Secawan Anggur di Padang Gersang

Secawan Anggur di Padang Gersang
Sebuah Undangan


__ADS_3

Karina merasa kesal sudah dua hari Mario tidak pulang ke rumah. Sejak bertengkar dengan Karina Mario memilih pergi ke Apartemen milik nya bersama Lea mantan istrinya.


Mencoba mengais kenangan manisnya bersama Lea. wanita yang sampai saat ini membuat hatinya terasa perih.


Dari pernikahan mereka yang tidak bertahan lama, sejak hadirnya jenny sampai mereka harus kembali rujuk lalu akhirnya harus berpisah dengan cara yang tragis.


Mario yang harus kehilangan janin dan di tinggal pergi sang istri.


Setelah menyadari semua telah terlambat, Lea bahkan tidak ingin kembali bersama nya.


Lea yang akhirnya memilih untuk menikah dengan lelaki lain.


Semua itu membuat Mario sadar, cinta yang sesungguhnya adalah seorang yang memiliki Rasa dengan tulus tanpa memandang status.


Bukan karena seberapa banyak nya harta dan kekayaan, tapi dari seuntai ketulusan.


Segelintir kenangan bersama Lea dengan mendiang ibu nya, membuat Mario merasa kehilangan dua wanita yang di cintai nya.


Kehadiran Karina membuat hidup nya bertambah kacau, istri nya itu makin menjadi dengan kelakuan nya yang suka berfoya foya.


Puas menghabiskan waktunya di apartemen Mario baru pulang ke rumah pada malam hari.


"Kemana saja dua hari kamu tidak pulang, bahkan tanpa kabar berita, ponsel mu tidak bisa ku hubungi?' tanya Karina mencecar nya dengan penuh selidik.


"Aku sibuk banyak perkejaan, maaf aku keluar kota tanpa memberitahu mu" mario memeluk tubuh Karina.


Kalau sudah begitu Karina pasti akan diam, mario lalu mengelus perut Karina yang mulai membesar dengan lembut.


Itu di lakukan Mario agar Karina tidak mengajak nya untuk ribut, Mario merasa capek dan pusing dengan semua masalah yang dihadapi nya.


"Apak kabar nya debay apakah dia nakal pada mu?" tanya Mario menatap wajah cemberut Karina.


Karina yang cemberut tersenyum mendapat perhatian dari suaminya.


"Besok tanggal periksa aku, antar kan aku, kita ke dokter"


"Hmm, aku akan mengantarmu besok" Mario lalu masuk ke dalam kamar. masuk kamar mandi membersihkan diri lalu beristirahat.


Karina menyusulnya ikut naik ke tempat tidur, merebahkan diri di samping Mario.


Mario membelai wajahnya mengecup bibir Karina sekilas. mereka pun berpelukan dan pulas terbuai mimpi.


Mario menepati janjinya hari ini untuk mengantarkan Karina ke dokter kandungan. Mereka sedang antri menunggu nomor panggilan.


Karina yang kelihatan bermanja di dekat suaminya. ada beberapa ibu ibu memperhatikan Karina yang selalu menempel pada Mario.


Mereka juga datang di temani para suami tapi tidak duduk sambil berpelukan seperti di lalukan Karina.


Mario yang tau mereka menjadi pusat perhatian merasa risih dia lalu meminta Karina agar melepaskan pelukannya.


"Sebentar ya Debay papa ada perlu,! Aku hubungi Dandy dulu , setelah dari sini aku akan ke kantor siang Nanti" bisik Mario.


mario melepaskan pelukannya perlahan agar Karina tidak merengek. wanita itu selama kehamilan nya hobi merengek ini itu.


Terkadang permintaan Karina membuat pusing, ngidam pingin ke luar negeri segala, hanya untuk foya foya dan dari pada bikin pusing Mario terpaksa mengabulkan permintaan nya.


Mario menjauh dari Karina sengaja menghubungi Dandy, memberitahu kedatangannya ke kantor setelah mengantar Karina.


Mario sengaja menunda waktu sampai tiba nomor antrian Karina barulah Mario menemaninya ikut masuk.


