Secawan Anggur di Padang Gersang

Secawan Anggur di Padang Gersang
Di kira Duda


__ADS_3

"Daddy!" sesil menghambur ke dalam pelukan Daddy nya, begitu keluar dari pintu pagar sekolah.


Gadis kecil nan cerdas itu tertawa riang saat di gendong Mario menuju mobil nya.


Seorang wanita cantik memperhatikan bapak dan anak itu sambil tersenyum. "Apakah dia seorang duda, hingga setiap hari mengantar jemput putri itu?" batin wanita yang berprofesi sebagai guru dari Sesil.


Ia menatap hingga mobil Mario menghilang dari pandangan nya.


"Daddy...?! tadi Sesil di kasih nilai seratus oleh ibu guru" kata nya riang.


"Oh ya?" Mario menoleh sekilas lalu kembali fokus pada jalanan.


sesampainya di rumah Sesil berlari masuk menemui mommy nya.


"Mom,,,! mommy,,,,,,?" teriaknya kencang.


Sesil berlari menuju kamar adik kembarnya, seperti nya gadis kecil nan cantik itu sangat senang mendapat nilai seratus.


Sesil merupakan anak yang cerdas dan di sukai temannya. selain pintar dia juga ramah. Dia juga di sayang oleh para guru di sekolah nya.


"Sayang kamu sudah pulang?!" Lea yang sedang mengendong baby Zia tersenyum kepada putri kecil nya itu.


"Mommy! Sesil mendapatkan nilai seratus" katanya girang. wajah cantiknya berbinar senang.


"Oh ya ! putri mommy Memang pintar' Lea mengambil buku yang di sodorkan Sesil kepadanya.


Membuka dan melihat apa yang di tulis sesil hingga mendapatkan nilai seratus.


Tulisan tangan nya yang terlihat rapi, kalimat I Love You Daddy dan Mommy. tertulis rapi. kerapian nya itu mungkin yang mendapatkan nilai seratus pikir Lea.


Mario yang baru masuk kedalam kamar baby nya di usir Lea.


"Daddy pergilah, mandi berganti pakaian, setelah itu kamu baru bisa menengok kembar"


"Apakah itu peraturan baru?" tanya Mario sambil melonggarkan dasinya.


"Bukan peraturan tapi, keharusan, kamu dari luar tentunya akan ada virus, kembar masih terlalu kecil dan akan kontaminasi" jelas Lea.


"Baiklah sayang?! aku kekamar dulu ya" Mario berlalu pergi.


menyerahkan Zia kepada baby sitter nya. Ia lalu memeluk Sesil dan menciuminya. Mengurus Sesil setelah itu baru lah Lea masuk ke dalam kamar nya.


Di dalam kamar Lea tidak menemukan Mario, terdengar bunyi air di kamar mandi. Suaminya itu ternyata sedang mandi.


Lea mengambil pakaian untuk suami nya, celana pendek dan baju kaos oblong. Juga tidak lupa dengan boxernya.


Tidak berapa lama Mario keluar dari dalam kamar mandi dengan tubuh nya terlihat segar. Pria itu terlihat tampan dengan rambut nya yang basah.


"Kamu berpakaian aku siapkan makan siang ya" Lea berkata lembut.


Lea handak melangkah ke luar kamar tapi Mario menarik nya. Tubuh Lea kini berada dalam pelukan suaminya. Mario hanya melilitkan handuk di pinggang nya.


Harum tubuh suaminya menyeruak di Indra penciuman nya. "Aku sudah meletakkan baju mu di tempat tidur"

__ADS_1


Mario tidak menjawab dia kini sibuk mencium Lea. "Daddy, pakai baju mu kita makan siang" kata Lea.


Dia sudah tau kebiasaan suaminya, pasti mereka akan berakhir di ranjang dengan kegiatan panas nya Mario.


Bentar saja Mario kini menciptakan sebuah sensasi dengan ciuman panas nya. Mereka akhirnya bertarung di jam makan siang.


Bukan nya menikmati makan siang Mario malah sibuk menikmati tubuh seksi istri nya. kegiatan panas mereka berakhir setelah Mario puas menuntaskan hasratnya.


Mereka akhirnya menikmati makan siangnya yang terlambat. Setelah itu melihat kembar yang sudah pulas tidur siang.


Si kecil Sesil pun demikian, setelah di beri makan siang oleh BI Ratih, gadis kecil itu belajar sebentar lalu tidur siang.


Pasangan suami istri itu kini berada di dalam kamar. Berbaring di tempat tidur mereka berdua cerita tentang banyak hal.


Lea berada dalam pelukan suaminya, sambil bercerita Mario sesekali mengecup bibir Lea. Mesra dan romantis.


"Sayang! lusa aku akan ke Kalimantan, seminggu di sana melihat proyek!" kata Mario sambil membelai pipi istri nya.


"Oh ya!" sahut Lea dengan matanya yang mulai sayu, di serang kantuk. Mario tersenyum melihat wajah cantik istrinya. Ia tau Lea pasti capek melayani nya tadi.


"Ayo tidur lah" bisik Mario lalu mengeratkan pelukannya. Mereka berdua pun tidur siang sambil berpelukan.


