Secawan Anggur di Padang Gersang

Secawan Anggur di Padang Gersang
Pernikahan


__ADS_3

"Makasih Jhon,,,,Bilang sama papi untuk membatalkan pernikahan ku itu" berkata demikian Lea lalu turun.


Jhon menatap sosok wanita muda yang entah mengapa ada perasaan lain di hati nya. Jhon mungkin menyukai gadis itu, tapi sayang semua sudah terlambat gadis kecil itu akan segera menikah.


Hari pernikahan itu pun tiba, Lea menatap pantulan diri nya di cermin. Hari ini Lea akan resmi menjadi istri dari Mario Tirta Odiez Geraldian.


Malam ini tinggal hitungan menit, Lea nampak gugup telapak tangannya basah dengan keringat.


Gabby bersama Cynthia kini menemaninya di kamar.


"Cen,,,apakah kamu baik baik saja? tanya Gabby yang melihat Lea nampak gugup.


"Aku baik baik saja Gen!" Lea menghembuskan nafas nya. Detak jantung nya berpacu lebih kencang.


Gabby dan Cynthia segera memeluk nya, mereka bertiga kini berpelukan.


Pintu kamarnya di ketuk, bunda berdiri di ambang pintu.


"Apakah kamu sudah siap sayang?" tanya bunda melangkah ke arah nya.


"Sudah Bun" jawab Lea pelan.


"Ayo kita turun" Bunda mengandeng tangan Lea membawa nya turun di mana penghulu dan mempelai prianya telah menunggu,serta keluarga keluarga kedua belah pihak telah siap menunggu mempelai wanitanya.


Lea semakin gugup ketika menuruni anak tangga terakhir. semua mata tak berkedip menatap ke arah Lea, gadis itu nampak sangat cantik berbalut kebaya pengantin.


Mario sendiri terpesona menatap wanita yang akan resmi menjadi istrinya itu.


Tapi sayang pernikahan ini bukan karena mereka saling mencintai tapi untuk membahagiakan orang tua mereka.


Terutama ibu Mario, wanita paruh baya itu nampak sangat bahagia. Senyum selalu terukir di wajahnya.


Bukan pengantin yang bahagia tapi ibunya Mario yang bahagia.


Akhirnya Mario berhasil mengucapkan Ijab Qabulnya dengan sekali tarikan nafas.


Setelah menandatangani buku nikah mereka, maka resmi lah Lea menyandang gelar Nyonya.


Setelah mendengar pesan dan nasihat dari papi Valen kepada sang pengantin, Mario membawa pulang Lea ke Apartemen nya. Itu atas permintaan Mario dengan alasan dia ingin mengabiskan waktu berdua dengan istrinya.


Tiba di Apartemen Mario membawa Lea ke kamar mereka.


Lea menatap kamar yang Luas dan mewah itu.


Mario telah mempersiapkan segalanya untuk istrinya itu.


Kamar itu di tata dengan bantuan ibunya serta kakak nya Lian, mereka yang telah mendekor kamar itu. agar Lea merasa betah di sana dan nyaman.


Setelah membereskan barang-barang mereka Mario lalu masuk ke kamar mandi.


Sementara lea duduk di meja rias sibuk membuka rambutnya yang di sanggul,menyisirnya pelan.


Tidak berapa lama Mario keluar dari kamar mandi, Lea dapat melihat suaminya itu dari cermin di hadapannya.


Mario lalu masuk ke ruang ganti, saat itu ponsel Mario yang terletak di meja berdering.Lea hanya melirik dia dapat melihat nama si penelpon yang tidak lain adalah Jenny.


Mario yang sudah selesai berpakaian segera keluar dari ruang ganti buru buru meraih ponselnya yang terus berbunyi.


Mario tertegun saat Itu Jenny yang memanggil, Mario masih diam memandang nama di layar benda pipih itu.


"Angkatlah siapa tau itu penting?" seru Lea. Lae tau jenny adalah kekasih Mario saat ini.


Mario lalu menjauh mengangkat panggilan dari Jenny. namun bukan suara Jenny yang terdengar tapi seorang wanita yang katanya perawatan di rumah sakit di mana saat ini Jenny sedang di rawat di sana.


