Secawan Anggur di Padang Gersang

Secawan Anggur di Padang Gersang
Ingin Kembali


__ADS_3

Dari kesalahan yang terjadi hingga dirinya terlambat menyadari di saat cinta itu telah menjauh pergi......


Mario masih serius menatap bayi mungil itu, ada rasa yang menghangat di hati nya.


Papa mendekat menatap cucu tampangnya yang bergerak gerak lucu.


"Siapa namanya?" tanya papa menatap Leo.


"Alif Yusuf Hizam" ujar Leo.


"Semoga Budi pekerti seindah namanya" ucap Papa. Beliau jadi ingat kisah nabi Yusuf yang memiliki syair "Segenap, bulan, bintang, matahari bersujud kepadanya".


"Amin!"


Mereka merasa bahagia dengan kehadiran anak nya Lian.


Sehari setelah melahirkan, Bunda Ranny yang mendengar kabar Lian yang telah melahirkan, bunda bersama Papi meluncur ke rumah untuk menengok nya.


"Mama?!" wajah Lian berbinar senang.


"Selamat sayang,,,,! kamu sudah menjadi seorang wanita yang sempurna" bunda mencium sayang pipi Lian.


"Tampan nya cucu mama!" puji Ranny melihat bayi mungil dalam gedongan Lian.


Bunda jadi teringat mendiang ibunya Lian, ada sebuah janji yang belum terlaksana, bahkan bunda masih ingat janji nya waktu itu.


belum saatnya bagi bunda untuk memenuhi janjinya itu, tapi biar bagaimanapun suatu saat bunda pasti akan memenuhinya entah itu kapan.


Dua hari di rumah sakit Lian akhirnya di perbolehkan untuk pulang.


Mario yang jarang berada di rumah orang tuanya, sejak ada Beby Alif,Mario sering pulang hanya untuk menengok Papa dan bermain dengan Alif yang menggemaskan.


Lian kini tinggal di rumah papanya dengan alasan Papa nya seorang diri tidak bisa di tinggal.


Leon pun mengerti akan hal itu,suami Lian yang kini ISAF itu sangat menyayangi Lian. Apalagi dengan hadirnya Beby Alif, lengkap sudah kebahagiaan mereka.


Leon bahkan setuju untuk tinggal bersama papa mertua nya itu.


Rumah yang dulunya sunyi kini terasa ramai dengan kehadiran Baby Alif. Papa Liton yang jarang ke kantor semua urusan kantor di serahkan untuk Leon. Papa hanya memantau di rumah dari ruang kerjanya.


*


*


*


Hari pernikahan Tomy dan Gabby akan di selenggarakan dua hari lagi.


Lea dan Cynthia menuju butik kakaknya kiki untuk memesan baju mereka pesan baju couple senada dengan baju pengantin Tomy dan Gabby.


Dandy sendiri ikut memilih baju yang sama, dan akhirnya mario juga harus memakai pakaian yang sama pula dengan pengantin nya, karena Tomy adalah sepupu nya dan juga sahabat nya.


Malam resepsi itu pun tiba, Cynthia kini di jemput Dandy.


Lea terpaksa hadir di temani Harsen kakaknya, Lea yang tampil cantik malam ini membuat para pria menatap nya kagum.


Mario yang malam ini tampil tampan memilih bergabung dengan teman teman nya.


"Bos,,,,? pacar mu datang sama gebetan lain" ujar salah satu dari mereka.


"Itu abangnya, kakak laki nya" seru Mario agar teman teman nya tidak curiga mereka telah berpisah.


Mario sendiri begitu rindu akan sosok Lea, matanya sampai tidak berkedip menatap nya. penampilan Lea yang seksi dengan balutan dress yang menampilkan sebagian tubuhnya malam ini.


Warna pakaian yang senada dengan baju pengantin.


Lea dan Cynthia mendampingi Pasangan pengantin nya. Mereka terkadang tertawa bersama yang lagi berbahagia malam ini.

__ADS_1


Dandy sendiri ikut bergabung dengan kelompok Mario. Para pria itu asyik bercerita, sementara Mario yang sangat penasaran akan sosok Lea.


Sesekali mencuri pandang menatap Lea, Lea sendiri nampak biasa saja.


