Sekertaris Dadakan

Sekertaris Dadakan
Kedatangan Pria tampan


__ADS_3

Ricki yang melihat darah segar terus mengalir di tangan Yuna, seketika wajah nya pucat. Entah apa yang terjadi pada masa lalu Ricki sehingga ia begitu sangat lemah menjadi seorang laki- laki.


" Ayo jalan, apa kau mau di sini saja? aku bisa kehabisan darah." Ucap Yuna masih berlalu dengan meninggalkan Ricki yang masih terdiam.


Sesampainya di dalam mobil, Ricki merobek baju nya dan mengikatkan nya pada tangan yuna. Yuna hanya diam dengan perlakuan Ricki. Ia tidak memperdulikan keadaan tangannya yang terus mengeluarkan darah. Yuna masih sibuk dengan obrolannya dengan seseorang di sebrang sana, sedang RIcki masih terus mengikat tangan Yuna dengan helaian demi helaian baju yang ia kenakan.


Yuna menghentikan sambungan nya.


" Mau sampai kapan kau mengikat tangan ku dan merobek baju mu, hah ? sampai kau tidak memakai baju lagi, cepat lah jalankan mobil nya aku harus segera mengobati lukaku."


" Kenapa kau begitu bodoh Yuna, kalau kau bisa melawan mereka kenapa kau diam saja saat dua ******* itu menyentuh mu, apa kau membutuh kan belaian Yuna. Kau menginginkan ini kan, aku bisa melakukan nya jika kau menginginkan nya."


Ricki membuka baju nya lalu melemparnya ke sembarang arah dan ia mendekatkan wajah nya pada yuna, Ricki ******* bibir Yuna dengan sangat kasar. Ia mendorong tubuh Yuna dan hampir menindih nya. Yuna tidak bisa memberontak karena tangan nya terus berdarah dan tangan satunya menahan darah yang terus mengalir dari tangan nya. Jika ia menendang Ricki saat ini sangat tidak mungkin karena ia mengenakan sepatu boots yang terlah terpasang pisau - pisau kecil di sepatunya yang pastinya akan melukai Ricki.


Jika di biarkan pun ini bukan lah waktu yang tepat, bisa saja Yuna mati kehabisan darah karena kebodohan Ricki. Yuna menggigit bibir Ricki hingga darah mengalir dari bibir Ricki dan akhirnya ia melepaskan Yuna.


" Apa kau bodoh hah....! aku sedang terluka kenapa kau berbuat segila ini. Apa kau ingin aku mati hah? aku melakukan ini semua karena aku sedang mencari informasi tentang keberadaan Erik dari kedua bandit itu dan kau mengacaukannya. Jika aku mau aku bisa langsung membunuhnya tapi karna kau semua nya sia-sia, belajar lah untuk mendengarkan orang lain." Ucap Yuna dengan kemarahan nya.


" Maafkan aku, apa kita akan ke rumah sakit sekarang ?" ucap nya sambil mengelap bibirnya yang berdarah akibat gigitan Yuna.


" Pulang ke rumah mu apa kau sudah tidak memiliki kewarasan pergi ke rumah sakit tanpa mengenakan baju dan dengan penampilan ku seperti ini. Berhentilah berbuat bodoh." Ucap Yuna dengan nada tinggi.


Yuna kembali memasangkan Wfs nya yang terlepas dan kembali melakukan panggilan telepon.


Bereskan semuanya jangan sampai ada jejak sedikit pun dan tolong panggil Dr. pribadi ku untuk menunggu ku di kediaman Ricki." Ucap Yuna berbicara dengan seseorang di sebrang telpon.


Ricki terus melajukan mobil nya dengan sesekali ia menatap Yuna khawatir. Bagaimana tidak saat ini Yuna sudah tampak terlihat pucat, ia bersandar di kursi penumpang nya dengan memejamkan mata dan satu tangan memegangi tangan nya yang terluka.


Jalanan sangat sepi, untuk keluar hutan saja membutuhkan waktu yang sangat lama, di dalam hutan tidak mungkin melajukan kendaraan dengan sangat cepat karena membutuhkan kehati- hatian. Namun, setelah keluar hutan Ricki melajukan mobil nya dengan sangat cepat hingga tak terasa akhirnya Yuna dan Ricki sampai di rumah dan waktu hampir pagi.


Yuna sudah sangat lemah, sekuat apapun dia tetap lah manusia biasa, di depan pintu sudah ada seseorang dan dua wanita cantik menyambut mereka. Melihat Yuna keluar mobil dengan lemah seorang laki- laki berparas tampan itu segera berlari dan membopong Yuna. Ricki hanya terheran dengan pemandangan ini.


" Cepat, bukakan pintu nya." Ucap pria itu nampak terlihat panik.


Ricki segera membukakan pintu rumah nya dengan tatapan terheran.


" Dimana kamar nya," tanyanya kembali.

__ADS_1


Ricki menunjukan kamar Yuna dan membukakan pintu kamar Yuna.


" Siapkan semuanya, " ucapnya pada kedua wanita cantik yang membuntuti nya dengan ia meletakan tubuh Yuna di atas tempat tidur, saat ini Yuna sudah tidak sadarkan diri.