"Maaf Lea,aku harus ke rumah sakit sekarang, Jenny sedang di rawat" pamit Mario lalu pergi tanpa mendengar jawaban Lea.


Meskipun yang lebih berhak atas Mario sekarang adalah istri nya.Tapi Lea membiarkan Mario pergi tanpa berniat untuk melarang nya.


Pada hal mereka baru saja menikah beberapa jam yang lalu dan ini malam pertama mereka.


Lea pun masuk ke kamar mandi setelah melepas semua pakaiannya.Tubuhnya terasa lengket dan gerah.

__ADS_1


Setelah mandi Lea merasa segar, dia lalu berbaring rasanya capek juga setelah seharian tadi menjalani acara yang melelahkan.


Drama kehidupan nya akan di mulai dengan babak baru.


Barusan mengucapkan janji suci Lelaki yang resmi menjadi suami nya itu malah pergi, mengunjungi kekasihnya yang masuk rumah sakit.


Tidak ingin menunggu Mario Lea memilih untuk menutup mata. Gadis itu pun tertidur lelap terbuai mimpi.


*


*


*


Sementara Mario yang tadi buru buru ke rumah sakit, segera menuju Loket pendaftaran dia bertanya di mana pasien yang bernama jenny di rawat.


Setelah mendapat info kamar perawatan jenny Mario buru buru ke sana.


Mario membuka pintu dan menerobos masuk.


"Jenn,,,?! apa yang kamu lakukan?" tanya Mario melihat Jenny yang terbaring pucat.


wanita itu melakukan percobaan bunuh diri itu keterangan yang di dapat Mario dari perawat yang merawatnya.


Mario langsung memeluk nya, mengetahui kedatangan Mario, wanita itu menangis terisak di pelukan Mario.


"Jangan menangis aku sayang kamu Jenn, mengapa kamu melakukan ini?" Mario berkata lembut membuat Jenny semakin menangis.


"Kamu jahat Rio, jahat! kamu malah menikah dengan wanita lain"


"Percayalah pada ku Jenn, apakah kamu tidak percaya dengan omongan ku?" Mario menangkup kedua pipi Jenny, menatap mata wanitanya itu.


"Aku sayang kamu Jenn, sungguh!" Mario mengecup bibir Jenny.membuat tangisnya terhenti.


Mario menemani Jenny di rumah sakit tidak ingat akan istri nya yang tidur sendirian.


Malam pertama Mario di lalui dengan kekasihnya di rumah sakit.


*


*


*


Pagi matahari kini memulai dengan tugasnya menyinari bumi.Lea terbangun masih bingung menatap sekeliling kamar itu,,,sepi. Dia baru ingat semalam dia telah menikah dan ini di apartemen Mario.


Semalaman Mario ternyata tidak pulang,Lea menarik nafas dan turun dari tempat tidur, menyibak gorden kamar nya.


Sinar matahari menerobos masuk menyinari seiring kamar. kamar ini berhadapan di mana arah terbit nya matahari.


Lea lalu masuk ke kamar mandi setelah itu menuju ke dapur. Sebelumnya Lea memperhatikan seisi ruangan apartemen suaminya ini, terlihat lebih besar dari apartemen milik Lea.


Semua ruangan tertata rapi dengan beberapa pot bunga di setiap sudut ruangan.


Apartemen ini di beli Mario beberapa hari sebelum mereka menikah.


Atas nama Zahira Milea Aldrich Albram Zie.


Seisi ruangan nya di dekor oleh ibu mertua dan kakak iparnya Lian.


Lae menuju ke dapur membuka kulkas besar yang ada di dapur. dapur nya yang benar benar mewah.


Mario membeli apartemen mewah ini untuk Lea, karena dia tau Lea adalah putri bungsu keluarga Zie. Gadis itu sudah terbiasa hidup dengan kemewahan.


Kulkas itu penuh dengan semua jenis makanan karena Mario mengatakan setelah menikah akan memboyong istrinya ke apartemen, Makanya Lian dan ibunya langsung belanja semua kebutuhan dapur mereka.


Bahkan di lemari pakaian pun sudah tersedia semua pakaian untuk Lea.


Lea mulai berkutat di dapur memasak untuk dirinya dan Mario.


Beberapa menu telah siap di meja, tidak lupa pula salad buah. semua masakan sudah tertata rapi di meja makan, saat nya mandi lagi.

