Secawan Anggur di Padang Gersang

Secawan Anggur di Padang Gersang
Permainan Berbahaya


__ADS_3

Oscar sangat kesal hari ini dia harus masuk kantor menyelesaikan kasus yang di tanganinya.


sebenarnya dia ingin menemani istrinya di rumah, mengerjakan semua pekerjaan rumah.


Takut dengan kehamilan istrinya yang menurut dokter kandungan Lea lemah. harus banyak istirahat minum vitamin dan makan makanan yang bergizi terutama buah dan sayuran.


Tidak di sarankan dokter pun itu makanan Lea setiap hari. Yang menjadi ketakutan Oscar adalah Lea yang nantinya akan sibuk di rumah saat di tinggal kerja.


Kornel menatap heran saat masuk ke ruangan temannya itu. di meja nya ada sepiring potongan buah yang Kornel tau itu mangga muda.


"Rupanya kamu lagi ngidam ya!' Kornel tertawa melihat itu.


"Katakan apa yang keperluan mu,jangan memperhatikan ini itu" dengus Oscar, matanya serius menatap layar di depan nya, tampak beberapa wajah pelaku kriminal.


Kornel tidak bicara hanya meletakkan map berwarna coklat lalu melangkah keluar tapi dengan cepat tangan nya sempat mencomot sepotong mangga yang bikin ngiler.


Oscar melayangkan tatapan tajam tapi Kornel tidak peduli, dia malah terkekeh meninggalkan ruangan sahabatnya itu.


Oscar berada di kantor tapi pikiran nya masih di rumah mengingat Lea sendirian dan dia pasti akan sibuk mengerjakan ini itu.


Oscar meraih ponselnya menghubungi sang istri, Lea yang sedang berbaring malas malasan meraih ponselnya panggilan masuk dari sang suami.


"Hallo dadd,,?!"


"Apa yang sedang kamu lakukan?"


"Berbaring rasanya aku malas sekali hari ini"


"Apakah kamu sudah makan?"


"Belum, rasanya aku tidak berselera untuk makan!"


"Makan dong sayang?! jangan begitu kasian janin mu pasti lemas kalau kamu tidak makan" kata Oscar membujuk.


"Tapi aku tidak berselera Daddy!"


"Aku akan pulang sekarang". Oscar memutuskan panggilan nya.


Benar saja tidak berapa lama Oskar pun sampai di rumah dia mendapati Lea yang sedang berbaring malas di tempat tidur.


"Sayang kamu pengen makan apa biar aku buatkan"


Melihat suaminya pulang Lea bangun dan memeluk tubuh Oscar. Membenamkan wajahnya di dada sang suami. Oscar jadi heran dengan sikap Lea.


Biasanya kalau dia pulang Lea akan menyambutnya dengan tenang dan senyum indah yang selalu terpancar di wajah cantiknya.


Kini beda lagi Lea malah mendusal manja, merengek minta di buatkan jus Alpukat.


Beruntung Oscar sudah hafal semua jenis buah yang di sukai Lea.


Semua itu teleh tersedia di dalam kulkas, tinggal membuat apa yang di inginkan istrinya itu.


"Baiklah akan kubuatkan jus alpukat untukmu"


Oscar mengecup sekilas bibir seksi istri cantiknya itu. sebelum melangkah ke dapur membuat apa yang diinginkan istrinya.


"Nih jusnya" Oscar memberikan jus alpukat yang telah di buat nya.


"Tidak dadd,! aku mau jus lemon aja" tolaknya.


"Yakin tidak mau yang ini?"


"Ya Dadd"


"Baik lah ku buatkan jus jeruk nya ya?"


Oscar beranjak ke dapur membuat lagi jus jeruk yang di minta istri nya.Oscar harus bisa bersabar mulai dari sekarang.


Mengingat istri nya yang lagi ngidam pasti dia akan minta ini itu walaupun tidak di makan nantinya.


ini saja cobaan nya mulai berjalan, tadi minta di buat kan jus alpukat. begitu jadi keinginannya malah berubah, minta lagi jus jeruk.


"Semoga engkau suka yang ini"


Lea menatap jus jeruk yang kini ada di hadapannya, tapi tidak berniat untuk meminumnya.

__ADS_1


Oscar yang menyadari hal itu dengan cepat meminumnya. menyimpan jus itu di dalam mulutnya. Oscar memeluk Lea lalu ******* bibirnya memasukkan jus yang ada di dalam mulutnya ke mulut Lea.


