
Mario meninggalkan Jenny di rumah sakit.
Setelah Mario pergi Jenny tersenyum puas, dia berhasil membuat Mario menghabiskan malam pertama dengan dirinya.
"Itu artinya aku akan menguasai mario" Jenny tersenyum licik.
Mario menuju apartemen nya diirinya merasa geram, "pasti Lea yang mengadukan diri ku pada mama"
Mario di sambut kemarahan mamanya saat pintu apartemen terbuka.
"Rio di mana hati dan otak mu hah? apa yang kamu lakukan di luar sana, sampai sampai kamu biarkan istri mu sendirian di rumah, dasar anak setan" maki mama Mario mendapatkan amukan dari Mama nya.
Mario segera menghampiri Lea, memeluknya mesra.
"Sayang Maaf ya, kalau aku tidak pulang semalam, teman ku sakit orang tuanya jauh di kampung aku terpaksa harus menemaninya'katanya lembut.
"Ma, sekarang Rio sudah pulang sebaiknya kita sarapan" kata Lea agar menghentikan kemarahan mama.
"Ayolah ma,,,!, kita sarapan jangan marah marah terus nanti darah tinggi mama malah kambuh"Ujar Mario sambil merangkul mamanya.
"Ayolah Kak Lian" Lea menarik tangan Lian yang masih berdiri menatap Mario dengan tatapan curiga.
Mereka berempat kini berada di meja makan, "Hmmm,,, makanan nya enak semua , pasti mama dan kak Lian yang memasaknya" puji Mario saat mereka selesai makan.
"Jangan salah salah ucap ya, itu semua istri mu yang masak, mama dan Lian baru tiba saat semua sudah tersedia di meja" kata mama menatap nya tajam.
Mario Malah tertawa dia tidak percaya mana ada gadis bar bar dan anak nakal ini bisa masak.
"Rio,,,,! mama tidak ingin mendengar apapun yang tentang mu,kamu harus menjaga Lea, tanggung jawab sebagai suami" tegas mama saat mereka berada di ruang tamu.
Mario duduk di samping Lea, tangan nya menggenggam jemari Lea. memperlakukan Lea dengan sangat lembut.
Lea tau itu akting pura pura nya Mario. Lae pun berusaha melengkapi kebohongan ini.
Dengan berpura pura mesra sesuai kesepakatan mereka.
Setelah memberikan wejangan panjang lebar pada Mario, mama dan Lian pamit pulang.
"Kamu harus kerja keras memberikan mama dan papa cucu segera, awas kalau sampai kamu Liar di luar sana" ancam mama sebelum pergi.
"Jangan kuatir ma,kita akan memberikan mama cucu yang banyak, segera lah pulang Ma, agar kami akan segera membuat adonan cucu buat kalian" Mario mendorong mama dan Lian agar keluar.
Mario lalu mencium mama nya sebelum menuju pintu.
"Jangan berkunjung dulu, kalau adonan nya belum jadi ya" pesan Mario.
"Mengapa kamu manggil mereka kemari, untuk mengadukan aku ya?" kata Mario, sikapnya berubah dingin.
Lea sudah tidak kaget lagi dengan sikap dingin nya Mario. bahkan ini bukan kali pertama mereka berpura pura.
Lea tidak mempedulikan Mario, gadis itu bersiap berangkat ke kampus.
Marsya And The Bear serumah tapi tidak sehati itulah gambaran hidup ke duanya.
Mario lalu masuk ke kamar mandi,Lea memilih pergi ke kampus tanpa mempedulikan suami nya itu.
Lea sendiri memilih sibuk di kampus ketimbang sibuk dengan laki dingin nya.
__ADS_1
Toh pernikahan ini terjadi atas kemauan orang tua bukan kemauan mereka.
"Cen, apa benar semalam suami mu itu bermalam sama Si jenny di rumah sakit?" tanya Gabby.
ketiganya kini melangkah santai di koridor kampus menuju kelas mereka.
"Genit ?! jangan kencang dong ngomongnya, entar di dengar orang" bisik Cynthia mengerti.
"Sorry! Sorry Cen, suami mu itu bikin emosi, lagian tidak berakhlak ya laki mu itu" kata Gabby geram. Ingin rasanya dia ******* ***** muka badai itu.
"Lupakan dia, mari meniti masa depan, suatu saat nanti dia akan menyesal bila semua telah terlambat" Kata Lea mempercepatnya langkah nya.
"Apa benar Cen,,,! si Jenny itu melakukan percobaan bunuh diri mendengar kabar pernikahan kalian?" Tanya Cynthia penasaran.
"Iya sayang! jangan kaget dengan begituan, akting itu sudah ada di cerita sinetron dan juga novel mungkin". Seru Lea sambil tertawa.
Ketiga nya kini tertawa seakan tidak ada beban itu lah keseharian tiga wanita ini.
Ketiganya lalu masuk ke kelas, dan menuju tempat duduk mereka yang berdekatan.
Apa yang di katakan Lea benar, gadis itu lebih fokus pada mata kuliahnya.
.
Dari kampus Lea memilih pulang ke kosan My LeGaCy nya. Kebetulan sore ini mereka lagi acara masak dan makan bersama.
