Sekertaris Dadakan

Sekertaris Dadakan
kedatangan Jesicca


__ADS_3

Tiba -tiba


Bruukkkk


"Hey! Segerombolan orang Tua! Apa kalian tidak merasa memiliki dosa yang besar pada ku?!" Terdengar teriakan seorang gadis cantik menghampiri dan melempar koper bawaannya .


"Akh, makhluk dari planet mana lagi ini?" Yuna bergumam dengan mengerutkan dahinya.


Semua mata tertuju pada sumber suara, semua terlihat biasa saja dengan teriakan seorang gadis muda itu, berbeda dengan Yuna dia kaget karena ia merasa bahwa gadis itu sangat tidak sopan berteriak pada yang lebih Tua.


Gadis itu berjalan menghampiri dan duduk di meja makan, para pelayan sibuk memberikan jamuan pada nona muda itu, yang lain hanya acuh sambil memakan buah mereka. Berbeda dengan Yuna ia sesekali mencuri pandang bertanya pada dirinya tentang siapa sebenarnya gadis cantik yang ada di hadapannya ini.


Nona muda itu menghembuskan nafas kasarnya.


"Baiklah, jelaskan pada ku siapa wanita ini!"


Yuna terlihat kaku dia berfikir bahwa itu adalah Erica kekasih Ricki dia tidak ingin berada di antara hubungan mereka karna kesalahpahaman di hotel waktu itu.


"Menurutmu siapa dia?" sergah Steve.


"Apakah dia wanita yang berada antara aku dan kak Ricki?"


"Oh, Tuhan." Kali ini Yuna sudah tidak karuan berada di antara perang dingin ini ia ingin pergi menyusul Mamy Erna yang sudah pergi sebelum nona muda ini datang.


"Seperti yang kau lihat!" Steve menjawab dengan nada sinis. Namun Ricki masih diam membisu.


"Oh, sepertinya kalian sudah tidak waras! Merahasiakan ini semua dariku?" Tiba- tiba senyuman terukir indah dari bibir nona muda itu.


Yuna mengerutkan dahinya ia dibuat bingung dengan perubahan ekspresi nona muda ini.


"Oh Tuhan, apa kekasih Ricky sana gilanya?" gadis mungil itu terus bertanya dalam hati.


" Berarti dia kakak ipar ku, Kak?" gadis cantik itu menggoyang Tubuh kakak sulungnya.


Ricki hanya menganggukkan kepalanya


sedang Yuna masih tampak kaget dengan muka datar, ia sulit mengartikan kejadian yang dia alami.


"Hay, kakak ipar. Ayo kita duduk di ruang keluarga kita bergosip," ajaknya dengan menggandeng tangan Yuna.


"Hey, apakah kau tidak merindukan kakak- kakakmu?" tanya Kakak sulungnya.


"Aku sudah bosan, memiliki saudara seperti kalian!" gadis cantik itu membuang mukanya.


" maaf apakah aku boleh meminjam kamar mandi? rasanya badan ku lengket semua." ucap Yuna


" oh kkaa ipar tidak perlu sungkan ,ayo ku ajak kau ke kamar kakakku nanti ku pinjam kan baju ku ,kita belum kenalan .kenalkan nama ku Jesicca Ariando."


Yuna menjabat tangan Jesica .kenalkan saya Yuna Ariana.


" oh nama yang indah .Mereka berkenalan sambil berjalan menuju kamar Ricki .Yuna tampak kaget saat dia memasuki kamar beberapa pelayan datang untuk menyiapkan air untuk yuna mandi.namun Yuna menolak nya ia tidak suka di layani,para pelayan itu menyiapkan baju yang di pinjamkan Jesi untuk Yuna kemudian Yuna membawanya ke kamar mandi .


20 menit sudah Yuna berada di kamar mandi, rasanya ingin sekali merebahkan dirinya untuk Istirahat namun ketukan pintu dari luar mengurungkan niat nya.


"ayo kak,semua sudah menunggu di ruang keluarga "


Yuna dan Jesi berjalan menuju ruang keluarga,di sana sudah ada mamy Erna ,Steve dan Ricki namun mata Yuna berhenti pada Ricki yang sudah tampak lebih segar dengan baju rumahan nya. Tidak di pungkiri Ricki begitu sangat tampan .namun, Yuna segera menepis pikiran nya.


mereka duduk berempat dengan menonton Tv bersama dengan di hiasi cemilan dan buah segar.