Lea terkejut ketika merasakan asam manis jus dari mulut Oscar. pria itu tersenyum melihat Lea menelan jus nya.


"Ini cara minum model baru!" Oscar kembali melakukan hal yang sama sampai jus jeruk di gelas nya habis.


"Nikmat"


"Apakah kamu menyukainya?"


"Hmm!"


"Apakah makanya juga harus seperti itu?"


Lea tertawa mendengar pertanyaan suaminya. "Aku akan seperti anak burung yang di suapi makan oleh induknya"


"Baiklah anggap saja kamu anak burung dan aku induknya" kata Oscar.


Itu membuat Lea memukuli dada nya sambil tertawa.


"Aku akan mengabari mommy dan Daddy tentang kehamilan mu ya"


"Jangan dulu dong, mereka pasti heboh, tunggu sampai aku merasa kuat tidak lemas lemas gini" cegah Lea.


"Baiklah kalau itu mau mu" Oscar mengalah.


"Aku lapar" rengek Lea.


"Mau makan apa biar aku buat kan, aku juga belum makan"


"Aku ingin makan nasi ketan" sama telur penyu!"


"Sayang telur penyu pasti tidak akan ada di mana mana, negara melindungi nya" ujar Oscar lembut, Takut istri nya ngambek.


"Aku makan nasi ketan nya aja"


Oscar lalu meminta nasi yang di inginkan istri nya. Tidak berapa lama pesanan nya pun datang.


Sayangnya Lea sudah tidak ingin makan itu lagi minta di buat kan mie ayam.


Oscar mulai di buat kerepotan, memenuhi keinginan jabang bayi nya. minta makan ini itu namun ujung ujungnya tidak jadi di makan.


Akhirnya Oscar berinisiatif menyuapi istri nya, terkadang juga seperti anak burung di suapi induknya.


Mana Oscar akan keluar untuk berdinas meninggalkan istri nya untuk beberapa hari, Oscar jadi dilema antara tugas dan istrinya.


Oscar terpaksa melimpahkan tugas tugas luar ya untuk kedua asisten nya, Tigor dan Kornel. beruntung dua sejati itu pengertian.


Mereka juga tidak tega kalau Oscar harus meninggalkan istri nya seorang diri dalam kondisi yang sedang mengidam.


Sementara Lea di kota ini tidak memiliki sanak saudara hanya Oscar satu satunya. Tidak mungkin juga Oscar mau membawa pulang istri nya di rumah kedua orang tua nya.


Yang ada akan sangat merepotkan, mana Lea akan muntah muntah, dan ingin makan ini itu yang harus di suapi.


Minta masak ini itu yang pada akhirnya tidak jadi di makan. Harus ekstra sabar menghadapi Bumil.


Pernah Kornel dan Tigor di suruh berkeliling mencari dodol Garut. putar putar keliling sampai sore dapat nya malah tidak jadi di makan.


Akhirnya menjadi cemilan bagi Kornel dan Tigor, itu terjadi beberapa kali sampai dua karib itu trauma mencari makanan makanan aneh yang di inginkan bumil.


"Bro lain kali kamu aja yang cari makan kesukaan calon ponakan kita itu" protes Kornel.


"Kalau aku yang di suruh Lea pasti akan ku cari sendiri, tapi kan bukan aku yang dia mau tapi kalian, makanan itu juga kalian yang makan bukan Lea" kata Oscar.


Akhirnya setiap hari jam makan kedua anggota bujang kapuk itu berpindah dari resto ke rumah Oscar.


Bagaimana tidak setiap jam makan siang dan malam mereka harus berburu makanan yang di inginkan Lea. yang ujung ujungnya Lea tidak makan tapi menyuruh mereka bertiga Oscar yang makan sambil di awasi Lea.


Lea mau makan kalau di suapi Oscar, hal paling konyol suatu hari Lea minta di suapi makan oleh ketiga pria itu.


Oscar sudah mewanti-wanti keduanya agar tidak boleh datang ke rumah nya. biar Lea bisa tenang, justru ketidak hadiran mereka membuat Lea merasa rindu pada mereka.


"Dadd?! aku kangen sama mereka" rengek Lea ketika dua hari Kornel dan Tigor tidak nampak batang hidungnya.


"Astaga sayang, mengapa kamu merindukan mereka sementara aku ada bersama mu" protes Oscar menatap tajam wajah Lea.