" kenapa semua ini bisa terjadi pada mu, beberapa tahun aku kehilanganmu sekarang aku di pertemukan dengan mu dalam keadaan seperti ini." Gumam lelaki tampan itu dengan sesekali mengelus wajah Yuna penuh kasih sayang. sedang kedua wanita cantik itu sibuk memasangkan jarum infus yang berisi kantung darah.


" Tinggal kan kami dan silahkan kau beristirahat." Ucap ya pada Ricki.


" Siapa kamu, beraninya memerintah ku, dia itu istriku." Ucap Ricki dengan nada tinggi.


" Dok, kita harus segera menangani pasien dia sudah sangat lemah, apakah kantong darah ini cocok untuk pasien bahkan kita belum mengetahui golongan darahnya."


" Kau, yang belum mengetahui bukan aku, aku mengenal nya dan itu sudah sesuai golongan darahnya." Ucapnya sinis


Ricki masih menunggu di balik pintu, dia tidak banyak bertanya karena nyawa Yuna adalah prioritas nya. Ia tampak terlihat panik melihat keadaan Yuna yang sangat lemah bahkan tak sadarkan diri, ia terus mengutuk kebodohan nya, dia berjalan mondar- mandir di balik pintu dengan terus mengacak rambut nya prustasi. Jangan lupakan bahwa saat ini Ricki masih tidak mengenakan bajunya.


Satu jam berlari kedua wanita cantik itu keluar dengan membawa tas di tangan nya, Namun, lelaki tampan itu tidak keluar bersama kedua wanita itu. Ricki sangat antusias menayakan keadaan Yuna kepada kedua wanita cantik yang tak lain adalah seorang dokter. Ia begitu nampak bahagia saat mengetahui bahwa Yuna baik- baik saja. Namun, Yuna masih belum sadarkan diri karena pengaruh obat bius.


Dengan penuh semangat Ricki membuka pintu untuk melihat Yuna, namun langkah nya terhenti saat ia melihat laki- laki itu tengah menciumi tangan Yuna penuh kasih sayang dengan sesekali membelai rambut indah Yuna. Dari tatapan lelaki itu pada yuna Ricki mengetahui bahwa mungkin saja dia orang yang istimewa dalam hidup Yuna dan saat ini dia berpikir bahwa itu adalah mantan suami Yuna.


Dengan lemah Ricki kembali menutup pintu kamar Yuna secara perlahan, dengan langkah gontai ia berbalik menjauh dari kamar Yuna. Ia berjalan menuju kamar nya. Ia menyadari posisinya saat ini meski ia adalah suaminya namun sangat jelas di dalam kontrak bahwa ia tidak bisa mencampuri urusan pribadi Yuna.


" Kenapa, aku menjadi lelaki yang lemah seperti ini dan kenapa bayangan masa lalu itu terus menghantui ku. Bahkan aku tidak bisa melindungi diri ku sendiri."


Tanpa ia sadari ia berteriak dengan sangat keras.


" Arrrrrrrrghhhhhhhhh, " teriaknya dengan melempar semua yang ada di dalam kamar mandi hingga berserakan.


...Bersambung.........


...**...


Imtermesso dulu oeyy🤔


Seorang bos di sebuah perusahaan besar tiba-tiba melakukan inspeksi mendadak ke pabriknya untuk melihat kinerja para karyawannya.


Di pabrik keempat, ia menemukan seorang pria muda yang tengah bersandar di dekat pintu, tampaknya ia tengah bersantai.Semua pekerja yang ada di ruangan itu tengah sibuk bekerja, kecuali dirinya. Si bos segera menghampir pemuda tersebut dan bertanya,

__ADS_1


"Berapa gajimu seminggu?"Dengan sedikit terkejut, pemuda itu melihat ke arah si bos dan berkata, "Hm.. sekitar 100.000 per minggu, kenapa memangnya?"Si bos mengeluarkan dompetnya dan mengambil dua lembar uang 100 ribu-an. Ia mengulurkannya pada si pemuda,


"Ini gajimu untuk dua minggu dan cepat pergi dari sana. Aku tak mau melihatmu lagi!"Dengan keterkejutan luar biasa dan juga takut, si pemuda segera meninggalkan tempat tersebut tanpa banyak bicara.


Lalu dengan muka berwibawa si bos melihat para stafnya yang sedari tadi memperhatikan adegan itu. "Adakah yang tahu, dari divisi manakah pemuda pemalas tersebut?" tanya si bos.


Suasana menjadi hening sampai akhirnya seorang staf menjawab dengan sedikit ketakutan, "Ia tak bekerja di sini. Ia adalah pengantar pizza yang mengantar pesanan."


Nah loh, kalau gitu siapa yang keder🤔🤔


auto keder itu bos😂😂


😱🤣🤣🤣


Sekilas info


Masuk GC otor pake alesan yah😘


kenapa sih yah gaya pake alesan segala😒


Mohon maaf, biar keren dikit ke olang-olang🤗🤗😘😂


1.Siapa nama sahabat Yuna/ Ana yang di kirim ke L.A?🤔


jawaban nya buat alasan masuk GC. kalau ngga jejak deh banyakin🤧


Yudah lah yah sekarang jejak, mana jejak nya🤭🤭🤧


Like


Coment


Rate


Vote


Tips 🤭😘

__ADS_1


Terimakasih, sudah dukung karya receh ku.


sayang kalian😘😘😘


__ADS_2