" apakah kalian tidak ingin menjelaskan sesuatu pada ku ?kenapa tidak memberitahu ku sebelum nya kalo Kaka mau menikah,untung saja Joe memberitahu ku ,kalo tidak aku akan melewatkan moments besar ini !!"


" untuk apa kau pasti jadi pengacau !!


" hey Steve kka ku yang bodoh .apakah kau pikir aku menyukainya ?wanita tukang selingkuh cih sungguh menjijikan.!!

__ADS_1


" berbisik !! apa kau datang hanya untuk bergosip.


" huh,kau terlalu bodoh kalau masih mencintai Erica !!aku memang akan menjadi pengacau kalau Kaka menikah dengan Erica.


Yuna dan Mamy Erna hanya jadi penonton setia perdebatan ketiga adik kaka itu,ketiga nya terus berdebat ,hingga pada akhirnya mereka berhenti karna di jewer telinga nya oleh mamy Erna .ketiganya seketika terdiam dan mengerucut kan bibir ya.yuna tak menyangka Ricki yang sebagai Kaka tertua tidak pernah mau mengalah pada adik perempuan nya.


" emm kaka ipar seperti nya aku pernah melihat mu ,tapi di mana yah ??apa kau merasa hal yang sama kak Steve??"


" aku juga tadi berfikir seperti itu,tapi aku tetap tidak menemukan jawabannya "apa Kaka ipar pernah kuliah di Harvard university ??tanya Steve


" ehh....Yuna merasa kaget


"ten-tentu saja tidak "ucap nya dengan terbata


bahkan kuliah pun saya belum kelar.


" Rasanya memang aneh kamu belum lulus kuliah saja ,sudah sangat menguasai bisnis."ucap Mamy Erna


Ricki melirik Yuna dia pun masih bertanya tentang kejanggalan- kejanggalan Yuna,bahkan Yuna tampak santai dengan kuliah nya,Ricki selalu berfikir bahwa Yuna banyak menyembunyikan sesuatu tapi ia tidak memiliki hak untuk tahu lebih banyak.karena,dia sadar bahwa pernikahan nya sebatas bisnis.Ricki juga melihat Yuna tampak gelisah dengan sederetan pertanyaan kedua adik nya.


"sudah lah kalian jangan menduga-duga lebih baik cepat kalian tidur kau besok harus sudah mulai kerja Steve dan kau Jesica kau pulang ke Indonesia bagaimana dengan kuliah mu di sana ??'


" Diam lah ka ,aku masih memikirkan tentang ka Yuna , rasanya pernah ketemu gitu tapi di mana? "ia terus berfikir dengan mengetuk -ngetuk jari telunjuk nya di dahinya.


ah-ha...,.ucap Jesi begitu heboh


semua menatap jesica dengan tatapan heran


" aku ingat ka Yuna itu mirip dengan nona Anastasya endelson ,kau ingat kak Steve saat aku baru pertama masuk kuliah aku pernah bercerita pada mu ,tentang aku yang mengagumi Kaka tingkat ,yang sangat terkenal dan mendapatkan rekor IPK tertingi.Nah itu nona Anastasya dia mirip sekali dengan Kaka ipar.


"ah ia aku ingat yang kebalikan dari mu kan bagai kan si cerdas dan si bodoh !!"hahhhaaaa tawa Steve pecah


" hey Kaka sialan ,kenapa kau selalu mengatai ku bodoh!!" sentak Jesi dengan memukul bagian kepala kka ny.


" hey adik durhaka penghuni neraka !! berhenti lah memukul ku bodoh !!"


" kuliah itu harus di nikmati ka,santai saja tidak perlu di buru-buru nikmati proses nya !!"ucap Jesi dengan mengibaskan rambut panjang nya .


" ka Yuna apakah kau sedang menyamar ??"


Yuna yang mendengar ucapan Jesi matanya seketika melotot dan terlihat gugup.


" heyy ka kenapa muka mu tegang begitu,aku hanya bercanda lagian kan Nona Anastasya sudah meninggal." ucap Jesi dengan tawanya


yuna hanya bisa menghembuskan nafas kasarnya ,dan tersenyum kaku.


