
### Dilarang bagi Bocil,,,jangan di skip nikmati saja 🤣🤣🤣 Ayo mulai###
"Persiapkan mobil kita berangkat kita Tidak bisa memakai mobil dinas"
"Mobilnya telah siap bos!"
"Baik masukan alat alat pancing jangan lupa"
Persiapan yang matang
Sebuah mobil terparkir di tepi jalan di dekat jembatan pelabuhan kecil. Beberapa orang laki laki sedang memancing.ada juga orang orang yang sibuk dengan muatan di sebuah kapal entah apa yang sedang mereka lakukan.
Sesekali salah seorang di antara mereka melirik memperhatikan gerakan orang orang yang tidak mereka kenal itu.
Tidak berapa lama terlihat sebuah mobil pick up memasuki pelabuhan merapat di ujung dermaga.
Bertepatan dengan itu Seorang di dekat mereka yang sedang memancing mendapatkan seekor ikan besar.
Menariknya hingga ke dekat mobil pick up yang baru saja datang. seorang pria yang keluar dari mobilnya yang di kemudikan.
Masih sempat melihat ikan hasil pancingan orang yang tidak di kenalnya.
Seorang bapak bapak bertopi kopiah hitam yang sudah lusuh. Klop dengan penampilannya yang kucel.
"Senangnya bukan main bisa mendapatkan ikan sebesar ini"gumamnya riang.
"Pak bagaimana kalau ikan nya saya beli?' tawar sang sopir yang tergiur dengan besar dan segarnya ikan itu.
Nampak ragu sang pemancing menatap wajah brewokan yang menawarkan untuk membeli ikan nya.
"Biar saya bayar ikan nya, bapak bisa mancing lagi bagaimana?' tawar nya lagi.
Orang itu berpikir sejenak sebelum akhirnya meniyakan.
"Sebentar ya aku ambil uangnya" pria itu kembali membuka pintu mobil nya. mengambil dompet yang ada di atas mobilnya.
"Berapa harganya pak?" kata orang itu sambil mengeluarkan uang. Dia sibuk mengeluarkan uang dari dalam dompetnya dan pada saat itu tiba-tiba dia dibekuk oleh pemancing itu dan langsung memborgol kedua tangannya dengan gayanya sangat lincah dan terlatih.
"Hey brengsek ?! Lepaskan! apa yang kau lakukan kepadaku?" berontak pria itu namun dia sudah tidak bisa lagi berbuat apa-apa karena beberapa anak buah Oscar telah menyergap semua anak buah mereka yang ada di dermaga itu.
ternyata sebagian dari orang-orang yang bekerja adalah para petugas kepolisian yang sudah siap untuk menangkap mereka semua saat itu juga.
Di saat mereka sedang melakukan penangkapan datang sebuah motor dan tiba-tiba langsung berlari berbalik pergi dari tempat itu menyelamatkan diri.
Mereka ternyata anak buah dari sang mantan narapidana yang baru tiba saat itu kedua orang itu tak dapat dikejar dan berhasil meloloskan diri.
itu pun tidak masalah bagi Oscar karena kepala dan pemimpin dari mereka sudah berhasil ditangkap pria yang tidak pernah jerah untuk berada di jeruji besi.
Kali ini mereka menangkap dengan barang bukti beberapa ratus kilogram sabu dan ganja yang siap untuk diedarkan.
Mereka di giring naik ke mobil tahanan yang sudah di siapkan tidak jauh dari tempat operasi.
Tiga pria yang ternyata Oscar dan dua anak buahnya.Kornel dan Tigor. mereka sengaja menyamar menjadi warga setempat dengan penampilan kucel.
"Hufff!!" Oscar menarik lepas kumis dan jenggot palsu yang di kenakan nya. untung saja mereka melakukan semua itu di malam hari.
Para pelaku kejahatan itu tidak sempat mengenali mereka. Bayangkan ratusan kilo barang haram itu akan merusak generasi dari sekian banyak nya penduduk negara ini.
Setelah melakukan tugas dan misi besarnya Oscar menghubungi istri nya.
Lea yang masih belum tidur terus berdoa untuk sudah suaminya yang sedang bertugas malam ini.
Ponsel nya berdering, dengan cepat Lea meraih dan menerima panggilan dari suami nya.
"Sayang I Love you!"
"Love you too Daddy" Lea tersenyum menatap wajah sendu berkabut suaminya di kejauhan sana.
