Secawan Anggur di Padang Gersang

Secawan Anggur di Padang Gersang
Jamur Cantik


__ADS_3

Lea sadar Oscar yang mengobati luka hatinya yang di gores oleh Mario.


Oscar yang dengan tulus kasih sayang nya membuat hati Lea yang terkoyak perlahan sembuh.


Cinta kasih Sayang dan perhatian Oscar membuat Lea merasa bahagia.


Meskipun Lea sadar dirinya bukan lah wanita yang sempurna.


Hal pertama yang di inginkan orang yang menikah adalah kebahagiaan. Dan di atas kebahagiaan itu satu hal yang paling di inginkan seorang laki laki adalah memiliki anak.


Satu hal yang membuatnya laki laki merasa bangga dan sempurna adalah bisa menghamili istri nya.


Mereka akan sangat bahagia bila tau istri hamil, tapi sayang sampai saat ini belum ada tanda tanda itu untuk Lea.


Sudah beberapa bulan menikah merekapun belum juga dikaruniai anak.


Hari ini Lea di antara Oscar ke dokter kandungan mereka yang rutin memeriksakan kandungan Lea.Oscar menemaninya bertemu dengan dokter,.


Sebenarnya tidak ada masalah dengan Oscar, yang bermasalah itu justru Lea.


Dokter sudah pernah mengatakan kepada Lea, bilamana seorang wanita pernah mengalami keguguran di mana penyebab nya adalah akibat suatu kecelakaannya fatal, maka resiko yang akan terjadi selanjutnya adalah akan sering mengalami keguguran.


Memungkinkan keduanya akan sulit untuk memiliki anak. Kecuali melakukan Terapy dengan rutin.


Semua sudah di lakukan Oscar dan lea, hanya satu yang belum mereka lakukan yaitu Terapy.


Hal itu di karena kan Oscar yang di sibukkan dengan tugas hingga tidak sempat mengantar Lea untuk mengikuti Terapi.


Sepulangnya dari dokter Oscar menemani Lea berbelanja. membeli semua kebutuhan mereka, juga beberapa baju untuk kedua Adik nya.


Mendapat hadiah dari kakaknya membuka kedua nya berteriak kegirangan.


Weekend kakak akan mengajak kalian jalan jalan sekalian belanja.


"Horeee mereka bersorak kegirangan"


Lea tersenyum saat kedua adik iparnya itu memeluk dengan erat.


"Ya sudah biarkan kak, Lea istirahat dulu ya"


Oscar membawa Lea ke kamar mereka, meletakan bunga yang sempat di beli Oscar.


Oscar menatap Lea yang seperti nya sedang melamun, terlihat wajahnya yang murung.


'"Sweety?! jangan pikirkan apa pun, jika memang kita belum bisa memiliki momongan itu berarti belum di beri kepercayaan untuk menjaga amanah nya" Kata Oscar lembut, sambil memeluk nya mencium kening Lea.


"Bang, kak Lea, ayo kita makan siang?" suara Lina dari luar sambil mengetuk pintu kamar mereka.


"Ya sayang, bentar"


"Ayo,,, mommy dan Daddy, menunggu di meja makan" ajak Oscar.


Keduanya melangkah ke luar menuju meja makan. Di sana sudah ada Daddy mommy dan kedua adiknya.


Oscar menarik kursi untuk Lea, barulah dia duduk di sampingnya mereka menikmati makan siang dengan diam tak ada satupun yang bersuara hanya terdengar dan dengan sendok dan piring yang beradu.


Seperti biasa porsi makan Lea hanya sedikit, lebih suka sayuran hijau dan buah. makanya tubuh nya berbentuk indah.


Kalau di perhatikan wajah Beby face nya terlihat sangat cantik, masih belia. Orang tidak akan menyangka di usianya yang masih belia Lea sudah tiga kali menikah. u


Perbedaan usia Lea dengan Oskar terpaut jauh, Oscar yang berumur Tiga puluh tahun, sementara usia Lea sembilan belas tahun, beberapa bulan lagi baru dua puluh tahun.


Perbedaan usia mereka terpaut sebelas tahun, hanya saja postur Lea yang tinggi dengan bentuk tubuhnya dan indah cocok menjadi model, alias peragawati.


