Secawan Anggur di Padang Gersang

Secawan Anggur di Padang Gersang
Menikah Lagi


__ADS_3

Malik menyuruh Leah menikah dengan Mario bukan tanpa alasan.


itu sebagai bukti tanggung jawab Lea karena telah menabrak putri kecilnya Mario. biar bagaimanapun bencinya Lia kepada bapaknya tapi anak kecil tidak bersalah.


Malik menyuruh Lea untuk Bertanggung jawab dengan apa yang telah terjadi.Meskipun sepenuhnya itu bukanlah keinginan Lea untuk menabrak anak kecil itu yang tak lain dan tak bukan adalah anaknya Mario.


"Menikah dengannya, itu lebih manusiawi dan rawatlah Putri kecilnya itu. Walau bagaimanapun tanggung jawabmu adalah hal yang paling penting" Malik memberikan nasehatnya, sebagai laki laki dewasa.


"Aku akan menikah dengan nya, sebatas tanggung jawab" desah Lea.


Walaupun sebenarnya hati Lea terasa berat menjalani nya. Apa yang terjadi selanjutnya Lea sendiri tidak tahu akan seperti apa lagi rumah tangga pura pura nya itu.


Dari awal menjalin hubungan dengan Mario semua hanya berpura pura. Dan pada akhirnya semua kembali terulang.


Lea bersama Malik, keduanya kini duduk santai di pantai. Di iringi debur ombak yang berkejaran, Sepoi angin membelai lembut kulit wajah mereka.


Sekilas mereka terlihat seperti sedang berpacaran. Suasana yang romantis dan itu membuat rasa rifw


ndu di hati Lea kepada mendiang suaminya merebak di sanubarinya.


Malik menatap wajah cantik di sampingnya. Terlihat sekali nampak sesuatu yang Malik tau Lea sedang merindukan Oscar.


Saat yang sama Lea pun menoleh menatap Malik yang tersenyum menatap nya. Tangan Malik terulur menarik Lea ke dalam pelukannya.


Lea tidak menolak saat Malik memperlakukannya dengan lembut. Membeli helai rambutnya yang tertiup angin.


Entah perasaan apa yang dia rasakan yang jelas hal itu malah menghadirkan rasa rindu nya kepada Oscar.


Mata Lea terpejam menikmati sentuhan yang diberikan oleh Malik kepadanya, namun yang ada di ingatannya hanyalah Oskar seorang bukan Malik yang kini ada di sisi-nya.


Malik mencoba untuk menghalau perasaannya, untuk tidak mencium bibir seksi yang mulai menggoda iman nya ini.


"Apakah kakak yakin aku bisa menjalani semua itu?" Lea bertanya menatap wajah yang selalu membuat diri nya teringat akan Oscar itu.


"Ya aku yakin kamu bisa untuk menjalani semua itu, karena aku tau kamu akan selalu mengambil keputusan yang benar"


Malik sesungguhnya mengagumi pribadi seorang Milea. Dia yang tidak pernah lemah dan selalu mengambil keputusan yang menurut nya. Mencerminkan jati dirinya yang tidak mudah untuk di remehkan..


"Aku tidak percaya dengan semua ini kak!"


"Kamu tidak percaya tapi aku percaya padamu"


"Apa alasan mu kak?"


"Karena Zahira Milea Aldrich Albram Zie,,, bukan tipe seorang wanita yang lemah" Malik merapal nama lengkap Wanita yang kini dia kagumi itu.


"Buktinya aku selalu lemah bersama mu kak"


"Tidak! aku selalu melihat mu begitu kuat"


"Rupanya kakak mulai berbohong sekarang"


"Jujur nih!' Malik mencubit hidung mancungnya.


"Sakit kak" Lea meringis.


Malik terkekeh melihat wajah dengan hidung nya yang merah di cubit nya.


" Dengar kan aku! menikahlah dan bila tiba saatnya semua berakhir maka akhir lah,aku akan selalu menunggu mu" ujar Malik.


"Kita akan jarang bertemu kalau aku sudah menikah"


"Tidak aku akan selalu menghubungi mu, dan bila aku ingin pergi dengan mu maka kamu harus meluangkan waktu mu untuk ku" ujarnya serius.


"Baiklah kalau itu maunya kakak" Lea tersenyum.


"Nah begitu dong Jangan muram terus, ayo kita pulang hari sudah sore" Malik menarik nya untuk berdiri.


"Aku masih ingin menyaksikan Sunset di pantai ini kak" rengek Lea.

