
"Aku sangat mencintaimu" bisik Oscar di saat Kornel dan Tigor sudah pulang. Tangan nya melingkar indah di pinggang Lea.
Lea tersenyum menatap wajah tampan suaminya.
"Terima kasih Dadd!"
"Aku tidak ingin kamu melakukan apapun, jaga anak ku dengan baik, anak kita sayang" Kata Oscar dengan tatapan lembut nya.
Lea mengangguk sambil mengelus pipi Oscar yang kebiruan habis di cukur. Suaminya itu terlihat mudah dan tampan. Pria dengan sifat nya yang Hot abis.
"Aku akan meminta satu anggota polwan untuk menemani mu jika aku ada dinas luar" katanya lagi.
"Aku tidak apa dad! aku bisa sendiri jangan merepotkan orang lain"
"Jangan membantah aku tidak mau sesuatu sampai terjadi pada mu dan juga janin ku, aku sangat menyayangi kalian" tegasnya.
"Baiklah kalau itu mau mu dad" Lea pasrah, untuk melawan pun tidak bisa, kalau Oscar sudah menetapkan keputusan nya, Lea tidak bisa membantah nya.
"Sayang aku kangen?!" rengek Oscar
Lea tertawa dia tau apa artinya kalimat itu, Oscar meminta jatah nya. Pria itu akan selalu seperti itu bila menginginkan tubuh nya. Suami nya yang selalu Hot dengan gayanya yang selalu membuat Lea terlena.
Oscar pun mulai dengan ciuman ciuman Hot nya. membuat Lea terbuai dan berakhir di ranjang.
"Dadd!!!" lenguh Lea, saat Oscar mulai melepaskan pakaiannya satu persatu, dan memulai dengan kecupan kecupan basahnya di sekujur tubuh sintal istri nya. Tubuh indah yang selalu membuat nya mabuk kepayang.
Di luar rintik hujan yang mulai turun mengiringi ******* dua insan yang sedang melakukan olahraga ranjang. mereguk kenikmatan surga dunia yang selalu membuat mereka seakan tidak ingin berhenti sampai di titik pelepasan.
Tubuh keduanya kini basah dengan keringat setelah melakukan olahraga dengan durasi yang panjang.
Oscar berbaring di sisi Lea, setelah membuat nya kelelahan setelah mencapai kepuasan kehebatannya.Oscar membawa tubuh telanjang Lea dalam pelukannya. Lea yang kelelahan kini tertidur dalam pelukan suaminya.
Oscar menatap wajah cantik yang membuat dirinya sulit untuk pergi menjalani tugas dinasnya. Apalagi dengan kondisi Lea yang sedang mengandung saat ini.
Di kecupannya wajah Lea dengan lembut berulang kali lalu memejamkan matanya untuk tidur.
pagi nya Oscar bangun lebih awal, hari ini dia akan berdinas. biasanya Lae akan menyiapkan semua keperluan nya.
Mengingat istrinya yang sedang hamil, Oscar melakukan nya sendiri. Karena kandungannya yang lemah Oscar tidak ingin sampai sesuatu yang buruk terjadi pada istrinya.
Perlahan Lea membuka matanya, Oscar yang sudah rapi. Pria itu tersenyum lalu menghampirinya memberitahu morning Kiss padanya.
"Pagi sayang!" bisik Oscar.
'Pagi Dadd!' Suara Lea yang masih serak.
Perlahan dia duduk sebelum akhirnya ke kamar mandi. mandi air hangat yang telah di siapkan suaminya. Lea keluar dari kamar mandi dengan tubuhnya yang sudah segar.
Setelah berpakaian Lea menemui Oscar yang telah menunggunya di meja makan. Mata Lea menyipit melihat Oscar yang sedang memakan mangga di pagi hari.
"Sayang,,,?! apa yang kamu makan dadd?"
"Sorry aku makan mangga punya mu" Oscar tersenyum pada nya. "Ayo sini duduk" Oscar menepuk kursi kosong di sampingnya.
Lea duduk di samping suaminya matanya dengan intens menatap Oscar yang asik dengan mangga nya.
Rupanya suaminya itu sedang mengidam, Lea pun tidak melarang nya untuk makan mangga itu.
'Nih susu mu di minum" Oscar memberikan segelas susu formula untuk ibu hamil.
