Sekertaris Dadakan

Sekertaris Dadakan
Barang Berharga


__ADS_3

karena terlalu asik membuat kue kering dan cemilan bersama Yuna serta membahas pekerjaan dan pertemuan untuk besok.


Serta rencana mereka untuk melakukan perjalanan bisnis ke Bali.


Ricki sampai lupa waktu, hingga tanpa di sadari waktu sudah menunjukan pukul 10 Malam. kosan Yuna ke rumah Ricki lumayan sangat jauh. Ricki harus melalui jalanan yang sepi dan harus melewati lahan yang kosong dan jauh dari pemukiman. Hingga, membuat jalanan sangat lenglang, di tambah lagi gerimis yang mulai turun.


Tiba - tiba, ia merasa mobil yang d tumpangi terasa tidak nyaman dan bergoyang. Ricki merasa kalo ban mobil nya bocor, tanpa memeriksa Ia menelpon Andre.


"Hallo, Dre...."


"Iyah, Tuan?" tanyanya di sebrang sana.


"Sepertinya ban mobil saya bocor, kau kemari!" titahnya.


"Baik, Tuan."


"Saya shareloc, Yah!" baru saja Ricki mengirim pesan melalui whatsapp.


tok


tok


Tiba tiba, ada seorang yang menggedor pintu kaca mobil Ricki. Ricki tetap tak bergeming dan tak keluar dari mobilnya. Dari arah samping seseorang memecah kaca mobil Ricki.


prayyyy....


Pecahan kaca berhamburan mengenai tangan Ricki yang menutupi mukanya.


Ricki keluar .


Salah satu dari mereka berbadan besar tegap berkulit hitam dengan muka yang d tutup penutup muka, menodongkan pisau kecil ke arah Ricki.


Ricki tampak tenang dan terlihat santai,


dia tak mungkin melawan karna dia sadar tak mahir membela diri.


"Serahkan barang- barang Anda!"


"Ambil lah!" Ricki melemparkan kunci mobil.


pada penjahat dengan santai


Seseorang yang memakai topi dan masker berambut gondrong mengeledah mobil.


"Tunggu sebentar!" ucap Ricki.


"Anda jangan macam macam!" sentaknya


dengan menodongkan pisau dan meninju muka Ricki.


"Stop! santai dong," ucapnya dengan mengangkat tangan. "Saya akan mengambil barang berharga saya!"


Ricki segera membuka pintu mobil penumpang


"Nah, ini barang berharga saya!" ucapnya dengan tersenyum. Ricki mengacungkan kue kering yang di buatkan Yuna untuknya.


Perampok itu mengerutkan dahi dan mereka berdua segera masuk mobil dan melajukan mobilnua dengan kecepatan maksimal.


perampok POV .


"Hhhaaaa"


Perampok nampak senang mendapatkan mobil tanpa baku hantam, mereka segera membuka penutup muka mereka.


"Giila yah, orang kaya di rampok sampai setenang itu!" ucapnya dengan menggelengkan kepalanya.


"Gue pikir apa yang berharga? Ternya, hanya bungkusan kue, hahaha." Mereka tertawa.

__ADS_1


"Lebih baik, kita senang- senag dulu, gimana?"


Mereka melajukan mobil curiannya ke sebuah warung remang -remang di pinggir jalan yang terlihat kumuh dan banyak wanita penghibur dengan meneguk minuman berarkohol sampai mabuk. Saat mereka akan masuk ke mobil dengan mengandeng wanita penghibur.


"Jangan bergerak...! Anda kami tangkap karena telah mengambil mobil saudara Ricki!"


polisi membawa dua orang perampok ke dalam mobilnya .


"Maaf, Pak. Mobil ini saya akan bawa dulu sebagai barang bukti."


"Siilahkan, Pak." ucap salah satu orang suruhan Ricki.


Ricki POV


Beberapa saat setelah kejadian Ricki dengan santai duduk di pinggir jalan sambil menunggu Andre datang, ia duduk di tepi jalan selonjoran dengan memangku kantong berisikan kue kering. Andre datang bersama beberapa pengawal.


"Anda, baik- baik saja. Tuan?" tanyanya nampak khawatir.


Ricki melemparkan handphonenya


dan di tangkap sigap oleh Andre .


"lacak keberadaan mobil yang barusan di rampok lewat GPS di handphone ini dan hubungi polisi!" titahnya.


"Baik, Tuan."


"Hemm..."


Ricki kembali bersama supir dan pengawalnya. Sedangkan Andre menghungi polisi dan menagkap perampok.


,


,


,


,


Derrtttt


derrtttt


Ricki terbangun dari tidurnya mendengar handphone lnya bergetar, Ricki meraba nakas untuk mengambil benda persegi itu dan menempelkannya di telinga.


"Mamy..."gumamnya.


"Hallo..." suara di seberang sana terdengar menggelegar


Ricki menjaukan benda persegi itu, tidak mendengarkan celotehan Mamynya.


"Apa kau dengar, apa.yang Mamy katakan!"


"Iyah, Mam." ucapnya dengan nada malas.


"Mamy sudah dengar semuanya dari Andre,


mamy tidak mau tahu mulai sekarang kau


akan di temani Joe lagi!"


"No...!" sergah Ricki.


"Harus...!"


Dan lagi Mamy tidak mau tahu, dalam waktu satu Minggu ini kamu harus sudah membawa calon istri untuk di kenalkan ke Mamy, kalo tidak mamy menjodohkan mu!"


"Tidak! Aku tidak mau!" tolaknya.

__ADS_1


Tut Tut


sambungan terputus!!


huftttt


Ricki mendengus kesal.


Selalu saja, Mamy berbuat semaunya!


Ricki menghubungi seseorang.


"Hallo, Tuan."


"Bagaimana sudah ada info tentang gadis itu?" tanya Ricki.


"Saya sudah mencarinya tuan tapi di sana tidak ada yang mengenalnya, Tuan."


"Tidak mungkin!" jawabannya frustasi.


"Maaf, Tuan. Dan lagi saya sudah tidak bisa menemani tuan lagi karna, Tuan muda sudah kembali ke Indonesia.


"Heem..."


Ricki membanting hp nya .


"Dalam keadaan seperti ini Andre harus kembali kalau Joe. Dia berisik!" Ricki mendengus kesal.


'


,


,


,


,


,


, intermesso ๐Ÿ˜๐Ÿ˜


Seorang pasien yang akan dibedah terbaring di kamar operasi dengan muka yang pucat. Seorang dokter bedah muda masuk sambil menyapa pasien tersebut dengan ramah.


โ€œKamu kelihatan takut sekali, jangan bimbang, semuanya akan berjalan dengan baik dan lancar, jadi tenangkan hati muโ€ฆโ€


โ€œBagaimana tidak takut dokter, seumur hidup, inilah kali pertama saya dibedah.โ€


โ€œSama, saya juga kali pertama melakukan pembedahan, tapi saya sama sekali tidak merasa takutโ€ฆโ€


,


,


,


,


Mohon dukungan nya y kka


๐Ÿคฉ๐Ÿคฉ๐Ÿคฉ


cukup tinggalin jejak ka


like๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘


dan coment ๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜

__ADS_1


terimakasih Kaka๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜


__ADS_2