__ADS_1


Malik tersenyum akhirnya dia mengikuti kemauan Lea. Mereka berdua berada di pantai hingga Rona jingga membias di ufuk sana.


Tandanya hari akan berganti malam. Berganti dengan rembulan sang Dewi malam yang akan memenuhi tugas nya. Menerangi dan memberikan kelembutan bagi insan manusia yang akan terlena dengan gemerlap bintang di malam hari.


"Aku tau cinta itu masih terpatri untuk Oscar, dan siapa pun tidak akan bisa menggantikan posisi nya di hati mu!" ucap Malik pelan. "Aku mungkin hanya bisa berharap jika ada sedikit ruang yang tersisa di sana. Sisa kan sedikit ruang itu untuk ku".


Malik berusaha untuk membuat Lea mengerti akan perasaan nya. Dia tau Lea tidak bisa memaksa kan hatiya.


Tapi setiap orang pasti punya harapan, setidaknya dia lega bisa mengungkapkan apa yang ada di hati nya.


Meskipun Lea tidak akan bisa menerima semua itu, Karena saat ini Lea masih belum bisa untuk memilih siapa pun untuk menggantikan posisi Oscar.


Kegagalan hidup nya dalam berumahtangga beberapa kali membuat Lea tidak mungkin untuk kembali menikah takut akan gagal lagi.


Kalau pun dia harus kembali menikah dengan Mario itu karena kecelakaan yang tidak di sengaja.


Lea tidak sengaja menabrak anak Mario. Pada akhirnya Mario meminta Lea bertanggung Jawab, Harus menikah dengan nya untuk merawat anaknya itu.


Lea menyanggupi permintaan Mario tapi dengan syarat. Begitu anak Mario sembuh mereka akan berpisah.


Saat sedang menikmati senja yang indah bersama dengan Malik tiba tiba Lea teringat akan Sesil. Perasaan itu terus mengganggunya hingga akhirnya Lea memutuskan untuk pulang.


Dia akan ke rumah sakit untuk menengok bocah yang di dalam tubuh nya kini mengalir darah Lea.


Saat kecelakaan itu Lea yang telah mendonorkan darahnya untuk Sesil..


"Kak sebaiknya kita pulang, aku akan ke rumah sakit untuk menengok Sesil" ujar Lea.


"Oke,,,, kita pulang! setelah itu aku akan temani kamu kita tengok anak itu"


Lea mengiyakan permintaan Malik untuk mengatakan dirinya ke rumah sakit, mereka akan menjenguk anak Mario bersama sama.


*


*


*


"Momm,,,,,Sesil mau Mommy???!" tangis nya.


Sesil terus merengek meminta Mario memanggil kan mommy nya. Mario sendiri merasa bingung Mommy yang mana? Siapa? Sementara Karina yang telah melahirkan Sesil sudah meninggal.


Lea dan Malik tiba di rumah sakit mereka berjalan beriringan menyusuri koridor menuju ruangan di mana Sesil dirawat.


Lea mengetuk pintu lalu masuk di ikuti Malik di belakangnya. Lea melihat Sesil yang menagis dalam gendongan Mario.Lea merasa kuatir mungkin kakinya sakit. sampai menyebabkan bocah mungil itu menangis sesenggukan begitu.


Mario menoleh ke arah Lea yang baru masuk. Sesil yang melihat kehadiran Lea semakin menangis. kedua matanya sampai bengkak.


Lea yang melihat hal itu merasa bersalah dan menyesal telah menyebabkan anak tak berdosa itu harus menderita karena nya.


"Mommy,,,,!" panggil Sesil.


Kedua tangannya terulur ke arah Lea, gadis kecil berusia tiga tahun itu menangis menjatuhkan tubuhnya untuk Lea.


Lea yang merasa kasihan segera mengambilnya dari gendongan Mario.


"Cup,,, Cup,,,, anak cantik jangan menangis ya?!" bujuk Lea.


Sesil yang kini berada dalam gendongan Lea,kini mulai tenang dengan suara kecilnya yang masih sesugukan.


Mata indahnya yang masih sembab menatap sendu wajah Lea. Lea segera mengecup kedua pipinya dengan penuh kasih sayang. Memeluknya erat memberikan rasa nyaman.


Mario yang menyaksikan semua itu hatinya merasa tenang, Melihat anaknya yang sudah dekat dengan Lea. Selangkah lagi Lea akan masuk ke dalam kehidupannya.


Namun Mario merasa heran melihat seorang lelaki yang datang bersama Lea. Malik yang sejak tadi besama Lea, hanya diam menatap bagaimana cara Lea membujuk anaknya Mario.


