
Mentari yang tak bosan menyinari memancarkan warna keemasan yang menyelimuti bumi, pagi yang cerah. Nampak dedaunan menari bersama hembusan angin kicauan burung menghiasi indah nya pagi ini.
Lampu- lampu jalan mulai meredup, sang bulan sudah tak nampak. Kilauan cahaya mentari menelusup celah-celah jendela kaca.
Menyadarkan semua dari sunyi nya malam.
Pagi ini nampak seorang wanita paru baya tengah berdiri di ambang pintu menunggu sang empunya kediaman membukan daun pintu untuknya .
wanita paru baya itu adalah Mamy Erna, seseorang dari dalam telah membukakan pintu dan duduk bersama di ruang hotel tempat mereka bermalam.
"Sayang, bagaimana tidur mu apa kau tidur dengan nyenyak? apa ri5cki terlalu menyiksamu? apa kalian tidak tidur semalaman?"
" apa Yuna harus menjawab semua pertanyaan Mamy?"tanya Yuna dengan senyum ny
" Ah,mamy hanya bercanda apa kamu sudah sarapan ?? "
" sudah tadi bersama Ricki mam ."
" Mamy hanya ingin memberikan hadiah pernikahan untuk mu sayang ,ini tiket honeymoon kamu dan Ricki mamy ingin segera menimang cucu."
__ADS_1
" Maafkan kami mamy,Yuna bukan nya menolak tapi Yuna dan pak Ricki sedang banyak pekerjaan dan menangani beberapa proyek tidak memungkinkan kita harus libur saat ini mungkin lain waktu kita bisa pergi mam.,"
" Yasudah ,kalau kamu tidak mau tapi sampai Kapan kamu memanggil suami mu dngan sebutan pak,bukan kah dia sekarang suami mu"
"Akh ,harus kah aku membahas ini dengan mamy ."Yuna berbicara dengan tersenyum
" Entah kenapa rasanya bila berbicara dengan mu Mamy selalu merasa di pojokan ."mamy Erna memasang wajah sendu.
"Maafkan lah Yuna,baiklah Yuna akan membicarakan soal panggilan dan honeymoon ini dengan ricki.,mamy jangan bersedih seperti itu"
" Baiklah,mamy tunggu cucu mamy ."
"Cucu mamy sedang On The Way mam ,kita akan berusaha labuh keras lagi ."ucap Ricki dengan mengedip kan sebelah matanya
"Apa kalian akan tinggal dulu di rumah utama sayang untuk beberapa hari ke depan?"tanya mamy Erna dengan mengelus pipi Yuna denagn lembut .
" Yuna ingin.namun maaf pekerjaan kami benar-benar membutuhkan waktu yang lebih sepanjang waktu."
" baiklah,asal kalian janji memberi kan mamy cucu secepatnya tidak masalah."
__ADS_1
Yuna hanya menganggukan kepalanya , sementara Ricki terus berbicara menjajikan yang membuat Yuna semakin kesal.setelah mamy Erna tak nampak bersama joe.yuna menutup pintu dengan kencang dan menatap tajam Ricki.
" kenapa kau menjanjikan sesuatu hal yang tidak mungkin hah?"
" Apa,apanya yang tidak mungkin apa yang kamu bicarakan bahkan aku tidak mengerti ."
" jangan berlagak bodoh kau!apa apaan menjanjikan cucu kau ingat pernikahan kita tidak seperti orang lain."
"lalu, seperti apa ?Ricki berjalan mendekati Yuna."
" jangan terus mendekat atau kau aku pukuli ."
" lakukan saja ,aku tidak takut ."Ricki mendekatkan wajah nya tepat di hadapan Yuna seraya ia berkata
"aku hanya tidak ingin membuat mamy sedih ,dan berhenti lah untuk terlalu percaya diri .bersiap lah kita akan segera pulang!"Ricki berucap dan berlalu.
Yuna hanya menghembuskan nafasnya ,selang beberapa waktu mereka sudah rapi dan akan segera meninggalkan kamar hotel .
Mereka meninggal kan hotel tempat mereka resepsi pukul sepuluh pagi ,mereka memeriksa semuanya agar tidak ada yang tertinggal setelah semuanya rapi mereka masuk ke mobil dan melajukan nya .
__ADS_1
crazy up jejak double ya ka😍😍
salm sayang dari Author