
Oscar masih menatap pintu ruangan tempat Lea di rawat. Sudah hampir dua jam Lea mendapat penanganan. namun belum juga ada tanda tanda membuat Oscar semakin mengkhawatirkan kondisi istrinya.
Kedua orang tua Oscar yang baru datang menghampiri Oscar dengan wajah wajah penuh amarah.
"Kamu apakan istri mu, sampai bisa jadi seperti ini bang?'Mommy bertanya dengan panik.
"Lea mengalami keguguran" kata Oscar lesu.
"Oh tuhan apa yang terjadi?"
"Semua salah ku mom, aku yang membiarkan Lea sendiri hingga begini jadinya" sesal Oscar mengusap wajahnya.
"Kenapa kamu tidak membawa pulang Lea ke rumah agar mommy bisa menjaganya dengan baik saat kamu pergi" omel mommy sangat marah kepada putranya itu.
"Maaf kan aku mom, aku yang tidak bisa menjaga Lea dengan baik " sesal Oscar.
"Apakah kamu sudah memberikan kabar ini kepada orang tua Lea???" tanya Daddy nya.
"Belum Dadd" kata Oscar dia jadi ingat akan orang tua Lea.
Bagaimana pun Lea masih punya orang tua, mereka juga harus tau kondisi putri nya sekarang.
Entah apa jadinya kalau saja mereka tau keadaan Lea saat ini.
Keluarga itu pasti tidak akan memaafkan dirinya bila terjadi sesuatu dengan putri mereka yang paling mereka sayangi.
Hati Oscar serasa hancur impian dan hasil dari usaha dan penantian nya kini telah tiada. Mengingat Lea yang tidak punya siapa siapa di kota ini membuat Oscar sedih.
Biar bagaimanapun dia sangat mencintai dan menyayangi Lea dengan segenap jiwa raga nya. Tanpa terasa air mata Oscar menetes jatuh.
Di dalam sana Lea masih belum sadarkan diri, istri nya itu mengalir trauma karena keguguran.
Oscar lalu menghubungi Jhon sahabat yang kini menjadi kakak iparnya itu.
"Apa,,,???!! kamu apakan istri mu bro,,,?!" teriak Jhon di telpon.
"Lea mengalami keguguran, aku sudah melarang nya untuk tidak melakukan apapun di saat aku tidak ada.Tapi kamu tau sendiri kan bagaimana keras kepalanya adik ipar mu itu?"
"Astaga, ya sudah akan ku sampaikan buat papi dan bunda" kata Jhon.
"Thanks Bro" Oscar lalu memutuskan sambungan nya.
Jhon lalu menghubungi papi mengatakan kabar tentang Lea yang masuk rumah sakit, karena mengalami keguguran.
Bunda Ranny terkejut mendengar kabar tentang putri bungsunya itu. Beberapa hari lalu Lea sempat menghubungi ibunya itu. Dengan gembira Lea menyampaikan kabar tentang kehamilannya.
Sekarang Putri tersayang nya masuk rumah sakit akibat kegugupan, padahal bunda sempat melarang nya untuk banyak istirahat.
Tapi memang dasar Lea yang suka keras kepala dia lupa akan larangan dan nasehat dokter kepadanya.
Bunda dan Papi langsung terbang ke Sumatra dengan perbandingan malam. jam Dua dini hari bunda dan papi tiba dan menuju rumah sakit di mana Lea di rawat.
Oscar Memeluk papa mertua nya dan meminta maaf berulang kali.
"Sudah lah toh bukan salah mu" kata Papi bijak.
Sebagai orang tua Papi tau seperti apa sikap keras kepala putri nya itu.
Kalau pun Lea mengalami hal itu bukan salah siapa siapa. Nasib yang belum berpihak kepada nya.
"Pengalaman akan membuat nya untuk berhati-hati" begitu kata papi.
Bunda segera menemui Lea yang baru sadar kan diri. Saat membuka matanya Lea melihat bunda yang sedang duduk menatap nya.
Senyum wanita paruh baya yang selalu cantik dan nampak awet muda itu mengembang menatap putrinya.
Lea yang menyadari kehadiran ibu nya langsung menangis dalam pelukan bunda.
Bunda membiarkan Lea puas menumpahkan tangis nya.
Rasa kehilangan membuat Lea kini trauma untuk yang kesekian kalinya. Apa yang menjadi impian nya kini hilang menyisakan rasa sakit.
__ADS_1
*
*
*
Selama di rawat di rumah sakit ibu ibu asrama dan anggota polisi datang menengok dan membawa berbagai macam buket bunga. serta memberikan support.
