
Senja hampir datang menghampiri, matahari sudah ingin segera meninggalkan tugasnya untuk bersinar, angin malam sudah terasa samar menyelimuti tubuh, hampir semua menikmati keindahan senja sore ini.
Namun, tidak dengan Yuna. Ia masih di sibukkan dengan calon ibu mertuanya yang sibuk memilihkan baju pengantin untuknya dan Ricki. Nampak Yuna yang sudah terlihat frustasi mencoba berbagai model baju pengantin.
"MOm, apakah seisi butik ini harus ku coba?" tanyanya dngan sedikit menahan kekesalan.
"Benarkah,.kau mau mencoba semuanya? Wah itu sangat bagus sayang, mami bingung semua sangat cocok kamu kenakan," Mamy Erna terkekeh melihat ekspresi Yuna.
" huhhhh......." Yuna hanya mengerucut kan bibir nya
" benar - benar keluarga yang menyebalkan gumam nya
"Bagaimana menurut mu, Nak? kalau Yuna mengenakan ini?" tanyanya.
Ricki yang sedang duduk dengan sibuk memainkan ponsel nya pun mengangkat kepalanya untuk menatap Yuna,sesaat matanya terkunci kagum dengan kecantikan Yuna .namun,jiwa jahil nya datang menghampiri .
"akhhh...mam, sepertinya itu sangat tidak cocok !"
" emmm...begitu yah,...mamy rasa ini sudah bagus .tapi,kalau kau kurang menyukainya kita minta Yuna untuk mencoba model lain "
Yuna sudah geram karna entah sudah berapa baju yang ia kenakan sedari tadi ,Yuna sudah mengepalkan tangan nya .Ricki yang melihat itu mencoba menahan senyum nya .karena,siapa pun lebih baik menuruti Mamy Erna daripada mendengar ocehan nya yang panjang lebar.
" sebenarnya,mereka ini tergolong dari spesies apa sih ? sungguh sangat langka dan menyebal
kan !!" Yuna terus menggerutu di ruang ganti .
Yuna keluar dengan model yang berbeda ,kali ini model baju yang sangat elegant, gaun putih dengan model yang sangat sempurna membentuk tubuh nya, gaun dengan panjang melebihi kaki jenjang nya, Yuna berjalan menghampiri Ricki dan Mamy Erna.Ricki masih tetap memandangi Yuna yang terlihat sangat berbeda, Yuna tampak sangat cantik dan mempesona.
" ini gaun terakhir....!!" ucap Yuna dengan nada sedikit menahan kekesalan nya
" wah cantik sekali kamu sayang "
mamy Erna berputar mengelilingi Yuna.lalu memanggil pelayan dan pelayan itu menghampiri .
"sis..saya ambil semua yang di coba oleh menantu saya !!'
" appaaa...!!"Yuna memelot kan mata nya karena ia begitu kaget .
" jangan sungkan sayang, mamy masih ingin memilih nya nanti ."
Yuna hanya mengangguk kan kepalanya tanda setuju .
" yahh...sultan mah bebas !!ini bukan soal sungkan tapi untuk apa saya membuang waktu untuk mencoba baju- baju itu.kalau pada akhirnya di borong semua.benar -benar keluarga yang menyebalkan."gumam yuna
" Yuna kau knapa??tidak papa sayang bahkan untuk membeli butik ini untuk mu Mamy bersedia "..
" Yuna hanya membalas dengan senyuman nya"
Ricki yang melihat ekspresi Yuna sudah terlihat menahan tawanya,senyuman pun nampak dari sudut bibirnya.
" oh ia hari ini ,ikut Mamy pulang ya sayang ke rumah utama ARiando."
" tidak tidak " Yuna reflek menolak nya
__ADS_1
" kenapa sayang ,kau jangan khawatir di sana adik adiknya Ricki sangat tampan dan menggemaskan kau pasti akan suka."
" bukan begitu mam,tapi saya ada pekerjaan yang harus saya selesaikan besok dan laptop saya tadi tertinggal di rumah."
" tidak masalah ,kau pakai saja laptop ku !!kau pasti tidak lupa membawa flashdisk kan?"
"Yuna menatap tajam Ricki .namun,ia tidak bisa membantah untuk menolak nya karena Mamy Erna terus memaksa."
..." sungguh aku sangat bodoh mencari alasan !!.bertemu dengan ibu dan anak nya satu saja sudah membuat ku gila,apalagi di tambah dengan adik-adik nya .semoga mereka tidak menyebalkan seperti kedua orang ini !!"...
...----------------...
...---------------...
Angin malam sudah datang menyapa,Rembulan sudah mengantikan mentari.lampu - lampu jalan telah menyala, pencahayaan yang sangat sempurna menghiasi kebisuan malam.