__ADS_1
Oscar lalu tersenyum menggoda "Sayang tunggu aku malam ini, aku kangen" katanya agak berbisik terdengar serak basah.
Lea tertawa melihat sikap suami nya yang mulai manja,baru semalam pergi bertugas sudah kangen kangenan dasar Oscar.
"Ntar pulang baru kita melepas rindu ya?!" kata Lea seakan sedang membujuk anak kecil.
"Tidak tahan nih say!" Oscar mengigit bibirnya dengan gayanya yang sensual.
"Ha haaa kebiasaan!" Lea balas menggoda nya.
"Makin tersiksa nih say,,, tunggu aku ya Baby!" Wajah Oscar jadi sendu begitu.
Oscar menoleh saat Kornel menepuk bahunya, memberi kode untuk pulang. Saat semua barang bukti sudah di evakuasi.
Setelah kembali dari tempat tugasnya Oscar menyerahkan laporan kerjanya lalu pulang selepas dinas.
Benar benar capek dan melelahkan pria yang menjadi idola para polwan cantik itu bergegas pulang menjumpai istri nya.
Baru semalam pergi rindunya sudah menggunung seperti panjangnya bukit barisan.
Lea yang sedang menghitung jumlah dana pengeluaran untuk minimarket di bulan ini di kejutkan dengan kehadiran suaminya yang sudah segar dengan penampilan nya yang seksi.
Oscar dengan baju tanpa lengan dan celana pendek menghampiri meja kerja Lea.
"Sayang,,,?! Love you beb!" Oscar langsung memeluk dan menciumnya.Bau harum khas suami nya merebak di penciuman Lea. wangi menggoda.
"Apa yang kamu lakukan Dadd,,?" Lea menatapnya.
Senyum menawan itu malah menggodanya dan tidak peduli dengan sekitar dengan tidak tau malunya Oscar ******* bibir istrinya tanpa bisa di tolak oleh yang empunya bibir.
Untung ruang kerja Lea di balik kaca hingga tidak terlalu terlihat orang. Para pengunjung yang sibuk dengan belanjaan mereka belum mengantri di kasir, jadi Oscar bebas melakukan aksi mesra mesra nya.
"Hentikan Dadd ! malu di lihat orang" Lea meremang saat Oscar dengan nakalnya mengigit lehernya.
"Lina,,,,,?! kamu duduk di kasir ya,,Abang mau di pijit sebentar" panggil Oscar pada adiknya yang lagi menyusun barang di rak yang kosong.
Oscar lalu menarik Lea berdiri dari kursinya. Lea terpaksa mengikutinya langkah Oscar menuju kamar pribadi yang yang ada di belakang. kamar yang tersedia di minimarket itu untuk tempat beristirahat.
Begitu pintu di tutup Oscar langsung menyergap bibir Lea. Dengan rakus dan penuh gai rah Oscar menyandarkan Lea ke dinding, menciuminya tanpa ampun.
Lea bahkan membalas ciuman suami super hot nya itu. Mereka kini berciuman dengan penuh gai rah. Oscar yang sangat lihai dalam melakukan aksi panasnya.
Tangan Oscar tidak tinggal diam dia mulai bergerilya di mana mana dan berakhir di bukit kembar yang menantang indah.
Pakaian mereka lolos satu persatu dan berserakan di lantai. Rin tihan ,,, era ngan dan desa han nik mat terdengar di kamar itu.
Oscar membawa Lea ke tempat tidur tanpa melepaskan ciumannya.
Pasangan halal itu sedang sarapan dengan adegan panas. Oscar seperti bayi yang kehausan menghisap rakus ****** gunung kambar yang membuatnya Lupa diri.
Sambil Tangan nya mulai mengelus area sensitif di bawah sana. pemanasan yang sempurna sebelum bergelut mendaki di pagi hari.
Jemari nya dengan pelan bermain dan mengacak sesuatu di bawah sana hingga membuat sang pemilik mengerang nikmat.
Tangan Lea pun tidak tinggal diam menyentuh sesuatu yang mengeras sempurna. Memainkan dengan jemarinya membuat Oscar tidak tahan dan memulai membawa bola nya memasuki gawang mencetak gol di sana.
Pergumulan yang tidak bisa di hentikan sebelum mencapai puncak kenikmatan.
Oscar yang selalu bermain long time akhirnya membuat Lea kelelahan dan lemas akibat serangan nya.
Nafas keduanya ter engah engah membuktikan bahwa percintaan mereka sangatlah begairah panas dan dahsyat.