Kornel dan Tigor tak luput dari amukan pimpinan mereka. Mereka di nilai tidak becus menjaga istri nya.
Tigor Kornel dan Via, mereka meminta maaf berulang kali. mereka mengakui kelalaian nya yang tidak melarang Lea agar tidak boleh bermain Voli.
Semarah apapun Oscar sadar semua itu tidak akan bisa mengembalikan apa yang telah terjadi.
Dia kini fokus menjaga istri nya.
Setelah seminggu di rawat di rumah sakit, Lea kini di perbolehkan pulang oleh Dokter.
Papi Valen dan bunda Ranny kini tinggal di asrama selama beberapa hari untuk menemani Lea semasa pemilihan.
Oscar berusaha menghibur Istri nya yang kini lebih banyak diam dan sering menangis.
Lea menangis dalam pelukan Oscar dan meminta maaf berulang kali.
"Semua ini salah ku dadd,,,,!!! aku yang tidak mendengarkan nasihat mu" kata Lea sendu di sela Isak tangisnya.
"Sayang jangan menangis, kita akan berusaha lagi, mungkin saat ini Tuhan masih belum mempercayakan kita untuk merawat amanahnya" bisik Oscar lembut sambil menghapus air mata Lea.
Lea menatap wajah tampan suaminya, wajah yang tersenyum untuk nya. Senyum Oscar mampu membuat tenang hati Lea.
Meskipun sebenarnya Oscar sendiri merasa sangat kecewa, tapi rasa itu berusaha dia sembunyikan di balik senyum manis nya.
Biar bagaimanapun kecewanya rasa cinta dan sayang nya pada Lea mengalahkan segalanya.
Oscar yang penyayang,pengertian dan satu sifat yang membuat Lea merasa bahagia adalah dia yang penyabar.
Walaupun terkadang ada sifat yang membuat Lea jengkel, posesif.
Ini memasuki semester gasal nya saat sebentar lagi Lea akan susun skiripsi. Lea sendiri tidak pernah ikut pertemuan di kampus hanya berkomunikasi dengan dosen pembimbing nya.
Beruntung Lea merupakan mahasiswi yang pintar dan cerdas, semua nilai nya mendapatkan nilai A.
Oscar sebagai suami yang bertanggung jawab atas semua aktivitas kuliah Online istri nya.
"Sayang sudah ya sedih nya, semua yang terjadi merupakan guru dan pengajaran untuk kita" kata bunda lembut saat bersama Lea di teras.
"Bunda,,,!!! sebenarnya Lea tau, Oscar sangat kecewa dengan kejadian ini, dia sangat berharap untuk segera memiliki anak, begitu pula kedua orang tuanya" kata Lea mengeluh kan uneg-uneg nya.
"Semua laki laki akan seperti itu, andaikan suami mu itu tulus mencintai mu,dia pasti akan bersabar dan mengerti akan kondisi mu,bunda percaya Oscar merupakan suami yang baik untuk mu!"
"Bunda benar, dia selalu melakukan hal terbaik untuk Lea,Oh ya Bun!!! Lea berniat untuk membangun minimarket di dekat rumah orang tua Oscar.Mereka punya tanah kosong yang cukup luas. Tempat nya strategis di situ merupakan pusat keramaian" kata Lea bersemangat.
"Sayang,,,?!!! jangan melakukan hal apapun tanpa seizin suami mu, toh kamu juga belum sepenuhnya pulih. Ingat! rahim mu masih luka, butuh proses penyembuhan yang cukup lama"
Lea menyadari akan hal itu, kemungkinan besar untuk kembali hamil rasa sulit. Dia akan mengalami kondisi di mana pembuahan sel telur nya rentan untuk bertahan lama. penyebab utama nya adalah kandungan nya yang kini lemah.
Asyik berbincang muncul papi dan Oscar yang habis jalan jalan berkeliling kota. Oscar menemani papi untuk jalan jalan melihat lihat kota tempat tinggal putrinya ini.
Sebuah kota kabupaten di mana tempat Oscar bertugas. Di kota ini juga tempat mukim kedua orang tua Oscar.
Malam nya setelah makan malam mereka duduk berbincang di ruang tamu. Ada beberapa teman dan ibu asrama yang datang menengok Lea.
Mereka sempat basa-basi sebentar sebelum berpamitan pulang. Mereka pun mengagumi ketampanan dan kecantikan orang tua Lea.
Mereka pun tau Lea merupakan putri bangsawan postur dan kecantikan nya menunjukkan jati dirinya.