Mario yang melihat anaknya itu sudah tenang dalam gendongan Lea. Papa dari Sesil itu lalu ma gambil mangkuk makan untuk menyuapi putri nya itu, tapi Sesil malah menolak tidak ingin makan.


"Sayang ayo makan Daddy suapi!" bujuk Mario.

__ADS_1


Bocah kecil itu menggeleng tidak mau di suapi oleh papanya. dia menyusupkan wajah nya di dada Lea.


"Sesil mau makan di suap mommy!" kata nya masih terisak sisa tangisnya masih ada.


Lea terpaksa menyuapi si kecil menggemaskan itu bersama Malik. Mario yang menyaksikan semua itu menjadi heran melihat Malik yang sangat mirip dengan Oscar.


Mario kini berpikir itu pasti adiknya Oscar. karena wajah mereka sangat mirip.


Keluarga Lea sangat terkejut ketika Mario dengan sendirinya datang untuk melamar Lea. lebih terkejut lagi Lea memutuskan untuk menikah lagi dengan Mario. Bunda sampai menjadi heran dengan keputusan yang diambil Lea.


Papi Valen pun tidak setuju, kuatir akan kehidupan rumah tangga Lea selanjutnya.


"Papi tidak setuju kalau Lea harus menikah lagi dengan Mario" bantah nya.


"Pi biarkan Lea dengan keputusan nya" sergah bundanya.


"Mereka sudah dua kali menikah dan ini untuk yang ke tiga kalinya, papi tidak setuju"


"Pi?! Lea bukan anak kecil lagi yang harus di atur atur, biarkan dia dengan pilihan nya" tegas bunda.


Berdebat dengan bunda soal pernikahan Lea. papi akhirnya mengalah. Hingga pernikahan itu akan di langsung kan dua hari lagi.


Papa Liton dan kakak Lian malah setuju dan mendukung niat Mario untuk menikahi Lea lagi.


"Rio,,?! kalau itu sudah menjadi keputusan kalian maka papa Sarankan jaga rumah tangga mu, jangan sampai kamu gagal lagi" nasihat papanya.


"Insya Allah Pa"


"Apakah kamu serius?" tanya kakaknya Lian.


"Sejak kapan aku main main?!"


"Kakak hanya kuatir aja, setelah menikah kalian malah bercerai lagi"


Perkataan Lian membuat Mario terkejut, karena mereka menikah juga dengan syarat dari Lea.


"Insya Allah itu tidak akan terjadi lagi, lagi pula Sesil sangat dekat dengan Lea, dia bahkan sudah beberapa kali bertemu dengan Lea dan memanggil nya Mommy, sebelum kecelakaan itu"


Keluarga itu sangat mendukung Mario untuk menikahi Lea lagi. Begitu pula dengan Tomy serta Dandy, dua sahabat itu sampai mengurus dandan Mario.


Pernikahan mereka akan segera di langsung kan sore ini. Dengan apa adanya tanpa pesta dan resepsi. Itu terjadi atas kemauan Lea.


Lea yang hanya mengenakan kebaya modern dan Nampak cantik dan anggun. Sementara Dandy serta Tomy sibuk mengatur penampilan manten pria nya.



Tommy serta Dandy dan kakak iparnya Leo, mereka kini heboh sibuk mendandani Mario. Sambil menggodanya.


"Aku tidak bisa membayangkan malam pertama nya nanti malam" goda Dandy heboh.


"Pasti seru abis"


"Kita pasang Cctv di kamar hotel nya"timpal Tomy


"Jangan gila kalian" geram Mario.


"Ha,,,, haaaaa,,,, biarkan pengantin nya yang menggila" balas Dandy. Mereka berempat pun tertawa membuat Mario jengkel.


Akhirnya sore itu juga Lea resmi menjadi istri Mario untuk yang ketiga kalinya. Pernikahan yang hanya ada di dalam surat perjanjian yang di buat Lea. Mario terpaksa harus tanda tangan perjanjian itu.


Bila nanti kaki Sesil sudah sembuh maka mereka akan bercerai lagi. Tidak boleh ada kotak fisik.tidak boleh mengatur kehidupan masing-masing. itu sebagian dari isi perjanjiannya.


*


*


*


****Love you All ❤️❤️❤️❤️ Sorry belakangan Othor terlalu sibuk dengan pekerjaannya yang tidak bisa di tinggal dan menyita waktu. hingga jarang jarang Up... salam rindu ku untuk kalian semua ❤️❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2