Selesai masak mengintip Jhon di rumah sebelah namun orang nya tidak ada, tidak ada tanda tanda kehidupan di dalamnya.
Lea ingin mengundang nya makan bersama tapi Jhon belum pulang dari dinas nya.
Lea juga memilih untuk kerja di kantor papinya bersama Gabby dan Cynthia agar mereka selalu bersama.
Menjelang malam Lea bao pulang ke apartemen suaminya itu. Masih gelap dan sunyi. Lae membuka pintu dan mendapati tempat tinggal mereka kosong.
Suaminya belum juga pulang, mungkin Mario masih menemani Jenny nya di rumah sakit.
*
*
*
Malam ini Tomy datang menjemput Gabby untuk makan malam. Gabby pergi dengan Tomy setelah pamit Cynthia.
Sepanjang perjalanan Gabby duduk diam memikirkan nasib pernikahan sahabat nya itu.
Tomy meliriknya melihat Gabby yang sedang melamun Tomy menepikan mobilnya, berhenti di tepi jalan.
"Tom?! mengapa berhenti di sini?" tanya Gabby ketika tersadar.
"Sayang?! sejak tadi ku lihat kamu melamun terus" Tomy mendekatkan wajahnya mengecup bibir Gabby.
Gabby menatap wajah tampan Tomy lalu berpaling ke luar menatap lampu lampu kota yang indah.
Menghembuskan nafasnya yang terasa sesak di dada.
"Tom?! kalau akhirnya Mario dan Lea berpisah kita juga akan berakhir" kata Gabby membuat Tomy tersentak kaget.
__ADS_1
"Apa???? jangan gila kamu beb! baik lah aku akan melamar mu kita akan segera menikah biar kamu tau aku tidak main-main"
"Tom! semalam Mario pergi meninggalkan Lea sendirian,dia malah menghabiskan sepanjang malam pertama nya di rumah sakit bersama pacarnya Jenny itu" curhat Gabby akhirnya.
"Gabby jangan ngaco kamu kalau omong" Tomy menatapnya tajam.
"kalau kamu tidak percaya pada ku biarlah, hubungan ini akan berakhir dan kita harus saling melupakan" ujar Gabby pelan.
"Tatap mata ku beb! apakah aku hanya main main?" Tomy menatap tajam wajah Gabby di sampingnya.
Tatapan mata Gabby kini sendu dia menggeleng pelan, "Jujur Tom, aku memang mencintai mu,tapi bila sepupu mu Mario, menyakiti Lea, itu sama saja dengan dengan dia tega menyakiti kami bertiga"
"Aku akan menghajarnya kalau memang dia bersikap demikian, sekarang kita ke tempat tinggalnya" Tomy menghidupkan mobilnya berbelok menuju kediaman Mario.
Benar saja sesampainya di sana mereka mendapatkan Lea sendirian Mario bahkan belum pulang.
"Sayang kamu temani Lea, biar aku cari Mario" Tomy nampak benar benar marah. dia pun pergi menuju kantor Mario.
Dandy mengatakan bahwa Mario ke rumah sakit tadi sore. Dandy yang kebetulan Lembur karena bosnya sedang keluar, urusan pribadi.
Tomy menghubungi Mario namun ponselnya di silent.
Kemarahan Tomy makin memuncak ketika sampai di rumah sakit dia melihat Mario yang sibuk menyuapi Jenny makan.
Bahkan keduanya terlihat sangat mesra, Tomy mengetuk pintu,Mario meletakan piring di meja dan melangkah membuka pintu nya.
Alangkah terkejutnya dia, melihat Tomy berdoa tegak di muka pintu dan mantap marah pada nya.
"Sebenarnya istri mu yang mana? jangan sampai kamu sedang makan kedondong yang di luar ya licin mulus tapi di dalamnya berduri duri" kata Tomy sinis.
"Apa yang kamu katakan Tom? apa tujuan mu datang ke sini, apa gadis itu mengadu lagi pada mu?" Mario nampak kesal.
Tangan Tomy mengepal keras, ingin rasanya dia memukul Mario kalau saja ini bukan di rumah sakit, Tomy pasti sudah menghajar nya.
"Sebaiknya kamu pulang sekarang, temani istri mu di rumah, wanita o ada perawat yang merawatnya di sini, toh dia tidak sakit parah, percayalah seperginya diri mu dia akan berjoget.
"Tom,,,Tomy?"
Tomy melangkah pergi dari sana tanpa mempedulikan Mario yang memanggilnya.
Tomy benar benar marah sama Mario, dia kembali ke apartemen, di sana ada Gabby dan juga Cynthia yang di antar Dandy.
Tiga gadis itu lagi asyik cerita hingga Tomy mengetuk pintunya.
"Hay Cynthia? Dandy nya mana?" tanya Tomy melihat Cynthia yang sudah ada di sana.
Tiga gadis itu selalu kompak, itu yang membuat Tomy was was.
Tidak berapa lama Mario pun sampai, dia menatap Lea dengan kilatan marah.
"Pasti Lea telah mengadu pada Tomy" pikir Mario.
*
*
**** Sayang Cinta Lope lope ayo Dukung Lea dengan Like komentar dan lainnya..❤️❤️❤️
__ADS_1