
Semua mata tertuju pada sosok yang menyerupai Oscar itu. Mereka mengakui apa yang di katakan Lea tentang Malik yang memang mirip dengan Oscar.
Kornel sudah tau dari cerita Lea waktu mereka di bandara. Dia pun mengakui kemiripan Malik dan Oscar.
Kornel baru percaya setelah menyaksikan sendiri dengan mata kepalanya. Lea yang terharu mengusap air matanya.
"Terima kasih kak" ujarnya.
Malik tersenyum melihat wajah yang kini sedang bergembira dengan keberhasilannya itu.
"Aku harap kamu bisa melanjutkan pendidikan mu meraih sukses" Malik memberikan semangat.
Gabby dan Cynthia memeluknya, mengucapkan selamat kepada sahabatnya yang sedang bergembira itu.
Kedua orang tua Oscar menyalaminya memeluk penuh haru. Begitupula dengan kedua adik nya.
Vino dan Lina dengan sangat gembira mengucapkan selamat.
Dua remaja itu memeluk erat tubuh Lea mereka turut bergembira dengan keberhasilannya Lea meraih gelar sarjananya dengan predikat terbaik.
Setelah telah merayakan bergembiraan yang mereka satu keluarga mengadakan makan-makan bersama di restoran yang milik keluarga Lawrans.
Lea memberikan pelayanan terbaik kepada keluarga Oscar. Tidak lupa pula dengan Kornel, pria itu tersenyum Lea dengan senang hati memperlakukan tamu istimewa nya itu.
Sementara di sudut ruangan Mario tertegun melihat keluarga besar itu beramai ramai berkunjung dan makan malam di restoran itu.
Dandy yang sedang bersama dengan bos nya itu tertawa melihat tatapan Mario yang tidak pernah lepas dari Lea dan Kornel.
Terlihat Lea sedang bercerita dan tertawa dengan pria tampan itu. Tubuhnya yang atletis dan gagah sebagai seorang anggota polisi. Membuat Mario merasa panas dia seakan tidak rela melihat pemandangan itu.
Lea sendiri tidak menyadari bahwa ada Mario di sana yang sedang memperhatikan mereka.
"Tadi pagi Lea wisuda" kata Dandy.
Mario hanya diam tidak menanggapi apa yang di katakan Dandy.
"Mengapa bukan suaminya yang bersama dia?" tanya Mario.
Mario sendiri tidak pernah tahu kalau sebenarnya Oscar telah meninggal. Dia pikir mungkin Oscar sedang bertugas hingga tidak ada di antara keluarga besar itu.
"Oh ya bos, sebenarnya suami Lea telah meninggal" ujar Dandy.
Mario terkejut luar biasa saat Dandy mengatakan hal itu. Dia melotot menatap serius wajah Dandy.
Keluarga itu menutup rapat berita kematian Oscar tidak ada siapapun yang tau.
Dandy sendiri baru mendengar cerita itu dari istri nya saat Cynthia marah besar waktu Dandy datang ke markas My LeGaCy di mana personilnya itu sedang Reuni.
Mario terkejut sekaligus merasa senang Lea kini sendiri lagi. Dia akan punya peluang untuk mendapatkan Lea kembali.
Mario yang sampai saat ini masih berharap dan hatinya masih menyimpan rasa kepada Lea.
Sosok wanita yang telah membuat hidup nya terasa gersang.
Penyesalan yang mewarnai sepanjang hidupnya, dia yang telah membuat hati Lea membeku dan membencinya.
Mario dengan Dandy baru beranjak pergi setelah keluarga besar itu pergi. Menunggu beberapa jam buat Mario untuk pergi dari sana.
Otak dan pikiran nya kini di penuhi bayang bayang Lea. Mario seperti orang yang sedang jatuh cinta. Dia berharap agar bisa menjadi seseorang yang istimewa di hati Lea.
Tapi bagaimana caranya untuk bisa mendekati dan mendapatkan kembali hati Lea. Sementara mereka sudah lama berpisah.
Mungkinkah masih ada cinta Lea yang tersisa untuk dirinya. Lea pernah menjadi istrinya, mereka pernah merajut hari bersama di antara gelombang kehidupan hingga akhirnya badai rumah tangga harus memisahkan mereka.
Setelah dari restoran itu Mario bersama Dandy lalu terbang ke Sidney untuk urusan bisnisnya.
Mario yang belakangan menjadi penggila pekerjaan membuat sebagian besar waktu dan hari hari nya lebih sibuk.