"Centil,,, dari tadi Mario menatap kamu terus" bisik Cynthia.


"Aku tidak ingin melihat dia lagi" ketus Lea.


"Tapi kelihatannya dia pandang kamu terus"


"Ganjen! berhentilah membahas tentang dia" Lea melotot geram.


Kakaknya Harsen yang datang bersamanya terlihat mengobrol dengan sesama teman bisnis nya.


Senyum selalu mengambang di wajah pasangan pengantin yang sedang berbahagia itu. Lea melihat hal itu membandingkan dengan pernikahan nya dulu, di mana tidak ada senyum hanya wajah datar si Mario.


Mengingat hal itu hati Lea terasa perih, kisah pernikahan nya yang tragis. Sikap dingin Mario telah membekukan hatinya.


Mendengar nama Mario saja Lea sudah tidak mau mendengar namanya.


Pesta yang berlangsung meriah, keluarga besar Lawrans pun hadir di sana menghadiri resepsi pernikahan Tomy dan Gabby.


Bunda dan papi Valen datang bersama, begitu pula Kiki dengan suaminya Reno. Rilley yang datang dengan kekasihnya Jhon.


Kehadiran keluarga itu menjadi pusat perhatian, di mana rekan rekan bisnisnya mulai mendekat, mereka terlihat berbincang bincang.


Bunda yang selalu dengan senyum ramah nya, Kiki yang tidak pernah lepas dari gandengan tangan suaminya Reno.


Reno seakan memamerkan istri cantik nya pasangan itu pun terlihat berbahagialah. Mario yang menyaksikan kebahagiaan mereka merasa iri.


Seandainya saja Jenny tidak pernah hadir dalam kehidupannya lagi, mungkin tidak sekacau ini dirinya.


Mario hanya bisa menatap semua itu dengan hati yang nelangsa.


Lea dan Cynthia yang masih bersama pasangan pengantin nya. dengan senyum dan canda tawa mereka.


Gadis cantik itu buru buru mencari toilet, Mario yang sejak tadi melihat Lea. Dia pun diam diam mengikuti Lea.


Mario yang sudah tidak kuat menahan kerinduannya pada wanita yang masih sah sebagai istri nya itu. Dia nekad mengikuti Lea ke toilet.


Saat keluar Lea begitu terkejut melihat sosok Mario ada di sana. Mantan suaminya itu menatap sendu pada dirinya.


Lea yang sudah tidak ingin berurusan dengan nya segera melewati Mario dengan wajah dingin nya tanpa suara.


Saat itu Mario tiba tiba mencekal tangan nya , menarik Lea hingga berada di pelukan nya. Dengan cepat Mario berbalik menyandarkan tubuh Lea di dinding.


Lea melotot marah pada nya tapi Mario justru menatapnya dengan sejuta kerinduan yang terpancar dari tatapan matanya.


Lea berpaling dia tidak ingin melihat wajah Mario, bahkan Lea kini menutup mata nya. berusaha melepaskan diri dari Kungkungan Mario.


"Apakah aku begitu menjijikkan di matamu?" bisiknya.


Lea diam tidak bergeming dia merasakan hangatnya nafas Mario yang menyentuh wajahnya dengan bau mint yang segar. Bahkan harum parfumnya menyeruak di Indra penciuman Lea.


Lea masih menutup mata nya tidak ingin melihat wajah Mario. Justru dia tidak sadar Mario tengah menatap wajah cantiknya, bibir nya yang seksi menggoda.


Mario menyeringai dengan cepat dia mencium dan ******* bibir Lea, hingga membuat gadis itu terkejut, secepatnya dia mendorong tubuh Mario.


Tapi sayang tubuh Mario yang telah menghimpitnya di dinding membuat Lea tidak punya cukup ruang untuk bergerak. Lelaki itu telah menahan nya dengan kuat.


Mario malah menciuminya dengan rakus hingga Lea menggigit bibirnya dengan kuat. barulah Mario melepaskan pagutannya.


"Kamu masih sah menjadi istri ku Lea, aku berhak atas dirimu" bisiknya.


Lea yang masih shock dengan tindakan Mario, dengan cepat dia menampar wajah Mario.