" anak ini sungguh lebih berbahaya dari Alien "gumam Yuna.


...**************...


pagi yang sunyi ,pagi ini mentari enggan bersinar, semilir angin terasa menusuk ke setiap permukaan tubuh menyelimuti jiwa jiwa- jiwa yang kosong.


Tidak ada tetesan hujan yang turun dari langit .namun awan nampak sendu menatap bumi.


pagi ini Yuna telah terjaga menatap kosong di balik jendela kamarnya,ia membuka sedikit


kaca jendela semilir angin memainkan rambut Yuna yang tergerai indah dengan keleluasaan berterbangan menyambut pagi yang sendu.


Yuna merasa bosan dan akhirnya ia hendak turun kebawah,saat keluar kamar Yuna mendengar steave berteriak -teriak.Nampak sepatu- sepatu berserakan di luar kamar nya ,lemparan sepatu berikut nya hampir mengenai pelipis nya,untung Yuna dengan sigap menagkap nya entah apa yang terjadi Yuna tidak pernah ingin tahu keributan apa di waktu yang sepagi ini,Yuna hanya selalau berfikir bahwa dia akan gila berada di lingkungan keluarga Ariando yang tingkah nya sangat langka.


Yuna melihat para pelayan sangat sibuk ,ia menuju dapur dan ingin membantu ,karena dia sudah bosan berada di kamar .sepagi ini belum ada yang terlihat keluar mungkin masih di sibukkan dengan mimpi indah nya, terkecuali Steve sepagi buta ini sudah membuat keributan.Nampak dari ambang pintu seseorang dengan keringat yang bercucuran karena selepas berolahraga hendak menghampiri Yuna yang saat ini sedang membuka kulkas untuk mengambil minum karena ia merasa tenggorokan nya kering.


"ambil kan minum !!terdengar suara berat yang memanggil nya.yuna mengenali suara itu .


" Apa kau tidak punya tangan ? tinggal ambil saja!!" Yuna hendak meminum apa yang di pegang nya namun di rampas oleh Ricki,Yuna terlihat kesal namun Ricki hanya tersenyum mengejek.

__ADS_1


" menyebalkan..... !! "


Ricki hendak berlalu pergi membawa botol minum Yuna ,namun dengan cepat ia berbalik dan mengecup sekilas bibir Yuna yang terus mengoceh."


" dasar mesum gila....!!"


Yuna berteriak dengan mengepalkan kedua tangan nya . Ricki membalikan kepalanya tanpa mengubah posisi tubuh nya membelakangi yuna melambai kan tangan mengejek .Yuna yang melihat itu menghentakkan kaki nya dan berlalu pergi menuju taman belakang dia sudah tidak berselera membantu para pelayan .


Di dapur para pelayan yang sibuk sempat menyaksikan drama Yuna dan Ricki.


" sekarang kita bisa melihat pa Ricki tersenyum lagi ya "ucap salah satu pelayanan.


belum juga yang lain menaggapi suara tegas menghentikan mereka.


"kalian di bayar bukan untuk bergosip !!"


seketika semua tertunduk dan diam membisu.


...----------------...


intermesso dulu lah,biar ga oleng


Salah sendiri pak


ketika anak pamit ke bapak nya ,mau ujian MTk


bapak. : awas tong kalau sampe nilai ujian MTk Lo jelek, jangan panggil aku bapak...!!!!"


si Otong :" siap pak "


*ketika pulang sekolah


Bapak. : Tong ,gimana nilai ujian Lo ? bagus kagak ??"


si otong. : " maaf anda siapa ya "


🤣🤣🤣🤣


kalo gini siapa yang salah coba ??


ya Tukang pindang lah....


udah tahu ikan mati di kasi Air,


Ya tetep ajah mati tuh ikan


🤭🤭🤭


mohon tinggalin jejak


buat Author


biar semangat


like 👍 ga bikin jempol ilang


comen 😍 ga bikin keyboard copot dari tempat nya


vote😘 ga bikin kita miskin


jadi apa susah nya kasi author seneng


hehe


salam sayang dari Author buat kalian

__ADS_1


love love sekebon kacang beserta ulatnya 🤭😍😍😍😍


__ADS_2