminta Lea untuk pulang ke rumah. Pasti ada hal penting yang harus dia dengar, biasanya kalau bunda meminta dirinya untuk pulang,Lea bisa tebak ada hal yang luar biasa lagi.


Selesai mandi Lea tidak turun untuk makan malam. Lea tidak ingin acara makan nya terganggu dengan berita berita yang membuat selera makan Lea memudar.


"Boleh bunda masuk?" suara bunda di pintu kamarnya yang tidak terkunci.


"Tentu saja" jawab Lea dengan senyum manis nya.


Bunda sudah sepak dengan papi agar bunda yang akan berbicara dengan Lea, menyampaikan apa yang di minta Mario.


"Sayang,,,,?! bunda akan menyampaikan sesuatu bolehkah?" ucap bunda hati hati.


"Soal apa itu Bun?" tanya Lea balik.


"Ini soal pernikahan mu dengan Mario, bunda tau secara hukum kalian sudah bercerai, tapi Mario belum tanda tangan surat cerai mu itu, itu artinya kalian masih sah sebagai suami istri" tutur bunda.


"Maksud bunda aku harus balik lagi menjadi istri Mario?!" kata Lea cepat.


"Sayang,,,?! dengarkan dulu penjelasan bunda pelan pelan" bunda yang duduk di pinggir tempat tidur Lea. Sambil berusaha membujuk putri nya ini dengan lembut.


"Tidak Bun,Lea tidak ingin hidup dengan laki laki yang tidak menghargai perasaan wanita,,,,, Lea hampir saja mengatakan masa lalu papa Mario. Tapi itu juga menyangkut perasaan bunda.


"Lea tidak ingin menjadi ibu rumah tangga untuk sekarang ini,Lea ingin berkarir seperti halnya bunda, Lea tidak ingin urusan rumah tangga akan menghambat karir dan masa depan Lea, bunda usia Lea masih terlalu muda untuk menjadi seorang wanita yang sibuk urus suami dan anak anak nya, bun Lea mohon jangan lagi paksakan Lea untuk mengulang kesalahan yang sama" tutur nya sedih.


Bunda terdiam mendengar penuturan putrinya.


Hati yang tidak bisa di paksakan. selain waktu yang akan menentukan kemana hatinya akan berlabuh.


"Biarlah Mario mencari wanita lain yang bisa memenuhi segala keinginan nya, yang bisa membahagiakan hidup nya selain Lea" ucap Lea pelan.


*


*

__ADS_1


*


***Leve you All ❤️❤️❤️❤️


__ADS_2