__ADS_1


Setelah mandi Lea memilih duduk di ruang tamu sambil membaca buku.


Ponsel Lea berdering panggilan masuk dari My LeGaCy nya.


"Apa kabar nyonya Gerald ,badai?" terdengar suara Dua sahabat nya, mereka mulai menggoda nya.


"Gimana rasanya di coblosin? enak ya belah duren nya?" suara tawa mereka di sana.


"Jangan kan makan duren, tidurnya malah sendirian sampai saat ini, rasanya aku jadi kangen sama kalian" jerit Lea tertawa.


"Apa??? tidur sendirian???? mana ada malam pertama pengantin nya tidak guling guling?"


"Si Badai menghabiskan malam pertama nya di rumah sakit bareng kekasihnya si Jenny itu"


"Mileaaaaa,,,,,????! betapa bodohnya kamu,mengapa kamu biarkan suami mu pergi ke pelukan pelakor itu" teriak dua sahabatnya.


"Hahha hahahaaaaa,,," Lea malah tertawa mendengar Omelan dua karibnya itu.


Saat tertawa bunyi bell tanda nya ada tamu, Gabby dan Cynthia pun mendengar nya di sana.


"Eh,,,kita udahan ya, ada badai! tuh suami ku pulang kali ya" Lea mematikan ponsel nya.


Lea melihat jam di ponselnya hampir jam sepuluh pagi.


Lea membuka pintu nya dan di sana berdiri dua sosok wanita dengan senyum yang mengembang, bukan suaminya yang pulang tapi mertua dan kakak iparnya yang datang bertamu.


"Mama,,,Kakak, ayo masuk!" ajak Lea lalu berjalan menuju sofa di ikuti oleh dua tamunya itu.


"Bentar ya Ma, kak Lian aku ambilkan minum" Lea melangkah ke dapur.


Mata dua wanita itu terus menatap Lea, mereka memperhatikan gaya jalan nya Lea yang normal normal saja. tidak ada yang berubah bahkan wajah nya nampak ceria.


Tidak meringis seperti habis di perawani suami. Gaya jalannya juga tidak ada tanda malam pertama.


"Lian,,, ngapain aja si Mario semalam ini sih?"mata mama menatap pintu kamar mereka.


"Ayo ma kita tanya sama Lea aja" Lian menarik mama nya menyusul ke dapur.


"Waow,,,hidangan lezat telah siap" seru Lian berbinar senang,dia pun tergiur untuk segera menyantap nya.


"Ayo,,,bangunin Mario nya ,Lea?' perintah mamanya.


Lea terkejut menatap wajah dua wanita itu bergantian.


"Maaf ma, semalam Mario pergi hingga saat ini belum pulang, kata Lea pelan sambil menunduk.


"Apa ???? semalaman suami mu tidak pulang?" pekik wanita tua itu.


"Lea, benarkah Rio tidak pulang semalam?"tanya Lian lembut. Lea hanya mengangguk.


"Ini tidak benar,mama akan menghubungi nya, anak setan itu benar benar ya, keterlaluan" geram mama berapi api, sampai sampai ada asap yang keluar dari telinga nya.


Mario sedang menyuapi Jenny sarapan, dia dengan lembut dan penuh perhatian terhadap Jenny, tiba tiba ponselnya berdering. Dengan kesal Mario melihat siapa si penelpon.


"Mama?" Desis Mario keningnya berkerut tidak biasanya mama menelpon dirinya di pagi hari.


"Jenn, aku angkat dulu ya panggilan dari mama ku" Mario menjauh dari tempat tidur Jenny.


"Dasar anak setan, benar benar keterlaluan kamu Rio!,,,, bisa bisa nya kamu tinggal kan istri mu sendirian suami macam apa kamu?" teriak mama memaki dirinya habis habisan.


"mama?!.


"Jenn, kamu jangan lupa minum obat nya ya,aku pulang dulu,mama ku ngamuk" Mario mengecup pipi Jenny sebelum pergi.


*


*


*


**** Babank Rio, tega nian kamu ya....

__ADS_1


Ayo kita hujat berjamaah, dengan Like dan komentarnya yang buanyak Love ❤️❤️❤️


__ADS_2