Yuna telah berada di mobil bersama Ricki dan Mamy Erna dengan terpaksa Yuna pulang ke rumah utama keluarga Ariando.Lama perjalanan yang mereka tempuh jalanan cukup padat,setelah membutuh kan waktu yang cukup lama akhirnya mereka sampai ke tujuan.
Yuna telah sampai di perataran Rumah besar bak istana ,berbeda dengan Rumah Ricki yang sepi di sini sangat ramai dengan pelayan yang berjejer menyambut kedatangan Tuan dan nyonya nya .
" Selamat malam "
sapa seorang pelayan dengan membungkukkan kepalanya ,yang tak lain adalah Agus kepala pelayan.
Entah berapa banyak pelayan di sini ,rasanya semua sibuk sedang mempersiapkan makan malam ,samar terdengar suara laki - laki yang berteriak -teriak.
Yuna mengerutkan dahinya,ia berat untuk melangkah lebih jauh memasuki rumah yang begitu mewah ini.
" sayang jangan heran kalau terjadi ribut - ribut seperti ini "ucap Mamy Erna dengan santainya
Yuna hanya mengangguk kan kepalanya.
Tiba saat nya makan malam ,Yuna duduk di meja makan menunggu penghuni rumah ini bersama Mamy Erna ,Ricki nampak hadir dengan seorang laki- laki yang terlihat lebih muda dari nya,mereka datang menuju meja makan dengan obrolan mereka.Yuna masih acuh tak acuh dia masih tetap duduk tanpa satu kata pun yang keluar dari bibir mungil nya.mereka duduk bersebelahan bersebrangan dengan kami.
setelah selesai menikmati makan malam semua keluarga belum beranjak dari tempat nya
" Mamy tolong Carikan pelayan pribadi ku yang baru !!" seru pemuda itu dengan mengatupkan kedua tangan nya .yang tak lain adalah adik nya Ricki.
" memang nya kenapa?kau memecat nya lagi ??"
" begitulah..." ucapnya tanpa dosa dengan mengangkat kedua alisnya
" sudah berapa pelayan yang kau pecat bulan ini ??" timpal Ricki
" entah lah, yang pasti setiap hari aku memecat nya, itu salah kalian sendiri yang memisahkan ku dengan Andre." Timpalnya dengan mengerucutkan bibirnya.
" Naik lah...,
Andre sudah harus mulai mengurus perusahaan kita yang di Italia,karna di antara kalian bertiga tidak ada yang mau mengurus nya, Mamy akan ambil Ken untuk menjadi sekretaris pribadi mu!"
" Kenzo si kaku itu?
ngomong-ngomong siapa dia Mam ?"Ia melirik dengan ekor matanya pada yuna
__ADS_1
" akh..ia hampir mamy lupa,nama nya Yuna calon kakak ipar mu??"
"wah kau sudah melupakan erica ka ??"ia menatap Ricki lalu beralih kembali menatap y
una
" Hallo Kaka ipar, kenal kan saya si ganteng kalem yang tidak di ragukan ketampanan dan kekayaan nya Steven Ariando." Ka menjulurkan tangan nya untuk menjabat Yuna
Yuna menjabat tangan calon adik iparnya
"Yuna Ariana "dengan senyum manis nya
" ohh nama yang sederhana Kaka ipar adalah orang yang beruntung bisa menjabat tangan ku .
benarkah ,..
"oh sungguh aku baru melihat laki -laki yang tingkat percaya diri nya sangat overdosis."
" terimakasih pujian nya kka ipar "ucap Steve dengan mengedipkan sebelah matanya
Yuna hanya menggeleng kan kepalanya,sedangkan Ricki meelirik dengan tersenyum.
"oh Tuhan kuatkan lah hamba mu ini ,sungguh aku bisa gila berada di keluarga ini"
Tiba
tiba
Bruukkkk.....
" Hey segerombolan orang Tua !! apa kalian tidak merasa memiliki dosa yang besar pada ku "
Terdengar teriakan seorang wanita menghampiri dan melempar koper bawaan nya .
" akhhhhh makhluk dari planet mana lagi ini "
Yuna bergumam dengan mengerutkan dahinya.
...----------------...
intermesso dulu kuy
Akhir dari sebuah Liburan
Sebuah keluarga sedang pergi ke Disney Land. Setelah melewati liburan yang menyenangkan dan melelahkan, mereka kembali ke rumah.
Saat mereka meninggalkan Disney Land, anak laki-laki melambaikan tangan dan berkata, "Goodbye, Mickey."
Lalu si anak perempuan juga melambaikan tangan dan berkata, "Goodbye, Minnie."
Kemudian si ayah juga melambaikan tangan dan dengan lemahnya berkata, "Goodbye, Money."
mohon dukungan nya,😍
__ADS_1