Setelah makan Mommy menatap Oscar bertanya


"Gimana hasilnya,apa kata dokter?"


"Mom?" Oscar memberi kode agar mommy nya tidak bertanya.

__ADS_1


"Nanti aja baru ku jelas mom?!".


Sementara Lea hanya diam dengan perasaan tidak menentu. Apa yang di takut kan Lea kini terjadi, mommy mulai bertanya soal kehamilannya.aj


wajar setiap orang tua pasti bertanya bilamana anak laki-lakinya sudah menikah. apalagi pernikahan Oscar sudah beberapa bulan. Namun belum ada tanda tanda kehamilan Lea.


Oscar yang tau Lea akan merasa tertekan segera membawa Lea ke luar di halaman belakang, mereka kini duduk di gazebo.


"Maaf kan Mommy ya" kata Oscar lembut.


Tangannya terulur mengelus sayang pipi Lea, Oscar membawa Lea bersandar di dada, membelai rambutnya yang tergerai indah.


Lea tidak bisa mengikat rambut nya karena banyak tanda kepemilikan yang di ukir Oscar.


"Jangan di ikat Dadd!" cegah Lea saat Oscar hendak mengikat rambut nya.


"mengapa tidak boleh?"


"Nih akibat ulah nakal mu" ketus Lea.


Oscar malah tertawa "Sekarang kamu tenang, jangan pikirkan apa yang di katakan mommy,biar aku yang bicara sama mommy"


"Sebaiknya kita jujur saja katakan apa adanya, dari pada bohong, tidak baik"


"Baiklah, kalau itu mau mu"


Oscar akhirnya mengatakan kepada Mommy kandungan Lea lemah, perlu Terapy.


Wanita tua itu mau mengerti yang penting mereka bahagia.


*


*


*


*


"Karina? apa apaan ini, mengapa kamu suka menyinggung perasaan orang lain. Lea tidak pernah mengusik kehidupan mu, kamu seperti orang tidak berpendidikan"


Karina kaget mendapatkan amukan dari Mario. Dia yang sedang pusing dengan permasalahan di kantor nya.


Hackers yang meretas data perusahaan nya belum di ketahui


Karina malah berulah, wanita yang sedang berbangga dengan kehamilannya itu, malah biasa saja.


Karina tidak peduli yang penting semua kebutuhannya tercukupi.


Hingga suatu hari Karina mengamuk uang belanja bulanan nya di kurangi Mario.


"Mario? uang hanya segini mau beli apa coba?" pekik Karina.


"Pokok nya uang itu mau cukup dan tidak nya, terserah, kamu jangan terlalu berfoya foya, ingat sebentar lagi kamu akan melahirkan"


"Justru itu akan semakin besar biaya nya Rio!" teriaknya.


"Mulai dari sekarang kamu harus belajar menghemat" tandas Mario lalu pergi, sambil membanting pintu.


Pertengkaran Mario dengan Karina membuat Mario bertambah gusar, "Aaaargh,,,!" teriak Mario memukul stir mobilnya, benda bundar itu yang menjadi sasaran kemarahan nya.


wajah nya memerah menahan amarahnya, Masalah di kantor belum selesai, di tambah Karina yang berulah, pemborosan dan tidak bisa di atur. Sifat asli wanita itu mulai keluar.


Karina yang menjadikan kehamilannya sebagai alasan untuk membuat Mario menuruti semua keinginan nya.


Di kantor nya Mario sedang menatap layar laptopnya, berharap si peretas menyalakan kode yang dia berikan, tapi ternyata tidak.


Mario yang semakin pusing tujuh keliling, teringat Lea, selama menjadi istri nya, gadis itu tidak pernah manja dan meminta ini itu, Lea merupakan sosok yang mandiri.


Dia tidak melakukan pemborosan, bahkan black card yang di berikan Mario pada nya tidak tersentuh. Satu rupiah pun tidak ada pesan masuk ponsel Mario.

__ADS_1


Beda dengan Karina yang sehari bisa mengeluarkan puluhan juta entah untuk apa saja uang sebanyak itu?.


Karina yang hoby berfoya foya bahkan terkadang suka mabuk dengan teman-temannya, untung Mario sudah melarang nya. Kalau tidak istrinya itu semakin menjadi.