"Thanks dad"
"Malai hari ini kamu tidak boleh melakukan apa-apa, ingat jangan lakukan apapun" tegas Oscar.
"Tapi aku bosan tidak melakukan apa-apa"
"Kamu boleh melakukan kegiatan dengan ibu ibu asmara tapi sebatas olahraga"
__ADS_1
"Baiklah"
"Aku ke kantor sayang" Oscar berdiri melangkah di ikuti Lea dari belakang.
Sebelum pergi Oscar memeluk Lea, mencium nya, mengecup bibir Lea, ******* bibirnya dengan lembut.
'Aku pergi sayang" ucap Oscar mengucap salam lalu melangkah pergi.
Di kantor nya Oscar melihat data piket polwan yang akan lepas pagi ini. Dia akan meminta salah satunya untuk menemani Lea selama Oscar di kantor.
Oscar yang sangat mengkhawatirkan istri nya tidak ingin sampai wanita yang di cintai nya itu kenapa napa. Apalagi dengan kehamilannya yang cukup rentan baru menjelang dua bulan.
Oscar yang merasa bahagia akhirnya ia akan menjadi laki laki sempurna. Dirinya akan menjadi seorang bapak. Senyum mengembang di wajah tampan nya.
"Olivia" panggil Oscar pada seorang polwan cantik yang akan melepas jam piket nya.
"Siap! bapak memanggil saya?" polwan itu memberi hormat.
Dia lalu berdiri di hadapan Oscar siap menerima perintah. dalam hati polwan yang biasa di panggil via itu mengagumi ketampanan Oscar.
Tapi sayang wanita cantik itu hanya bisa mengagumi nya. karena sang kapten telah memiliki istri yang sangat cantik. mengalahkan semua yang ada di asrama mereka.
"Duduk lah"
"Siap pak!" polwan yang bernama Olivia itu pun duduk di kursi yang ada di hadapan meja kerja Oscar.
"Kamu setelah piket, ku berikan tugas untuk menemani isteri ku di rumah selama saya tidak ada, jaga dan awasi dia agar jangan melakukan pekerjaan apapun di rumah, mengingat kondisi nya yang sedang hamil" titah Oscar.
"Siap laksanakan!".
"Satu lagi saya percayakan keselamatan istri saya kepada mu, ingat jangan biarkan dia melakukan apapun. kondisi kandungan lemah tidak boleh capek"
"Siap pak selepas ini saya akan ke rumah bapak sesuai perintah"
"Kerjakan tugas mu!" Oscar menatap wajah polwan cantik itu. Dia merasa Via akan cocok dengan istrinya.
Via pun undur diri dia akan ke rumah atasannya ini untuk menjaga istri nya.
Pintu rumah nya di ketuk tanda nya ada tamu, pasti Tigor dan Kornel. begitu pemikiran Lea.
Begitu pintu terbuka seorang wanita cantik berdiri di hadapannya sambil tersenyum ramah.
melihat Lea yang menatapnya penuh tanya si wanita memperkenalkan dirinya.
"Maaf Bu, pak Oscar menyuruh saya untuk menemani ibu di rumah" ucap nya.
"Ooh mari silahkan masuk" Lea mempersilahkan tamunya untuk masuk.
"Kenalkan Bu nama saya Via" mengulurkan tangannya, yang di sambut Lea.
"Lea!" kata Lea singkat.
Lea tidak habis pikir kenapa ulah suami nya yang menyuruh anggota nya untuk menemani Lea.
Lea hendak ke dapur membuat kan teh untuk tamunya.
"Maaf Bu jangan repot repot karena pak Oscar sudah berpesan agar ibu tidak boleh melakukan apa-apa jaga kondisi ibu dan Debay nya" Via menyusul Lea ke belakang.
Via meraih gelas yang di letakkan Lea di meja yang hendak di tiang air panas. "Sini Bu tidak usah repot-repot,aku hanya akan menemani ibu sampai pak Oscar pulang".
"Dia terlalu berlebihan aku tidak apa kok, toh tidak ada yang perlu di kawatir kan, atasan mu itu ada ada saja!" Lea tertawa.
"Karena pak Oscar sangat menyayangi ibu, beruntung ya ibu memiliki suami yang sangat perhatian penyayang lagi"puji Via. " Aku mau juga punya suami seperti pak Oscar" .
Lea hanya mengulum senyum mendengar Apa yang di katakan Via.