Dokter yang memeriksanya kandungan Karina mengatakan bayi baik baik saja di dalam sana, sehat dan tidak bermasalah.


Dokter memberitahu peringatan kepada Karina agar mengkonsumsi vitamin dan banyak makan sayuran hijau dan buah segar.


Tidak boleh terlalu makan makanan yang mengandung lemak. usia kandungan nya sudah tujuh bulan, berat badannya Karina makin naik drastis.


Mengingat porsi makan Karina yang berlebihan melewati aturan. hingga membuatnya diri nya makin gemuk dan melar.

__ADS_1


Mario tidak masalah dengan istri nya yang kegemukan melampaui batas.


karena dirinya masih fokus dengan masalah yang terjadi di kantor nya.


Mau Karina berubah seperti kerbau yang kelebihan berat badan pun Mario tidak peduli, yang dia pedulikan saat ini masalah yang terjadi, masalah yang tidak di ketahui oleh Karina.


Bagi Mario Karina tidak perlu mengetahui hal itu. bukan urusan nya. Kalau pun Karina harus tau dia tidak akan bisa berbuat apa-apa, yang ada malah tambah bikin pusing.


Setelah dari dokter Mario mengantar istri nya pulang ke rumah, di jalan Karina minta singgah di sebuah restoran.


Mario pun mengikuti permintaan istri nya, melihat Karina yang memesan berbagai macam makanan, Mario berdecak heran.


"Jangan terlalu berlebihan makannya, kamu sudah kegemukan, berat badan mu sudah bertambah" tegur Mario yang melihat porsi makan Karina yang bagaikan orang yang kelaparan.


'Ini keinginan debay Rio! ucap Karina yang mulutnya penuh mengunyah makanan.


Mario sampai menggeleng melihat nya, makan macam apa ini.orang pasti akan terheran heran melihatnya.


Mario melihat tubuh Karina yang sudah sebesar gajah. Makan saja kelebihan porsi, setiap hari baju baju nya harus di ganti beli yang baru.


Pada sesak semua pakaian karina, baju baju branded yang di belinya ada yang sampai sesak belum sempat di pakai.


"Aku akan menyimpan baju baju ini, setelah lahiran barulah akan Ku pakai" katanya.


Karina bahkan berbangga saat teman teman arisannya mengatakan dirinya kegemukan. nanti suami kamu malah melirik wanita lain kalau sampai dirinya ke gemuk an.


Alasannya dia akan mengikuti fitness dan olah raga setelah melahirkan nanti. Dan debay tidak perlu di beri ASI agar payudara nya tidak melor.


Kalau pun dia kegemukan saat hamil itu biasa, karena makanan yang dia makan porsi untuk dua orang.


Dengan bangga dia mengatakan kalau dirinya sampai gemuk itu tandanya dirinya hidup penuh kemakmuran.


Bahkan Karina dengan bangga memamerkan kekayaan suaminya.


Lian kakaknya Mario yang mengetahui hal itu sampai tidak habis pikir, dengan kelakuan adik ipar nya itu.


Baik dan buruknya kelakuan Karina itu pilihan Mario.Mau Mario bangkrut di buat Karina sekali pun tidak masalah.


Itu juga perusahaannya dan saham pribadi Mario usaha nya sendiri. Mario membangun usahanya dari nol.


Mario yang tidak mau mengurus usaha papanya memilih untuk mandiri hingga dia meraih suksesnya.


Akhirnya Lian dan suaminya Yang di percaya kan mengurus kantor papanya.


Mario sampai di kantor nya sudah siang, para karyawan menyambut hormat kehadiran bos dingin mereka.


Wajah tegas tanpa senyum itu masuk Lift menuju ke ruangan nya.


"Gimana Dan,apa kamu sudah menemukan siapa pelaku nya?" tanya Mario metanya tidak lepas dari Laptop nya.


"Nihil pelakunya benar benar licin dan tidak terbaca" sahut Dandy lalu duduk di sofa.


Mereka tidak menyadari kalau Lea pernah menggunakan Laptop yang ada di meja kerja Vina. Dan sebagian data dan file nya tersimpan di sana.