__ADS_1


Yang di tatap malah menangis merengek minta agar Kornel dan Tigor harus datang.


"Dadd! dedek baby rindu sama kedua Uncle nya!" pekik Lea. di sela tangisan nya.


Alih alih mogok makan, takut bayinya yang baru berumur dua bulan di perut istri nya lemas kelaparan Oscar terpaksa harus meminta dua sahabatnya itu untuk datang lagi ke rumah nya.


Kali ini mereka di beri tugas mencuci piring kotor dan membersihkan rumah.


Padahal rumah mereka tidak kotor itu hanya satu kepuasan bagi Lea.


"Eh,,,bini mu ini ngidamnya kita yang jadi repot begini" protes Tigor.


"Siapa juga yang mau kalian ada di rumah ku, kalau saja Baby ku tidak kangen sama dua uncle sablengnya mana Sudi aku kalian ada di sini, ganggu aja" Oscar mendengus tajam.


Setelah beres-beres Lea meminta Oscar membeli kartu Domino. Lea pun mengajak ketiga pria itu main gaple. siapa kalah dia akan di hukum duduk jongkok.


"Astaga permainan konyol apa lagi ini?"Sungut Tigor yang mendapatkan pelotot tajam dari Lea.


"Ayo uncle jangan cemberut Mulu"


Mereka berempat akhirnya Bermain kartu itu, sesuai permintaan Lea.


Kegiatan main kartu itu berjalan setiap hari bila waktu suaminya dan dua karibnya itu tidak berdinas. hingga Oscar hanya punya sedikit waktu berduaan dengan istrinya.


Itupun di hanya di malam hari saat tidur, selebihnya dua mahluk menjengkelkan itu yang di ajak Lea bermain kartu.


Lea yang tidak menyadari kalau hukuman duduk jongkok itu sangat berbahaya bagi kandungan nya. sementara sudah beberapa hari ini Lea sering duduk seperti itu bila dirinya kalah bermain kartu itu.


Lea pun merasa senang melakukan permintaan itu setiap hari, setelah mereka makan siang bersama di lanjutkan dengan bermain kartu.


Lea berbinar senang bila berhasil mengalahkan mereka.


"Bila nanti anak mu lahir berikan dia nama Domino" ujar Tigor sambil tertawa.


"heh ngapain anak ku kau beri nama Domino, enak aja" protes Oscar.


"Ya menurut ku itu juga merupakan nama yang bagus"


"Apa,,??????" giliran Lea yang mendapat pelotot tajam suaminya.


Kornel yang sejak tadi memperhatikan ketiga orang yang berdebat soal nama anaknya malah tertawa.


Oscar benar benar tidak setuju anak nya di beriman kartu permainan itu.


Dia memprotes keras istri nya yang ikut ikutan gila bersama kedua sahabatnya itu.


"Kalau mereka sudah gila dan tidak di ketahui oleh negara,kamu jangan ikut ikutan gila bareng mereka sayang?!" ujar Oscar mencium gemas pipi istri nya.


"Daddy aku juga menyukai nama yang di berikan Uncle Tigor" rengek Lea.


Kepala Oscar malah di buat pusing oleh istrinya dan kedua sahabatnya itu.


"Sebaiknya kalian berdua pergi jangan datang datang lagi ya" Usir Oscar.


"Eh,,, bukan kah kamu sendiri yang meminta kami datang sesuai perintah?" protes Kornel.


Sebenarnya Kornel sendiri senang di undang Oscar ke rumah nya, puas menatap kecantikan Lea.


Wanita itu terlihat berkali lipat kecantikan nya saat hamil. bahkan sangat manja. Kornel juga merasa senang di ajak main Gaple.


Dia akan leluasa mengagumi kecantikan Lea yang duduk berhadapan dengan nya.


Lea sendiri tidak menyadari bahaya nya duduk jongkok bagi kehamilan nya apalagi dengan kondisi kandungan nya yang lemah harus di jaga.


*


*


*


******Love you All ❤️❤️❤️ Rasanya aku sangat merindukan kalian.


Terima kasih untuk semua teman teman Author. Thanks atas dukungan kalian.


Terima kasih untuk semua pembaca satia. bersatu kita teguh bercerai kawin lagi 🤣🤣🤣

__ADS_1


Terima kasih kepada semua uncle tampan ku yang turut memberikan dukungan nya. uncle Seandrylla terlove yang selalu membuat semangat ku yang meredup bisa menjadi terang**.


__ADS_2