__ADS_1
*
*
*
Beberapa hari mengajak Kornel dan keluarga mendiang suaminya berkeliling barulah Lea mengatakan mereka untuk pulang ke Sumatra.
Lea mengantarkan mereka ke bandara hingga pesawat yang mereka tumpangi terbang membawa mereka pergi.
Ada air mata dan menetes setelah kepergian mereka dan Lea tidak menunjukkan tanda-tanda itu di hadapan keluarga Oscar.
Lea kini menangis di dalam mobilnya, wanita itu tiba-tiba merasa sunyi yang berkepanjangan. sepi yang menggerogoti jiwanya. Kisah cinta nya yang berakhir duka.
Selalu saja ada kesedihan dan tetes air mata setiap kali mengingat Oscar. Orang yang telah mengajarkan dirinya tentang tulusnya sebuah kasih sayang dan cinta yang sesungguhnya.
Mendiang Oscar yang memiliki tipe seperti papi Valen. Mereka bukan lah tipe pria predator wanita, mereka selalu setia dengan cinta nya dan sangat menghargai wanita sebagai pasangan nya.
Namun semua itu tinggal kenangan dari kisah cerita tentang indahnya cinta yang memilukan. Meninggalkan sekeping hati yang kini selalu menangis bila mengingat nya.
Lea menghapus air mata nya lalu menghidupkan mesin mobil nya. "Semangat Lea, jangan terpuruk jalani hidupmu, semua masih panjang jangan kamu habiskan waktumu untuk bersedih" Lea menyemangati diri sendiri.
Lea baru ingat siang ini dia akan menemani Malik untuk makan siang. Sesuai janji nya saat Malik menawarkan hal ini di hari wisuda nya.
Lea tidak menolak hal itu sebagai rasa dan ucapan terima kasihnya Lea pun berjanji akan makan siang bersama dengan Malik hari ini.
Buru buru pulang ke rumah dan mandi berganti pakaian. Dengan penampilan seadanya berbalut dress selutut waran merah maroon.
Fashion kegemaran menampilkan lekuk tubuhnya yang ramping. Lea nampak sangat cantik dan mempesona.
Mereka bertemu di restoran yang telah di janjikan. Hanya mereka berdua tanpa ada keluarga seperti yang sudah sudah.
Malik yang sudah hadir duluan menunggu kehadiran Lea di sana. Pria itu tertegun saat melihat kehadiran Lea.
Pesona kecantikan Lea bagai menghipnotis dirinya. Lea yang dengan senyum manis menghampiri Malik yang masih terpaku menatapnya.
"Maaf apakah lama menunggu ku kak?" pertanyaan Lea menyadarkan Malik dan dia buru buru menarik kursi untuk Lea.
Mereka kini duduk berhadapan, Malik telah lebih dulu memesan makanan untuk mereka berdua.
Seperti biasa Lea dengan gaya makanya yang elegan, beberapa potong buah terlebih dahulu yang akan dia makan.
Barulah menyentuh nasi dan lauk pauk nya, itu pun hanya sedikit. Malik tau porsi makan itu merupakan salah satu cara untuk membuat tubuh tetap terpelihara.
Tidak berlemak dan selalu terjaga dari kolesterol jahat. Satu satunya wanita yang dia temui, Lea yang menjaga bentuk tubuhnya.
Wanita yang menjadi idaman para kaum Adam dan perasaan suka dengan istilah dari mata turun ke hati.
Hal itu yang di alami oleh Malik saat pertama kali melihat Lea di ruangan papanya. Rasa yang yang perlahan tumbuh dan berubah menjadi kata yang namanya jatuh cinta.
Setelah acara makan nya selesai Malik mengajak Lea menyusuri pantai dan mereka memilih duduk di bawah sebatang pohon.
Malik pun dengan mantap dan percaya diri mengungkapkan Isi hatinya. Rasa yang tidak mungkin bisa dia bohongi.
Namun hal itu membuat Lea dengan jujur dan sangat hati-hati menyampaikan penolakan nya.
Hatinya masih belum bisa untuk menerima kehadiran seorang pengganti Oscar.
Malik akhirnya cukup puas dengan pernyataan Lea yang menjadikan dirinya sebagai teman.
Mereka berjanji untuk tetap berteman walaupun nantinya Lea akan pergi ke Ause melanjukan studi nya.
Saling bertukar nomor ponsel mereka berjanji untuk selalu.bertemu bila mereka saling mengingat bukan rindu. Karena mereka bukan pasangan kekasih.