"Gimana Dandy apakah kamu sudah mengetahui siapa dalang di balik semua ini" tanya Mario alis Gerald.


"Tidak ada satu pun orang kantor yang terlibat bos" Dandy yang baru masuk lalu duduk di depan Mario.


Mario memijit keningnya kepalanya yang kini terasa pening. otaknya mulai sakit, rahangnya mengeras ingin mengamuk.


Mario menarik nafas nya yang terasa sesak lalu menghembuskan nafasnya dengan kasar. Tangan nya mengepal menonjolkan urat urat nya.


"Aaaaargh" Mario mengeram mengacak seisi mejanya hingga semua File dan kertas kertas berserakan.


Vina yang melihat hal itu terkejut heran, bosnya itu dalam masalah tapi Vina tidak bisa berbuat apa-apa.


Vina tau apa permasalahan yang ada dalam perusahaan, tapi dia tidak bisa mencari tau siapa yang melakukan hal itu.


Tidak ada jejak yang bisa di temukan Mario, ia kalah cepat.saat Mario menyadari semua telah terlambat.


*


*


*


Sore ini Oscar mengajak Lea ke pantai tempat yang sudah jarang di kunjungi Lea. Oscar dengan Lea berjalan menyusuri pantai dengan hamparan pasir putih.


Langkah santai keduanya terlihat serasi, Oscar yang tampan berpakaian casual dua kancing kemejanya di biarkan terbuka menampilkan dada bidangnya. Dengan kaca mata hitam bertengger di hidung mancungnya.


Oscar terlihat sangat tampan dan mempesona, serasi dengan Lea disampingnya yang berpakaian sama dress tanpa lengan senada dengan baju yang dipakai Oscar. Tidak lupa pula kacamata hitam yang terlihat manis di hidung mancungnya. menambah pesona kecantikan nya.


Lea yang hanya mengingat Terakhir kali waktu di Lombok saat Frans membuat kejutan untuk nya.


Satu tahun lalu di saat Lea berulang tahun yang ke delapan belas. Frans yang ternyata bodyguard yang di kirim bunda.


Hal itu membuat Lea kecewa ternyata Frans malah mempermainkan perasaan nya. Setelah itu dia pergi begitu saja kembali ke tempat kerja.


Frans yang belakangan di ketahui adalah orang kepercayaan Om Alex.


"Dear ,,,? apa yang sedang kamu lamunkan?"bisik Oscar memeluk nya.


Lea tersenyum menatap wajah tampan yang selalu menggodanya.


Oscar duduk di belakang Lea, keduanya kini sedang duduk di pasir pantai. sementara kedua adiknya sedang asyik berenang.


"Apa yang kamu ingat?" tanya Oscar


"Pertemuan kita!" jawab Lea asal asalan.


Hal itu membuat Oscar tertawa dia jadi ingat pertama kali bertemu Lea di kampus.


"Aku tau kamu sengaja mengambil slip ku waktu di ruang registrasi" pancing Oscar.


"Eh bukan nya kamu yang sengaja membawa pergi Slip aku waktu itu?" Lea mencibir padanya.


Waktu di ruang registrasi Oscar yang serius menatap kecantikan Lea, lalu sengaja mengambil Slip registrasi milik Lea, karena sangking penasaran ingin berkenalan dengan Lea.


Oscar tertawa mengingat hal itu, Dia jatuh cinta saat pertama kali melihat Lea. Hal yang paling mengejutkan lagi saat dia tau gadis secantik Lea sudah menjadi "Jamur" waktu itu.


Tapi semua itu tidak mengikis rasa cinta di hati Oscar hingga saat ini. Apa yang di rasakan Oscar pada Lea itu tulus dari hati nya, bukan hanya karena kecantikan dan status Lea.


Status Lea sebagai jamur, bukan lah merupakan satu tolak ukur bagi Oscar untuk mencintai sosok wanita yang menjadi pendamping hidup nya ini.


*


*


*

__ADS_1


Jika nanti belakang Otor jarang Up Up...pertanda otor mulai sibuk di proyek. urus pekerjaan pertengahan Juni nanti ! karena pekerjaan di atas segalanya!!! ini sekedar hobi.


**** Ouh Loveeeee ❤️❤️❤️ Jejak kalian yang aku rindukan, salam manisssss❤️❤️❤️


__ADS_2