"Dadd,,, hentikan aku cepak tau!" rengek Lea memejamkan matanya dan menepis tangan nakal Oscar yang memainkan buah dadanya.
"Tidak! aku hanya ingin bermain dengan nya karena mereka selalu menantang untuk ku daki" Oscar bergerak naik tapi Lea keburu mendorong nya hingga membuat Oscar tertawa.
"Sini sayang!" Oscar meraih Lea memeluk tubuh ramping yang masih basah dengan keringat. mendekapnya erat.
__ADS_1
"Cinta mu akan ku bawa mati" bisik Oscar.
Mata Lea yang hendak terpejam mendadak terbuka lebar demi mendengar apa yang di katakan Oscar barusan.
Iris cantik itu menatap wajah sendu di hadapannya. "Dadd,,, ! aku masih ingin hidup dengan mu hingga kita menua bersama"
"Jika maut memisahkan, simpan cinta kita di sini" Oscar mengelus dada Lea.
"Dadd,,?!!! bicara apa kamu?" Lea menjadi gusar di tatapnya wajah Oscar yang kini tertawa.
"Istirahat lah ayo" Oscar kembali mengecup sekilas bibir Lea. lalu memeluknya memejamkan mata.
"Aku hanya bercanda" Oscar berkata dengan matanya yang terpejam.
Lea tidak lagi menghiraukan ucapan suaminya dia mulai terlelap karena lelah melayani naf su suaminya.
Lea terbangun saat perut nya mulai keroncongan. Perlahan matanya terbuka melihat Oscar yang sedang duduk menatap nya.
Suami tampannya itu kini duduk santai di sofa yang tersedia di kamar itu, dengan dua kotak makanan yang terlah tersedia di meja.
Ada juga beberapa jenis buah segar kesukaan Lea. Oscar yang faham betul makanan yang bisa di makan istri nya tercinta ini.
Senyum mengembang di wajah tampan nya, "Beb sudah bangun ayo kita makan siang" ucapnya lembut.
Perlahan Lea bangkit merenggangkan kedua tangannya. tubuhnya terasa remuk di buat Oscar.
Melangkah perlahan ke kamar mandi, Oscar yang melihat istrinya susah berjalan malah senyum senyum.
Lea keluar setelah selesai membersihkan tubuhnya. Mereka berdua lalu makan siang dengan saling suap. Entah mengapa sikap Oscar kini berubah manja.
Pria itu ingin bermaja manja pada istrinya, Sifat manja nya terlihat seperti bayi kawakan.
Hampir seharian Oscar mengurung istri di kamar. mereka berdua bercerita kesana kemana sesekali di selingi tawa.
Sore nya Oscar mengajak Lea ke pantai dengan membawa gitar. Debur ombak seperti nyayian indah yang terdengar merdu.
Pasangan yang sedang menikmati Sanja yang indah itu bagaikan anak remaja yang sedang kasmaran.
Lea berbaring di pangkuan Oscar mereka berdua kini duduk di pasir pantai.
"Pasir putih jadi saksi,,, ketulusa cinta ini...!".
lagu ini kita kira di populerkan oleh siapa ya ????,,,,
pasangan yang saling mencintai itu kini asyik berciuman. Oscar yang seakan ingin untuk terus seperti ini.
Menghabiskan waktu hanya untuk bermesraan berdua dengan istri nya.
Oscar sendiri menjadi bingung dengan apa yang kini dia rasakan. "Tuhan???? perasaan apakah ini?" batin Oscar.
Mereka berdua berada di pantai hingga waktu menjelang malam, barulah Oscar mengajak istrinya untuk pulang.
Belakangan Oscar seperti tidak ingin jauh jauh dari istri nya. Hal itu membuat Lea mengira suaminya itu sedang mengidam lagi.
Tapi di cek ternyata Lea tidak hamil, hal itu membuat wanita muda itu menjadi kecewa. Lea berharap agar dirinya bisa kembali hamil agar mereka memiliki momongan.
Tapi sayang sang pemilik hidup Belum mempercayakan amanah nya untuk mereka jaga.
Tanpa terasa air mata Lea menetes jatuh membasahi pipi mulusnya.
Kesedihan yang mendalam Lea rasakan. Air matanya menetes jatuh sebuah bentuk dari kesedihan hati nya. Harapannya kembali sirna.
*
*
*
__ADS_1
**** Love you All ❤️❤️❤️❤️ aku pun rindu kalian***