"Oh ya Bu, bolehkah aku bertanya sesuatu sama ibu?"
__ADS_1
Lea menatap gadis cantik di hadapannya yang sedang menyeduh teh.
"Boleh kok apa yang ingin kamu tanyakan?"
"Ibu ketemu sama pa Oscar nya di mana?'"
"Apakah itu penting untuk kamu ketahui?" Lea balik bertanya menatap via Yang menurutnya terlalu banyak ingin tau kehidupan pribadinya.
"Hanya sekedar ingin tau aja, secara ibu sangat cantik, tentu pak Oscar beruntung memiliki istri secantik ibu"
"Kami bertemu di kampus karena berkuliah sekampus,beda fakultas" jelas Lea.
"Oh berati sama sama wisuda nya dong?" seru nya.
"Atasan mu itu wisuda duluan,aku baru semester enam sekarang" Lea tertawa.
"Jadi ibu tidak kuliah lagi?" tanya Via.
Gadis itu menatap Lea yang masih belia, mungkin dirinya pun lebih tua dari Lea.
"Aku masih kuliah sampai sekarang secara Online" jelas Lea.
"Maaf Bu kalau boleh tau umur ibu sekarang berapa? maaf ya Bu aku kayak detektif swasta aja" via terkekeh.
Lea hanya tersenyum mengajak via ke ruang tamu, kayaknya polwan itu orang nya supel.
Mereka berdua kini duduk di ruang tamu sambil ngobrol. Via yang mengagumi kecantikan alami Lea, dengan postur tubuhnya yang indah.
"Usiaku belum memasuki dua puluh satu tahun" ujar Lea.
"Pantas ibu masih sangat muda dan cantik, aku lebih tua tiga tahun dari ibu, tapi belum juga dapat jodoh" ucapnya.
"Tapi pasti kamu punya pacar kan?" goda Lea.
"Tidak! aku pacaran sebelum masuk polisi dan kami putus karena dia selingkuh dari ku.,Ibu beruntung memiliki suami yang setia seperti pak Oscar" Ada nada sedih dalam kalimat nya.
Mendengar cerita Via,Lea teringat akan dirinya dulu sewaktu menjadi Istrinya Mario. Suaminya itu malah memilih menghabiskan malam pertama nya dengan kekasihnya yang bernam jenny.
Sayang Lea bukan tipe wanita yang lemah yang akan menangis mengemis cinta dari Mario. Meskipun saat itu dia menyukai Mario, tapi Lea tidak ingin terluka lebih dalam lagi.
Lea memilih menceraikan Mario setelah mendengar kabar kehamilan jenny. Meskipun Lea sempat patah hati tapi ia tidak ingin terpuruk, namun akhirnya Mario berhasil meyakinkan dirinya. Pria itu kembali menjadi suaminya di saat Oscar menjadikan dirinya sebagai umpan.
Mereka kembali berpisah setelah Mario yang menceraikan dirinya hingga terjadi kecelakaan itu, membuat Lea keguguran dan mengalami masalah pada rahim nya.
Pada akhirnya takdir kembali mempertemukan dirinya dengan sosok Oscar, Pria yang kini menikahi nya.Oscar yang memberikan kasih sayang nya dengan tulus.
Beruntung Oscar mencintai nya sepenuh jiwa raga, tanpa memandang status nya sebagi janda. Hal itu tidak mungkin Lea katakan kepada Via.
Biarlah cerita kelam itu hanya Oscar yang tau tidak perlu untuk di ketahui orang lain.
Lea menatap via yang seperti nya sedang melamun.
"Apa yang sedang kamu pikirkan,jadi kan masa lalu sebagai guru untuk masa depan, kamu cantik pasti banyak yang naksir" ucap Lea.
"Ada sih Bu,cuman aku lebih memilih, takut kecewa lagi, belum ada yang cocok aja" via tertawa.
"Bagaimana dengan Tigor, atau Kornel?" pancing Lea.
Mereka terlalu dingin di kantor sulit di dekati, di kasih senyum aja, malah semakin beku" kata Via di sela tawanya.
Lea tersenyum dalam hati dia akan menjodohkan Via dengan salah satu dari Pria yang menjadi teman Main kartu nya itu.
*
*
*
__ADS_1
*****Love You All ❤️❤️❤️
Salam sayang Paling Love untuk kalian ❤️❤️❤️****