Setelah pulang dari makan siang nya sore itu. Lea memilih akan pulang ke rumah untuk beristirahat.
Dengan berbagai pikiran yang ada di isi kepalanya.
__ADS_1
Capek setelah beberapa hari Kurang istirahat dengan kesibukan wisuda nya di tambah dengan pernyataan cinta dari Malik.
Membuat Lea tidak fokus mengendarai mobil nya, berbagai macam pikiran bersilewaran di kepala nya. Hingga tanpa sadar Lea menabrak seorang anak kecil yang sedang bersepeda.
Buru buru Lea turun dari mobil nya dan tanpa menunggu lama Lea menggendong tubuh mungil yang di tabrak nya.
Masukkan gadis kecil itu ke dalam mobilnya, bersama seorang wanita paruh baya yang mengasuh anak kecil itu.
"Bu tolong pangku ya kita ke rumah sakit sekarang" pinta Lea.
Lea segera melarikan anak yang di tabrakannya ke rumah sakit terdekat agar segera mendapatkan pertolongan.
Tanpa menghubungi orang tua nya Lea melakukan hal konyol dan demi menolong keselamatan sang anak secepatnya.
Lea mengakui itu anak nya melunasi administrasi nya agar segera di operasi. kebetulan golongan darah nya sama.Lea sendiri yang mendonorkan darahnya untuk bocah cantik itu.
Setelah mendapat pertolongan baru lah Lea meminta agar menghubungi orang tuanya.
"Maaf bi tolong hubungi orang tua Sesil, Ayah ibunya" pinta Lea.
Lea sudah siap untuk mendapat amukan dari orang tua anak itu. Apapun yang terjadi Lea tetap bertanggung jawab untuk itu.
"Non, papanya sedang ke luar negeri dan ibunya Sesil sudah tiada sejak melahirkan non Sesil" ujar si bibi yang merawat Sesil sejak bayi.
"Tolong hubungi papa nya bi, biar bagaimanapun ia harus tau kondisi putrinya saat ini"
Wanita paruh baya itu lalu memberikan kabar tentang Sesil kepada papanya.
"Papa Sesil akan terbang ke tanah air hari ini dan akan tiba nanti malam" ujar bibi.
Sementara Lea sendiri merasa sangat bersalah dia yang bertanggung jawab atas keselamatan gadis itu.
Menurut dokter kondisinya tidak apa apa hanya saja kakinya yang mengalami patah tulang dan harus di operasi.
Operasi nya berjalan lancar setelah beberapa jam barulah selesai. Dokter telah membolehkan orang tua ya untuk masuk setelah operasi.
Lea meminta agar Sesil di rawat di ruang khusus VVIP. Lea sendiri yang menunggunya bersama bibi sambil menanti kehadiran papanya.
Jam sepuluh malam barulah papa gadis itu tiba di rumah sakit. Seorang pria tampan dan gagah terburu buru bertanya soal Putri nya dan biaya rumah sakitnya.
Pria itu terkejut ketika petugas mengatakan biayanya telah di bayar lunas oleh ibunya yang bernama Zahira.
Sedangkan ibunya Sesil telah meninggal setelah melahirkan Sesil dulu. baru buru dia menuju ruangan putrinya di rawat tidak peduli siapa wanita yang bernama Zahira itu, mengaku ibunya sesil.
"Itu pasti orang yang sudah menabrak putri ku awas saja kau" geramnya.
Pintu ruang itu terbuka dan Lea yang sedang tertidur dengan posisi duduk di dekat tempat tidur Sesil. kepala nya bertumpu pada sisi tempat tidur itu.
"Bibi bagaimana kondisi putri ku,,,???"
Suara teriakan seorang pria membuat Lea terbangun dan menatap ke arah suara itu.
"Mario,,,,???"
Mata Lea membulat sempurna kantuk nya mendadak hilang dengan wajah yang berubah pias di antara keterkejutan nya.
Sementara Mario yang fokus dengan kondisi putri nya tidak menyadari keberadaan Lea di samping tempat tidur Sesil.
Oh ya di bab bab sebelumnya sudah ada sedikit keterangan tentang bagaimana bahayanya wanita yang mengalami Obesitas saat kehamilan.
Hal itu bisa menyebabkan kematian saat melahirkan.
Nah silahkan protes dan Komen kalian Othor nanti kan.......ok,,?????
*
*
__ADS_1
*
***** Love you All ❤️❤️❤️ betapa rindunya aku pada kalian*****