Mario sendiri tidak pernah berpikir untuk periksa Laptop yang pernah di pakai Lea.


Dia juga tidak tahu kalau yang melakukan semua itu adalah mantan istrinya itu.


Entah apa yang terjadi jika Mario sampai tau Lea lah yang telah membuat dirinya pusing tujuh keliling.


"Aku akan menghajarnya bila tau siapa pelaku di balik semua ini" geram Mario.


Mario yang sedang berpikir keras tidak mungkin kalau bukan orang dalam siapa lagi yang mengetahui rahasia perusahaan nya.


Hanya Mario sendiri yang mengetahuinya sebagai pemilik, dan COE perusahaan nya.


Mario tersenyum Smirk ketika teringat sesuatu, hanya satu orang yang pernah membantunya.

__ADS_1


"Baiklah aku akan mencaritau sendiri siapa pelakunya dan tidak akan ku beri ampun" geram Mario.


Mata dan tangan nya yang masih fokus dengan Layar di hadapannya.


"Jangan lupa besok pagi kita ada meeting penting" ujar Dandy berdiri dari duduknya.


"Vina, kamu siapkan berkasnya dan harus siap hari ini" perintah Dandy Sebelum melangkah keluar rumah ruangan itu.


"Baik pak! Vina mengangguk hormat.


Mario masih sibuk dengan pekerjaannya, dia kembali mengirimkan kan pesan singkat kepada seseorang yang di curigainya.


"Aku sudah tau siapa kamu"


Tapi sayang pesannya tidak bisa terkirim, lawannya kali ini bukan orang sembarangan.


"Sial!!" maki Mario.


Wajah nya nampak memerah menahan amarahnya. Dia yang merasa tidak puas ketika ketika pesan yang di kirim nya tidak bisa terkirim.


Dia kalah cepat dengan pelakunya, Mario mengakui kekalahan nya. Mario sendiri bisa saja meretas data siapa pun dan perusahaan mana yang dia inginkan.


Tapi Mario tidak akan melakukan hal itu yang melanggar aturan. Karena tidak ada satu pun musuhnya di dunia bisnis.


Mario benar benar mengakui kehebatan lawan nya kali ini, dia tidak menyangka bahwa orang yang di curigainya bisa melakukan hal itu.


Sebuah senyum terlukis di wajah tampan nya, kalau pun di jaringan internet dia tidak bisa bertemu pelaku. Maka ia akan datang menjadi tamu istimewa nya.


"Vina kamu bisa pulang sekarang" perintah Mario.


"A,,apa bos????"


Vina terkejut dengan apa yang di katakan bos nya. Yang meminta dirinya untuk pulang tiba tiba.


Sementara dia masih sibuk membuat berkas untuk meeting besok.


"Pulanglah aku ada urusan lain,kamu boleh datang besok lebih awal" titah Mario.


Vina segera menuruti apa yang di perintahkan bos nya ini, Berkemas dan pulang.


Sepeninggal Vina, Mario menuju meja Vina hanya Laptop Vina satu satunya kunci dari permasalahannya nya.


Mario mulai mengotak Atik Benda canggih itu, Laptop yang pernah di pakai Lea sewaktu magang dulu.


Sebuah senyuman puas terlukis di wajahnya, "Akhirnya aku menemukan mu"


"Baiklah aku akan memenuhi undangan mu! seperti apa reaksi suami mu bila tau istrinya mengundang mantan suaminya, untuk bertemu" gumam Mario. seringai senyuman terlukis di sudut bibirnya.


"Anggap saja sebuah undangan untuk ku"


Karena tidak bisa bertemu Lea dengan Kode yang ia berikan,bahkan Lea malah memblokir nya lagi.


Mario terpaksa akan datang bertemu Lea di kota tempat di mana dia mukim bersama suaminya.


Mario berencana setelah selesai dengan meeting nya besok dia akan langsung terbang ke Sumatra.


*


*


*


*


***Love you All ❤️❤️❤️ tinggalkan jejak kalian


Salam rindu yang serindu rindunya untuk kalian semuanya ❤️❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2