Mereka terkadang memuji Oscar dan Lea merupakan pasangan serasi. Suaminya tampan dan istrinya pun tidak kalah cantik nya.
Ditambah lagi Lea yang pintar dan cerdas sebagai ibu bhayangkari. Setiap ada kegiatan atau lomba ibu ibu bhayangkari antar kabupaten Lea yang selalu membawa mereka memenangkan perlombaan.
Seperti kemarin mereka latihan voli dalam rangka hari Bhayangkara yang akhirnya membuat Lea mengalir keguguran.
__ADS_1
Hal itu membuatnya Oscar murka dan memutuskan untuk istri nya tidak akan mengikuti segala kegiatan apa pun di asrama.
Setelah bercerita beberapa waktu di ruang tamu bersama kedua orang tuanya. Lea memutuskan untuk beristirahat.
Oscar pamit pada kedua mertua nya untuk menemani istrinya di kamar. Oscar berusaha untuk menghibur istri nya.
"Ssst,,! jangan bersedih,aku tidak ingin senyum indah mu untuk ku memudar" bisik Oscar ketika melihat Lea yang kembali murung.
Lea yang kini duduk di tepi tempat tidur dengan raut sedihnya. Oscar meraih tubuh Lea membawanya ke dalam pelukan.
Oscar dengan lembut mencium dan membelai wajah cantik yang masih pucat itu.
"Aku sangat mencintaimu jangan pernah berpikir apapun, karena rasa ini tidak akan pernah memudar sampai jantung ku tidak lagi berdetak dan nafas ku akan berhenti" katanya lembut membuat Lea terharu.
Lea memeluk erat tubuh suaminya membenamkan wajahnya di dada kekar sang suami.
"Jangan terlalu larut dalam kesedihan sayang?!! karena semua telah menjadi ketetapan yang maha kuasa, kita akan berusaha untuk membuat nya lagi, kamu masih muda dan aku pun masih kuat" Oscar bercanda agar Lea bisa tersenyum lagi.
Lea mendongak menatap wajah tampan yang sedang merekah kan senyuman nya. dengan tatapan nya yang lembut setulus hati dan sebesar kasih sayang nya.
"I Love you" bisik Oscar lalu ******* lembut bibir seksi yang masih pucat itu.
Oscar melakukan hal itu hanya sekilas lalu melepaskan pelukannya. membantu Lea untuk berbaring.
Oscar lalu naik ke tempat tidur berbaring di samping istri nya. tangannya melingkar memeluk tubuh Lea. mereka tidur berhadapan saling menatap.
"Kamu sangat cantik mengalahkan wanita manapun"
"Oh ya!" Lea tersenyum.
"Hmmm" gumam Oscar.
"Kedengarannya kamu seperti sedang menggombal" bisik Lea.
"Ha ha haaa,,,!!! apakah kedengarannya seperti itu?" Oscar tertawa menggoda.
Mereka tidak tidur tapi berbicara sambil berpelukan. Karena sebenarnya Lea belum mengantuk dia ingin bermanja-manja pada suaminya.
Demikian pula halnya dengan Oscar, dia ingin menghibur istri nya. setelah beberapa hari kemarin mengamuk di kantor kepada Tigor dan Kornel.
Lea menatap intens wajah tampan dan mengelus dagu kebiruan Oscar yang selalu di cukur tapi.
"Apa yang sedang kamu kagumi hmmmm,,,????" bisiknya mesra, terdengar syahdu.
"Semua yang ada pada diri mu" Lea tersenyum.
Sejujurnya hati Oscar sangat senang melihat senyum indah itu. "Tetap lah tersenyum seperti ini sayang,,,?!!!" Oscar mengecup bibir seksi itu.
"Aku sedang mengagumi semua yang ada di dalam pelukan ku ini" ucap Lea. masih dengan senyum nya.
"Iya dong suami hebat mu ini"
"Ih narsis!".
"Kamu suka kan,,,,???!"
"Tidak!"
"Bo,Ong!"
Oscar lantas mengeratkan pelukannya rasa nya dia ingin menerkam sang istri yang membuat nya mulai bergairah.
Tapi sayang Oscar harus berpuasa untuk itu dan harus kuat menahan godaan iman. mengingat kondisi istrinya yang masih belum pulih.
*
*
*
***** yang sabar ya babank sampai abis bulan sabit nanti 🤣🤣🤣 salam paling sayank untuk kalian semua dari ku Love you All ❤️❤️❤️ muachhhh ****
__ADS_1