Lea baru bangun di sore hari, melihat kembar yang sudah mandi dan wangi. Para baby sitter dengan telaten menjalani tugas mereka dengan baik.


"Hmm! para pangeran dan putri putri cantik Mommy sudah tampan dan cantik" seru Lea gemas dengan anak anak nya. menggendong dan mencium mereka satu persatu.


Wanita cantik nan seksi itu merasa takjub dan sangat bahagia memiliki banyak anak. Mario tersenyum dan menggendong mereka satu per satu.


Pria yang kini menjadi bapak empat anak itu semakin berbahagia dengan kehadiran anak kembar nya.


*


*


*


Sero ini datang bunda dan Papi Valent, mereka di temani Abang Lea yang bernama Harsen. Pria tampan yang sampai saat ini belum menikah itu ingin melihat para ponakannya setelah beberapa bulan kembali sibuk dengan pekerjaannya.


Mereka di hangat oleh Lea bersama Mario Leo senang dikunjungi orang tuanya hari ini bersama abangnya tercinta.


Bunda melihat kembar yang lucu dan menggemaskan. Harsen mencium kembar sempat menggendong baby Zia dan menciumnya berulang kali dengan gemasnya.


Hingga baby Zia menangis kencang ketika Harsen mengigit pipinya.


"Harsen kau apakan baby Zi? Bunda melotot kepadanya.


"Dia sangat menggemaskan dan aku mengigitnya" Harsen tertawa mengatakan itu.


"Bang kamu buat baby Zia ketakutan, sakit tau?' Lia mengambil Baby Zia dan memeluknya. berusaha membuat nya untuk tidak lagi menangis.


"Makanya menikah dan punya anak!' bunda menatap nya tajam.


"Ya aku akan menikah bila Zivanna sudah siap untuk itu, tapi dia masih meniti karir nya yang sedang menanjak" Harsen melangkah dan duduk di sofa yang ada di dalam ruangan itu.

__ADS_1


Papi Valent dan bunda asyik menggendong baby Zain dan Zian. Dua orang tua yang kini menyandang gelar opa dan Oma itu sedang tersenyum gemas.


Lea menghampiri Harsen dengan si cantik Zia dalam gendongannya. Duduk di samping Harsen, Pria itu kembali menyentuh hidung Zia.


"Kak Harsen?! berhentilah mengganggu nya" ujar Lea.


"Dia imut dan menggemaskan sih!" Harsen terkekeh mengatakan itu.


"Makanya kakak segera menikah biar punya Baby yang menggemaskan, jangan menjomblo terus. sesekali tebar senyum. tuh wajah jangan datar melulu seperti tembok, cewek cewek pada takut dekati kakak, akhirnya jadi bujang Lapuk" omel Lea.


"Eh mau tebar pesona maksud mu? aku ini bukan model yang harus tebar senyum sana sini"


Harsen memang merupakan pribadi yang tertutup, dia orang yang tenang, jarang senyum bila di luar rumah. wajah nya selalu datar dan tegas.


Tatapan tajam dan wajah dingin nya mampu membekukan setiap kaum hawa yang menatapnya. wajah tampannya terlihat sangat menakutkan.


Harsen memiliki pacar seorang wanita yang berkarir sebagai model. Harsen baru memacarinya enam bulan yang lalu. Mereka sepakat untuk menikah setelah setahun saling mengenal dan merasa cocok.


Itu berarti tinggal beberapa bulan lagi keduanya akan melangkah ke pelaminan. Harsen sendiri sering pergi ke luar negeri untuk bertemu pacar model nya itu yang bernama Zevanna.


"Oh ya kak?! aku belum kenal siapa wanita yang menjadi pacar kakak itu?"


"Bulan depan aku akan menjemput nya dan ku perkenalkan kepada kalian" katanya santai.


"Hmm pasti cantik orang nya" seru Lea.


"Tentu cantik lah" kata Harsen bangga.


"Oh ya?"


"Ya iyalah, Masak kakak mu yang Tampan ini harus memiliki wanita yang tidak cantik"


"Apakah kecantikan ku mengalahkan dia?"


"Tentu adik kakak cantik dong?!' puji Harsen, sambil kembali mencolek pipi Baby Ziandra yang sudah pulas.


"Berhentilah kak,kamu akan membuat dia terkejut dan menangis lagi"


Harsen tersenyum lebar melihat Lea yang melotot kepada nya. "Kalau melotot begitu kamu semakin imut" Harsen malah menggoda nya.


"Tentu saja aku imut, he he..."


Keduanya tertawa, Harsen merasa gemas dengan adik nya yang dulu masih kecil dan selalu merepotkan diri nya waktu di kampung. Lea kecil dulu merupakan anak yang paling nakal dan bendel. Ada ada saja yang membuat Harsen kerepotan mengurus nya.


Namun kini adik kecil nan cantik nya itu sudah menjelma menjadi seorang ibu dari empat orang anak.


Keluarga kecil yang bahagia dan harmonis, mereka berpamitan pulang, setelah puas bermain-main dengan kembar.


Harsen berjanji untuk memperkenalkan pacarnya dengan Keluarga besar mereka. Akan ada cerita baru tentang siapa pacar nya Harsen.


*


*

__ADS_1


*


***** Love You All❤️❤️❤️ salam Rindu ku, untuk kalian****


__ADS_2