"Aku benci kamu" ujar Lea dengan tatapan penuh kebencian.

__ADS_1


Secepatnya dia berlari meninggalkan Mario yang tersenyum puas. Manisnya bibir Lea masih terasa mengalahkannya rasa sakit di bibir nya yang berdarah akibat ulah Lea yang menggigitnya.


Lea kembali dengan wajah memerah rasanya dia ingin pulang saat itu juga. Mario melangkah tenang dengan hatinya merasa puas telah menyentuh sebagian kecil dari diri Lea.


Meskipun ciuman itu dengan cara yang tidak benar namun dia tidak perduli. Mario telah bertekad untuk membuat Lea kembali pada nya.


Setelah kejadian di pesta malam itu Lea menjadi dingin dan tidak pernah tersenyum Mario telah membuat dirinya sangat marah.


Frans yang melihat perubahan sikap Lea menjadi bingung. dia mencoba mencari tau apa penyebabnya.


Lea yang lebih banyak diam membuat Frans pun bertanya. Saat pulang kampus Frans mengantar Lea ke kantor.


"Apakah aku telah berbuat salah pada mu?"


Lea hanya diam tidak menjawab kebiasaan nya bila semobil dengan Frans Lea lebih banyak menutup mata. Bahkan dia malah memilih duduk di belakang.


Takut kalau dirinya tertidur dan Frans menggunakan kesempatan menciumnya seperti yang dilakukan Mario padanya.


"Sampai di kantor mu cantik" Frans berkata keras.


"Iya iya aku tidak budek, tidak perlu berteriak begitu" ketus Lea lalu turun.


Lea membukukan badannya di kaca depan Frans.


"Jangan jemput aku,bentar aku pulang bareng Cynthia ke kosan" ujar nya lalu pergi.


"Baiklah aku juga ada yang akan aku kerjakan selama seminggu, bersenang senang lah" teriak Frans.


Lea tidak peduli membuat Frans penasaran dengan keanehan sifat Lea. Frans menggeleng lalu segera melajukan mobilnya pergi dari kantor yang menjulang tinggi itu.


Lea segera selesaikan semua tugas kantor , dia akan pulang lebih awal mengajak Cynthia untuk ke Mall.


Sore nya dua gadis itu menunju Mall membeli semua kebutuhan mereka di kosan.


Tanpa mereka sadari ada Mario di sana, dia menatap Lea dari tempat dia duduk di dekat jendela.


Mario bertekad untuk datang ke rumah orang tua Lea nanti malam. Dia akan meminta kembali istrinya. untuk hidup bersama nya memulai semua dari awal.


Mario telah memantapkan hatinya, setelah beberapa bulan berpisah


Malam ini dengan tekadnya yang sudah bulat,Mario mendatangi kediaman orang tua Lea.


Papi dan bunda menyambut kedatangan nya, mereka mempersilahkan Mario untuk masuk.


Mereka kini duduk di ruang tamu, Mario mengatakan maksud tujuan kedatangan nya.


Papi menatap intens wajah Mario ada kesungguhan di sana.


Begitu pula dengan bunda tatapan nya seakan menguliti Mario.


"Apakah bunda bisa percaya seperti apa yang telah kamu lakukan pada putri ku? bunda tidak yakin kamu bisa membahagiakan Lea. carilah wanita lain yang bisa memenuhi kebutuhan mu" ujar bunda menohok hati Mario.


"Maaf kan Aku bunda,atas semua salah ku di masa lalu, aku yang khilaf, tapi saat ini aku pun tidak main-main, sudah ku siapkan segalanya untuk Lea, biar bagaimanapun Lea masih sah sebagai istri ku, aku tau pengadilan sudah memutuskan perpisahan kami, tapi aku belum tandatangan surat perceraian itu. Aku ingin Lea kembali untuk bisa memulai semuanya dari awal.


Aku janji untuk membahagiakan hidup Lea" tutur Mario.


"Apa yang kamu punya untuk Lea?" tanya Papi.


*


*


*


***Love ❤️❤️❤️ Salam sayang untuk semuanya.


Jangan lupa untuk Like dan komentar. Tinggalkan jejak kalian Love you All ❤️❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2